Kesayangan Tuan Muda Mafia

Kesayangan Tuan Muda Mafia
Bab 174


__ADS_3

"Jadi gini... Kaila dan Arion mau ijin balik ke negara A duluan karna ada kesibukan masing-masing, apalagi Arion kakak tertua nya akan menikah Minggu"


"Astaga maafkan kami Ar, kami malu melupakan hal sepenting itu" Nyonya Nelson merasa tak enak karna hal ini membuat Arion malah sibuk dengan menjaga Kaila.


"tidak apa-apa mom, undangan akan di sebarkan besok jadi kira-kira besok semuanya akan dapat undangan" ucap Arion


"Maafkan kita Ar" ucap tuan Kenan


"Ah uncle, dad dan yang lainnya ini tidak masalah aku yang harusnya minta maaf karena tidak bisa berlama-lama di sini" Arion merasa tak enak hati.


"Jadi kapan kamu akan berangkat?" Tanya Wiliam


"kapan Vin?" tanya Kaila


"Eh.. hah..? ah itu Siang ini Queen" Kevin sedari tadi hanya menyimak dan fokus ke makanannya maka itu sempat kaget dirinya saat di tanya.


"Siang ini????" Bukan El melainkan Athifa,


"Kalau gitu tifa ikut kakak deh ya???" menawarkan diri untuk ikut ke Negara A,


"aehhh.....??? Tanya Daddy sama mommy" Kaila tak ingin kena masalah karna adiknya ikut dirinya, bukan masalah serius hanya saja tak ingin di musuhi sang Daddy karna membawa si bungsu jauh darinya.


(paham kan? anak terakhir adalah Queen princess sebenernya dalam keluarga)


"Daddy??"


"Yes princess"


"Boleh kan????"


"Hmmmmm"


"Biar aja dad, lagian kan kita selesai di sini juga semuanya akan ke sana kan menghadiri resepsi pernikahan Thania?" ucap Kaivan


"Yasudah Terserah kamu saja" putus sang Daddy,


"Yeayyyy!!! tancu Daddy" Athifa langsung turun dari kursinya dan memeluk sang Daddy,


kenapa tidak bertanya kepada sang Mommy? karna Daddy nya lah yang sulit di taklukkan jadi kalau Daddy nya sudah mengatakan iya semua masalah terselesaikan.


"Sudah lanjut makan kasian makanannya di anggurin" ucap aunty Kenan.


Selesai sarapan Kaila di hantu Arion prepare barang-barang miliknya dan anak-anak walau tak banyak tetap saja harus di bereskan jangan sampai ada yang tertinggal.


"dad Hauss" ucap anak perempuan mereka,


"Abang tolong ambilin Ade minum yang ada di meja" pinta Arion


"Baik dad" Davian pun langsung mengambilkan minuman yang ada di meja dan memberikan ke adik perempuannya.


Sekitar pukul 10 siang mereka sudah dalam perjalanan menuju bandara menggunakan 2 mobil dan di kawal anak buah BD juga beberapa aparat kepolisian,


Di bandara sudah banyak wartawan yang menantikan kedatangan nona muda dari keluarga Nelson, entah dari mana para wartawan tau kalau Kaila akan ke bandara hari ini.


"Vin langsung ke landasan" titah Kaila


"Baik Queen" Kevin langsung mengarahkan semua pengawalan untuk langsung menuju landasan.


Awalnya Kaila berencana untuk lewat pintu biasa seperti orang-orang karna Kaila ingin membeli beberapa sovenir untuk sahabatnya Feli dan sahabat Arion dkk, namun seperti nya tidak jadi karna mereka langsung menuju landasan pacu bandara.


...Drttt...


...drtt...


...drttt...


...Kak Kaila (calling)...

__ADS_1


^^^"Ada apa ka?"^^^


"Al, Cari tau siapa yang membocorkan


informasi keberangkatan gue, periksa


seisi mansion dan juga periksa keamanan


siapa tau ada yang meletakkan alat


penyadap suara"


^^^"What??"^^^


"Itu hanya tebakan gue aja si"


"untuk jaga-jaga Lo cek aja ok?"


^^^"Tentu, Berani sekali mereka^^^


^^^bermain dengan ku!"^^^


"Ck, jaga kesehatan Al jangan


sampai sakit, kalau Lo sakit


gue bakal ngambek!!"


^^^"Yayaya kakak juga"^^^


"Dahh see you boy!"


