
Pagi nya,
Kaila memberitahu sang Mommy kalau dirinya sedang tidak enak badan, dan Wiliam akan meminta ijin ke kepala sekolah untuk tidak masuk karna masa pemulihan.
di meja makan semuanya aman saja tidak ada yang membahas kejadian tadi malam,
kedua orang tua kaila akan pulang ke kota B setelah Kaila melewati masa tamu bulannya sesuai perintah sang Mommy.
"Berarti ka Kaila satu Minggu ini di rumah?" tanya Athifa bersemangat
"bukan berarti harus jalan-jalan! ka kaila harus istirahat di rumah" ucap Wiliam seketika raut wajah Athifa Berubah sedih
"nanti ka Feli ke sini jadi nanti kita main di rumah aja gapapa kan?" Athifa mengangguk
Setelah selesai sarapan Wiliam pergi ke sekolah Kaila , sedangkan kaivan dan sang Daddy akan ke perusahaan cabang memeriksa pekerjaan yang ada di sini.
"Mba, minta tolong bikinin puding ya?" pinta Kaila ke maid
"puding coklat non?" Kaila mengangguk
"bikin banyakin aja mba"
"baik non"
Kaila merebahkan tubuhnya di sofa ruang tengah perut serta pinggangnya serasa ingin d ganti baru.
Siang pukul 1, kaila bersama Athifa masih anteng duduk di sofa cuman berganti posisi sesekali seraya mengemil puding coklat yang Kaila minta tadi.
sang Mommy juga berada di ruang tengah,
tak lama sang Daddy dan Kaivan datang keduanya ikut bergabung di ruang tengah , Wiliam sedang berada di perusahaan menggantikan Daddy nya.
di sekolah,
Jam istirahat Arion dkk, di tambah Feli Elvano dan Arthur sedang duduk di kantin menunggu makanan yang mereka pesan , tiba-tiba Andrea dkk ikut merecoki .
"Res geser dong" pinta Andrea bukan bergeser Ares malah menatap bingung dengan Andrea dkk.
"Ngapain Lo ke sini, bukan tempat Lo di sini " celetus Feli yang masih kesal
"Eh modal tampang doang, suka-suka gue lah mau gue di mana." sabar Feli sabar ingin rasanya membungkam mulut Mak lampir beserta dayang-dayang nya ini terutama Kirana yang sedari tadi menatap ke Wilasa sedangkan Wilasa asik bermain game bersama Elvano sambil menautkan lengan feli di jari jemarinya .
"Mak lampir yang gincunya melumer kemana-mana mending jauh-jauh deh dari tadi gak malu apa di liatin para murid di kantin" Andrea langsung melihat sekeliling nya bukan pergi Andrea malah mendekati Arion yang berada di tengah Ares juga Arthur.
Tanpa di duga Andrea mengalungkan kedua tangannya di pundak Arion, Arion kaget dan langsung menyingkirkan kedua tangan Andrea secara kasar, tak peduli dengan apapun lagi Andrea kelewat batas wajar saat ini.
"Aw, kamu ko gitu" rengek Andrea
Arion berdiri begitupun Ares yang berada di samping Ario.
__ADS_1
"I still give warnings for this, but not for the second time !!! " Arion beranjak pergi di ikuti Ares,
"Murahan!!" gerutu Feli saat beranjak dari kursi begitupun yang lain menyusul Arion .
"El mau kemana?" tanya jova , Elvano melirik sekilas jova lalu acuh pergi meninggalkan mereka bertiga seisi kantin memperhatikan mereka namun sedetik kemudian mereka pura-pura tidak melihat.
"Brengs*k!!!! liat aja Lo semua tunggu waktu yang pas Lo semua bakal mati " batin Andrea mengutuk teman-teman Arion .
"Dre, kayaknya Lo harus mulai melakukan rencana untuk permulaan" hasut jova, Andrea mengangguk mereka bertiga pergi dari kantin menuju kelas.
Andrea dkk merencanakan sesuatu untuk menyingkirkan orang-orang yang berada di dekat Arion terutama Kaila!
Arion dkk berada di ruang pribadi, karna sebentar lagi pulang sekolah mereka memutuskan untuk bolos pelajaran dan memilih berada di ruangan ini .
"Kesel banget gue!!" gumam Feli
"Sutt, sudah jangan marah-marah nanti kepalanya meledak"Wilasa seraya menenangkan Feli di selingi ejekan
"Kalo Kaila tau Lo d peluk Andrea bisa-bisa Kaila gak bakal meluk Lo atau mungkin hubungan Lo sama Kaila gak di lanjutin " ucapan El membuat Arion terkesiap
"Becanda Lo jelek banget El, tuh liat muka nya pucet kan kek vampir kehausan" Ares ikut menimpali ejekan El sontak semua langsung tertawa saat melihat wajah Arion panik.
