Kesayangan Tuan Muda Mafia

Kesayangan Tuan Muda Mafia
Bab 193


__ADS_3

Kaila memutar bola matanya malas,


"Woy!!" Teriak El


Namun Kaila masih diam tak menghiraukan ucapan maupun teriakan El, dirinya malas meladeni El .


"Kai astaga Lo beneran diemin gue?"


"Kaila Chalondra Adara Nelson!!"


"Kai"


"Cantikk yuhuu"


"Jyjyq aqu"


"Kaila!"


"Kaila hello!!"


"APA SIH!" akhirnya Kaila meresponnya,


"maaf kali astaga jahat banget Lo sama gue"


"Yaudah si jangan brisik udah bell" ujar Kaila


Feli dan Arthur hanya menggeleng Melihat tingkah keduanya ini, mereka bingung ingin menanggapi seperti apa keduanya yang pasti keinginan mereka menutup mulut El yang bacot nya luar biasa mengganggu.


Pelajaran di mulai Seperti biasa hening walau ada yang bisik-bisik tetangga,


Skip pulang sekolah...


Arion yang menggandeng tangan Kaila sedari di sekolah tadi sampai saat ini mereka di caffe membeli ice cream keinginan Kaila, Walau Terlihat lebay alay Arion tak memperdulikan toh mereka berdua tampan dan cantik pasti di maklumi saja oleh para netizen..


"Itu bukannya Tuan muda dari keluarga Walsh ya?"


"Pangeran gue!!"


"Cihh gantengan juga gue!!"


"Cewe nya cantik anjrt!!"


"Pasti simpanan doang tu cewe!"


"Iya cantik-cantik pasti begitu biasanya"


"Mulut Lo kalo di dengar cowo nya!!"


"Eh mulut Lo, Lo gak tau siapa tu cewe?"


"gue setuju sama Lo!"


percakapan antara laki-laki dan perempuan itu terdengar jelas di telinga keduanya, awalnya Arion masih bersabar makin lama di kasih kesabaran ngelunjak.


BRAKKKKK


Arion menendang wajah laki-laki itu! seketika caffe menjadi rame.


...Albert (Calling)...


"Hal..?"


^^^"Retas cctv XXXX!^^^


^^^kirimkan segera anak buah !^^^


^^^Sebelum Arion benar-benar^^^


^^^menghabisi mereka!!!"^^^


"B..baik!"


...............


Arion menginjak dada laki-laki itu, Kaila yang melihat itupun berakting mencegah Arion berkelahi padahal di pikirannya dirinya sangat ingin menguliti beberapa orang yang membicarakan dirinya.


"stop it Vian!" ujar Kaila .

__ADS_1


(Hentikan Vian!)


"Hentikan! ikuti permintaan ku! Kevin yang akan mengurus mereka !" Bisik Kaila yang hanya dapat di dengar dirinya dan Arion saja,


"Hmm" Arion menyingkirkan kaki nya dari dada laki-laki itu,


"uhukkk uhukk brengs*k!!!" ujar laki-laki itu,


"Queen!" lapor Kevin yang baru tiba,


Setelah Kaila menghubungi Albert tadi, Al langsung menekan tombol darurat yang mana khusus di buatnya dan langsung mengirimkan alamat Kaila,


"Bereskan" gumam Kaila,


Kaila berjalan seraya menggandeng Arion keluar dari caffe seraya menyeringai, Arion yang paham maksud tunangannya ini pun ikut berpartisipasi dalam aktingnya melangkah meninggalkan caffe...


BRUKKKKK


Kaila di tendang oleh perempuan yang tadi membicarakan dirinya,


"Sayang!" kaget Arion,


"I am alright" Kaila berdiri di bantu Arion,


(aku tidak apa-apa)


"Al beli caffe ini. selain 5 orang ini silahkan keluar! se...ka...rang!!!" Titah Kaila,


Kevin Albert meneguk ludah nya susah, saat ini Kaila sedang serius bagaimana tidak niat awal ingin minum dengan santai tiba-tiba di ganggu serasa ingin eksekusi di tempat.


"Apa maksud Lo! Lo harus minta maaf!!" ujar perempuan itu,


"I want to kill him" Kaila mengadu ke Arion,


(aku ingin membunuh nya)


"Kai??" Arion pun menjawab dengan serius seraya menatap Kaila,


"WOY ANJ!! BUDEG LO!!"


(Tutup mulut Lo , atau gue robek!!)


Laki-laki itu langsung terdiam setelah mendengar ucapan Arion,


"Jalang ya tetap jalang! Harusnya Lo sadar Lo tuh cuman simpanan Arion karna Andrea gak ada!"


"Ck, Anak buah Andrea yang mana lagi Lo?" tanya kaila seraya menyeringai aura di sekitar Kaila kini sangat tidak enak,


"Bawa mereka ke markas kalian!" Titah Arion ,


Arion langsung membawa kaila ke dalam mobil, sebelum terjadi pertumpahan darah di caffe yang baru di beli Kaila lebih baik membawa mereka ke markas.


"LEPASIN!!!"


"BANGS*T LEPASIN KITA ANJ!!!"


