Kesayangan Tuan Muda Mafia

Kesayangan Tuan Muda Mafia
Bab 41


__ADS_3

"Ayo cek cctv itu" ucap Wilasa


mereka pun langsung berlari ke loby hotel itu.


"Diaman ruang cctv?" tanya Ares kepada resepsionis


"Ada yang bisa saya bantu tuan? kami tidak bisa sembarangan memberitahu anda" sopan resepsionis itu


"Aku perlu menemui manager mu secepatnya Atau hotel ini akan ku buat bangkrut" kesal Arion


"Tidak bisa seperti itu tuan anda harus memberitahu keluhan anda"


"Oh my!!!! kalau sampai terjadi apaΒ² kepada wanita ku kalian yang bertanggung jawab!!!" dengan nada mengancam tatapan yang mengintimidasi Arion benar-benar ingin membunuh orang saat ini.


Manager hotel itu pun tiba bersamaan dengan Luke anak buah Arion.


"Tuan" sapa Luke


"Perintah semua anak Buah dan periksa setiap ruangan di hotel ini segera temukan istri ku!!!" ucap Arion sambil mengambil ponsel nya


"Tuan Arion" sapa manager hotel "Ada yang bisa saya bantu tuan?"


"Res periksa cctv" perintah Arion "Wil bawa Feli istirahat ke ruangan ini" ucap Arion sambil melempar kartu untuk membuka kamar.


"Dan kau" tunjuk Arion ke manager hotel "periksa semua daftar tamu cari kamar yang atas nama Andrea maupun keluarganya! dan ingat kalau istri ku kenapa-kenapa kalian yang bertanggung jawab" ucap Arion


Arion menghampiri Luke yang membawa koper kecil di tangannya yang berisikan pistol dan beberapa senjata tajam lainnya.


"Buka" perintah Arion


dengan cepat luke membuka koper itu, Arion mengambil pistol dan pisau miliknya yang berada dalam koper itu.


"Tuan Arion ketemu lantai 5 kamar nomor 3142 kamar biasa yang di pesan nona Andrea" ucap manager itu sambil ketakutan


tanpa menjawab Arion dan beberapa anak buah nya menuju lantai 5.


sedangkan saat ini Kaila di dalam ruangan itu mulai tersadar dengan cepat dari bius.


"Kalian silahkan menikmati tubuh wanita ****** ini dan jangan lupa mendokumentasikan nya" ucap Andrea


"Baik bos" ucap keempat pria itu


"Sialan tubuhku sangat lemah" batin Kaila


Andrea meninggalkan kamar tersebut, keempat pria itu menghampiri Kaila.


"Bagaimana kita menikmati nya?" tanya salah satu pria


"Brengsek liat saja kalian berani macam-macam denganku" ucap Kaila sambil mencoba melepaskan kedua tangannya yang terikat di pagar ranjang


"Hohoho kau sangat manis"


"Ayo kita nikmati"


ucap para pria itu. salah satu pria itu merobek gaun kaila di bagian atas .


"Lepaskan aku brengsek!!"


"Jangan coba-coba macam-macam"

__ADS_1


"tolongg"


Kaila mencoba memberontak tetapi reaksi obat perangsang yang di berikan Andrea mulai bereaksi kembali.


saat salah satu pria itu hendak melepaskan Gaun Kaila bunyi tembakan dari arah pintu terdengar mereka semua langsung menghadap ke arah suara terdengar.


anak buah Arion membuka pintu yang baru saja di tembak Arion. terlihat jelas wajah Arion yang memancarkan aura kemarahan.


keempat anak buah Andrea itu langsung menghadang anak buah Arion. dengan langkah besar Arion berjalan menghampiri Kaila.


"Sangat bodoh cek in dengan nama sendiri" ucap Ares yang saat ini melihat daftar tamu.


Arion dengan cepat melepaskan tali yang mengikat tangan kaila lalu memberikan jas untuk menutupi dada kaila .


Kaila langsung memeluk tubuh Arion "Aku takut" ucap Kaila sambil mengeratkan pelukannya


"maafkan aku terlambat sayang" ucap Arion sambil membalas pelukan Kaila


anak buah Andrea kewalahan menghadapi anak buah Arion.


"Bawa mereka ke markas" perintah Luke


Arion menggendong kaila menuju kamar khusus yang di pesannya.


"Luke Kurung mereka di markas utama besok aku yang akan membereskan nya sendiri" perintah Arion


Arion menuju kamar lain yang di pesannya.


setiba di kamar itu,


"Gerahh" ucap Kaila "ini sangat panas aku sudha tak kuat menahannya" rintih Kaila sambil melepaskan jas milik Arion


Arion tercengang melihat kaila yang merintih, "what's up? what's going on? " tanya Arion yang mulai panik


"Heyy jangan seperti ini" ucap Arion melepaskan ciuman mereka. Arion langusng menggendong kaila ke kamar mandi merendamkan Kaila.


