Kesayangan Tuan Muda Mafia

Kesayangan Tuan Muda Mafia
Bab 155


__ADS_3

Di sekolah,


...BD (Grub chat)...


^^^"Semua tentang korupsi^^^


^^^keluarga Lovata publikasi ke^^^


^^^media, gue tunggu kabar^^^


^^^kelanjutan nya!"^^^


BangKai : Kenapa gak dari kemarin


kemarin si de:)


Elvano : biasa lah suka nyari yang


susah Ade lu bang


^^^"Bacot El, gua tunggu kabar^^^


^^^beritanya jam istirahat ya?"^^^


Albert : Gue aja yang kerjain


bang Will dan kai balik prepare aja,


ada gue sama El


Elvano : Gua gak ikut ngomong


gitu anjir, Adek ga ada akhlaknya.


BangWill : Kita serahin ke lu berdua


^^^"El mobil Lo udah gue kempesin"^^^


Elvano : Anj Lo!, awas aja lu nanti


kalo ketemu gua!!"


BangKai : bukannya lu berdua satu


kelas ya?


Elvano : oh iya, gua tunggu depan kelas


lu anj!"


^^^Read.^^^


Kaila baru turun dari mobil begitupun Arion, keduanya menunggu bel berbunyi baru keluar dari mobil, murid-murid lainnya bergegas menuju kelas karna bel sudah berbunyi,


sedangkan pasangan kekasih ini dengan santai berjalan bersama menuju kelas, Berpisah di depan kelas Kaila , Arion langsung menuju kelasnya karna Wilasa dan Ares sudah mengatakan guru yang mengajar otw kelas,


"Dari mana aja Lo?" tanya Wilasa,


"Nungguin Kaila" kedua sahabatnya hanya mengangguk


Guru yang mengajar sudah tiba, mereka fokus mendengar setiap penjelasan sang guru, sampai-sampai rasanya waktu berjalan dengan lambat , tak seperti biasanya.


Bel Istirahat pertama sudah terdengar,


murid-murid mulai berhamburan keluar kelas untuk menuju tempat berkumpul mengisi perut mereka yang lapar ,


Arion dkk menuju kelas Kaila, di sepanjang koridor berita tentang walikota yang korupsi tersebar luas di Antero sekolah, sampai di kelas Kaila,


Kaila yang sedang merapikan mejanya dari buku-buku miliknya tadi,


"Eh bocil gak ada akhlaknya" tutur El ke Kaila


"Apa titisan syton" sarkas Kaila


"mulut lu ye tua gua dari lu anjir"


"Bacot El pergi sono ke kantin, bosen gua liat muka lu mulu"


"Nyenyenyenyenye" El bersama Arthur beranjak pergi, berpapasan dengan Arion dkk

__ADS_1


"Ar cewe lu ngeselin bawa balik gih" tutur El masih dapat di dengar Kaila,


"Gue tampol muka Lo belah dua anj"


"Sayang sudah" El mengejek Kaila dengan wajah jelek


"Gue kantin dulu ya bby" ucap Feli ke Kaila bergaya seraya tak rela pergi jauh


"Oke bby" teman-teman Kaila di kelas belum ada yang mengecek hp karna baru saja selesai belajar,


Arion dan Kaila hanya berdua di kelas, mereka menikmati bekal yang mereka bawa bersama,


"Buah-buahan nya buat nanti siang aja" Kaila mengangguk setuju


"Udah liat berita?" tanya Arion


"belum gak sempet, emang kenapa?" Arion menatap wajah kekasih nya


"kenapa sayang?" setelah menatap Kaila lekat, Arion lantas menyentil dahi Kaila Sampai terdengar suara


pletakk


"Aw sakit !!" kesal Kaila


"Ya maaf kan ngetes doang kirain punya kamu tulangnya lembek, eh taunya otaknya yang lembek ck ck ck ck" Kaila menatap kesal Arion


"Hilih bicit lu injini" ucap Kaila


(Halah bacot lu anjing)


"Udah rame di berita tentang walikota korupsi, saham perusahaan Lovata anjlok, kerjasama dengan perusahaan papah juga udah di putus sebelumnya"


"mereka sedang mencari orang yang mau berinvestasi ke mereka agar perusahaan mereka tidak bangkrut"


Kaila melepaskan sendok nya langsung mengecek ponselnya,


"Aku mau kuat kondisi suami istri itu setelah mendapat musibah seperti ini" tutur Kaila cengar-cengir


"Makan dulu!" Kaila mengangguk semangat lalu meletakkan ponselnya kembali.


selesai makan, masih ada beberapa menit lagi bel masuk sahabat-sahabat nya pun sudah berada di kelas, terutama Feli yang heboh saat melihat di berita kalau Keluarga Lovata di ambang kebangkrutan apalagi Berita kalau walikota tersebut korupsi.


"pantas aja gaya Andrea modis eh bapaknya makam uang rakyat" Feli memulai suasana pergibahan


"Udah fel diem ah" ucap Kaila,


teman sekelas mereka pun sibuk membicarakan tentang Andrea dkk, dan berita terbaru terhot hari ini.


