
"Bby? jangan diam dong kalo di tanya iih!" rayu Arion ,
"the kids want to go home? " Tanya kaila,
(anak-anak mau pulang?)
"Hmm Ade ngantuk" ucap anak perempuan mereka,
"Abang mau ikut pulang atau enggak?"
"Biar bareng kita aja mereka kai" ucap Wilasa
"Kai?"
"sayang"
"honeyy??"
"my wife? " panggil Arion namun kaila hanya diam saja tak menyahut panggilan Arion,
"Sini baby boy nya!" pinta kaila ,
Arion yang di diamkan Kaila enggan untuk memberikan boy ke Kaila karna tau dirinya akan di tinggalkan Kaila pulang,
"Mau kemana dulu?"
"Pulang! anak aku ngantuk!!"
Mood Kaila tiba-tiba saja anjlok membuat Arion kebingungan bagaimana cara agar Kaila tidak marah lagi dengannya,
"Kita ke kamar hotel aja jangan pulang kan belum selesai lagian Papah juga udah sediain kamar di sini"
"Enggak!"
"mom ngantuk" adu anak perempuan nya lagi,
"Arion ihh siniin boynya biar sama gue!!"
"Kamu kenapa si tiba-tiba berubah!!"
"Tau! yaudah Lo jaga boy! gue pulang berdua!" Kaila menggendong anak perempuan nya yang sudah benar-benar ngantuk,
Perdebatan keduanya tak luput dari keluarga Nelson juga teman-teman nya, Wilasa sudah membawa dua jagoan Arion menjauh karna tau kalau Arion dan Kaila pasti akan berdebat,
"Lo berdua kenapa?" tanya Wiliam,
"Gak ada kenapa-napa tiba-tiba Kaila gitu aja" jawab Arion,
__ADS_1
"Ar kejar Kaila nya!" titah Ares ,
"Selesain baik-baik Ar ingat kalian mau menuju jenjang serius!" ucap mommy Calya ,
"Iya mom"
"Res gue titip 2 anak laki-laki gue ya?"
"Oke hati-hati"
Arion menyusul Kaila, Kaila berjalan sangat cepat padahal pakai high heels dan menggendong anak perempuan mereka, menyusul Kaila dengan berlari kecil seraya menggendong boy yang tertidur.
Walau tak ada masalah apapun namanya kesal melihat kekasih bertemu mantan pacar yang sudah lam pasti tetap saja kesal apa lagi banyak kenangan antara keduanya.
Biarpun Arion akan menjelaskan nya lagi tetap saja rasa kesal itu masih ada, tidak hanya Kaila saja semua perempuan pun pasti merasakan hal yang sama, bukan tidak percaya dengan kekasihnya namun terkadang mantan lebih menggoda dari pada pacar yang ada bersama dengan kita sekarang.
"Queen mau kemana?" tanya Kevin yang berada di depan bersama anak-anak BD yang lainnya sedang menyesap roko,
"Kunci mobil Lo sini" bukan menjawab Kaila malah meminta kunci mobil,
"Ini Queen" Kaila langsung mengambil dan berjalan menuruni anak tangga .
Kevin yang melihat kaila menuruni tangga pun langsung menyusul di ikuti beberapa anak buah lainnya, di belakang mereka ada El Kaivan dan Al juga Arion yang berusaha mengejar Kaila,
tak jauh dari mereka berempat ada Wilasa yang sedang mencoba menenangkan anak kedua Arion dan Kaila yang menangis karna tak mendapati mommy dan Daddy saat kembali ke meja,
"Hwaaa uncle jahat! uncle jahat!! hikss BangDav hikss" anak kedua Arion dan Kaila memberontak dalam gendongan Wilasa ,
Feli yang juga membantu menenangkan pun sudah tak bisa berpikir lagi untung saja Ares pintar membuat tamu undangan fokus ke panggung jadi tak dapat melihat pertengkaran antara Arion dan Kaila,
"JAGA PINTU JANGAN BIARKAN ORANG-ORANG MELIHAT WALAU SEKILAS!!" titah Kaivan ke anak buah BD ,
"WOY BOCIL ASTAGA NI BOCAH!!!" teriak El memanggil Kaila,
"Drama apa lagi ini ya tuhan" gerutu El,
"Vin Vin Tahan!! Kevin!!" pinta Arion,
Kevin pun reflek menahan pintu mobil dan mengambil kunci di tangan Kaila,
"Sopan kah begitu hah!!"
"Balikin Atau Lo mau gue giling!!!"
"T..t..tapi Queen!"
"Huh huh! Gak usah kaya anak kecil!!" kesal Kaivan yang ngos-ngosan mengejar Kaila,
__ADS_1
"Naik mobil aku aja!" Arion mengulurkan tangannya di pinggang Kaila seraya membawanya ke mobil mereka,
"Biar Al yang gendong Ka" pinta Al ke Kaila,
"Gak usah Al kakak bisa ko" Kaila tersenyum tipis,
"Pulang sama aku ya? kita luruskan semuanya?" Kaila diam saja
"WOY ANAK LO NANGIS NIH JANGAN BERANGKAT DULU!!"
"AR KAI ANAK LO TOLONG LAHH NANGIS INI"
Teriak Feli dan Wilasa ke mereka yang sudah hendak pergi menuju mobil Arion,
"MOMMY HIKSSS HWAA UNCLE JAHAT HIKSS!!"
"Yaudah ayo kita pulang" ajak Arion,
"Selesaikan dengan kepala dingin Kai !! Abang gak pernah ngajarin kamu kaya gitu" Kaila mengangguk,
Mereka pun sudah berada dalam mobil, Arion Kaila dan anak-anak pulang lebih awal dari acara yang di tentukan, Arion tak mengajak Kaila pulang ke Mansion melainkan ke Mansion Arion,
walau begitu Kaila hanya diam saja karna dirinya mogok bicara dengan Arion, anak-anak semu tertidur si baby boy yang berada di gendongan Kaila dan para Abang juga kakaknya di belakang, Davian yang jadi penyangga kedua adiknya yang sedang tidur agar tidak saling tindih.
"Sayang?" panggil Arion namun Kaila diam saja malah mencari posisi enak untuk tertidur karna perjalanan agak jauh sampai ke Mansion, berbagai cara rayuan Arion ucapkan ke Kaila namun tetap kekeh untuk diam.
(bayangin aja Arion dan Kaila kaya gini)
"I'm sorry, I don't know where I did wrong but I'm sorry if it makes you angry"
(Maaf, aku tidak tahu di mana kesalahan aku, tapi aku minta maaf jika itu membuat kamu marah)
Tutur Arion ke Kaila dirinya benar-benar tidak tau salah di mana, entah lupa mengambilkan cemilan tadi atau tidak memberikan boy ke Kaila, walau dirinya juga marah karna kaila berkata boy dan anak-anak adalah anak dirinya bukan mereka bersama, tapi Arion memaklumi karna tau Kaila sedang marah.
"Kita pulang ke Mansion Keluarga ku" Kaila mengangguk lalu memejamkan mata nya
"Jangan marah ya?"
"Sayang"
"My wife?"
"Diam Vian anak-anak tidur!" Arion langsung diam membisu tanpa berbicara lagi dirinya fokus menyetir saja.
"Ya Allah ampuni hamba" batinnya,
__ADS_1
...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE 🖤...