
2 hari setelahnya,
Kaila yang tak ada waktu untuk mengecek markasnya kemarin hari ini dirinya akan ke markas karna Arion libur bekerja dan akan menjaga anak-anak di rumah,
Saat ini Kaila sudah berada di markas mengecek berkas-berkas yang paling di utamakan setiap datang ke markas agar tidak menggangu kesenangan nantinya,
"Vin Andrea gimana? Ah ya Keluarga Lotus? maksud ku jovanka"
"Kondisinya masih sama ingin mati namun tak bisa, Keluarga Lotus masih setia dalam pengawasan semuanya"
"oke thanks" Kevin melanjutkan pekerjaan nya .
Tak terasa ternyata sudah jam 2 siang, sedari tadi Kaila sibuk mengecek semua berkas-berkas yang harus di cek nya, untung saja ada Kevin asisten sekretaris sekaligus tangan kanan Kaila,
"Vin Lo gak niat nyari pacar?"
"Uhukk uhukkk gak kepikiran Queen"
"What? jangan bilang Lo suka sesama??"
"Untung Lo bos gue kai kalo bukan udah gue pecahin tu kepala" batinnya
"Kira-kira dong Queen kalo berkata"
"Bercanda elah baperan"
"Cari pacar Vin, gue gak larang kalian ko nyari pacar asal gak munafik aja kaya mantan Lo dulu hahahaha"
"masalalu elah"
"Ck kekasih tersayang tercinta taunya berkhianat segala bocorin alamat markas utama"
"udah kai gak usah di bahas, gue siapin deh mangsa Lo"
Kevin pun meninggalkan Kaila di ruangan pribadi sendirian, tawa Kaila pecah kala mengingat bagaimana dulu Kevin berusaha membela sang kekasih ya akhirnya terbodohi juga dan hampir mati karna kebodohan itu,
...Drrtttttt...
...Drrtttttt...
...Drrtttttt...
...Feli (Calling)...
^^^"Hallo??"^^^
"Kai Lo pada gak lupa kan?"
"Besok malam pesta kecil-kecilan
yang kita rencanakan? harusnya sih kemarin
tapi ya El kan sakit jadi di undur,
sesuai persetujuan semuanya kan?"
"gimana gak lupa kan?"
^^^"Enggak lah, sorry banget ya gak bisa^^^
^^^bantu Lo ngawasin dekorasi nya dll,"^^^
__ADS_1
"Kalem ada Wilasa Arthur ko,
Lo fokus ke yang penting aja dulu"
"gue ngabarin itu aja kali aja lupa,
biasa kan Lo suka lupa wkwkwk"
^^^"Ck, oke makasih ya udah ingatin bby"^^^
"okee muchh"
...Panggilan berakhir...
Kaila memeriksa setiap ruangan anak buahnya mengecek pekerjaan mereka jarang sekali sebenarnya Kaila melakukan ini karna dirinya percaya dengan kinerja juga yakin mereka tak mungkin berani berkhianat,
"Queen" Kaila menoleh
"ada apa ?"
"Saya mau ijin cuti 1 Minggu apa boleh Queen? ayah saya sakit"
"Sakit apa? sudah di bawa ke rumah sakit? sedari kapan sakit nya?"
"jantung nya bermasalah Queen juga faktor usia, sudah di bawa ke rumah sakit, Sakit nya sudah lama namun Beliau selalu merahasiakan dari saya" Mata anak buah itu berkaca-kaca,
Ya walau mereka pekerja di sini bekerja sebagai anak buah mafia yang siap menjaga tuannya tetapi orang tua kaila, Wiliam, Kaivan dan Kaila sendiri selalu mengingat jangan lupakan keluarga kalian di rumah,
Kaila selalu menjaga anak buahnya kala dalam masalah yang di harus kan turun langsung ke lapangan atau markas mereka di serang sebisa mungkin tak jatuh korban dari anak buahnya, karna menurut Kaila anak buahnya sama saja seperti keluarga sendiri,
"sudah di Operasi?"
"Sudah tapi kata dokter di sana jantungnya sudah tersumbat banyak di pembuluh darah"
"kenapa?"
"Tabungan saya tidak cukup untuk membeli jantung Queen" Kaila memijit pelipisnya
"Cari jantung yang cocok lalu beritahu Kevin dan segera minta operasi, masalah uang nanti Lo bisa ganti setengahnya" matanya melotot tak percaya,
"mata Lo kenapa? mau di copot sebagai uang muka?" menggeleng cepat namun air matanya tetes begitu saja
"Terimakasih hikss banyak Queen hiksz terimakasih hikss" tak hanya dirinya rekan kerjanya pun ikut menangis karna terharu
"Lah Ka ?di apain pada nangis semua" Kaila menoleh ternyata ada Albert,
"Ehh?? hah? gue? gak apa-apain"
"Sudah-sudah mental anak buah gue ko tiba-tiba gini cengeng semua?? gue hukum deh bersihin gigi molly !!"
"gak ada bantahan!" titah Kaila,
mereka yang ikut terharu tadi pun ingin meminta kekurangan tak bisa setelah Kaila berkata tidak ada bantahan mau tak mau mereka membersihkan gigi molly
...(Molly Milly)...
"Lo ngapain ke sini?"
"Ya elah ka ini kan tempat umum"
__ADS_1
"umum mata Lo"
"Dihh marah, ya ke sini mau liat pengeksekusian aja hehehe"
"El mana?"
"Di rumah gak di bolehin mamah keluar"
"Ck, udah membaik kan? Lo juga gimana?"
"Gue kuat lah yakali lemah kaya El"
"WOY NGOMONGIN GUE YA?" keduanya kaget mendengar teriakan orang gila dari arah belakang,
"Si anj bukannya di rumah istirahat malah kabur! ngorbanin yang tua lagi"
...CLETAKKK...
El mennyentil jidad Al sangat kuat,
"Anj sakit!!"
"makanya jangan ngebodohi orang bodoh, jadi bodoh kan Lo!!"
"Udah ah gue laporin mama dulu biar di seret pulang" Kaila mengambil ponselnya
"Jangan bege Lo! perlu perjuangan bisa keluar rumah!!"
"nyenynye yaudah ayo ah udah gak sabar liat muka orang yang berani ngelukain anak gue trus sok-sokan mau rebut suami gue"
"TUNANGAN WOY MASIH TUNANGAN!!"
"Iri aja Lo makanya cari cewe"
"Tau Lo bang cari ewe!!"
"ewe ewe!! Cewe bego!!"
...BUGG...
"Kepeleset anj lidah gue! gak usah pake acara mukul!!"
"tangan gue kepeleset"
...BUGGGG...
...BUGGGGG...
"Brisik El " Kaila memukul bahu El karna tak bisa diam sedari tadi bocah Lanang Iki, El pun menikmati rasa sakit akibat pukulan Kaila walau tak kencang tetapi di bagian bahu El sedang memar akibat kecelakaan kemarin,
...mereka bertiga menuju ruang tahanan,...
"Hallo Andrea " sapa El ke Andrea yang sudah di ambang maut nya namun tak di biarkan meninggoy oleh Kaila ,
"Kai lo jahat banget sih sama Andrea" berucap dengan di buat-buat
"gue jahat? kalo gak jahat gak akan ada julukan Queen of the devil"
"Sombong sombong, tapi ya kai kasian tuh Andrea mending ekseskusi aja langsung"
"Yaudah gue ......"
__ADS_1
...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE 🖤...