Kesayangan Tuan Muda Mafia

Kesayangan Tuan Muda Mafia
Bab 91


__ADS_3

Arion berdiri di sisi ranjang menatap kekasihnya itu yang masih terlelap ntah karna obat yang di berikan membuat nya ngantuk atau dia memang kelelahan.


"Dear" lirih Arion


"wake up" ucap Arion lagi sambil mengelus pucuk kepala Kaila, merasa ada yang mengelus kepala nya Kaila mencoba membuka mata dan meliht siapa yang mengusik tidurnya.


"eum, bby" dengan suara khas bangun tidur Kaila memanggil Arion


"I am here" Kaila mengangguk, tidak ada aba-aba apapun Arion merebahkan badannya di samping Kaila dan langsung memeluknya.


"Jangan buat aku khawatir lagi, maaf kalau aku tak bisa melindungi mu. maaf aku gagal jadi kekasih mu untuk menjaga agar tak terluka" berkata dalam pelukan Kaila Arion mengeluarkan isi hatinya


"Kaila, I will be a good listener for you, I will always be there when you need me! so please don't keep it to yourself, no matter how heavy it is, I will share everything also, i love you very much " ucap Arion lagi


Kaila mengangguk, "I am very, very grateful to have you , tunggu aku siap untuk menceritakan semuanya okey?"


"tentu selama apapun aku akan menunggu!"


"Yasudah sekarang ayo, Feli pasti nunggu aku di bawah"


"gak mau, mau nya gini terus peluk kamu"


"Genit banget iih" ejek Kaila "ayo nanti di lihat bang Wiliam" ajak Kaila lagi


mau tak mau Arion melepaskan pelukan tapi sebelum itu dia sudah mencium sekujur pipi Kaila kecuali bibir. Arion membantu Kaila membawakan tiang infus , mereka menuju lantai dasar dimana teman-teman nya sudah menunggu. tiba di lantai dasar,


"El kebab pesanan gue mana?" tanya kaila


El diam kaget aja Kaila masih ingat, "masih belum selesai nanti Kevin yang antar ke sini"


"ko Kevin!" kesal Kaila


"Ya kan biar cepat pulang kai gerah tau!! lagian juga belinya banyakan tadi"


"berapa?"


"lima puluh ,biar sekalian buat penjaga nyemil"


"Yasudah!! jangan lama, kalo lama gue buang ke rawa dekat mansion"


"Jahat bener Lo!"


"ekh!!" Arion sedikit cemburu melihat keduanya


"Pawangnya galak" ejek Ares di setujui oleh Wilasa dan Feli

__ADS_1


"Kai, gue masih bingung" ucap Feli


"Bingung kenapa?"


"Jadi sebenarnya Lo itu siapa sih?"


"iya Lo siapa si kai? tanya Wilasa juga Arres


Kaila menatap Wiliam dan Kaivan yang tak jauh duduk dari mereka, keduanya mengangguk dan percaya bahwa teman-teman adiknya ini akan menjaga rahasia agar sang adik aman, tentu nya aman dari sang ayah agar taruhan keduanya tetap berjalan sesuai kemauan Kaila.


"Jadii" ucap Kaila sambil menjeda


"jadi?" tanya mereka


"Nama gue itu, Kaila Chalondra Adara Nelson, gue dari keluarga Nelson tau kan? siapa kekuarga Nelson? na gue itu taruhan dan di tantang sama bokap gue buat hidup mandiri di kota orang" ucap Kaila


"Ya gue terima tantangan itu, tantangan itu juga gak bolehin gue pake nama keluarga ya jadi gitu sepaham kalian lah pokoknya, trus juga gue mau minta tolong ke kalian but rahasiakan ini semua dari siapapun" ucapnya lagi


"Otak gue masih gak bisa mencerna, sebentar sebentar" ucap Wilasa sambil memijat Kepala sendiri.


"Trus yang Lo bilang? keluarga Lo cuman bisnis kecil-kecilan doang itu bohong?" tanya Feli


"Ya gak bohong juga, kita juga punya usaha kecil-kecilan buat mereka yang membutuhkan perkejaan jadi kita buka lowongan gitu" ucap Kaila sambil memakan kebab yang baru saja tiba.


