Kesayangan Tuan Muda Mafia

Kesayangan Tuan Muda Mafia
Bab 66


__ADS_3

Luke putus sekolah karna tidak ada uang dan juga ia harus menjaga Nene nya yang sering sakit-sakitan.


beberapa menit kemudian ayah Arion juga bawahannya tiba. Arion langsung berdiri di samping badan Luke.


"Pah tolong bantu dia" ucap Arion saat ayahnya baru tiba dan langsung berlari memeluk Arion.


"Apa yang terjadi?" tanya Ararya pada Arion


Luke yang mulai kehilangan kesadarannya di sadari oleh Arion dengan cepat Arion menepuk-nepuk wajah Luke agar tidak tertidur. ntah ikatan apa dimasalalu yang membuat Arion merasa Luke tidak boleh sampai kenapa-kenapa padahal mereka baru saja bertemu pertama kali.


"Pahhhhh" teriak Arion sambil terisak melihat Luke yang tak bangun-bangun.


Ararya yang terkejut melihat sifat anaknya saat ini berbeda dengan Arion biasanya yang cuek dengan orang lain tak peduli mau dia sekarat atau tidak, keperduliannya hanya untuk orang yang di sayangnya terutama keluarga.


melihat sifat lain ini Ararya langsung memerintahkan anak buahnya membawa Luke ke rumah sakit milik keluarganya itu.


Di perjalanan Arion menangis dalam diam berapa kali Ararya bertanya tentang keadaannya namun Arion hanya diam saja.


Dirumah sakit Luke langsung dibawa keruang operasi. selesai operasi Luke masih belum sadar Ararya membawa anaknya kembali pulang mengingat hari sudah malam.


Arion pulang bersama ayahnya menyisakan dua pengawal yang menjaga Luke.


Dari kejadian itu Luke berjanji akan membalaskan perbuatan Arion dengan menjaganya melindungi nya sebisa Luke walau dia bukan siapa-siapa, saat Luke sudah sehat Arion meminta ijin ayahnya untuk membawa Luke tinggal dirumah utama bersama mereka.


Ararya yang sudah mendengar cerita Luke dan juga mencari tau tentang Luke pun mengijinkan tetapi saat Arion sudah menginjak kelas delapan SMP Luke memutuskan untuk tinggal sendiri, di rumah utama Luke di perlakukan sangat baik oleh keluarga Walsh di sekolahkan di sekolah elit maka itu Luke tak ingin lebih banyak merepotkan keluarga Arion lagi dan mencari pekerjaan diluar untuk biaya kuliahnya sendiri, namun tetap berhubungan dengan keluarga Arion ,Luke sudah seperti anak kandung keluarga Ararya .


Dan jadilah Luke yang sekarang, asisten pribadi tangan kanan di markas orang kepercayaan keluarga Walsh menjaga markas juga menjaga Arion.


"Sudah lama kita tidak makan bersama, Luke sering-sering lah pulang kerumah, rumah utama itu juga rumah mu jangan lupakan itu" ucap Ararya sambil menikmati makanannya


"Iya Tuan" jawab Luke


"Berapa kali papah bilang Luke , panggil papah tak ada namanya pekerjaan saat kita berkumpul saat kerja pun kalau cuman hanya kita tak perlu Seperti itu." perintah Ararya


"Maaf tuan, eh maaf pah" sambil menunduk mengaku salah Luke menjawab


"Hahaha sudah lah Luke jangan malu-malu" ejek Wilasa , ketiga tuan muda ini sangat akrab dengan Luke , Luke Seperti kakak laki-laki mereka walau kadang memanggil mereka tuan.


"Aishh siapa yang malu" tukas Luke


Mereka semua langsung tertawa melihat tingkah Luke.


Selesai makan mereka duduk serius sambil nonton TV, Ararya mendengarkan cerita Arion begitupun ketiga pria remaja itu. Ararya sangat marah saat mendengar cerita Arion yang saat ini terjadi di sekolah, Ararya orangnya seperti Arion kalau orang yang di sayangnya di ganggu mau itu siapapun harus mendapatkan balasan lebih dari yang di rasakan, bukan berarti rasa kemanusiaan mereka hilang .


Mereka juga membantu orang tetapi tidak berlebihan kecuali saat membantu Luke.


Ararya juga tidak tau kenapa dia dan istrinya sangat sayang pada Kaila padahal Arion dan Kaila baru saja menjalin hubungan. menurut Ararya kalau penilaian Arion terhadap seseorang itu yang paling terbaik, apalagi dalam menyusun rencana dan hal lainnya Arion lah yang paling terbaik bakat luar biasa miliknya.

__ADS_1


"Papah akan melakukan sesuai apa yang kau inginkan Ri, tapi papah tak ingin mendengar masalah ini kedepannya kalau kau tidak bisa menjaga wanita mu jangan buat dia selalu dalam masalah. "perintah Ararya kepada putranya.


