Kesayangan Tuan Muda Mafia

Kesayangan Tuan Muda Mafia
Bab 102


__ADS_3

Para pengawal dan pekerja lainnya sedari pagi sudah berada di mansion, para pengawal tak lain dari anggota BD semua akan menjaga seluruh Mansion, terutama jalan masuk ke Mansion utama kecuali para keluarga, selebihnya di arahkan langsung ke aula dalam mansion.


Keluarga Nelson sengaja mengadakan pesta di mansion mereka karna lebih enak saat pesta selesai langsung rebahan di kamar sendiri.


"Tuan semua sudah berkumpul dan sudah siap" lapor Kevin ke Kaivan


"Oke!! kalian harus berjaga, sampai ada kekacauan kepala kalian saya jadikan pajangan di dinding markas!!!" tegas Kaivan


"Baik tuan!"


"laksanakan tugas kalian! dan jangan lupa berdoa sebelum melaksanakan tugas juga makan agar tidak kelaparan!!"


"Baik Tuan" ucap Anggota BD


Kaivan pergi meninggalkan anak buahnya, menuju ketempat Keluarga nya di ruang tengah.


"Bagaimana para penjaga?" tanya Wiliam berjalan mendekati sang adik ,Wiliam baru saja mengecek konsumsi untuk nanti malam.


"Sudah siap semua, oh ya pakaian kita gimana?"


"Itu urusan Kaila dan Athifa, dan sekarang mereka malah gak tau kemana keluyuran berdua"


"Biarin bang jarang jarang juga tifa keluar sama Kaila"


"iya juga, tapi kalo Kaila yang kerjain semuanya gue yakin beres "


"yapss pasti itu" keduanya tiba di ruang tengah dimana sang Daddy yang sedang berbincang dengan sang Mommy Seperti orang pacaran sender senderan.


"Ekhmm" membuyarkan suasana deheman Kaivan ,


"ganggu orang tua pacaran aja" gerutu sang Daddy acuh


"Ya elah dad masih ngambek aja" celetuk Kaivan


"Udah mas kamu ini sama anak sendiri juga gak boleh gitu ah"


"tuh dad betul kata Mommy"


"Huh, bela aja trus anaknya"


"anak kita!!!" sang Mommy mencubit sang suami


"Aw ampun sayangg" tukasnya


beberapa jam lagi pesta akan dimulai, Kaila dan Athifa sedang jalan-jalan bersama ke kebun binatang dan taman bermain.

__ADS_1


Kaila sudah mengabari dan meminta anak buahnya mengantarkan undangan untuk keluarga Arion juga teman-temanya , sedangkan undangan untuk para CEO dari perusahaan lain sudah di sebarkan seminggu lalu, setelah Kaila dan kedua abangnya mengambil inisiatif untuk mengadakan pesta di kota A.


Tema pakaian untuk pesta ini pun bebas terserah mau menggunakan warna apa yang penting bisa hadir ke pesta nanti.


keluarga Walsh sebenarnya sudah mendapatkan undangan dari perusahaan Nelson , mereka sangat senang karna keluarga Nelson mengadakan pesta di kota A.


tapi tiba-tiba Kaila mengundang keluarga Walsh hadir ke pesta dimana keluarga Nelson juga mengadakan pesta tersebut, kedua orang tua Arion bertanya-tanya siapa kaila sebenarnya niatnya untuk menanyakan tentang Kaila dia urungkan sampai dia bertemu calon menantunya itu.


sedangkan perusahaan teman-teman juga pasti sudah menerima undangan tersebut, Kaila mengecualikan beberapa perusahaan agar tidak di undang tentunya perusahaan milik keluarga Andrea dkk.


mungkin malam ini identitas nya akan terbongkar semuanya toh sang Daddy dan mommy nya juga tidak mempermasalahkan kalau ada yang mengetahui identitas Kaila, keduanya malah ikut senang anaknya tidak harus menyembunyikan identitas nya lagi .


walau awalnya sang Daddy yang meminta tapi sekarang tidak berlaku lagi , nanti saat pesta di mulai Kaila akan datang sebagai tamu ntah apa lagi yang di rencanakan Kaila yang jelas dia tidak akan mengacaukan hari bahagia Keluarga nya ini.


"Ayo kita pulang udah mau sore nanti telat " ajak Kaila


"Tapi beli hadiah buat Daddy dulu ya ka?"


"Mau beli apa?"


Athifa tampak berpikir, saat ini keduanya berada di kebun binatang setelah dari taman hiburan tadi.


"Parfum kesukaan Daddy mau habis, beli itu aja" Kaila mengangguk mereka pun berjalan menuju parkiran, Kaila akan ke mall untuk membeli parfum kesukaan sang Daddy.


