
"Ini Lo yang siapin kai??" tanya mereka , kaila mengangguk
"Lu pada diam aja ya, bangwil sama bangvan gak tau soal ini"
"Oke, asalkan boleh sepuasnya" ucap El
"Iyee serah lu pada asal gak nyusahin gue"
"Yoo Party party yeahhhh" teriak Elvano
Semuanya menikmati malam Minggu di bar Mansion, para orang tua pun masih di mansion .
"Kamu cantik banget" ucap Arion
"Emang cantik kamu aja yang baru sadar"
"kamu kira aku mati suri"
"becanda sayang"
Mereka menikmati suasana di bar.
Sampai tengah malam pesta di aula sudah selesai para anak muda masih menikmati pesta yang mereka buat di bar ,
minuman yang Kaila sediakan tidak bakal membuat mereka mabuk, mereka semua bermain game seraya nyemil dan bercerita tentang masing-masing.
"Sa, Papah suruh aku pulang" ucap Feli ke Wilasa
"Yaudah ayo kita pulang" ajak Wilasa
"Gengsss!! gue balik dulu ya? soalnya my bapak negara calling² " teriak Feli karna suara dentuman musik sedikit kencang.
"Okee!"
"Sip!"
"hati-hati Lo"
ucap mereka, Kaila dan Arion hanya mengangguk lalu berdiri mengantarkan Feli dan Wilasa kedepan.
"Makasih banyak ya gusy" ucap Kaila di lift
"kita yang makasih kali kai" ucap Wilasa seraya memeluk pinggang Feli
"Oh ya salam Buat BoNyok lu, hbd juga" ucap Wilasa lagi
Kaila mengangguk, keluar dari lift berpapasan dengan kedua prince Nelson awalnya Kaila panik namun seketika berubah kalem.
"Dari mana?" tanya Wiliam
"Bar atas" jawab kaila
"bang kita pamit dulu, Makasih banyak undangannya" ucap Wilasa seraya memberikan salam jotos kepada Wiliam dan Kaivan
"Okeoke hati-hati bawa anak orang" ucap Kaivan
"Kai Ri kita balik duluan " Kaila mengangguk,
__ADS_1
Setelah kedua tamu tadi pergi, wajah curiga Wiliam pun mulai keluar.
"Ayo Van kita cek ke bar apa yang mereka lakukan sedari tadi" ajak Wiliam
"Jangan nuduh yang enggak-enggak ya! kai gak bakal juga lebihin batas!!" ucap Kaila mengikuti Wiliam menuju lift
"no one knows before Seeing for yourself "
Keempat sudah berjalan menuju bar, di dalam bar terdapat empat pria yang sedang sibuk dengan ponselnya masing-masing karna Mabar game. di depan mereka terdapat minuman kaleng biasa dan makanan juga cemilan yang lainnya.
Wiliam bernafas lega, pikirannya berkecamuk saat adik perempuan nya berkata mereka di bar, takut kalau sang adik melewati batasnya..
"see right?"
"yes, after your party is done resting! if they're going to stay on the ground floor there are a few empty rooms! "
"Iya bang" Wiliam pergi sedangkan Kaivan ikut bergabung di dalam pesta itu,
Arion meminta kaila untuk istirahat karna dia tau Kekasih nya ini sibuk mengurus semua nya sedari kemarin, karna di sini ada Kaivan Elvano dan Albert jadi mereka tak akan kebingungan saat ingin pulang untuk pamitan .
"Yasudah aku istirahat ya, Athifa juga kayaknya udah di kamar" ucap Kaila yang sebenarnya sudah ngantuk
"Iya baby, good night my queen " ucap Arion seraya mengecup kening Kaila
"Ya! nanti di lihat Kaivan atau Wiliam mampus kamu" Arion hanya terkekeh, lalu mengantarkan sang kekasih ke depan pintu lift.
Aula sudah sepi, Keluarga Arion sudah pulang sedari tadi Arion pun mengabari ibunya kalau dia akan pulang bersama Ares jangan mengkhawatirkan dirinya,
Sedangkan BoNyok nya Kaila baru saja akan beristirahat karna sangat lelah,
"Tentu harus baik, kalau tidak mana bakal mas membolehkan kaila berpacaran"
"kamu ini, masih saja Kaila sudah besar juga jadi dia pasti bisa menjaga dirinya tentu kita juga harus mengawasi anak anak kita"
"iya dek, udah tidur besok kita bakal buka kado"
"ck, kaya anak kecil kamu"
keduanya saling berpelukan dan terlelap tidur,
Kaila pun sudah membersihkan dirinya dan mengganti ke pakaian tidur nya, di tempat tidur sudah ada Athifa yang sedari tadi sudah tertidur, Athifa juga keluar dari pesta meminta Kaivan mengantarkan nya ke kamar karna matanya sangat ngantuk.