"Mabar gak!" Arion mengalihkan pembicaraan mereka
"Yahhh kan mengalihkan pembicaraan gak asik" goda Ares lagi
"shut up res !!" sekarang Arion sedikit kesal
"kalem boys" ucap Ares
mereka menghabiskan sisa waktu jam pelajaran di ruang pribadi setelah jam pulang sekolah mereka memutuskan untuk menjenguk Kaila walau Arthur tak ikut karna ada kesibukan.
Skip Mansion Keluarga Nelson,
"Kailaaaaa main yukk" teriak El setelah mengucapkan salam
"El jangan teriak-teriak, telinga Mommy bisa pecah" teriak Mommy Kaila yang berada di ruang tengah
"Eh Mommy, Kaila mana?" Mommy Kaila pun hanya mengarahkan jari telunjuk ke arah atas menandakan kalau Kaila berada di kamarnya.
"permisi Tante" sapa mereka yang baru masuk ke dalam,
"Eh ada kalian sini duduk " ucap sang Mommy
"Mba, siapin cemilan buat teman-teman nya Kaila juga minumnya" pinta sang Mommy ke maid,
"mom, El ijin panggil Kaila ke atas ya?" sang mommy mengangguk
"Arion kenapa ko pucet mukanya?"
__ADS_1
"Ini Tante lagi mode takut" bukan Arion menjawab tetapi Ares
"takut kenapa? di sini gak ada hewan buas perasaan"
"jadi gini Tante " baru berucap Seperti itu Ares sudah mendapati Bogeman di bahu nya
"Maaf Tante Ares suka ngadi-ngadi soalnya jangan di dengerin Tante" barulah Arion berucap
"Tante, mami nya Feli mau ngajak minum teh bareng di rumah, kalo Tante gak sibuk" menyampaikan pesan sang mami saat tau kalau dirinya akan kerumah Kaila
"benarkah? bisa ayo kapan Tante juga bosan di rumah terus"
"lusa gimana Tante?"
"Atur aja nak, nanti Tante minta om anterin kerumah kamu" Feli mengangguk senang,
Tak lama Kaila , Elvano dan Athifa tiba di ruang tengah ikut bergabung dengan mereka semua tak lama juga cemilan yang di minta sang Mommy sudah siap .
"mommy tinggal ke atas ya?" mereka mengangguk, sang mommy kembali ke kamar di bantu perawat mendorong kursi roda.
Tak berselang lama mereka langsung berbicara layaknya anak muda yang sedang berkumpul pastinya gibah:)
"kai Lo pasti udah tau deh, nih liat anjim banget gak untung bonyok sama manager gue gak tu bisa berabe gue" adu Feli
"ko bisa Lo berantem sama titisan dakjal sih fel"
"dayang nya mak lampir si Kirana ntah kesambet apa atau gue yang baru tau dia rangkul Wilasa kecentilan banget kan!!" bersemangat menghibahkan titisan Mak lampir
"Ck, bisa gitu ya" sambil nyemil Kaila mendengarkan cerita Feli
"oh ya tadi juga di kantin" belum sempat Feli menyelesaikan ucapannya Arion berdehem seraya melotot ke arah Feli
"Apaan mata Lo mau keluar tuhh!" ejek Feli sontak Kaila langsung memperhatikan Arion yang berada di samping nya
"kenapa Liatin Feli gitu?" tanya kaila
"gapapa sayang, nih aaa lanjut makan nanti di habisin El" menyuapi cemilan ke mulut kaila
"lanjut fel cerita" ucap Kaila
"tadi di kantin para dakjal itu ya kai ngerusuh kita-kita makan , trus juga Lo tau gak nih si ini ni" mengarahkan telunjuknya ke arah Arion.
para cowo yang sedari tadi fokus ke handphone seketika langsung fokus ke arah Arion , sedangkan yang di tunjuk sudah keringat dingin takut dengan apa yang akan terjadi.
"Sayang temenin aku ke dapur yuk katanya tadi malam kamu beli ice cream" Kaila menatap Arion curiga namun menuruti permintaan sang kekasih keduanya langsung menuju dapur.
"Sayang aku mau cerita" ucap Arion , lebih baik dirinya jujur biarlah kaila marah dari pada Kaila tau dari orang lain.
__ADS_1
...✨ jangan lupa like dan vote 🔫✨...