"Sudah-sudah, jangan terlalu di perbesar yang pasti gue sebagai Abang paling tua kaila ,gue minta kalian semua jaga rahasia ini baik-baik, Kaila percaya ke kalian begitupun kami" ucap Wiliam


"Udahh makan kebabnya" ucap El sambil membuka kebabnya


"Kalo Kaila anak dari Tuan Nelson, Lo siapa El?" tanya Ares , semuanya langsung menatap ke El menunggu jawaban kecuali Wilkavan ( Wiliam Kaila Kaivan) yang sudah mengetahui Elvano itu.


"ko gue jadi ikut-ikutan d tanya sih" merasa tak terima dirinya di tanya .


"ya kan gue nanya dong, tinggal jawab"


"Ah malesin, dah Lo semua tuh makan dari pada jadi sampah, mending jadi pembuangan terakhir." ucap El setelah berkata demikian El langsung mendapat hadiah dari Kaila .


kaila melempar kan sendal rumahnya tepat di wajah El , "Anj!! Untung cewe Lo ******" kesal El langsung melempar balik sendal Kaila


"Jawab aja El, gue juga penasaran Lo siapa sih sebenarnya" ucap Kaivan sambil duduk di kursi samping Kaila


"Astga! kita dari kecil sama-sama Lo bilang penasaran juga?" kesal El "Sebenarnya kita selama ini apa?"


"apa yang selama ini apa El? gajelas Lo anak pungut" ejek Kaivan , mereka semua tertawa mendengar ejekan Kaivan untuk El .


"Sabar sabar! masih tinggal dua hari gue di sini harus sabar!!" gerutu El

__ADS_1


"mau kemana Lo?" tanya kaila


"minggat, gue ternistakan di sini" kesal nya


mereka tertawa semua kecuali Elvano, masih menunggu jawaban El tentang siapa dia sebenarnya,


"jadi? jawab El" ucap Wilasa yang juga penasaran


"Astga, Gue Elvano Erdogan Kenan! gue sahabat atau bisa di bilang sodara/sepupu Kaila! sisanya jawab sendiri aja males gue" sehabis berkata El meninggalkan mereka, biarlah di bilang tidak sopan, toh El bukan tuan rumah pikirnya .


"Anjim! jadi? El itu dari keluarga Kenan?"tanya Wilasa


Wilkavan mengangguk, Arion sedari tadi tak banyak suara tapi matanya fokus ke Kaila melihat kaila yang senang dia itu bahagia,


sebenarnya banyak yang ingin di tanyakan kepada Kaila, namun Arion sudah berjanji menunggu Kaila siap.


"Kita barbeque an yuk?" ajak Kaila lalu melihat ke arah kedua prince menunggu persetujuan.


"huh! terserh Lo, karna Lo baru sembuh apapun yang Lo mau kita turuti" ucap Kaivan sambil mengelus kepala Kaila


"makasih"


"tapi bahan-bahan belum lengkap" sela Wiliam


"Gue , Feli, Arion , Wilasa ke minimarket sisanya siapin bahan-bahan yang ada di sini juga panggangan nya" ucap Kaila


"kamu di sini aja Sama Feli , biar kami bertiga yang belanja kamu masih sakit" Arion tak ingin kekasihnya ini kelelahan lagi, ucapan Arion di setujui oleh Wiliam.


"Tapi kan?" belum selesai Kaila berucap Arion sudah mencela


"Gak ada tapi sayang, kamu juga masih di infus sekarang kamu tunggu di sini, kita bertiga mau berangkat kamu kirim ke aku apa aja yang mau di beli okey?" mau tak mau Kaila menyetujui ucapan Arion.


"Bang kita ke minimarket dulu" ucap Arion


lalu mereka pergi ke minimarket, cukup jauh minimarket nya dari mansion memakan waktu beberapa menit.


...hallo? ...


gimana suka gak? kalo ada yang mau di sampaikan bisa langsung di komentar ya🙏


misalkan pendapat tentang cerita ini:) atau kekurangan nya gitu biar aku bisa memperbaiki nya🙏🙏


di tunggu ya komentar kalian hehe❤️❤️


...like dan vote jangan lupa juga❤️...

__ADS_1


__ADS_2