
"Kami akan balapan" seru Arion
"What? Bisa ulangin" Kaila ingin memastikan yang di dengarnya
"Kami mau latihan balapan" ucap Arion sambil mengacak-acak rambut kaila "Apa telinga ku bermasalah" ejeknya
"Apa aku boleh ikut? Sebelum aku ke sini aku sering bersama abangku bermain cross" Kaila mengingat saat mereka balapan cros mengelilingi hutan rimbun milik keluarga nya.
"Tidak,aku tak membolehkan kau ikut, kau perempuan Kaila" mengucapkan kata itu sambil fokus ke jalan
Kaila nampak cemberut dan diam di perjalanan sampai saat tiba di mall Kaila seperti tak bersemangat.
Kaila hanya mengikuti Arion di samping nya tanpa berkata apapun.
"Kaila?" Arion memanggil Kaila namun tak ada jawaban
"Kau baik² saja" Arion menoleh ke sampingnya dimana Kaila berada
"hmm" bergumam pelan
"Baiklah kita akan ke toko peralatan berkemah" sambil berjalan menuju toko tersebut.
Kaila masih diam tak ada memilih apapun.
Setelah Arion membeli beberapa peralatan untuk nya dan Kaila Arion pun berjalan ke salah satu restoran Kaila tak menyadari kalau mereka sedang berada d restoran.
"Heyy ada apa?? ceritakan padaku " tanya Arion
"Tidak ada apa² aku baik² saja" jawab kaila dengan nada malas
"Cepat pilih makanan mu, makan dan akan aku pikirkan apa kau akan ikut atau tidak" ucap Arion penuh penekanan
"Aku tidak lapar" jawab kaila lagi
"Makan ya makan Kaila jangan keras kepala" titah Arion
"Kenapa kau berkata dengan nada tinggi denganku" kesal Kaila
"Aku hanya menyuruh mu makan agar kau tidak sakit tetapi kau bertingkah tak ingin makan"
Pertengkaran adu mulut pun terjadi antara mereka berdua .
"Kau tak berhak memerintah ku Arion"
"Aku tak memerintah mu, terserah kau saja keras kepala" Arion memberikan kunci mobil nya kepada Kaila dan meninggalkan kaila
"Ashhhhhhh!!!! susah sekali membujuk wanita untuk makan" Gumam Arion
Kaila nampak termenung di restoran tersebut,
"Seharusnya aku tak seegois itu hanya karna tak di bolehkah ikut" batin Kaila
Arion menelpon anak buahnya untuk menjemput nya di mall. tak perlu waktu lama anak buahnya tiba di mall.
"Bawa belanjaan ini ke mobil , kau dan kau awasi wanita ku jangan sampai dia terluka kau tau akibatnya kalau dia kenapa², dan kau antr aku ke rumah utama " perintah Arion
"Baik tuan" jawab ketiga anak buahnya itu
Kedua anak buahnya langsung menuju tempat Kaila dan mengawasi tak jauh dari Kaila berada.
Kaila masih berada di restoran yang di datanginya bersama Arion tadi. tak lama Kaila beranjak pergi keluar mall menuju parkiran.
Kaila pulang ke apartemen nya dengan perasaan tak menentu.
"Sudahlah wanita kan selalu benar" batinnya.
kaila merebahkan badannya di kasur waktu sudah menunjukkan pukul 06.00 malam.
Anak buah Arion melaporkan ke pada bos nya itu.
"Bos nyonya Kaila sdh kembali ke apartemen nya"
"Bagus, sebentar lagi aku akan pulang setelah aku sampai kalian boleh kembali ke markas" ucap Arion
"Baik bos"
Arion di rumah utama bersama salah satu anak buahnya untuk membantunya menyiapkan peralatan hikking nya.
"Aku tak ingin mengajak Kaila nanti malam, tetapi kalau tak di ajak dia akan marah" pikir Arion
"Akhhhhh Menyebalkan sekali" menggerutu kesal
"Ya bos ada apa?" tanya anak buahnya
"Tak apa lanjutkan bawa ke mobil setelah itu kita ke apartemen ku" perintahnya
Arion menuju kamar orang tuanya.
tok tok
__ADS_1
tok tok
tok tok
"Mah ini Arion" sambil mengetuk pintu
"Ya mamah mendengarkan mu" jawab sang ibu dari balik pintu
pintu kamar terbuka.
"Ada apa anak mamah sayang"
"Arion akan pergi berkemah, ah mamah jangan lupa memberikan uang jajan untuk Rion heheh"
"Kau harus bisa mencari uang sendiri kau sudah besar"
"Rion sedang merencanakan itu mah"
"benarkah?kalau kau bisa mamah akan memberikan mu sesuatu"
"Tunggu saja mah" menerima tantangan sang ibu.
"Mah Rion berangkat dlu malam ini Rion akan bermain² sebentar lalu pulang ke apartemen"
"Yaya ingat untuk berhati-hati"
"Iya mah aku berangkat dulu" sambil memeluk sang ibu
Arion berjalan keluar rumah tanpa menemui Kaka dan adiknya
"Ke apartemen" perintah Arion saat di dalam mobil
Setiba nya di apartemen Arion hanya melewati pintu masuk apartemen Kaila langsung menuju tempat tinggal nya
"Taruh saja d situ, kau bisa kembali"
"Baik bos"
Arion merebahkan badannya gelisah bingung menghampiri nya.