^^^"See you my princess"^^^


...Panggilan berakhir....


Di mansion Keluarga Kenan,


"BangKai" Cari Albert ke kamar Kaivan ,


"Kenapa?"


"Gue bisikin sini" Kaivan memiringkan kepalanya mengarahkan telinganya ke Albert.


"Ka Kaila berasumsi rumah kita ada penyadap suara" bisik Albert


"WOYY APAAN TUH BISIK-BISIK TETANGGA! DOSAA" teriak Elvano heboh


"KAGET EL KEBIASAAN!!"tegur Kaivan yang terkejut


"Ada apa gerangan abangku dan adikku tersayang"


"Gue gibeng mulut Lo" kesal Albert


"Akhlak Lo!!" El menyonyor mulut Albert


"Bisa serius gak!!" sekarang Kaivan yang kesal


"Iya iya ! ada apa si" tanya El


"Jadi gini Ka Kaila di hadang para wartawan di depan lobby bandara itu sudah di konfirmasi kalau para wartawan menunggu ka Kaila dan yng lainnya datang" ucap Albert, sebelum menuju kamar Kaivan tadi Albert sempat mengecek keadaan di bandara juga menanyakan kepada staff di sana perihal wartawan itu.


"Serius Lo??" Albert mengangguk


"Trus kata ka Kaila dia berasumsi kalau ada orang yang sengaja menyebarkan informasi itu dan juga berasumsi kalau ada alat penyadap di rumah kita"


"Orang gila mana tuh yang berani main-main dengan Para pensiunan orang gila" tutur El,

__ADS_1


1


2


3


Kaivan dan Albert langsung memukul El, mereka baru menyadari ucapan dari El yang sengaja mengejek mereka secara halus namun nyari mati.


"YAAAA AMPUN WOY!! SAKIT ANJ!!"


BUGG


"Akh!!! anj emang kasa.. eh mamah" mesem mesem wajah El yang terciduk berkata kasar.


"Apa tadi?? hah!! mau mamah aduin papah kamu ??"


"Enggak mahh tuh Al Sama Abang tuhh yang salah"


"Gak ikut-ikutan Mah, yuk Al ada tugas negara" ajak Kaivan


Albert dan Kaivan berlalu meninggalkan El yang sedang kena marah mamah nya, sebelum jauh keduanya mengejek Arion dengan cara menjulurkan lidahnya.


El pun membalasnya dengan jari tengah itupun sembunyi-sembunyi agar sang mamah tidak melihat, kalau melihat tamat kah riwayat seorang Elvano Erdogan Kenan kena marah ibu negara.


Albert dan Kaivan masuk ke dalam ruangan khusus milik keduanya yang berada di mansion, Dimana ruangan rahasia ini terdapat alat-alat canggih yang mereka kembangkan dan tempat informasi penting berada.


"Siapa yang menemukan lebih dulu menang, yang kalah harus nurutin yang menang selama 1hari" tantangan Kaivan


"Deal"


Mereka berdua melakukan taruhan yang sangat sulit di lakukan bagi orang biasa tentunya, sangat tak masuk akal bukan menemukan pelaku dengan cepat?.


Sedangkan di dalam pesawat,


Anak-anak bermain bersama Athifa karna masih belum berangkat mereka sibuk dengan puzzle game yang sengaja di bawa Athifa tadi.


"Mom"


"Yes girl?"


"Au ee"


"Ayo ke toilet" ajak Kaila


"Dad Aunt tifa bilang kalau Dav bakal sekolah?"


"Apa Aku juga dad?" tanya kedua anak laki-laki nya,


"Tentu boy, Setelah semuanya selesai kalian akan sekolah"


"Yeayy, Aunt Uncle Kita akan sekolah" ucap keduanya senang


Arion tersenyum melihat tingkah keduanya yang berloncat loncat bahagia, Dirinya sangat bersyukur ada anak-anak di tengah-tengah dirinya dan Kaila mengajarkan keduanya selalu sabar dan tidak egois,


"Ar kita akan segera lepas landas" lapor Kevin ,


"Tunggu sebentar Kaila dan anakku masih di toilet" Kevin mengangguk lalu memberitahu ke pilot,


@



@Arionmw : 💍👀 @Kailacan


❤️ 12.032.11 dan lainnya...


...Komentar di nonaktifkan!...

__ADS_1


...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE 🖤...


__ADS_2