BRUKKK


"Diam dan jangan bertingkah!!" Ujar Kevin ,


Kevin pun juga kesal saat melihat Queen nya di dorong hingga tersungkur ke depan di hadapan banyak orang terang-terangan mempermalukan Queen nya.


"Lep...a..s!" Mereka pingsan setelah di beri pukulan di titik lemah mereka,


Seluruh caffe sudah tertutup dengan kain hitam maka itu tidak ada yang melihat kejadian di dalam tadi, walau bisa langsung eksekusi di tempat tapi itu akan mengacaukan bisnis yang ada,


(paham kan maksudnya? kalau terjadi pembunuhan di tempat usaha kita bisa-bisa bakal gak rame lagi entah takut atau apalah)


"Akhhh!!!!" kesal Kaila di dalam mobil,


"Lutut nya sakit?" Kaila menoleh ke arah Arion,


"Kesel Vian pengen bejek bejek mukanya!!"


"Mereka sudah jadi milik kita bby" Arion mengecup pipi Kaila,


Kenapa Arion membiarkan Kaila semaunya? sebenarnya Arion juga tak ingin seperti ini namun karna mereka yang mencari masalah terlebih dahulu maka itu mereka akan menerima konsekuensi nya masing-masing.

__ADS_1


apalagi saat Kaila di dorong hingga tersungkur ingin rasanya Arion memotong tangan perempuan itu di tempat, siapa yang tidak marah atau kesal? kekasih kalian di dorong padahal mereka yang salah sudah membicarakan tentang dirinya dan Kaila,


"kita harus segera pulang by, kan kita nanti malam ke restoran XXXX ?" Kaila melirik jam tangannya,


"iya juga aku lupa maaf, besok aja kalo gitu ke markas besok juga libur " Arion mengangguk


skip Tiba di mansion keluarga Walsh,,


"Astaga" kaget Kaila saat baru saja keluar dari mobil,


bagaimana tidak kaget? tiba-tiba saja di halaman samping sudah ada bangunan terbuat dari kayu .


"Mommy Daddy!!" panggil mereka,



"Kalian sudah pulang" tanya sang mami seraya menggendong boy atau Varez di ikuti baby sister,


walau ada baby sister tetap saja selalu mami Arion yang menjaga Varez, guna baby sister hanya membuatkan Dodot saja.


(Orang kaya mah suka-suka mereka hehe)


"Ma !!" Rintih Kaila seraya memijit pelipisnya,


"Iya ya iya ini papah kamu yang mau ngebikinin biar anak-anak senang" Kaila sudah tak bisa berpikir lagi,


Camer nya ini sangat suka sekali membelikan barang-barang ataupun mainan yang tak sedikit atau tak murah harganya dan lagi ini? permainan yang saat ini di mainkan oleh anak-anak...



Arion mengambil Varez dari gendongan mami nya,


"Ayo kita ke tempat Abang dan kakak mu biar tidak mendengar mommy mu berceramah" Arion berjalan menjauh dari Kaila dan mami nya menuju anak-anak .


"Dad look at me!!" pinta Alana yang berada di atas ingin meluncur


"Hati-hati Alana!!" peringat Davian yang menjaga sang adik di atas, sedangkan galaxy sedang bermain tembak-tembakan dengan 2 pengawal .


Seperti nya Davian bakal jadi Abang yang posesif Seperti Wiliam Karna sedari tadi sibuk memperingati sang adik agar berhati-hati, jangan main jauh-jauh, jangan lari-lari..


DUGGG


karna terlalu bersemangat akhirnya yang di takuti Davian terjadi, Alana kejedot tangga..


"Hwaaaaaa!!! hiksss DADDDYYY!!!" Teriaknya seraya menangis


Kaila yang hendak masuk ke dalam rumah pun langsung berlari bergegas menuju Alana karna tangisnya yang begitu kencang, Sedangkan Arion, Davian , Varez , Galaxy juga 2 penjaga tadi yang bermain dengan Galaxy sudah berada di lokasi Alana...


"HWAAAAAAA MOMMY HIKSS SAKITTT HWAAA!!!" Kaila yang baru tiba langsung memeluk tubuh Alana seraya mengelus dan meniup ke arah dahi Alana ,


"Hwa hiksss sakit ini hikss!!"


"Abang kan udah bilang! Ade jangan lari-lari kata Abang tadi" ujar Davian memarahi sang Ade,


"Hwaa Ade gak lari-lari Abang!!!"


"Trus apa?"


"Jalan cepat hiks uhukk uhuk!!"


"Sama aja Alana!!"


"Abang nanti aja ya marahin Ade nya? Ade nya kan lagi kesakitan nih lihat benjol" ujar Kaila,


"hmm whatever!" Davian berjalan pergi,


(hmm terserah!)


"Biar aku yang gendong, kamu bawa Varez" ucap Arion, Kaila pun mengambil Varez dari gendongan Arion...


"Lacain cakit gak? maanya janan lali-lali" ujar galaxy,


"Abang gak boleh gitu ya, Ade nya lagi sakit gak boleh ngomong kasar ya?"


"Belalti kalo Ade dah sebuh ,Abang boleh ngomong kasal?" tanya Galaxy,


...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE 🖤...

__ADS_1


__ADS_2