Kesayangan Tuan Muda Mafia

Kesayangan Tuan Muda Mafia
Bab 22


__ADS_3

Saat Naresh sedang melihat kerumunan orang tak sengaja bertatapan dengan seorang gadis ntah apa yang terjadi Naresh.


"Ada apa dengan mulut gadis itu?" batin Ares terus memperhatikan gadis itu.


"Help me please" mulut gadis itu berkata seperti itu tapi tidak mengeluarkan suara.


"Apa dia sedang perlu bantuan?" pikir Ares dan langsung berjalan ke arah laki-laki yang sedang menarik² gadis cantik itu.


"Hey bro, apa kau mau bertaruh denganku" ajak Ares


wanita itu tampak terkejut dia kira Ares akan menolong nya tetapi malah mengajak nya bertaruh.


"Apa yang akan kau taruhkan, aku tak butuh uang " ucap Ariel laki laki yang sedang bersikap kasar kepada gadis itu .


"Bagaimana kita bertukar? Aku punya banyak wanita di tempat ku kau bisa memilih 1 dan aku juga ingin wanita tentunya yang sedang kau bawa" menyeringai.


Menatap area dengan tatapan penuh benci.


"Bagaimana?" tantang Ares .


"CK. kau tertarik dengan wanita j*lang ini" ejek Ariel


"Tunggu lah di start 5 putaran cukup kan" sela Ares dan kemudian Ares mendekat ke bahu perempuan itu dan berbisik.


"Aku akan menolong mu apapun yang terjadi" bisik nya perempuan itu nampak terkejut nampun tak mau memperlihatkan kepada Kaka tiri nya itu.


Ariel menarik paksa perempuan itu "Ingat kau masih jadi budak ku!" ucap Ariel


"Ingat kau pembantu ku jangan bertingkah. Kalau tidak kau akan aku hukum tak boleh makan selama 2minggu" ucap Ariel lagi


"MAAF" ucap gadis itu


Naresh menatap perempuan yang sedang di bentak Ariel dengan tatapan ingin membunuh Arion dan Wilasa yang tau sifat sahabat itu langsung mendekati nya.


"Ada apa?" tanya Arion


"Gadis itu meminta tolong kepada ku" sambil menunjuk gadis yang sedang di bentak Ariel


"Dan aku menantang laki-laki itu balapan"


"Heyy kenapa dia bersikap kasar kepada wanita seperti itu?pria macam apa dia" Wilasa yang memperhatikan Ariel sedang mendorong perempuan itu sampai terjatuh dan menyuruh nya memijiti kakinya .


"Aishh darah ku serasa mendidih menyaksikan perempuan di perlakukan seperti itu" kesal Naresh


"Rebut perempuan itu res dari iblis seperti itu" Wilasa menggerutu kesal


"Aku selalu mendukung mu bro apapun itu asal selalu berada di jalan yang benar" ucap Arion sambil duduk di motornya


"MARKKK" teriak Naresh


"Aku tidak tulis res" jawab Mark


"Siapkan motorku aku akan balapan dengan dia" tunjuk Naresh ke Ariel


"Kau yakin res,selama kalian tidak ada dia yang mengambil sebutan the king race di sini" sedikit ragu.


"Hey Mark kau lupa? para Raja sebenarnya sudah bangun kau takut?" Wilasa berdecak kesal


"Ah aku melupakan gelar kalian"


Mark menyiapkan kendaraan Naresh dan memeriksa dengan teliti tak butuh waktu lama kendaraan yang akan di gunakan Naresh telah siap dan berada di garis start di susul dengan milik Ariel


"Jangan menangis bocah kecil" ejek Ariel


"Waa aku takut" ejek balik Naresh


Mereka sudah bersiap tak butuh waktu lama balapan di mulai . Naresh degan sengaja lap 1 2 3 membiarkan Ariel di depan . perempuan itu nampak tegang menyaksikan balapan itu Arion Wilasa dan Mark nampak santai. lap ke 4 Ares dengan cepat membalap Ariel ,Ariel pun berada di posisi kedua detik detik terakhir Ariel akan menyelip Ares nampun tak bisa alhasil Ares mendapatkan posisi pertama.


Sorak sorak penonton nampak ricuh ketika Ares tiba dan di susul Ariel.


"Taruhan tetap taruhan" gumam Mark .

__ADS_1


Ariel nampak tak terima kekalahan dan hendak kabur membawa perempuan itu diam diam. Arion yang menyadari bahwa Ariel hendak kabur dengan cepat berteriak memanggil Naresh.


"Res taruhan mu di culik" teriak Arion sambil menunjuk ke arah Ariel.


perempuan yang bersama Ariel nampak mencoba melepaskan genggaman Ariel. "DIAM BODOH AKU AKAN MENGHUKUMMU NANTI" teriak Ariel sambil menarik perempuan itu


"Tidakk Kau sudah kalah, Tolong" teriak perempuan itu


Plakkk


Wajah perempuan itu di tampar Ariel ,Ares yang melihat itu nampa terkejut .


"hikks hikss Aku akan mengingat perlakuan mu Riel" sambil menangis dan berusaha melepaskan tangan Ariel


masih berdebat Ariel dan perempuan itu tka menyadari kalau Ares sudah di samping mereka.


Bugg


Ares menampar keras wajah Ariel. Wilasa dan Arion cuman berada di samping Ares .


"Kalau kau mau kabur silahkan asal jangan bawa wanita ini !!!" dengan nada berat dan penuh ancaman Ares melepaskan genggaman Ariel kepada wanita itu.


