
"King"
"Ada apa?"
"Biar saya yang jagain baby boy, King istirahat saja"
"Vin panggil nama aja gue agak gak nyaman" Kevin mengangguk,
"Lo istirahat aja gue gapapa selow" ucap Arion lagi , Kevin mengangguk.
di perjalanan menuju negara H mereka semua beristirahat kecuali pilot dan pramugari , Arion pun tertidur seraya memeluk baby boy .
transit di negara E Pukul 05.33 subuh,
Orang tua kaila dan Abang juga adiknya sudah berada di bandara 1 jam lebih dulu di negara E,
Kaila ,Arion dan anak-anak turun dari pesawat menuju ruang tunggu di mana Keluarga kaila sudah berada di sana.
Skip ruang tunggu,
sesampainya di ruang tunggu Kaila langsung memeluk sang Daddy seraya menangis walau grandpa nya hanya sakit tetap saja membuat hati Kaila sakit apalagi dirinya baru tau sekarang saat sudah bisa di bilang parah.
"Stttt,, nanti anak-anak ikut nangis" ucap Tuan Nelson sambil menenangkan sang Putri,
"Grandpa pasti sembuh" ucap Wiliam agar adiknya ini tenang,
Rasa sayang Kaila ke grandpa dan grandma nya benar-benar tulus walau itu bukan dari Daddy maupun mommy nya tapi kaila dan abang-abang nya maupun Athifa sangat dekat dan sudah mereka anggap grandpa dan grandma nya kandung.
"Jangan nangis cengeng banget si" Kaivan mencoba memancing perkara agar sang adik tidak terlalu sedih.
"Bacot iih sana" usir Kaila terpancing
"Sudah sudah ayo makan biar nanti lanjut lagi" titah sang Mommy,
mereka menuju restoran yang ada di bandara tadi sekertaris Wiliam sudah memesankan tempat untuk keluarga Nelson dan orang-orang yang di bawa mereka.
Skip restoran,
"Nama kamu siapa?" tanya Athifa ke Davian , Davian menatap Arion dan Kaila bergantian.
"Dia aunty atau tante kamu sayang" ucap Arion membuat Davian mengangguk.
__ADS_1
"Nama aku Davian Tante" ucap Davian,
"Huaa Tifa di panggil Tante masih muda" Athifa menoleh ke arah kedua orang tuanya seraya berucap.
Davian hanya celingak-celinguk heran apakah dirinya salah? pikirnya atau kenapa ada apa dengan situasi ini, Namun hanya sampai di situ saja dirinya menghampiri adik laki-laki itu dan perempuan nya yang sedang duduk bermain.
Skip perjalanan menuju negara H,
Kedua pesawat pribadi itu bergantian berangkat, orang-orang yang berada di bandara menatap takjub dengan keluarga Nelson saat mereka melewati pintu untuk ke pesawat tadi.
Kaila yang menggendong baby boy di samping Arion dan anak-anak mereka berjalan bersama di depan seperti keluarga kecil yang sangat bahagia.
Di pesawat Kaila bertambah satu orang yaitu Wiliam, entah kenapa Wiliam ikut ke dalam pesawat milik Kaila namun kaila tak memperdulikan yang penting mereka tiba dengan selamat dan bertemu dengan grandpa dan grandma.
Arion berada di kamar untuk tidur, dirinya sangat ngantuk dan badannya sakit semua tapi walau begitu dia tidak menceritakan ke Kaila takut nanti Kaila merasa bersalah atau membuat dirinya tak enak.
...My Albert (calling)...
"Halo kak?"
^^^"gimana keadaan grandpa?"^^^
^^^"Separah itu kah? apa kita harus bawa ke rumah sakit luar negeri?"^^^
"Rumah sakit di negara H adalah
yang terbaik ka, hanya saja usia
grandpa dan faktor
lainnya membuat kondisi semakin
parah"
^^^"benar juga, kami akan segera tiba"^^^
"hati-hati di jalan ka"
...Panggilan berakhir...
"Gue mau gendong boy" pinta Wiliam, Kaila langsung memberikan baby boy ke Wiliam.
__ADS_1
"Awas Lo cubit anak gue, gue giling lo" mata Wiliam melotot begitupun Kevin yang terkejut dengan ucapan Kaila untung saja tak ada anak-anak di sini mereka berada di kamar bersama Arion ,
"Ga sopan kai, gue Abang Lo mau gua sobek tu mulut?"
"ko nyolot si"
"ko bacot "
"Kenapa gue bisa di tengah keributan mereka tuhan" batin Kevin,
"Ngajak gelud Lo hah!!!"
"Akhlak Lo mana!"
"Ada nih"
"Kirain ga ada"
"Nyenyenyenyenye"
Perdebatan kakak beradik itu sangat mengesalkan bukan tak ada yang ingin mengalah, Pramugari menyiapkan cemilan untuk kaila karna dirinya tiba-tiba saja lapar.
"Berapa jam lagi?" tanya Kaila ke Kevin
"Sekitar 5jam lebih Queen"
"istirahat Vin, gue tau Lo cape"
"Baik Queen"
Kaila dan Wiliam sedang bermain catur, baby boy yang berada di gendongan Wiliam pun ikut bermain walau hanya bangun dan diam saja setidaknya ikut jadi penonton.
"Kalo gue menang Lo harus turuti permintaan gue, sebaliknya"
"Ok" ucap Wiliam
mereka bermain dengan sengit tak ada yang ingin mengalah, entah kenapa sifat random keduanya yang kadang tidak cocok tiba-tiba jadi cocok/akur .
"Mommy" Panggil anak laki-laki Kaila
...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE 🖤...
__ADS_1