Kesayangan Tuan Muda Mafia

Kesayangan Tuan Muda Mafia
Bab 68


__ADS_3

Bell pulang sekolah sudah berbunyi, mereka sudah pulang sedari tadi kecuali Kaila dan Arion, Kaila mengajaknya pulang setelah sekolah sepi karna kaila takut emosinya tak bisa di tangannya lagi.


Diperjalanan pulang kaila meminta Aron mengantarkan nya pulang ke apartemen. Kaila memilih tinggal di apartemen nya karna dia bisa sesuka hati melakukan apapun, sebenarnya di rumah Arion pun dia bisa melakukan apapun tapi kaila tak enak mengingat dia hanya tamu.


Mereka menuju apartemen masing-masing, mendengar Kaila ingin tinggal di apartemen nya ,Arion memutuskan untuk kembali ke apartemen nya juga yang berdampingan dengan milik Kaila.


"Masuk lah kai, istirahat jangan pikirkan apapun" sambil mengelus rambut kaila "Kai kalau perlu sesuatu bilang okey? maaf aku tak dapat melindungi mu kemarin"


"tentu, ada apa dengan mu Vian? apa ada yang salah?"


Arion memeluk Kaila "Maaf membuat mu terluka, Jangan gegabah pelakunya akan aku temukan jadi jangan melakukan apapun tunggu aku menemukannya terserh mau kamu apakan"


"Hehe Aku sudah baik-baik saja sayang tenang lah, dan aku akan menunggu kamu menemukan pelakunya" Kaila membalas pelukan Arion


"Masuklah, Oh ya aku nanti malam akan ke markas jadi jangan kemana-mana okey?"


"Baiklah"


setelah itu Kaila masuk, Arion menuju apartemen nya untuk beristirahat sebentar lalu pergi ke markas. saat di sekolah tadi Luke menghubungi nya dan menemukan beberapa petunjuk dari cctv lalulintas depan sekolah.


-Di tempat lain


Andrea sangat kesal sedari Kaila melabraknya di depan teman sekelasnya, apalagi Arion membantu Kaila.


"Apa yang akan Lo rencanakan kali ini Dre?" jova


"Menurut Lo pada ? "


"Menurut gue ya, sebaiknya Lo tunggu suasana tenang dulu. apa lagi tadi siang Kaila labrak Lo" Kirana


"maksud Lo apa Na?"


"**** banget! Maksud gue, kalo Lo buat kaila dalam masalah lagi sekarang sudah pasti ketahuan"


"Kenapa bisa?" tanya Andrea dan jova


"Kan Lo yang nyari masalah duluan di mall geblek, ya pasti Kaila tau lah Lo yang berulah"


"Tumben Lo bisa mikir" ejek jova


"Yasudah nurut kata Lo deh" ucap Andrea


- Apartemen


Arion sudah mengabari Kaila kalau dia kemarkas dan meminta Kaila jangan kemana-mana tetap di apartemen istirahat,


Tiba di markas, Arion langsung masuk ke dalam ruangan khusus nya di susul Luke,


Raut wajah serius Arion membuat anak buah nya ketakutan, takut dalam artian salah kata dan membuat Arion marah.


Luke menyerahkan beberapa lembaran dan juga flashdisk kepada Arion.


"Laki-laki?"


"Iya bos, Tidak terlalu jelas tapi itu laki-laki"


"Temukan segera!"


"baik bos"


Luke keluar dari ruangan Arion,


Arion berjalan keluar dari ruangannya menuju mobilnya, Arion berniat untuk ke bar namun tidak jadi dan sekarang dalam perjalanan menuju restoran bintang lima untuk menikmati wine dan menyendiri.


Memikirkan kesalahan nya yang tak dapat melindungi Kaila, baru tiba di restoran malah bertemu Wilasa dan Feli yang sedang berkencan.


"Ngapain Lo?" tanya Wilasa saat tak sengaja bertemu Arion , Arion memilih diam tak meladeni bacotan Wilasa dan meninggalkan keduanya.


"Arion kenapa?"


"I don't know, maybe there is a problem "

__ADS_1


"Oh ya Arion sendirian! jangan-jangan"


"Maksud kamu selingkuh?"


Feli mengangguk


"hahaha tidak mungkin Arion si gunung es selingkuh"


"Kita kan gak tau"


sampai mereka tiba di meja mereka baru mereka berhenti membicarakan Arion. sedangkan Arion di ruangan VIP, tidak tau apa yang salah dengan otak Arion memilih ruang VIP untuk makan sendiri menghabiskan banyak uang.


Drttt


Drttt


Drttt


"Hmm" jawab Arion


"Lo dimana? Gue butuh Lo di lapangan ada yang sengaja menggelapkan narkotika di dalam senjata yang kita kirimkan, dan mereka mencoba mengacau sekarang mereka sedang mengepung anak buah kita" ucap Ares , karna hukuman yang diberikan oleh ka Thania membuat musuh dengan mudah memanipulasi dan masuk kedalam area pertukaran dengan gampang.


tugas Ares di markas mengawasi anak buahnya bertukar barang ,langsung turun tangan mengawasi karna takut terjadi hal-hal yang merepotkan contohnya saat ini.


