
Andrea kembali menuju ruangan tantenya, Ide-ide bodoh sudah mengisi otaknya tinggal menunggu waktu yang tepat untuk melancarkan aksi bodohnya ini.
"Dari mana aja kamu?" tanya sang mami
"Baru sampe mami, gimana om udah ketemu Kirana nya?"
"Belum, ah ya bagaimana dengan orang yang itu?"
"Orang itu? ah Kaila sekarang dia berada di rumah sakit ini juga om beberapa ruangan dari sini"
"Saya tidak bisa biarin itu !! dia sudah menculik anak saya!!" tuan Senna buru-buru keluar ruangan di ikuti Andrea dan sang mami
"show time " gumam Kaivan , Kaivan tidak menyangka ternyata pertunjukannya di percepat.
Brakkk
Kaila yang tadinya tiduran kaget begitu pun Wiliam yang sedang fokus menyeleksi file-file yang di kirimkan sekertaris nya.
"Kamu!! Kamu menculik anak saya!!! kembalikan atau saya tidak segan segan menyeret kamu ke pengadilan!!!" Kaivan masih duduk santai menikmati sinteron di depan matanya.
"APA MAKSUDNYA INI SEMUA TUAN SENNA?" Kesal Wiliam
Tuan Senna terpaku kaku susah menelan salivanya, aura mengerikan mengisi ruangan Kaila. sudah cukup Wiliam menahan diri tidak membangkrutkan langsung keluarga Senna.
"Tuan Wiliam?" otak tuan Senna berpikir keras tak mungkin dirinya menyinggung keluarga Nelson .
"Maaf sepertinya saya salah ruangan tuan Wiliam"
Kaila menyunggingkan senyum iblisnya,
"Maksud anda apa tuan?"
"Senna"
"ah ya ,Maksud anda apa tuan Senna?mengatai saya menculik anak anda?"
"Lo kan yang nyulik sepupun gue!! gue tau itu Lo !!" ucap Andrea
"Andrea tutup mulut mu!" tegur tuan Senna
"Gak bisa gitu om! bukti nya jelas dia yang nyulik Kirana!"
"SAYA MASIH SIBUK TUAN SENNA! SAYA HARAP ANDA PERGI SECARA BAIK-BAIK ATAU?" belum selesai Wiliam berucap
"Kami akan pergi tuan Wiliam maaf mengganggu"
"B o d o h " Eja Kaila tanpa suara saat Andrea dan maminya di dorong pelan tuan Senna
Andrea geram kenapa dengan bodohnya om Senna keluar tanpa mempermalukan Kaila.
"Maksud om apa! dia itu yang menculik dan Kirana aku tau itu!!!"
"Kita tidak mungkin bisa melawan keluarga Nelson Andrea!" ucap tuan Senna.
"keluarga Nelson? Kaila itu bukan dari keluarga terpandang dia itu cuman simpanan om om ! dia itu miskin !!!"
"Benarkah? tetapi kenapa tuan muda Nelson dua-duanya di sana?"
"Apa om bodoh? bisa aja Kaila simpanan mereka!"
"Apa ucapan mu itu benar?"
"100000% aku yakin! Andrea punya rencana"
"???"
"Minta para wartawan datang ke sini dan menciduk mereka?"
__ADS_1
"Tapi kalau ucapan kamu salah? perusahaan om sedang meminta bantuan ke Keluarga Nelson maupun Walsh"
"Mami pinta papi ya buat manggil wartawan?" maminya pun mengangguk karna ada dendam lama dengan Kaila .
Menunggu besok pagi dimana akan ada banyak wartawan yang berdatangan. Apalagi saat ini para pesaing sedang mencari kesalahan besar maupun kecil keluarga Nelson untuk menjatuhkan citra perusahaan nya.
Kebanyakan orang hanya mengetahui Wiliam saja sebagai CEO perusahaan Nelson, sedangkan Kaivan , Kaila dan Athifa masih di sembunyikan hanya beberapa orang yang menghadiri pesta ulang tahun tuan Nelson saja yang mengetahui itupun siapa yang berani menyebarkan informasi tentang keluarga Nelson pasti akan di tindak lanjut oleh Black Devil.
Malam berlalu berganti pagi,
Sudah banyak wartawan yang berdatangan memenuhi pintu masuk rumah sakit tidak memperdulikan dimana dan tempat apa yang pasti para wartawan akan menyiarkan secara langsung berita utama hari ini
"T****uan muda Keluarga Nelson berinisial W sedang menemani kekasih gelapnya di rumah sakit xxx ruangan VIP"
judul utama berita harian hari ini, tuan Nelson yang berada di mansion bersama istri dan anak bungsunya geram melihat berita saat ini.
sedangkan keluarga Walsh tentunya mami Arion mewanti-wanti tuan Walsh untuk segera mengirimkan pengawal dan memperketat penjagaan di rumah sakit tepatnya ruangan Kaila.
Arion masih belum bangun karna cukup lelah dirinya berniat bangun siang dan tak ingin berangkat sekolah hari ini, tetapi bunyi notif spam dari ponselnya berbunyi sedari tadi .
"BRENGSEK!!" tukasnya Arion bersiap dengan cepat saat membuka grub chat TFG dan melihat foto bertuliskan berita hangat hari ini.
sedangkan Kaila dan kedua abangnya Abangnya sedang anteng ayem di luar namun dag-dig-dug dorr di dalam. Wiliam melihat keadaan saham keluarga sedikit menurun merasa geram.
Drttt
drttt
"Hallo dad?"
"Wiliam bagaimana keadaan di sana?"
