Kesayangan Tuan Muda Mafia

Kesayangan Tuan Muda Mafia
Bab 188


__ADS_3

"Biarin aja mereka, mending kalian bawa beberapa kamera lalu tempatkan di beberapa sudut agar kita mengabadikan momen ini kapan lagi kn melihat Queen kalian murka"


para anak buah BD langsung menoleh ke sumber suara kaget? ya iya kaget bagaimana tidak kedatangan orang ini tidak di sadari sejak kapan di dekat mereka.


"Muka lo pada kenapa? oh kaget ya sorry wkwk" sahut nya polos tanpa dosa,


Orang itu adalah Luke, Awalnya Luke berada di kamar namun karna haus dan air di dalam kamar habis Luke memilih untuk ke dapur dirinya un tak tega membangunkan Thania maka itu drinya sendiri yang ke dapur, saat di dapur dan hendak kemabli ke kamar Luke tak sengja mendengar pembicaraan anak buah BD yang berada di depan pintu hakaman belakang.


Luke berjalan menghampiri mereka dan menyaksikan di mana Arion dkk juga Wiliam dan Kaivan yang sudah tertidur karna kembanyakan  minum, di meja mereka terdapat hampir 15 botol minuman beralkohol, karna sudah lama Luke tidak mengerjai Arion maka itu terlintas di pikirannya untuk membiarkan adik iparnya ini tepar di halaman belakang.


"Dari pada lo semua pusing mikirin ini mending lo pada istirahat . mansion bos lo ini jauh di pedalaman jadi aman dari musuh" ucap Luke,


Sebenarnya semua anak buah BD itu tidak terlalu di kekang atau di bebani pekerjaan karna orang tua abang maupun Kaila sendiri menganggap mereka seperti keluarga namun juga ada waktu di mana mereka harus bekerja keras dalam bekerja. Malam hari yang penuh kebahagiaan kini berganti dengan pagi yang begitu cerah, semua penghuni rumh sedang bersiap karna mereka akan kembali ke aktivitas masing-masing kecuali mereka yang sekolah.


"Mom Daddy mana?" tanya Galaxy yang sudah rapi dengan pakaiannya


"mungkin di bawah sayang" Galaxy mengangguk


"Ade cari daddy ayo" ajaknya ke Alana


"Abang pinta pengawal mengantarkan kalian ke bawah mommy akan menyusul" Alana dan Galaxy mengangguk


Davian sedang berada di kamar mandi. Galaxy dan Alana turun lebih dulu di temani pengawal, baru saja tiba di lantai dasar dan berjalan ke meja makan langsung di cegah oleh Oma iswara atau Mami Arion,


"Cucu-cucu Oma Mommy kalian mana?" tanyanya


"Mommy mandiin Varez Oma" sahut Laxy,


Mami Arion tak membolehkan anak-anak lewat karna pasti mereka akan melihat daddy dan uncle nya yang tepar dihalaman belakang.


"Bisa oma minta tolong sayang?"


"bisa oma," ucap keduanya


"Panggilin mommy kalian  ya? bilang penting " keduannya mengangguk lalu balik kanan pergi menuju kamar momm nya lagi di ikuti pengawal,

__ADS_1


sedangkan oma nya kembali ke halaman belakang dimana sudah berkumpul orang tua kaila, suami dan anak dan menantunya, Luke siap dengan ponselnya untuk mendokumentasikan reaksi kaila, Entah akan sadar langsung atau besok mereka yang jelas akan melihat kemurkaan Kaila. Nyonya Nelson tadi pun ingin membangunkan namun di cegah oleh Luke dengan alasan sudah lama tak melihat Arion di ceramahi perempuan.


Kaila bergegas turun karna kata sang mami ada sesuatu yang penting, kaila seraya menggendong dan mengawasi anak-anak yang keluar dari lift langsung berlari menuju meja makan.


"Daddy kenapa tidur di sini?" tanya anak-anak yang stop di depan pintu menuju halaman belakang,


"Mami ada... Astaga !!!" Kaila menutup matanya dengan sebelah tangan menahan kekesalannya,


"Ka tolong bawa anak-anak ke ruang makan boleh?" Zea dan Zai mengngangguk,


Zea mengambil Varez dari gendongan kaila zai membawa anak-anak menuju ke meja makan lebih dulu.


"Pa Ma, Dad Mom maaf kalau kaila gak sopan tapi udah ga tahan!!!!! pengen remukin merekaa!!!" kesal kaila,


"Silahkan" ucap sang Papa Arion,


"Bawakan 5 ember air!!" titah kaila ke anak buahnya,


"Baik Queen" mereka langsun melaksanakan tugas yang di berikan kaila,


"ngapain di video? tanya Thania ke suaminya,


"biar nanti saat nikahan Arion kita berikan video ini sebagai hadiah" Thania mengangguk paham maksud suaminya ini,


"AMBILPONSEL DAN DOMPET MEREKA!!!" titah kaila,


dirinya benar-benar sangat kesal andai bisa dirinya ingin sekali memutilasi dan membagi daging yang ada tersebut ke kebun binatang terdekat,


"Sudah Queen"


"SIRAM 2 EMBER SEKALIGUS!!"


'T..Tapii Queen???" anak buahnya yang memegang ember takut untuk menyiram para tuan muda ini apalagi ada Wiliam dan Kaivan,


"SIRAM ATAU BERMAIN DENGAN MOLLY?"

__ADS_1


mereka pun langsung menyiram 2 ember ke mereka yang sedang tertidur itu, sepertinya mereka lebih takut bermain dengan molly dari pada menyiram King dan tuan muda ini.


BRUSHHHHH


UHUKK UHUKK


"SUNAMI SUNAMI BANGUN WOY BANGUN" Arthur yang kaget karna di siram air,


Semua orang yang ada menahan tawanya melihat reaksi Arthur sudah dapat di pastikan Arthur hanya minum sedikit karna mudah sekali terbangun sedangkan yang lain tak bereaksi pada air tersebut,


"Siram lagi 2 ember"


"uhukk  uhukk " Arthur terbatuk-batuk dan mulai sadar dengan keadaan sekitar,


"Ka..kai..laa " takut Arhur yang melihat ekspersi mengerikan Kaila,


"APA!!" Arthur dengan cepat menggeleng


"Bawa mereka semua dan ceburkan ke kolam renang!!"


"Mamposs rasain  hahahaha" puas sekali Luke mendokumentasikan kejadian hari ini tak sia-sia dirinya dan sang istri menginap,


"Kai kita sarapan duluan ya soalnya mau berangkat kerja"


"iya ma maaf ya Kaila omelin anaknya"


"Sesuka kamu aja kai biar jera" kaila hanya mengangguk lalu menyusul anak buahnya yang menggendong para tua muda ini,


yang lain pergi ke meja makan kecuali Luke dan Albert mereka tak ingin ketinggalan momen kali ini jarang dan mungkin tidak akan ada lagi kejadian seperti ini mungkin.


"LEMPAR MEREKA" anak buah cengok bingung apakah sopan melempar para bos ini


"TUNGGU APALAGI?? KALIAN MAU JADI MAKANAN MOLLY" dengan refleks mereka langsung melempar ketujuh pria ini ke dalam kolam renang,


...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE 🖤...

__ADS_1


__ADS_2