Kesayangan Tuan Muda Mafia

Kesayangan Tuan Muda Mafia
Bab 208


__ADS_3

Kaila di papah mendekati ruang IGD, Davian dan Galaxy yang melihat sang mommy di papah langsung berlari menuju sang mommy pelukan di temani Isak tangis, Baju Davian maupun galaxy banyak bercak darah.


"Maaf maafkan mommy hikss mommy lalai jaga kalian hikss"


Kalian tau sebenarnya di depan ruang IGD sedari mobil hingga menuju pintu IGD itu di tutupi dengan deretan anak buah BD BB mereka juga menutupi dengan kain hitam panjang ,


agar tidak ada yang melihat maupun mengambil video foto sembarangan tentang apa yang terjadi, keluarga pasien pun di minta mundur atau masuk ke dalam rumah sakit.


"Hiks mommy minta maaf" ringis Kaila,


Davian Galaxy tak berhenti menangis dalam pelukan Kaila,


Arion keluar berencana untuk membawa kedua anaknya masuk namun di depan pintu malah melihat anak dan istri nya yang terduduk lemas dan menangis dalam pelukan.


(anjaii udah istri aja nih bahasanya -author)


"By?" Arion berjongkok di samping Kaila,


Kaila langsung menoleh tangisnya semakin pecah dirinya sangat bersalah karna sangat-sangat lalai dan tidak becus menjaga dan merawat anak-anak.


"Ma.. hiks maaf aku hikss aku lalai hiks hikss" Feli yang melihat itu pun ikut menangis tak bohong sakit sesak rasanya bagian dadanya melihat sahabatnya saat ini,


"Semua baik-baik aja sekarang" Arion pun memeluk ketiganya,


"Ayo masuk, tapi Abang Dav dan Abang Gala tunggu di mobil atau mau ke tempat uncle El dan Al? anak-anak gak boleh masuk soalnya" dengan lembut Arion memberitahu agar anak-anaknya paham ,


"Tap..tapi kan Alana sama Varez juga anak-anak dad" ucap Galaxy seraya seseguk kan


"Abang Dav sama Abang gala ikut Aunt yuk ke tempat uncle El dan Al sekalian ganti baju juga makan" ajak Feli,


"Aunt beli kinder Joy, susu pisang, cake, roti, di kamar uncle juga ada pizza,pasta spaghetti banyak makanan tadi mommy belikan buat kalian" Mereka pun mengangguk paham mengikuti kemauan sang Daddy,


Anak-anak bersama Feli menuju ruangan El Al tentu saja dalam pengawalan ketat di kelilingi pengawal bersenjata,


Kaila dan Arion masuk ke dalam IGD hati Kaila serasa di iris tipis-tipis Seperti rasa menguliti seseorang, tangisnya tak bisa di tutupi rasa bersalah karna kelalaian nya begitu menyakitkan, Arion setia memeluk Kaila menenangkan istrinya ini tak perduli ada bekas darah di baju Arion.


"kamu gak salah sudah jangan menyalahkan diri kamu sendiri, kalo kamu kaya gini anak-anak bakal ikut lemah jangan nangis ya sayang?" Arion mengecup pucuk kepala Kaila,


Perawat yang berada di dalam IGD di buat iri dengan keuwuan yang ada saat ini Wilasa Ares Kevin hanya bisa semer mesem saja melihat,

__ADS_1


"Luka nya harus di jahit karena cukup panjang dan dalam" tutur Zainisa atau kakak Arion,


Kaki Kaila seketika lemas dan matanya memburam sedetik kemudian kaila pingsan setelah mendengar penjelasan dari Zainisa kalau lengan Alana harus di jahit.


"Sayang!!" panggil Arion


"Rebahkan di situ!!" tita Zainisa


...............


Berita hilangnya cucu keluarga besar Nelson dan Walsh baru saja terdengar di telinga Tuan dan Nyonya itu, sayangnya Tuan dan Nyonya Nelson tak bisa langsung berangkat ke negara A, jadi hanya keluarga Walsh saja perwakilan.


3 mobil sekaligus tiba bersamaan yang mana mobil pertama Tuan dan Nyonya Walsh juga ada Athifa Thalia, mobil kedua Zeanisa dan suami nya, mobil ketiga Luke dan Thania.


kenapa mereka baru saja tau? karna Arya ayah Ares yang mengatakan ke grub keluarga besar tersebut itupun kalau dirinya tidak memberitahu semuanya tak bakal tau tentang kejadian seperti ini.