"Dia sudah jadi milikku setelah kau kalah di garis finish" ucap Ares lagi .


"Br*ngsek" teriak Ariel hendak melayangkan tinjunya namun meleset


"Raja lintasa? hey kau tau siapa yang membuat gelar itu dan milik siapa itu??" ejek Ares


"Ck. aku tak peduli kau hanya beruntung hari ini" ucap Ariel sambil memegangi bibirnya yang memar akibat di tampar Ares


Sebelum hendak kabur Ariel sudah menghubungi anak buahnya.


Setelah menunggu anak buah Ariel datang dan lagsung merusuh. Ares yang tampak lengah menarik perempuan itu dan anak buahnya nampak hendak memukul ares Wilasa yang menyadari itu langsung meninju balik Ares nampak kaget dan langsung mengejar perempuan nya yang di tarik paksa Ariel .


"Mark kalau tak ingin mati sekarang cepat suruh penonton meninggalkan lintasan sekarang" perintah Arion, Arion kembali ke mobil dan menghubungi anak buahnya.


"Lacak lokasi ku dan segera datang ke sini" titah Arion


Ares saat ini Sedang beradu tinju dengan Ariel. saat Ariel sedang berkelahi dengan Ares perempuan itu berlari menuju ke arah Arion. Arion nampak sedang mencari keberadaan Ares wilasa dengan brutal memukuli semua anak buah Ariel "******** beraninya memukul wajahku" Gumamnya


"Aishh, kau masuklah ke dalam mobil ini dan tunggu kami" perntah Arion dan di jawab dengan anggukan penuh ketakutan


Saat Arion hendak meninggalkan perempuan itu anak buahnya tiba di lokasi .


"Bos"


"Baguslah kalian bereskan yang disini" perintah Arion


"Wil ikuti aku" teriak Arion


"Eh what? aku sedang berolahraga di sini" jawab Wilasa


"Ada hal yang lebih penting" Arion berlari ke tempat dimana Naresh dan Ariel ,


di tempat Ares .


Ariel bersama 5 anak buahnya sedang melawan ares ,Ares hampir kewalahan melawan 6 orang itu.


"Apa tulang²mu menjadi kaku" ejek Wilasa yang sedang berlari dan langsung menghajar anak buah Ariel


"Ck kau lengah kau mati bodoh" ucap Ariel sambil meninju Wilasa


Arion pun langsung membalaskan tinjuan yang di rasakan Wilasa


Ariel mengambil pistol yang berada di pinggang nya dan memberikan kode kepada anak buahnya untuk menyiapkan mobil setelah salah satu anak buahnya menyiapkan mobil Ariel membidik ke arah Ares .


Dorr


Tembakan terdengar dan mengenai perut Ares.


Dorr

__ADS_1


dorr


Arion membalaskan tembakan Ariel tentu dua peluru itu tepat sasaran mengenai perutnya .


anak buahnya Ariel langsung memasuki mobil


"Kerumah sakit" peritah Ariel ke anak buahnya .


Wilasa langsung berlari ke arah Ares.


Dorrr


dorr


dorrr


Arion menembak ke arah mobil Ariel


"Arion cepatt bantu lukanya cukup fatal" teriak Wilasa


Arion menghubungi anak buahnya untuk membawa mobilnya.


"Bawa mobil sekarang!!!!!"


Anak buahnya tiba dengan mobil.


"Keluar" teriak Arion "Cepat bawa Ares masuk wil aku yang menyetir" ucap Arion


Arion menghubungi anak buah nya di markas.


"RETAS LAMPU MERAH BUKA KAN JALAN UNTUK KU KE RUMAH SAKIT MILIK KELUARGA KU SEKARANG"


Arion mempercepat laju mobilnya tak butuh waktu lama dia tiba di rumah sakit. perawat dengan cepat membawa Ares ke ruang operasi.


Tanpa menyadari kalau perempuan itu meminta Mark untuk mengantar nya kerumah sakit.


"Maafkan aku kalau saja aku tak meminta tolong ini tidak akan terjadi" meminta maaf sambil menangis .


Sekarang pukul 02.10 malam.


"Tak apa andaikan kau tidak meminta tolong pun kami akan menolong mu" ucap Wilasa ,


"Pakai jaket ini dulu " Wilasa memberikan jaket nya


"Siapa namamu?" Arion bertanya


"Cindy Yuvia" jawab Cindy


"Wil bawa dia untuk memeriksa wajahnya yang lebam" perintah Arion


"heyy bro?" ingin menolak perintah Arion namun Arion memberikan tatapan seperti ingin melahapnya "hmmm baiklah" gumam Wilasa


"Tak perlu ini cuman memar sebentar lagi akan sembuh"


"Sekarang kua bersama kami sebelum Naresh sadar jua harus menuruti apapun perintah kami, percayalah kami tak akan membahayakan mu" ucap Arion


"ah maafkan aku ,baiklah" ucap Cindy dan mengikuti Wilasa


Drtt


Drtt


Drtt


Arion menghubungi Kaka pertamanya di tengah malam.


Halo Kakak-kakak ❤️🙏


Maaf kalau ada salah kata🙏 semoga Kakak-kakak suka dengan karya pertama aku maaf juga kadang sering telat upload 🙏🙏😭.


Mohon dukungan nya dengan cara apapun mau itu vote poin/like 🙏

__ADS_1


jangan lupa di favorit kan ka agar tau kalau kita update 🙏🙏🙏🙏❤️❤️


Terimakasih ❤️🙏


__ADS_2