Kesayangan Tuan Muda Mafia

Kesayangan Tuan Muda Mafia
Bab 152


__ADS_3

jova sudah berada di meja makan bersama papah dan mamah nya.


"Kamu ada masalah apa sayang sampai gini? cerita ke mamah ya?" tanya sang mamah namun jova hanya menjawab singkat


"Gapapa"


"gak usah di pikirin, ini bukan salah kamu sayang, apa mau kita pindah dari sini ke negara lain?" jova langsung menatap sang mamah


"emang papah mau?" tanya jova


"tentu, asal kamu gak kaya gini lagi. papah sedih liatnya, kalau ada apa-apa cerita"


Jova menimbang-nimbang apakah dia harus bercerita semuanya ke kedua orang tua nya.


"berikan jova waktu, jova akan cerita semuanya" kedua orang tua nya langsung tersenyum mendengar ucapan jova yang ingin terbuka dengan mereka.


"Tentu sayang" ucap sang mamah


"Sekarang ayo makan"


mereka makan bersama, jova pun mulai bersemangat lagi yang awalnya malas untuk melakukan apapun atau tidak merespon orang sekitar sekarang sudah kembali seperti biasa lagi,


Sekarang pukul 4 sore,


Di markas BD Kaila masih terlelap tidur, tapi tiba-tiba terdengar bunyi gaduh di luar entah apa dia pun terbangun.


dorrrr


dorrr


terdengar dua tembakan dari luar sangat jelas di pendengaran siapapun, Kevin langsung menggedor-gedor pintu ruangan Kaila. Kaila yang masih setengah sadar pun terkejut yang mana memicu keadaan Kaila jadi panik attack.


"QUEEN BANGUN QUEEN"


"QUEEN KITA DI SERANG"


"QUEEN"


Dorrrr


Dorrrr


"ADA APA?" Kaila mencoba untuk mengontrol dirinya sambil membuka pintu ,


Arion yang berada di rumah sedang tertidur bersama baby boy mendapat telpon spam dari anak buah nya juga Luke pun terbangun karna mengganggu.


......Luke (calling)......


"Markas kaila di serang"


^^^"APAA!!" ^^^


teriakan Arion membuat bayi kecil itu terkejut dan langsung menangis keras.


^^^"Lindungi Kaila"^^^


"Baik"


...panggilan berakhir...


Wiliam,Kaivan, El dan Al yang langsung mendapat pesan emergency state dari anak buah mereka masing-masing, mereka yang awalnya sibuk langsung meninggalkan pekerjaan mereka,


Apalagi mereka di beritahu kalau Kaila berada di markas, Daddy mereka pun yang sedang berada di rumah ikut gelisah tapi dirinya percaya dengan kehebatan anak-anak nya.


Di markas BD,


Ada kisaran lebih 100 orang entah itu dari mafia mana yang menyerang markas cabang mereka, Kaila mencoba menenangkan dirinya agar panik attack nya segera mereda.


Abang, sahabat dan kekasih nya berulang kali menghubungi juga mengirimkan pesan hanya bisa dia abaikan.


"Queen baik-baik saja?"


"Queen tenang saja kita bisa menghadapi mereka"


"Queen maafkan saya yang membuat anda terkejut"

__ADS_1


"Brisik Vin! ambilin minum gue!" kesal Kaila


Kevin langsung mengambil kan minuman untuk kaila, selang beberapa menit panik Kaila mulai mereda, keadaan di luar markas sangat tidak baik,


"MANA BOS LO! SURUH DIA KELUAR!!"


"KALAU DIA TIDAK KELUAR, BAKAL GUE RATAIN NI MARKAS KECIL!!"


"DENGER GAK WOY!!"


Kaila berjalan menuju lemari yang berada di ruangannya.





"Berapa orang?" tanya Kaila , seraya bersiap memilih senjata yang akan di gunakan nya


"Seratus lebih perkiraan Queen"


"Dari mafia mana?"


"Masih belum di ketahui" Kaila mengangguk


"Ayo!"




"Queen tidak perlu turun tangan, saya membangunkan Queen untuk bisa pergi dari sini" kaila mengerutkan keningnya,


"Mata Lo mau lepas dari tempatnya?"


"kalo gak mau ya jangan bacot"


Kevin pun hanya bisa mengikuti Kaila dari belakang, tiba-tiba ada dua anak Buah yang tak di kenal mengendap-endap Kaila yang sedang memegang samurai nya hampir saja menebas kepala salah satu orang itu kalau saja mereka tidak menyebut nama Arion.


"APA ARION ARION LO! MAU MATI HAH?"


"kami di perintahkan untuk mengawal anda, Bos Arion yang memerintah kami dan kami langsung di perintahkan untuk menjaga Anda"


"Oh" Kaila hanya ber oh ria


"Kalau begitu, kalian ikut gue" Kaila menyeringai namun detik itu juga mata Kiri Kaila berubah warna.



aura yang berada di situ menjadi lebih menegangkan, Kevin yang mengetahui itu memilih untuk memberikan jarak beberapa langkah dari kaila,


di depan markas, beberapa mayat sudah berserakan. para orang-orang musuh pun berdatangan terus menerus seperti ini sudah di rencana kan sebelumnya.


