Kesayangan Tuan Muda Mafia

Kesayangan Tuan Muda Mafia
Bab 226


__ADS_3

Wiliam dan Kaivan sangat-sangat kaget mendengar kabar sang adik masuk rumah sakit , walau Kaila sudah punya suami Wiliam maupun Kaivan tetap menganggap Kaila dan Athifa itu adik kecil kesayangan mereka,


...Kevin (calling)...


^^^"Bagaimana keadaan di sana?"^^^


"Queen masih di ruang operasi


sedari tadi, rumah sakit kekurangan


darah yang sama dengan Queen.


untungnya ada beberapa anak buah


kita yang bergolongan sama dan cocok


dengan Queen"


^^^"satu jam sekali kabari aku!"^^^


"Baik King Wiliam"


^^^"apa Athifa baik-baik aja?^^^


"Princess?"


Ragu-ragu Kevin memberitahu,


^^^"Ada apa!!!"^^^


"Princess Athifa pingsan saat


mendengar kabar itu"


^^^"Jaga semuanya Vin!"^^^


"Baik King"


...panggilan berakhir...


Wiliam dan Kaivan memasuki helikopter yang berada di halaman belakang untuk menuju ke bandara, mereka berjanji akan membalas apapun yang di dapat dan di rasakan sang adik.


"Siapa yang berani mengusik kita!" gumam Kaivan


selama ini, selama BD berdiri Kaila tak pernah terluka lebih parah dari Wiliam maupun Kaivan karna kaila lebih peka terhadap situasi dan dapat menghindari dengan cepat titik dimana orang membidik nya.


dan hari ini? Kaila lengah dan untuk pertama kalinya juga Kaila terluka parah di Medan perang biasanya hanya beberapa goresan saja.


"Berdoa saja untuk keselamatan Kaila" Wiliam mencoba tegar dan berdamai dengan emosinya..

__ADS_1


...🦍🦍🦍🦍🦍...


Sekitar 4jam kurang Operasi selesai namun para dokter maupun suster belum memberikan kepastian tentang keadaan Kaila,


"Kakak hikss Kakak" tangis Athifa dalam pelukan Feli,


"Ma kakak ipar baik-baik aja kan?" Thalia bertanya dengan sesegukan,


...Click...


"Bagaimana dengan menantu saya dok?"


"Gimana dok?"


"Kami sudah berusaha semaksimal mungkin namun peluru tersebut mengenai sedikit jantung pasien"


...DEGGG...


Semua menjadi tegang sampai membuat kaki mereka lemas laki maupun perempuan.


"Operasi berjalan lancar namun pasien masih dalam keadaan koma, kita berdoa agar pasien segera siuman" Mereka sedikit bisa bernafas lega, namun tetap saja mereka sangat khawatir apalagi koma? katanya.


"Saya permisi dulu"


"Terimakasih dok"


Davian Galaxy Alana dan Varez sudah bangun dan menyantap sarapan tanpa mengetahui kalau sang mommy berada di rumah sakit,


yang mereka tau kalau mommy sedang berada di rumah Oma menjemput Aunt Athifa.


Maid , penjaga juga baby sitter di minta tutup mulut dulu sebelum orang tua mereka yang meminta untuk di beritahu.


"Mery! mommy belum pulang?" tanya Alana


"Belum nona"


"Padahal mommy janji untuk ngantar kita ke sekolah" Alana berjalan lemas di belakang abang-abang nya


Mereka sudah hendak masuk ke dalam mobil tiba-tiba mobil Arion datang dan parkir di dekat mobil anak-anak.


"DADDYY!!" teriak Varez senang namanya juga anak-anak.


Davian melihat Daddy nya dari atas hingga bawah, hanya 2 kata menurut Davian.


"Sangat kacau" penampilan Arion sangat kacau seperti orang yang sedang tertimpa musibah,


"kalian ikut Daddy yuk" ajak Arion,


"Libur dulu ya sekolah nya?" ujar Arion lagi ,

__ADS_1


"Yeayy! Ala juga lagi lemes Dad hehe" ujar Alana , Arion membalas tersenyum


"Ada apa dad?"


"Ah maksud Abang, sebenarnya apa yang terjadi?" tanya Davian dengan penuh tanda tanya


"Maafin Daddy ya? karna Daddy ada kerjaan di luar negeri gak bisa jaga mommy. mommy sekarang..." Arion berhenti berucap,


"Daddy?" kini keempat anaknya memperhatikan dirinya bahkan mata Varez dan Alana sudah berkaca-kaca


"mommy masuk rumah sakit"


...DEGGGGG...


"ke..kenapa bisa?"


"Ayo kita berangkat, Daddy juga belum ketemu mommy setiba di bandara langsung menuju ke sini" Mereka langsung bergegas masuk .


Alana menangis sejadinya di dalam pelukan Davian, Davian masih tidak paham dengan apa yang terjadi bahkan dirinya merasa gagal menjadi seorang anak yang tak bisa melindungi mommy nya sendiri.


...🦍🦍🦍🦍🦍...


Kaila masih dalam ruangan khusus yang mana ruangan itu masih dalam pengawasan karna keadaan Kaila yang masih belum sadar, Arion dan anak-anak sudah tiba di rumah sakit,


Davian hanya diam saja tanpa bicara sepatah kata pun dirinya merasa gagal menjaga sang mommy.


"Uncle jajan yuk" ajak Varez ke Wiliam ,Wiliam menggendong Varez untuk mengajaknya ke market depan rumah sakit.


"Ayo Dav, Gal, Ala " absen Wiliam mengajak yang lain, namun yang ikut hanya Gala dan Ala .


Arion menghampiri dokter untuk menanyakan apakah dirinya bisa masuk bertemu kaila walau hanya beberapa menit saja, untungnya Arion bisa mengontrol emosi di depan anak-anak kalau tidak bisa dia trobos masuk ruangan itu.


"silahkan Tuan tapi harus steril dulu" Arion mengangguk.


Sebenarnya yang lain juga ingin masuk terutama Kaivan tetapi di sini dirinya mengalah karna Arion suami Kaila sekarang.


Arion masuk ke dalam dengan perasaan sakit sangat sakit, Andai dirinya tau bakal begini Arion tak bakal berangkat ke negara C bagaimana pun caranya.


Arion hanya bisa melihat kaila dari balik kaca tak bisa berada di sisi Kaila langsung tapi setidaknya rasa sakit ini bisa berkurang walau sedikit, selang oksigen beberapa alat pendeteksi terpasang di tubuh kaila dan di tutupi kain setengah badannya.


"kami sudah berusaha semaksimal mungkin dan kondisi Kaila saat ini masih belum bisa di bilang baik" ujar Zainisa kakak Arion, Arion mengangguk


"baby wake up, i'm here when you don't want to wake up " gumam Arion


( sayang bangun, aku di sini masa kamu gak mau bangun)


Zai mengelus bahu Arion menenangkan sang adik, pasti akan ada keajaiban Allah jika ia berkehendak, Arion pun kembali keluar dan meminta Zai memberitahu keadaan Kaila setiap 1 jam sekali walau tak mungkin tapi tetap saja Arion maksa.


...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE 🖤...

__ADS_1


__ADS_2