Kaila, Alana dan Varez Sudah di pindahkan 2 jam lalu yang mana bertepatan Keluarga besar Walsh datang, sekarang jam 3 dini hari tak memperdulikan jam dan dimana sekarang yang pasti mereka terlewat khawatir dengan keadaan menantu juga cucu mereka.


Kaila dan anak-anak sudah bangun sejak 1jam yang lalu, awalnya Kaila menangis bersalah ke anak-anak nya namun mama papa Arion,Thania, Luke, mama ayah El dan lainnya mengatakan bahwa ini semua hanya musibah dan bukan salah ataupun kelalaian Kaila jadikan pelajaran untuk kedepannya,


Mery baby sitter datang membawakan pakaian untuk anak-anak, baby sitter yang lain? mereka dalam perawatan karna terluka ketika ingin menyelamatkan tuan dan nona muda kemarin,


Pagi ini,


Para laki-laki yang ada berkumpul di ruang kerja Arya untuk mendengarkan penjelasan dari yang bersangkutan El dan Al juga ikut andil dalam mendengarkan penjelasan tersebut,


Ares menceritakan semuanya karna ya kalian juga tau gimana Arion kan? maka itu Ares lah yang bercerita dan menceritakan semuanya tentunya kejadian Epic saat itu yang mana Davian menembak bahu perempuan itu,


"Jadi? putri Renaldo dalang dari penculikan ini?" Ares mengangguk,


"kurang ajar!! akan ku habisi dia!!" penuh dengan aura gelap Andai bisa terlihat,


"Kaila udah Lo kasih tau tentang ini?" El bertanya ke Arion


"belum" El mengangguk,


"Jangan dulu di kasih tau, tunggu keadaan Kaila membaik baru Lo kasih tau" tutur El


"Lo tau Kaila kan? kalau benar-benar marah?" Arion mengangguk paham,

__ADS_1


Selesai membahas tentang kejadian kemarin, kini mereka kembali ke ruangan Kaila dan sebagian juga ada yang pulang seperti Thania dan Luke , Feli Wilasa Arthur Ares Kevin dan sebagian anak-anak BB BD agar bergantian menjaga,


...................


1har setelah di rawat akhirnya Alana di perbolehkan pulang namun jangan sampai tangannya terkena air karna masih tahan pengeringan.


"Mom Dav mau ikut Uncle Res latihan" Kaila mengangguk mengijinkan,


Kaila sudah di beritahu tentang oeremp dalang di balik penculikan ini tadi malam oleh Arion, namun mengingat kondisi Alana dan Alvarez yang sakit dirinya menahan diri,


Arion juga menceritakan tentang bagaimana Davian mengangkat dan mengarahkan bahkan menembak bahu kanan perempuan itu, Ah ya nama perempuan itu Angelina Kristianti (Angel)


Ada rasa bangga namun ada juga rasa takut di diri Kaila, Kaila tak ingin anak nya turun ke dunia bawah yang penuh akan kekerasan di sana sini,


"Varez jangan lari-lari nanti jatuh!"


...BRUKKKKK...


"Hikss hwaaa" tangisnya


"kan mommy bilang apa" menenangkan Varez


Alana duduk bersama Galaxy seraya menonton film Harry Potter di bioskop mini, di dalam bioskop ada kaila ,Varez, Mery dan Kevin. Kevin kini bertugas berada selalu di dekat Kaila sebagai tangan kanan sekertaris maupun bodyguard,


Di perusahaan Walsh,


Sang papa, Arion Ares Luke duduk di meja rapat hari ini sengaja di adakan rapat para petinggi untuk meluruskan apa yang seharusnya di luruskan,



Tatapan datar Arion membuat siapa saja terpana, tak banyak berkomentar dirinya hanya diam seraya menatap tajam ke arah Renaldo ,


Ada rasa ingin memukul wajah Renaldo saat ini juga andai hanya mereka saja yang ada di ruangan ini sudah dirinya habisi si tua Bangka menyebalkan banyak tingkah king drama.


"can you shut up first? pasalnya sedari tadi anda banyak bicara yang tidak jelas" tutur Arion seraya menyindir.


(bisa anda tutup mulut dulu? pasalnya sedari tadi anda banyak bicara yang tidak jelas)


...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE 🖤...

__ADS_1


__ADS_2