"El, Al mana?" bukan Kaila tapi Naresh yang bertanya


"Gak tau gue res, paling di kelas smedi" Naresh mengangguk


Jam pelajaran kedua di mulai,


semua murid sibuk memperhatikan penjelasan guru di depan, Kaila yang sudah tak bisa fokus dengan pelajaran akhirnya meminta ijin untuk ke toilet,


"Gue ikut dong" ucap Feli berbisik


"Ayo" mereka berdua pun berjalan menuju meja guru untuk meminta ijin,


Awalnya hanya di perbolehkan satu orang saja yang keluar, namun dengan bakat akting Feli akhirnya keduanya di perbolehkan ke toilet bersama,


"Lo kenapa kai kek gelisah gitu?"


"Enggak, gue cuman nunggu kabar Keluarga gue udah berangkat atau belum"


"berangkat kemana?"


"balik ke Negara B"


mereka tiba di depan toilet, karna ijin tadi ke toilet mereka pun masuk ke dalam sebentar merapikan rambut lalu keluar lagi menuju ruang pribadi,


keduanya memutuskan untuk bolos pelajaran toh sehari doang apalagi dengan otak mereka yang sudah terlanjur pintar ini tidak memungkinkan sehari bolos bikin keduanya bodoh.


"Pesen pizza yuk" Feli menoleh ke arah kaila lalu mengangguk,


"Masih dua jam istirahat yakin Lo?" Kaila menatap langit-langit seraya berpikir


"Nanti deh, takut di liat Bu kepsek"

__ADS_1


"Gue ngantuk, nanti bangunin gue ya" Feli pun merebahkan tubuhnya ,


Kaila menghubungi Kevin, untuk menanyakan kabar kedua peliharaan nya, Kaila berencana akan mengeksekusi Kirana hari ini dirinya tak mungkin selalu menyimpan barang bukti kuat terlebih manusia,


...^^^Queen (Calling)^^^...


^^^"Hallo Queen? ada apa?"^^^


"Vin, Cek keadaan mereka"


"minta dokter mengeceknya,


aku tak ingin semua rencana


ku hancur karna kesalahan ku sendiri"


^^^"Baik Queen"^^^


...Panggilan berakhir...


Kaila tak mungkin menyebutkan nama keduanya apalagi di ruangan ini ada Feli, bisa-bisa Feli mengacaukan semuanya kalau tau dirinya seorang? maybe,


Memilih untuk menyusul Feli tidur, karna dirinya akan sangat sibuk malam ini mengeksekusi tahanan nya secara astetik tentunya.


Tak terasa bel istirahat kedua berbunyi, di kelas Kaila El sedang mengutuk Kaila secara blak-blakan pasalnya kedua wanita itu masuk ke dalam kelompok mereka, dan sampai sekarang keduanya tidak kembali ke kelas,


Untung saja pekerjaan kelompok ini bisa di lanjutkan di rumah, kalau tidak bisa bisa El tidak memasukkan nama keduanya di dalam kelompok.


Di tempat lain, tepatnya kantor walikota,


Tuan Lovata saat ini berpenampilan sangat acak-acakan apalagi pihak KPK sedang berada di kantor tersebut .


"Silahkan ikut kita ke kantor" ajak pihak berwajib


Tuan Lovata hanya bisa pasrah, belum lagi sedari tadi mafia yang di sewa tuan Lovata menghubungi untuk meminta sisa uang yang harus di bayarkan ke mereka.


...No tidak di kenal (chating)...


^^^"Kalau tidak membayar lunas 1x24 jam^^^


^^^istri tercinta mu sebagai gantinya"^^^


"Tolong tunggu saya


akan usahakan membayar semuanya


hari ini, tolong jangan sakiti


istri saya"


^^^read^^^


Di markas mafia tersebut,


"Bagaimana!!" tanya sang bos


"akan dia usahakan katanya bos"


"Cihh, Culik istrinya!"


"baik bos"


Bos mafia tersebut langsung memijit pelipisnya, dirinya meruntuki berkerja sama dengan orang yang miskin, apalagi banyak anak buahnya yang menjadi korban


"BRENGS*K" tukasnya kesal


Jam pulang sekolah,


Kaila Arion dan yang lainnya sudah berada di parkiran sekolah, Hari ini mereka akan kerja kelompok kecuali Arion dkk, mereka hanya ngikut nyempil di kelompok El dan yang lainnya.


"Gue sama Kaila jemput boy dulu" ucap Arion


"Lo pada duluan ke mansion aja, eh barbeque an juga yuk?" ucap Kaila


"gampang" ucap mereka bersamaan


"byee"


Kaila dan Arion menyusuri jalanan sore menuju mansion Keluarga Walsh untuk menjemput baby boy tersayang.

__ADS_1


"Besok aku mau eksekusi Kirana" ucap Kaila jujur


...✨ JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE ✨...


__ADS_2