"Dengar **** jangan ngangguk Mulu punya mulut gak" tampol Ares


"Lo ngajak berantem!!" balas tampolan dari Arion


"Ayo gelud kita" tantang Ares


"Bacot bab*" Arion dan Ares saling pukul menggunakan bantal sampai terkena Luke dan Wilasa mereka pun ikut membalas ,


sedangkan Ararya kembali ke kursi kejayaan miliknya sambil mengabadikan momen anak-anak nya itu bertengkar.


Sampai keempat nya kelelahan barulah mereka berdamai, nafas yang tak beraturan terdapat dari keempat pria remaja itu.


"Pah Arion pulang dulu Kaila nunggu" Arion dan sahabat nya berpamitan


di depan lift,


"Kalo ada apa-apa hubungi gue siapa tau bisa bantu" sambil menepuk bahu Arion Ares mengutarakan niatnya


"Gue mo jemput Feli, kalo ada apa-apa jangn sungkan hubungi gue" Wilasa


"Ya jelas masa Lo pada nyatai gue susah gak mua lah gue" gerutu Arion


Luke hanya diam saja sampai di loby pun masih diam, mereka berpisah di parkiran.


"Titip salam buat mamah" ucap Luke


Mereka pergi ke tujuan masing-masing.


beberapa saat kemudian Arion sudah tiba di rumah, Kaila hanya diam di kamar. ibu Arion tidak mengetahui berita yang saat ini beredar di sekolah begitupun yang lain kecuali ayah dan Kaka tertua nya.


"Kaila" panggil Arion saat masuk ke dalam kamar


Kaila yang sedari tadi menutupi wajahnya dengan selimut mendengar suara Arion langsung berlari dan memeluk Arion.


"Aku tidak melakukan itu" Rengeknya


"Aku tau sayang sudah jangan di bahas, Sudah makan?" Kaila menggelengkan kepalanya "Ayo turun aku juga belum makan" ajak Arion


Mereka makan berdua di meja makan para maid sibuk d dapur sedangkan ibunya dan Thalia sedang di kamar.


"Aku tidak nafsu makan"


"Mau aku suapi?"


Kaila menggeleng "I am still full"

__ADS_1


"where are you full? you haven't eaten since morning, come on eat me feed "


"no dear please "


"menurut Kaila"


Kaila langsung diam dan menurut, Arion menyuapi nya dengan sabar menunggu Kaila menelan makanan lama sembari menyuapi kaila ,Arion menanyakan kejadian beberapa hari lalu.


Sesuai yang di katakan Kaila sedari awal dia tidak salah walaupun dia memukul duluan tapi itu lunas dengan kata-kata kasar Andrea.


selesai makan Arion mengajak Kaila untuk beristirahat bersama seharian Arion tidak ada merebahkan badannya.


Mereka terlelap bersama sampai jam makan malam, di meja makan tampak tidak banyak bicara .


Thania sekilas menatap kaila yang saat ini tidak bernafsu makan.


"Kaila? ada apa sakit?" tanya ibu Arion


"Kaila?" panggil ibu Arion ,


"Eh,uh Ah iya mah kenapa?" tersadar dari lamunannya


"kenapa melamun?sakit?"


"ah enggak mah Kaila kenyang"


"Yasudah kalo kenyang jangan di paksa"


"Iya mah"


meja makan tidak Seperti biasanya tidak banyak bicara zea dan Zai tidak ada dirumah mereka sibuk sedari kemarin jadi Zea tinggal di dorm pribadi nya dan tidak pulang , Zai keluar kota untuk membantu penanganan korban banjir.


Makan malam selesai, Kaila kembali ke kamar bersama Arion, kaila sudah sedikit tenang besok mereka akan berangkat sekolah dan mencari dalang dibalik semua ini.


tentunya Kaila sudah merencanakan apa yang akan dilakukan kepada pelaku itu nanti saat tertangkap.


...❤️❤️❤️Halo kakak💜💜💜...


...Terimakasih telah membaca cerita ku🙏🙈 maaf kalau ceritanya kadang berbelit atau susah di pahami😭 (kek dia susah dipahami) ...


^^^Jangan di skip sebelum menekan tombol like, komen dan juga favorit kan agar dapat selalu melihat kalau sudah update ❤️❤️❤️🖤🖤🖤💜💜💜💜^^^


...vote nya jangan lupa ka,😌...


...Sekali lagi terimakasih banyak🙏🙏🙏🙏💜...


...Dan maaf sering bikin kakak-kakak sekalian menunggu😭 aku tau nunggu itu gak enak💔...

__ADS_1


...Jadi tolong ka walau aku sering telat update jangan tinggalin aku 😭💔 huaaaa😭😭...


...Terimakasih banyak sudah mampir💜💜❤️❤️🖤🖤...


__ADS_2