"good night Little angel" ucap kaila lalu meredupkan lampu kamarnya,
Kaila Langsung tertidur setelah mendapatkan posisi enak, sedangkan di bar mereka Mabar game bersama dan ada juga solo game, Arion memilih solo game karna room sudah penuh,
"Lo pada sudah makan?" tanya Kaivan sambil bermain game
"Hah?" ucap El yang tidak mendengar
"LO SEMUA UDAH MAKAN?" teriak kaivan
"Oh, SUDAH"
Arion berjalan menuju tempat musik untuk mengecilkan suara musiknya, Arion mengirimkan pesan ucapan selamat tidur untuk kaila namun tak ada balasan dia tau pasti kekasihnya sudah berada di alam mimpi nya.
Res , balik jam berapa?" tanya Arion
__ADS_1
"nginep aja, besok Keluarga kita mau ngadain barbeque an di sini" ajak Kaivan kesemuanya yang berada di bar
"Bang, Daddy dan Mommy gue ikut gak?" tanya El
"Ya iyalah ikut BoNyok lu, apa lagi nyokap gue bestie nya nyokap Lu"
"sudah ku duga"
"Oh ya tadi juga bokap gue minta Keluarga Lo datang" ucap Kaivan ke Arion
"What? serius bang?" Kaivan mengangguk
"Wahhh colong start duluan kayaknya sepupu gue nih" ucap Ares
Semua tertawa melihat raut wajah salah Tingkah Arion, pasalnya Arion pun tak tau apa yang akan terjadi besok.
"Jadi Lo nginap aja di sini banyak kamar kosong juga"
Arion mengangguk, dia pun mengambil cemilan di meja otaknya berpikir keras apa yang akan terjadi besok, apalagi orang tua kaila yang mengundang langsung membuat dag-dig-dug dorrr perasaan Arion.
sampai jam 2 dini hari mereka semua tertidur di bar karna malas untuk kekamar yang sudah di siapkan Wiliam dan Kaivan, kaivan yang menyiapkan pun juga tertidur di bar kekenyangan dan mata sangat ngantuk membuat nya mager kembali ke kamar.
Arion tadi mencoba tidur namun tak bisa, dia tidak terbiasa tidur di sofa Arion bangun dia berencana untuk keluar dari bar, suasana Mansion tepat nya aula dan lantai dasar masih banyak para staff ,maid dan pengawal membersihkan mansion.
Di lantai dasar Arion bingung harus kemana, dia juga tak ingin mengganggu Istirahat sang kekasih, saat hendak mengarah ke aula, nama Arion di panggil oleh seseorang.
"Kenapa bang?"
"Lo belum tidur?" tanya Wiliam , pasalnya saat mengecek ke bar semuanya sudah tertidur begitu pun Arion .
"Kebangun" singkat Arion
"Oh, kamar tamu tuh di samping lift ,pilih aja yang mana Lo mau" ucap Wiliam yang paham kenapa kekasih adiknya ini tak bisa tidur
"Makasih bang" Arion pun berjalan menuju tempat yang di arahkan Wiliam ,
"benarkan tebakan gue" gumam Wiliam seraya menyesap minuman nya
Arion memilih asal kamar tamu lalu menguncinya dari dalam agar tak ada yang mengganggu nya, dapat tempat tidur Arion langsung melanjutkan tidurnya yang sudah ngotot di ajak tidur.
Wiliam masih mengawasi semua staff untuk membersihkan Mansion, sesuai dengan harga yang di bayarkan mau itu tengah malam mereka harus membersihkan Mansion, sebenarnya Wiliam juga sudah sangat lelah dan dia berencana akan memberikan kedua adiknya yang sedang asik tidur pulas merasakan apa yang iya rasakan besok.
"Vin, Lo udah makan?"
"Sudah Tuan"
"Yah, padahal mau minta anak-anak beliin gue makan"
"Mau makan apa tuan?"
"gak jadi, Lo lanjut aja gue balik kamar awasin semuanya tolong"
"baik tuan"
pukul 4 dini hari , Wiliam baru masuk ke kamarnya cukup melelahkan namun dia juga bahagia melihat keluarga nya bahagia apalagi kedua orang tua nya.
...✨ Jangan lupa like dan vote ❤️❤️✨...
__ADS_1