"Aku tak bisa membawa nya" gerutu Arion
sekarang pukul 07.24 malam Naresh dan Wilasa sudah berada di tempat Mark untuk menyiapkan kendaraan yang akan di gunakan ketiganya balapan.
Pukul 08.36 malam
Arion menekan bell di pintu Kaila
Ding dong
Ding dong
Kaila sedang tertidur pulas jadi tak mendengar bunyi bell. Arion menghubungi Kaila .
"Aku akan berangkat"
" ......... "
"Kau sudah tak marah kan?"
" ........ "
"Kenapa jua cuman berdehem dari tadi kau bisu kai?" kesal Arion karna Kaila hanya berdehem saat di tanya
"........"
"Oh maafkan aku lanjutkan tidur mu besok aku akna menjemput mu"
"......."
belum sempat menjawab Kaila mematikan panggilan tersebut dan melanjutkan tidurnya.
"Untung aku menyukai mu kalau tidak aku akan jadikan kau makanan peliharaan ku" batin Arion dan langsung berjalan menuju parkiran apartemen Arion mengendarai mobil nya ke tempat Mark.
setiba di tempat Mark
"Yoo Lama tak berjumpa bro" sapa Mark
"Hmmmm" seru Arion
"Hey jangan cuek begitu" cibir Mark.
"Heyy sudahlah dia memang seperti itu sedari dulu cuek dan dingin seperti es" ejek Naresh
"Aishh berisik ayo kita balapan" ajak Arion kesal karna di bully teman²nya
Mereka berangkat menuju tempat balap liar di sebuah jalan di sana sudah banyak berkumpul anak² seumuran mereka dari berbagai kalangan. Arion dan kedua temannya memakai masker dan helm agr tidak ada yang mengenali mereka.
"Sekian lama tak pernah menampakkan diri akhirnya kau keluar juga" tegur seseorang kepada Mark.
__ADS_1
"Haha apa kau ingin taruhan aku membawa joki terhebat ku" ajak nya
"Kau ingin bertaruh apa?" tanya orang itu
"Kalau kau menang pilih lah salah satu motor yang di gunakan mereka" menunjuk ke arah motor yang sedang di duduki Arion dan sahabat nya.
"Menarik, kalau ku menang kau juga silahkan memilih apa yang kau suka" ucap nya
"Deall" Mark dan orang itu menyetujui taruhan itu.
Mark menuju tempat Arion .
"Apa yang kau inginkan bro" tanya Mark ke Arion
"Aku ingin motor yang di kendarai nya" tunjuk Arion ke arah motor yang berada di mobil box .
"Kau naif sekali" ejek Mark
Mereka bersiap di garis start.
"Berapa putaran?" tanya Naresh
"Lima sepertinya cukup" jawab lawan yang di tantang Mark
Naresh mengangguk paham.
"Tak ada kecurangan okey" tegas orang itu
Mereka sudah bersiap lima putaran tentu mudah .
Ready??
1
2
3
bipppppppp
tanda pertandingan di mulai.
Arion memimpin di depan .
lawan berada di posisi kedua .
Arion sangat pandai dalam hal ini bunyi step saat menikung terdengar jelas tiga putaran sudah terlewati sekarang sudah empat putaran Arion menemapti posisi kedua namun detik² last lap Arion memimpin lagi sorak semua pendukung Arion berteriak ketika Arion berada di garis finish dengan posisi pertama .
"Memuaskan" ucap Mark.
"wahh apa ini, boleh aku berkenalan dengan nya Mark" tanya orang itu
"Kau tanyakan saja sendiri" ucap Mark
Orang itu menuju ke arah Arion .
"hey bro perkenalkan ,gw Chris" sapa Chris kepada Arion
"Ya gw alviano" bohong Arion "Salam kenal"
"Sekarang kau bisa memilih apa yang kau inginkan"
"Apa kau yakin cris?" tanya Arion balik
"Sesuai taruhan"
"Okeyy, aku ingin motor mu yang ada di dalam mobil box itu" tunjuk Arion
"Ehhhhh ituu" sedikit tak rela memberikan nya
"Sesuai peraturan" gumam Arion
"ck. hey kau hrus menepati janji mu" gerutu Mark
"Ahhh yasdh ambil itu" dengan nada malas
"Senang bertaruh denganmu Chris" ucap Arion
Dan sekarang saatnya Naresh yang mencari seseorang untuk di ajakny bertaruh. sedangkan Wilasa hanya duduk di atas motor sambil memakai masker memperhatikan orang² Yang ada di lintasan.
Halo Kakak-kakak ❤️🙏
Maaf kalau ada salah kata🙏 semoga Kakak-kakak suka dengan karya pertama aku maaf juga kadang sering telat upload 🙏🙏😭.
Mohon dukungan nya dengan cara apapun mau itu vote poin/like 🙏
jangan lupa di favorit kan ka agar tau kalau kita update 🙏🙏🙏🙏❤️❤️
Terimakasih ❤️🙏
__ADS_1