
"Udah mom" ucap Davian
"Ayo sayang sayangnya Mommy kita ke meja makan, udah waktunya makan malam"
Mereka berjalan bersama menuju lift,
Para maid dan penjaga berada di belakang.
Semuanya sangat senang melihat kaila yang sangat menyayangi anak-anak , apalagi para penjaga yang sudah lama bekerja dengan keluarga Nelson tau tentang pribadi Kaila.
mereka bersyukur semakin banyak orang-orang di sekitar Queen nya ini agar tidak kesepian, dulu saat di negara B Kaila lebih banyak berada di rumah dan markas saja berlatih setiap hari dan berburu bersama abang-abang nya.
"dad mana mom?"
"Daddy di ruang makan sama yang lain sayang"
"Abang pegang tangan Ade jangan sampai jatuh"
Mereka sampai di ruang makan, banyak tersaji makan malam hari ini di meja makan, ada seafood dan lainnya sesuai menu hari ini.
Skip selesai makan malam,
Tiba-tiba Davian dan satu anak perempuan gatal-gatal badan mereka merah dan demam tiba-tiba, Kaila yang melihat itu langsung panik begitupun dengan Arion.
"Telpon dokter putra segera datang!" titah Kaila
"Sayang sabar ya tahan sebentar ok?" keduanya mengangguk,
anak-anak yang lain sudah menangis melihat Abang dan Adik mereka sakit, Arion membawa anak perempuan itu ke dalam pelukannya agar sedikit tenang.
"Baby girl ada Daddy di sini jadi jangan nangis ya tahan sebentar" Arion menenangkan anak perempuan nya.
Kaila sedang menahan diri untuk tidak memarahi para maid karna masih belum di ketahui penyebab keduanya seperti ini entah ada racun atau mereka alergi seafood atau sayuran lainnya.
"Mom sakit" rintih Davian
Kaila menahan air matanya agar tidak menangis, rasanya sakit melihat anak-anaknya kesakitan walau hanya beberapa jam bertemu rasa sayang Kaila begitu tulus ke mereka.
"Tunggu sayang ya"
"Di mana dokter putra!" tanya Kaila ,
"Dalam perjalanan Queen"
para penjaga takut-takut menjawab pertanyaan kaila, dalam kondisi seperti ini salah kata sedikit saja tamat lah riwayat mereka.
"hikss hikss sakit, susah nafas hikss"
"dad hiks akit uga " rintih anak perempuan di dalam pelukan Arion
"Berapa lama lagi" tanya kaila semakin tidka karuan
__ADS_1
"Ambil perlengkapan medis! siapkan helikopter dalam 5menit dokter itu tidak datang kita berangkat menggunakan helikopter Kerumah sakit"
Para penjaga maupun maid tercengang mendengar ucapan Kaila, 5menit? dari pusat kota menuju mansion saja butuh waktu satu jam kurang , dan Kaila meminta 5menit? tamatlah riwayat dokter itu.
"APA YANG KALIA TUNGGU!"
Anak-anak yang berada di situ masuk ke dalam pelukan Arion dan Kaila juga ikut memeluk Abang dan adik mereka seraya menangis, Baby boy di keranjang bayi tidur nyenyak Seperti tidak terjadi apa-apa.
"Semua sudah siap Queen!"
"Ok berangkat sekarang" Kaila berdiri menggendong Davian dan Arion menggendong anak perempuan itu.
"Sayang kalian sama uncle di sini ya jaga Ade kalian, jangan nangis tunggu sebentar ya?"
bertepatan dengan mereka hendak berangkat dokter putra datang bersama dua perawat tergesa-gesa masuk ke dalam mansion diikuti penjaga yang mengantar mereka masuk.
"periksa anakku segera!" titah Arion dingin
Kaila langsung merebahkan Davian di samping anak perempuan mereka, keduanya sudah semakin pucat dan lemas.
Lima menit di periksa,
"Mereka ada makan apa?" Tanya dokter
"seafood dan capcay sayur" Kaila menjawab pertanyaan dokter seraya menenangkan anak perempuan nya juga Davian
"seafood apa?"
"udang, menu utama udang"
Segila gilanya Kaila saat menyiksa korbannya tetap saja saat orang kesayangan nya terluka maupun sakit dirinya akan menangis dan merasakan sakit di dadanya tak tega, namun jika itu orang lain rasa kasihan ataupun perasaan lainnya itu tak mungkin Kaila rasakan.
