
"Sama-sama tuan, kami tidak meminta imbalan apapun karna itu juga kewajiban kami menolong sesama, dan saya berserta kekasih saya minta maaf karna kemarin kami tidak tau kalau putri anda alergi dengan seafood tapi semua sudah baik-baik saja maaf kan kami tuan" ucap Arion penuh penyesalan karna dirinya lalai menjaga anak-anak
"Benarkah? tapi tidak apa-apa kan sayang?" langsung menanyakan keadaan putrinya itu
"Apapa pa" jawabanya,
"Syukurlah, tak perlu di permasalahkan Tuan asalkan anak saya baik-baik saja dan kalian juga sudah melakukan yang terbaik terimakasih sekali lagi"
"Sama-sama tuan"
Selesai berbincang cukup lama dengan semua orang tua kandung anak-anak akhirnya sampai di sini mereka berpisah untuk kembali ke negara mereka masing-masing.
Arion, Kaila dan anak-anak pun sedang bersiap untuk pulang, Arion tak bisa ikut pulang kerumah karna ada urusan sebentar di perusahaan juga markas maka itu hanya Kaila dan anak-anak saja yang pulang.
"Daddy mau kemana?" tanya Davian ke Arion
"Daddy harus ke kantor Grandpa kalian dulu, jadi kalian pulang sama mommy ya?" Davian dan adik-adik nya mengangguk paham
Mereka berpisah di parkiran, Arion pergi bersama Luke sedangkan Kaila dan anak-anak bersama supir kembali ke rumah.
Skip di rumah,
"Ayo ke kamar tidur siang dulu" titah Kaila,
"Baik mom"
Kaila menghubungi Kevin,
...Kevin (Calling)...
"Iya Queen?"
^^^..."Gimana Andrea?"...^^^
"sudah mulai membaik Queen"
^^^"Jangan sampai dia mati"^^^
^^^"Vin Kirimkan berkas yang harus^^^
^^^gue tanda tangani. minta file^^^
^^^keuangan di Markas pusat dan cabang"^^^
"Baik Queen"
...Panggilan berakhir...
Kaila tiba-tiba merindukan El dan Al yang sedari kemarin berjanji menginap tiba-tiba tak datang-datang, mengesalkan bukan di phpin oleh sahabat sendiri .
...My Mommy (Calling)...
"Ada apa sayang?"
^^^"Gapapa rindu aja, gak boleh ya?"^^^
__ADS_1
"boleh lah, oh ya kata besan
kamu bawa anak-anak itu ke
rumah ya?"
^^^"iya, tapi mereka udah di jemput^^^
^^^orang tua mereka mom,^^^
^^^tinggal bertiga kata Vian "^^^
Kaila menjeda ucapannya memperhatikan sekitar kalau saja anak-anak nya berada di dekatnya takut sakit hati saat mendengar ucapannya.
"kata Vian apa sayang?"
^^^"orang tua anak-anak yang tersisa sudah meninggal"^^^
"Oh astaga bagaimana bisa"
^^^"Vian dan aku masih mencari tau, opini kami mengatakan kalau mereka di bunuh"^^^
"Aishh!! mommy mau giling daging mereka yang membunuh itu!!!" kesal sang mommy.
"kalau begitu kamu adopsi saja,
itung-itung biar belajar dari sekarang.
ah ya katanya Kakak tertua Arion
^^^"iya mom, kalian ke sini kan?"^^^
"pasti sayang"
"Sudah dulu mommy mau
beauty care nihh"
^^^"Yaya terserh"^^^
...Panggilan berakhir....
Kaila menyenderkan punggungnya ke sofa, dirinya bingung dengan konsep kehidupan yang di jalaninya saat ini.
"Thor gue sanggup gak sih buat rawat mereka, gue aja masih sekolah nanti anak-anak gimana" curhat Kaila
(jalani aja kai, mau tamat juga kayaknya nih kisah hidup lu pembaca juga bosan liat lu kayaknya *Canda kakak)
"Yee bosan matamu Thor, para pembaca gak mungkin bosen sama kisah hidup gue yang amburadul"
"Serah Lo kai, back to kehidupan Lo aja dah)
*Maaf ya genggg**
Kaila beranjak seraya menggendong babyboy yang ada di box tempat tidur nya menuju kamar,
__ADS_1
Di Perusahaan Walsh company,
"Arion mau lamar Kaila" ucapnya membuat papahnya sedikit kaget dengan ucapan sang anak.
"Kerja aja belum udah sok-sokan mau lamar anak orang kamu"
"Yee papa gini gini punya 15% saham Walsh company, 25% saham markas BB juga markas milik kami bertiga" ucap Arion ,
"Sisanya rahasia hehe" batinnya
"Bisa aja kamu, Tapi jika kamu nikah muda tanggung jawab mu besar Ar godaan juga besar"
"Pengalaman ya pa?"
"Tau aja , heh ga sopan!"
"hehe, Arion tau beban yang di tanggung makin banyak tapi Arion serius mau nikah muda pa"
"Papa setuju aja tapi gimana dengan kedua orang tua kaila?"
"Besok Arion hubungi , mau ke Negara B langsung berbicara dengan mereka tapi Arion tak tega meninggalkan Kaila yang menjaga anak-anak sendirian"
"Yasudah Terserah kamu, Kalau kamu menikah Daddy akan serahkan perusahaan dan markas ke kamu atau Luke, karna tak mungkin kakak atau adik mu yang mengurusnya, tau kan kalau--" ucapan sang papah terpotong,
"Kalau laki-laki yang lebih kuat dari perempuan"
"good boy, Oh ya Luke cuman ngantar kamu saja?"
"iya katanya jemput Thania dan mami buat ngurus semuanya biar di percepat agar dalam waktu dekat resepsi pernikahannya selesai"
"Ohhh"
"papa udah makan siang?"
"Belum, kenapa kamu belum makan?"
"Sudah tapi kalai papa belum makan ayo Arion temani makan"
mereka berjalan meninggalkan ruangan direktur, di lobby para karyawan menatap kagum juga terpana dengan pesona ayah dan anak ini, pasalnya walau sudah berumur Tuan Walsh masih terlihat sangat tampan dan Arion yang masih segar bugar ini membuat kaum hawa semakin tak karuan dengan paras tampannya itu.
mereka sedang dalam perjalanan menuju restoran tak jauh dari perusahaan sang papa, di dalam perjalanan mereka berbincang entah apa saja yang menurut mereka ingin d bicarakan dari masalah keadaan markas sampai hal tak penting.
"Bagaimana dengan nama baby boy?"
"Sudah ada bakal di adakan syukuran nanti, tak hanya itu tiga anak Arion yang lain juga sepertinya akan kami ganti namanya"
"Terserah kalian saja, papa gak harus terlalu ikut campur urusan kalian selagi itu positif"
"Dan ingat jangan terlalu boros"
"iyaa pa"
Skip di Restoran,
...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE 🖤...
__ADS_1