"Kurang ajar beraninya memberikan obat ke wanita ku!" gerutu Arion


Arion menghubungi Luke


"Buat perusahaan milik walikota itu bangkrut" titah Arion ke pada Luke


Belum sempat luke menjawab Arion mematikan panggilan.


beberapa menit Kaila di rendam Arion di dalam bak mandi itu lalu Arion mengangkat tubuh kaila dan membawanya ke ranjang,


"Maaf" lirih Kaila


"Kenapa minta maaf?"


"Mereka melihat tubuhku" Kaila pun tak dapat menahan tangisnya


"Sudah sayang besok akan aku habisi mereka,jadi jangan menyalahkan dirimu okey?"


"Mereka menyentuh merusak gaun ku mereka hampir memperkosa ku" tangis kaila peceh


"sttttt, aku akan membalasnya untuk mu sekarang pakai hoddie ini dulu dan kita akan mengobati luka mu ya" ucap Arion sambil memberikan hoddie miliknya.


Kaila mengangguk saja. sangat marah saat ini yang di rasakan Kaila, liat saja besok dia akan menguliti keempat pria itu tanpa ampun.

__ADS_1


setelah mengobati luka Kaila, Arion memesan makanan untuk nya dan Kaila. beberapa menit kemudian pesanan mereka sudah siap mereka makan.


di aula pesta Andrea.


Andrea menghampiri Ares yang nampak sedang berbicara kepada teman sekelasnya.


"Res dimana Kaila dengan yang lain?" tanya Andrea dengan polos


"Hoho kau bertanya padaku? kau yang merencanakan semuanya dengan polosnya kau tidak tau" ejek Ares


"ada apa res" tanya salah satu teman sekelasnya yang bingung dengan ucapan Ares


"Apa maksudmu res?" tanya Andrea dengan tampang bingung dan polos


"Ck, pikirkan saja bagaimana keadaan mu besok" ucap Ares sambil pergi meninggalkan mereka.


"Brengsek kau res" umpat Andrea dalam hati


Pukul 11.23 tengah malam pestanya selesai.


Arion dan Kaila tertidur nampak Kaila memeluk erat Arion.


Saat ini mereka semua kembali ke rumah kecuali keluarga Andrea yang masih berada di hotel.


sedangkan Wilasa dan Ares mengantarkan Feli pulang kerumahnya. dan Arion juga kaila menginap di hotel.


bad night pun terlewatkan dengan penuh kesabaran dan kekesalan.


Ayah Andrea nampak terkejut setelah asistennya memberitahu bahwa perusahaan nya dalam masa di ambang kebangkrutan.


"Apa!! bagaimana ini bisa terjadi?" ucap ayah Andrea


"Saham perusahaan kita turun drastis tuan dan kita akan bangkrut"


Andrea yang mendengar itu pun langsung terkejut bagaimana ini bisa terjadi pikirnya. apakah Arion mengetahui kalau dia yang menjebak Kaila atau sebaliknya.


Ayah Andrea mendapatkan panggilan dari seseorang tak di kenal. Luke menghubungi ayah Andrea sesuai perintah Arion memberitahu bahwa kebangkrutan yang mereka alami ulah putri tersayang nya.


"Anak kurang ajar!!" Tuan Lovata ayah Andrea menampar pipi Andrea


"Apa salah ku ayah" tanya Andrea sambil memegangi pipinya


"Kau penyebab perusahaan bangkrut!! siapa yang kau ganggu hah!!" tuan Lovata sambil memegangi dadanya yang sangat sesak


"apa maksud ayah aku tak pernah menggaggu orang" ucap Andrea sambil terisak.


Tuan Lovata dan asisten nya meninggalkan Kaila menuju ke perusahaan.


"Brengsek ini pasti Kaila! lihat saja kau!!" gerutu Andrea


Sedangkan di kamar Arion dan Kaila baru terbangun pukul 07.23 pagi menjelang siang.


mereka sudah bersiap untuk sarapan pagi. setelah sarapan mereka akan ke markas Kaila tak ingin kerumah sakit saat Arion mengajaknya untuk memeriksa Luka di telapak tangannya bekas pisau yang di todongkan anak buah Andrea ke arahnya.


Halo Kakak-kakak β€οΈπŸ™


Maaf kalau ada salah kataπŸ™ semoga Kakak-kakak suka dengan karya pertama aku maaf juga kadang sering telat upload πŸ™πŸ™πŸ˜­.


Mohon dukungan nya dengan cara apapun mau itu vote poin/like πŸ™

__ADS_1


jangan lupa di favorit kan ka agar tau kalau kita update πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™β€οΈβ€οΈ


Terimakasih β€οΈπŸ™


__ADS_2