"M.. maafin Mommy sayang" air mata yang sedari tadi di tahan akhirnya turun membasahi wajahnya,
Arion membawa kaila ke dalam pelukannya, Davian dan Anak perempuan mereka sudah tertidur setelah di beri obat juga suntikan pereda alergi .
"Jangan nangis anak-anak bakal ikut nangis juga" bisik Arion , Kaila mengangguk
the first time para penjaga Melihat Kaila menangis, mereka ingin mengatakan ini mimpi namun semua ini kenyataan dimana Kaila seorang Queen of the devil menangis.
"Anak-anak Ayo ke kamar untuk tidur ok?" mereka mengangguk seraya sesegukkan
"Tolong antarkan anak-anak ke atas" titah Arion ke penjaga .
"Baik King"
tinggalkanlah Arion Kaila , dokter dan para maid . para maid ikut berasa bersalah karna mereka juga tidak tau kalau anak bos mereka alergi seafood.
"kalian kembali saja istirahat" titah Arion ke para maid
"baik tuan"
__ADS_1
Arion meminta perawat membawa anak perempuan nya ke dalam kamar Kaila, sedangkan dirinya menggendong Davian, dan Kaila membawa baby boy.
malam ini Arion dan Kaila akan menjaga anak mereka di dalam kamar agar lebih nyaman mengawasi kondisi tubuh mereka,
"Besar banget kamar nya" batin perawat,
salah satu perawat itu sedari tadi curi-curi pandang ke Arion .
"Kalian tidak usah balik ke rumah sakit, ada kamar kosong di lantai bawah aku akan minta para maid menyiapkan" ucap Kaila saat mereka sudah di dalam kamar Kaila,
"Baik nona muda" ucap dokter putra
Dokter dan perawat itu turun ke bawah bersama penjaga.
"kamu kalo mau pulang, pulang aja kan udah janji sama mami untuk tidur di rumah malam ini lagian ada El dan Al juga nanti" Arion melupakan janji nya yang akan tidur di rumah malam ini.
"Aku bantu kamu rawat mereka, mami pasti ngerti ko lagian tadi juga mami dan papa datang kan"
"Tau aku malas debat ah pusing" Kaila merebahkan baby boy ke dalam tempat tidur nya, Davian dan anak perempuan nya berada di bed kecil di samping tempat tidur baby boy.
Kaila melirik jam , sekarang pukul 7malam tetapi El dan Al belum datang kerumah dirinya tidak terlalu mempermasalahkan karna yang di utamakan saat ini kesehatan anak-anak nya.
"Kamu istirahat biar aku yang jaga" Kaila menggeleng , sedari merebahkan baby boy di dalam box nya Kaila duduk di antara kedua anaknya
"Besok sekolah sayang istirahat ya?" pinta Arion lagi
"aku tidur di sini sama anak-anak , kamu tidur juga" ucap Kaila
"Aku akan berjaga , kamu tidur saja" Kaila diam saja tak menjawab .
Makin malam Kaila yang cukup ngantuk pun tak bisa lagi menahan untuk tidak tertidur, Kaila tertidur di antara kedua anaknya. Arion yang masih terjaga melihat kaila tertidur langsung menggendong tubuh kaila ala bridal style .
"Good night honey" Arion mengecup kening Kaila,
Arion memeriksa keadaan anak-anak nya juga kondisi tubuh mereka, setelah memeriksa yang ada di kamar, Arion pun menuju lantai dua untuk memeriksa yang lainnya.
"Aman kan?" tanya Arion saat sudah berada di lantai dua
"Aman Tuan, hanya saja anak-anak perempuan ikut tidur di kamar anak laki-laki" Arion mengangguk
Masuk ke dalam kamar terdapat anak-anak yang sudah tertidur pulas berdesakan ada yang berpelukan, ada yang kaki di kepala yang lainnya.
"Bawakan bed lagi 2 " pinta Arion
"Baik tuan muda"
Setelah di bawakan 2 bed , Arion merapikan tidur anak-anak dengan segera agar cepat kembali ke kamar takutnya ada yang terbangun.
"Jaga mereka!" Arion langsung kembali ke kamarnya,
baru saja membuka pintu terdengar tangisan kencang bayi kecil tersebut, Kaila yang baru tidur nyenyak langsung bangun menenangkan baby boy agar tidak mengganggunya Abang dan kakaknya yang sedang sakit.
__ADS_1
"biar aku yang jaga sayang, kamu tidur aja" Kaila mengangguk, entah kenpa dirinya sangat ngantuk .
...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE 🖤...