"QUEEN" Kaila berjalan melewati mereka, tembakan demi tembakan dari anak buahnya maupun musuh saling bersahutan.


El yang baru saja tiba melalui jalan tikus berlari mencari keberadaan Kaila, dan bodohnya El melihat kaila berada di antara anak buah mereka sambil memperhatikan keadaan di depan.


karna posisi El dan Al cukup jauh dari Kaila, mereka masih mengambil senjata mereka di jok belakang seraya memperhatikan kaila, sedetik kemudian kaila berdiri dan menampilkan seringai yang mana membuat orang-orang di dekat nya merinding melihatnya.


"show time" gumam nya tanpa bersuara namun dapat di mengerti orang-orang.


Anak buah BB menerima panggilan dari Arion melalui video call, Arion tak bisa menuju ke sana karna sedang menjaga baby boy karna tadi kedua orang tua kaila berpesan mereka hendak istirahat.


Kaila berjalan di ikut anak buah BD dan Kevin seraya menembaki para musuh, suara tembakan saling bersahutan.


beberapa saat Wiliam dan Kaivan datang dengan pakaian rapi karna mereka tadi sedang berada di ruang rapat bersama petinggi menggantikan sang Daddy.


Kaila membabi buta menembaki setiap musuh, anak buahnya berjatuhan karna mengawal Kaila walau begitu itu hanya Beberapa dan bisa di hitung kecuali anak buah musuh.


Wiliam mengambil senjata anak buahnya dan langsung maju menyusul Kaila begitupun Kaivan dan El, sedangkan Al sedang mengamankan sistem dan mencari keberadaan bos nya bersama anak buahnya,


"KAMU MUNDUR!" titah Wiliam ke Kaila


"Ah Abang datang ya" ucap kalia

__ADS_1


"Kalia Abang minta kamu mundur!" Pinta Kaivan


"dimana bosnya?" tanya El ke Al


"masih belum" ucap Al


Mereka hanya bersembilan dengan dua anak buah Arion tadi, awalnya salah satu anak buahnya Arion sedang melakukan video call dengan Arion namun di perintahkan Kaila untuk mengikuti dirinya maju kedepan, Ponselnya pun langsung di masukkan nya ke dalam saku.


"LO ADA NYARI RIBUT KE SIAPA AJA SI HAH! TIAP SAAT ADA AJA MASALAH YANG DATANG" tanya El seraya bersembunyi di sela-sela Tiang begitu pun yang lain.


"Gak ada" ucap Kaila


"Trus ini apa anj!"


"Mungkin mereka aja yang bosan hidup" tutur Kaila


"GILA" El memilih berpisah arah dari Kaila,


Dorr


dorrr


srakkkkk


trangggg


Crasssss


Crassssssss


Brugggg


Brugg


"POSISI BIASA" titah Wiliam


Kaila dan Kaivan langsung menuju posisi yang di ucapkan Wiliam yang mana, Wiliam berada di tengah dan Kaivan juga Kaila berada di kiri dan kanan punggung mereka saling bertubrukan.


"LO LO LO SUSUL EL" titah Kaila ke anak buah BB dan anak buahnya berserta Kevin


"Ada tiga mobil berwarna hitam tak jauh dari markas" ucap Al di alat komunikasi


"Van Lo pergi bawa beberapa anak buah" perintah Kaila


"No! jangan , Kaila yang berangkat ke sana." pinta Kaila


"Gila! gak jangan gue aja" ucap Kaivan


"KAILA AJA!"


sempat-sempatnya mereka berdebat di tengah suasana menegangkan,


"Al siapkan para sniper kita" titah Kaila


"Al jangan!" cegah Wiliam dan Kaivan


"PERINTAH QUEEN MUTLAK AL" Ucap Kaila


"PERINTAH KING JUGA MUTLAK KAILA!" tegas Wiliam


"PERINTAH KING MUTLAK KETIKA BERADA DI NEGARA B INGAT ITU BANG! KETIKA DI NEGARA A? PERINTAH QUEEN YANG MUTLAK!!" Wiliam mendengar ucapan Kaila langsung kesal


Sedangkan Kaila sendiri sudah berada jauh dari jangkauan kedua King itu,


Kaila berlari menuju parkiran belakang yang mana cukup juah dari tempat nya Sekarang, di parkiran terdapat mobil El dan yang lainnya karna parkiran itu menembus jalan tikus.


sesampainya di parkiran kaila langsung menaruh semua senjata miliknya di kursi penumpang,


"Beri gue data spesifik lokasi mereka"


"don't be stupid Kaila " teriak Wiliam mencoba mencegah Kaila pergi


Kaila tak memperdulikan ucapan wiliam dirinya pergi meninggalkan markas, di markas pun mayat musuh sudah banyak berserakan,


"Seperti mereka sengaja menunggu kedatangan kita Al" ucap Kaila yang sudah dekat dengan lokasi.

__ADS_1


"Bisa jadi ini jebakan!" ucap Al


...✨ JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE ✨...


__ADS_2