"Aman dad anggota BD sudah menjaga ruangan Kaila, dan keluarga Walsh mengirimkan anggota BB untuk berjaga di depan"
"Syukurlah! Kaila bagaimana?"
"Dia baik bahkan Sekarang bocah itu makan ice cream sambil menyaksikan berita utama . Dad saham kita menurun walau tak drastis"
"baik dad"
Brakkk
Pintu di dobrak lagi , kali ini bukan keluarga Senna melainkan si bocah tengil Elvano yang masuk dengan nafas tak beraturan.
"Lo ko santai banget anj" kesal El , dirinya mengkhawatirkan kaila dan yang berada di rumah sakit.
"Mata Lo! gua lagi nenangin diri gua ini gila !" kesal Kaila
ya benar Kaila sedang menenangkan dirinya dengan ice cream kesukaannya nya dari pada dirinya marah tak karuan walau tau berita itu hoax.
"Lo bolos?" tanya Kaivan
"kalo gua di sini ya berarti gua bolos BangKai"
"Albert mana?"
"Ehhh? bukannya tadi di belakang gua?"
"ketinggalan!" teriak El ,
Albert masuk dengan wajah kesal pasalnya dirinya hampir ketahuan media karna berteriak memanggil nama lengkap abangnya itu gara-gara terlewat kesal, mobil tiba di parkiran langsung pergi meninggalkan tanpa mematikan mesin mobil terlebih dahulu.
"Bugg" Alber meninju Elvano
"Buggg" El membalas tinjuan Al
"TERUS AJA TERUS!!" ucap Wiliam geram .ujung bibir keduanya bengkak Seperti di gigit tawon
__ADS_1
"MINTA MAAF!" El dan Al mau tak mau saling minta maaf namun dengan raut wajah Sama-sama kesal.
setelah bersalaman mereka duduk di sisi ujung dan ujung kursi, Wiliam hanya menggeleng Melihat tingkah kakak beradik ini.
Gresak gerusuk tiba-tiba terdengar di depan pintu ruangan Kaila, para penjaga BD yang berjaga pun hampir kewalahan menjaga terlalu banyak wartawan yang meliput.
Brakkk
pengawal BD terdorong masuk sampai tersungkur kebelakang,
"Mereka tak cuman wartawan Bang! ada orang sewaan yang sengaja membuat suasananya memanas" tutur Kaivan yang baru saja mengecek setiap data masing-masing orang ini
Elvano dan Albert yang baru saja duduk langsung berdiri menjaga Kaila, para wartawan maupun bukan wartawan berebut masuk , flash kamera saat ini semua mengisi ruangan.
Kaila di tutupi menggunakan jaket Albert.
"hallo dad?"
"Di sini sangat berisik mereka menerobos masuk!!" Wiliam mematikan Panggilan, fokusnya terpecahkan karna suasana ruangan sangat sesak , apalagi degan bodohnya Albert membawa kaila turun dari ranjang, ranjangnya di jadikan sebagai penghalang para wartawan
"apa benar ini simpanan anda tuan Wiliam?"
"Apa penjelasan anda untuk saat ini?"
"Tuan Wiliam tolong jawab setiap pertanyaan kami"
Bla dan blablablabla berbagai macam pertanyaan di lontarkan mereka .
"SAYA MASIH BERBAIK HATI KEPADA KALIAN SAAT INI. DAN SAYA MINTA TOLONG KE KALIAN SEMUA UNTUK KELUAR DARI RUANGAN INI SEKARANG SELAGI SAYA MEMINTA BAIK-BAIK" ucap Wiliam
tanpa mendengar ucapan Wiliam para wartawan melayang kan setiap pertanyaan lagi.
"Apa benar perempuan itu kekasih anda?"
"Lo gapapa?" bisik El
"Gue gak baik-baik aja!! gua mau keluar gua susah nafas " kata-kata Kaila terdengar panik
"BangWill" panggil Elvano
Wiliam langsung menghampiri Elvano mengecek keadaan Kaila, tubuh Kaila penuh degan keringat.
"Tarik nafas pelan-pelan! sebentar lagi Daddy datang" bisik Wiliam
"Buka jalan kita ke atap" bisik Wiliam,
"BUKA JALAN!!! ATAU KALIAN SEMUA MAU GUE BIKIN KEHILANGAN PEKERJAAN SEKARANG!" Teriak Arion dari luar di ikuti puluhan pengawal BB
"Syukurlah" batin Wiliam
Para wartawan yang melihat pengawal yang bersama Arion bersenjata mau tak mau memberikan jalan ke Arion, namun hanya beberapa saat mereka juga langsung melayangkan pertanyaan kepada Arion .
"Sayang" bisik Arion saat berada di samping Kaila
"El Al Ar Lo bawa Kaila ke atap, helikopter sudah berada di atas" ucap Kaivan mendekat
Makin mepet dan pengap ruangan Kaila, infus Kaila sudah di lepas paksa olehnya sendiri tadi karna panik attack nya .
"Ck, kalo jalang ya jalang aja!" gumam seseorang tak jauh dari TKP yang senang melihat berita hari ini.
"Gue tau pelakunya" ucap Kaivan sontak mereka langsung menolehkan ke arah Kaivan walau suasana tegang
"bang! Kaila pucat!" Arion ikut panik
__ADS_1
"BUKA JALAN!! SIAPAPUN YANG MENGHALANGI MENENTANG KELUARGA WALSH" Arion mempertaruhkan nama keluarganya tak peduli apa yang akan terjadi yang penting sekarang dia dan Kaila harus segera meninggalkan ruangan ini
...✨ JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE ✨...