"OH Shitt !! Lo dimana?" Arion langsung berjalan dengan cepat keluar dari ruangan vip


"gue sedang bersembunyi di perahu orang, pelabuhan flower"


"Okey tunggu gue! Tetap sembunyi sampai gue datang" titah Arion


Saat Ares hendak membantu anak buahnya , salah satu anak buahnya yang lain meminta Ares pergi. Ntah kenapa Ares mengikuti instruksi anak buahnya dan menghubungi Arion .


"Bos macam apa gue !!!! ninggalin anak buahnya berjuang sediri gblk banget sih!!!" gumamnya sambil tetap bersembunyi di salah satu perahu


Arion yang berjalan terburu-buru tak menyadari bahwa Wilasa menatapnya saat turun dari lantai khusus VIP,


"Feli tunggu sebentar, aku ketempat Arion dulu"


Wilasa menahan tangan Arion ,Arion langsung menepisnya.


"Lo kenapa sih?! ada masalah cerita! jangan kek gini"


"Gue gak ada waktu!"


"Jangan ****** !!"


"Lo yang jangan ******! Lo baca pesan dari Ares gak anjg! " Arion berjalan meninggalkan Wilasa dengan cepat.


Wilasa yang mendengar ucapan Arion langsung berlari kemejanya dan mengecek ponselnya.


tujuh panggilan tak terjawab Naresh


"Woy"


"woy"


"Anjing"


"Bantu woy!! Gagal "


"Kita di kepung"


"pelabuhan flower"


"Anjing pada kemana Lo pada!!!!"


"@Arion @wilasa "


"Ah shit!!!"


Pesan dari grub mereka bertiga dan pemberitahuan panggilan tak terjawab dari Ares, karna Wilasa tak dapat dihubungi dengan terpaksa Ares menghubungi Arion, Ares tau kalau sahabatnya saat ini sedang menenangkan Kaila.

__ADS_1


"Oh Bajing*n" gerutu Wilasa yang masih berdiri di samping meja dengan Feli yang bingung apa yang terjadi dengan kekasihnya.


"Ada apa?"


"Sayang maafkan aku, aku ada urusan penting bisakah kamu pulang sendiri?"


"Tidak apa-apa,kerjakan dulu aku akan meminta supirku menjemput"


"Maaf sayang aku janji kita akan kencan dengan baik, aku berangkat dulu"


Wilasa berlari meninggalkan Feli, sampai di parkiran dia langsung melajukan mobilnya untuk segera sampai di pelabuhan dengan cepat.


sedangkan Arion sudah hampir tiba, saat tiba di parkiran dia menghubungi Luke untuk menyusulnya dengan cepat dan membawa anak buahnya yang berada di markas BigBos.


Tiba di pelabuhan, Arion langsung mencari keberadaan Ares yang utama karna Arion tak tau dimana lokasi pertukaran nya.


Arion mencari di setiap perahu karna banyak perahu tak hanya satu membuatnya bingung. ponsel Ares tak dapat dihubungi, dan saking paniknya Arion tak terpikirkan untuk mencari melalui GPS terakhir keberadaan Ares.


Wilasa pun tiba bersamaan dengan Luke juga anak buah BigBos,


"Luke, Dimana Arion?"


"Gak tau, Ayo cari tadi Arion bilang kalau Ares berada di perahu nelayan"


"Cari Arion dan Ares segera temukan!! dan ingat tetap waspada musuh tak jauh dari sini"


Arion memanggil nama Ares setiap melewati di dekat perahu, sampai Arion panik tak kunjung menemukan adiknya itu, yang tadinya memanggil dengan suara pelan Arion pun berteriak ,.


"NARESHHHHH!!! " Teriakan Arion


teriakan Arion membuat musuh mendengar langsung mencari sumber suara.


Ares mendengar lalu keluar pelan-pelan dari perahu, namun tak ada Arion melainkan Wilasa dan anak buah BigBos.


"Syukurlah Lo baik-baik saja" Wilasa langsung memeluk Ares "Oh ya Lo dengar Arion teriak kan?"


"Arion mana?"


Dorrr


Dorrr


terdengar dua tembakan dari arah Utara tak jauh dari tempat Ares dan Wilasa berdiri.


"Anjg! Arion sendirian ayo!!" Ares dan Wilasa berlari lebih dulu di ikuti anak buah BigBos


Arion yang masih asik mencari setelah berteriak tak menyadari kalau musuh juga mendengarkan teriakannya itu , saat sedang mencari, musuh menembak Arion namun saat suara pelatuk di tarik Arion menyadari dan sempat menghindar tapi tetap saja tembakan kedua mengenai lengannya.


Mereka hendak menembak Arion lagi dengan cepat Arion bersembunyi di balik perahu.


"Shit! " saat Arion melepaskan genggaman nya dari lengannya


Dorr


Dorr


Dorr


Dorr


Anak buah Arion langsung menembaki musuh dengan cepat, semua anggota musuh itu langsung tumbang kalah jumlah. mereka hanya sepuluh orang sisanya sedang bertarung tak jauh dari pelabuhan.


sepuluh orang itu baru tiba dan hendak menuju tempat pertukaran mendengar teriakkan pun langsung memeriksa. sedangkan anak buah Arion hampir dua puluh orang lebih.


Saat mereka asik saling tembak tadi Ares, Wiliam ,dan Luke mencari Arion.


...Maaf bikin nunggu:) ...


jangan lupa like, komen, dan favorit kan❤️❤️


juga jangan lupa vote poin/koin hehe

__ADS_1


__ADS_2