Skip mall~


"Mau beli apa lagi?" tanya kaila


"ini aja , yuk pulang belum lagi nanti siap-siap nya lama"


keduanya pergi meninggalkan mall, dalam perjalanan pulang ke bahagia dari keduanya pastinya, tiba di mansion ,


"Daddy" panggil Athifa


"Wahh para princess Daddy sudah pulang, gimana senang?" Athifa mengangguk lalu memberikan hadiah nya lebih dulu


"Apa ini? kado pertama dari Princess kecil Daddy ? terimakasih banyak sayang" sang Daddy memeluk Athifa


"Oh ya ada juga untuk, Mommy dan Abang" ucap Athifa, Kaila membagikan bingkisan ke Mommy dan Abang,


"Makasih sayang" ucap semuanya


"Oh ya????? ATM Abang gak di balikin?" Wiliam berujar , dia tadi juga mendapatkan notif pesan pemberitahuan kalau kartu kredit terpakai, nominal yang di keluarkan masih batas wajar jadi tidak membuat hati Wiliam cenat cenut .


"Niatnya kai mau habisin isinya tapi ingat muka Abang yang jelek dan kasihan , kita berdua gak jadi habisin" Kaila memberikan black card Wiliam

__ADS_1


"Serah princess nya Abang aja" pasrah


"Kalian berdua sudah makan?"


"Belum mom" Jawab kedua princess itu bersamaan


"Ayo kita makan siang bersama"


"Mommy dan yang lain duluan saja ke meja makan, kai mau periksa aula juga beberapa gaun pesta kita bertiga nanti sekaligus untuk para raja dan pangeran ini" semuanya pun beranjak pergi menuju ke meja makan, Kaila ke aula mengecek lagi apa semua sudah beres dan menanyakan kepada desainer tentang pakaian yang akan mereka gunakan sudah siap.


walau pesta di adakan di mansion mereka pribadi sama saja dengan nominal yang mereka keluarkan untuk di hotel atau tempat lainnya malah lebih banyak nominalnya.


Selesai mengecek Kaila berlalu menuju meja makan, ternyata Keluarga nya belum menyentuh makanan yang ada, senyum mengembang saat Kaila melihat pemandangan itu.


"Apa kalian menunggu aku?" tanya nya


"Ayo duduk kita akan berdoa bersama" titah sang Daddy


Kaila pun langsung duduk, mereka berdoa bersama lalu menikmati hidangan makan siang mereka dengan tawa canda Keluarga kecil Nelson .


"Kevin duduk lah ikut makan" ajak Nyonya Nelson saat Kevin hendak pergi setelah melaporkan keadaan saat ini di Mansion maupun sekitar mansion.


"Ah tidak perlu Nyonya" sungkan untuk bergabung dengan para Tuan dan nyonya Nelson.


"Duduk lah tak apa, jangan membantah ucapan Mommy ku" ucap Kaivan, Kevin pun mau tak mau harus mengikuti perintah itu walau sungkan,


perintah Keempat tuan dan nyonya Nelson itu mutlak bagi Kevin, begitu pun perintah kedua orang tua bosnya itu tetapi yang paling di sahkan perintah Kaivan atau Kaila karna keduanya yang akan mewarisi markas besar bersamaan. walau nanti Kaivan juga akan mewarisi salah satu perusahaan milik Daddy nya, tetapi untuk saat ini Kaivan membantu Kaila untuk mengawasi markas karna kaila masih sekolah.


"makan lah yang banyak, jangan sampai ada yang mengira kamu tersiksa saat bekerja dengan keluarga kami Vin" ucap Nyonya Nelson


"Tentu Nyonya, dan Kevin pastikan tidak ada yang berani mengatakan hal tak wajar seperti itu"


"Ck, sudah lanjut makan nya jangan terlalu banyak bicara"


setelah itu, tak ada lagi perbincangan maupun tawa yang terdengar hanya sendok garpu yang bersahutan saat mengenai piring.


Untuk makan siang ini mereka tidak akan hom pim pah / do mi ka do karna mereka harus istirahat sebelum pesta dimulai agar tidak kelelahan.


Pesta yang di adakan nanti tidak akan ada awak media mengingat acara di laksanakan di Mansion pribadi takutnya banyak orang yang berniat mengacaukan pesta nya terlebih lagi musuh di balik selimut maybe.


"Istirahat jangan tidak, Karna nanti malam acaranya bisa lama" sang mommy mengingat kepada keempat anaknya ini.


"Iya mommy, mommy juga"


keempat anaknya itu berjalan menuju kamar masing-masing kecuali Athifa,dia menuju kamar kakaknya karna akan tidur siang dengan sang kakak.

__ADS_1


...✨jangan lupa like dan vote ❤️🔫✨...


__ADS_2