
" Jari Abang cuman 10 dad!! kurang 1" ujar Gala
...Drtttt...
...Drttt...
...Drtttt...
...Elasyu (Calling)...
^^^"Hallo?"^^^
"Lo mau bawa anak-anak ke
markas?"
^^^"iya"^^^
"gak! gak usah biar gue dan Al
yang jaga! ya kali Lo anak masih
kecil kaya gitu di bawa ntar
kebiasaan Kya Lo noh di ajak
bapak Nelson kan kebablasan
malah jadi Queen of the devil di
dunia bawah gak mau ponakan
gue tercemar kaya Lo"
^^^"Astagfirullah kurang ajar!!^^^
^^^jangan solimi"^^^
^^^"gak ada yang jaga di rumah bege!"^^^
"Siapin barang-barang nya aja!
gak usah cerewet gini-gini gue pinter
jaga anak kecil, tapi Varez yang ikut Lo
yang cilik cilik gue bawa"
^^^"Bawa kemana?"^^^
"Suka-suka gue lah!!"
^^^"YAAA ELVANO!!"^^^
^^^"gak jadi gue kasih deh!^^^
^^^takutnya anak-anak gue di ajarin,^^^
^^^ajaran sesat oleh Lo"^^^
"Heh mulutnya TAMPAR-ABLE BANGET"
"Siapin aja gue otw nih sama Al"
^^^"Awas aja Lo!"^^^
"TF duit ya buat jajan anak-anak Lo"
...Anda memblokir Elasyu....
"kenapa?" tanya Arion sesaat setelah Kaila mematikan panggilan,
"El Al mau bantu jaga anak-anak, mereka gak biarin anak-anak di bawa ke markas katanya masih ke kecilan kenal markas" Arion mengangguk setuju,
__ADS_1
"Trus?"
"Mereka mau bawa DavGalNa jalan-jalan gak tau ke mana trus minta uang jajan buat anak-anak"
"Iya nanti aku transfer" Kaila menggeleng,
"Jangan, yang ngajak yang bayar tanggung jawab El itu, sekali-sekali morotin El" Arion mengangguk,
tapi tetap saja nanti Arion akan mengirimkan uang ke El sebagai terimakasih karna membantu menjaga anak-anak dan mau di repotin..
bukan Arion senang namun dirinya juga berpikiran seperti El masih anak-anak jangan di kenalkan langsung kejamnya dunia orang dewasa ya walau kadang ada juga anak-anak yang sudah jadi korban dan bertindak kejam layaknya orang dewasa,
Selang 1 jam akhirnya El dan Al datang menjemput anak-anak tentu saja sebelum di bawa pergi oleh keduanya Kaila membuat sidang dadakan dulu mau di bawa kemana anak-anak nya.
sebenarnya bisa saja kan di titip ke mertua namun Kaila yang tidak enak karna merepotkan mami terus menerus walau ada orang tua kaila gin, Kaila gak bakal terus menerus menitipkan anak-anak karna pemikiran Kaila, para orang tua atau kakek nenek anak-anak itu sudah cukup bekerja dan saatnya untuk menikmati hasil yang mereka buat,
Daddy Kaila pun Sekarang lebih banyak bekerja di rumah dan tidak terlalu banyak di kerjakan, karna Kedua abangnya yang mengambil alih semuanya mereka juga lah yang mengajari Kaila tentang semuanya terutama pemikiran Kaila yang menjadi anak baik walau terkadang suka melenceng dari kata baik...
"Bawa baby sitter juga gak?" El diam sejenak berpikir,
"Bawa deh 2 aja kayaknya cukup, bodyguard juga beda mobil tapi mereka kecuali baby sitter" ujar El,
"El no rek gue tf" Kaila memutar bola matanya malas casu nya ini benar-benar tak bisa di ajak kompromi,
"Seriusan Lo? ck gak Ar gapapa bercanda doang gue mah"
"Udah Lo kirim aja no rek gue tf"
"Gak Ar gak usah"
"Ck, yaudah tapi kalo anak-anak kebanyakan jajan bilang aja nanti gue tf"
"Yoi"
Arion dan Kaila mengantarkan El Al dan anak-anak sampai ke depan pintu,
"See son, jangan nakal okey?"
"Dah boy" ketiganya memberikan kecupan ke si bungsu
"Kita berangkat dulu, gue bawa anak-anak Lo ya "
"Awas aja ada lecet dikit!" peringat Kaila
Setelah mereka pergi barulah Kaila dan Arion bersiap menuju ke markas, yang tadinya ingin dua mobil karna anak-anak ikut namun tak jadi maka itu untuk mempersingkat waktu mereka menggunakan satu mobil saja toh yang ikut baby sitter nya cuman satu.
Dalam perjalanan Boy yang sudah mulai aktif tak bisa diam menendang-nendang angin dan berkicau seperti burung entah apa yang di bicaranya, Kaila dan Arion yang melihat ikut gemas sesekali Arion mengelus kepala boy karna gemas,
"Soo?? apa yang akan kamu lakukan?"
"It's a party, honey" Kaila menyeringai senang,
(ini pesta sayang)
"ingat jangan berlebihan, oh gimana Andrea?"
"Masih sama, aku belum puas bermain dengannya maka itu gak aku biarin mati lebih cepat" Arion mengangguk ,
Sedangkan baby sitter yang berada di belakang mendengar jelas sedari tadi pembahasan pasutri ini membuat bulu kuduk nya berdiri .
"Ah ya nama mba siapa?" tanya kaila yang baru ingat kalau ada baby sitter di belakang,
"eh hah? ah maaf nyonya anu nama saya me..Mery nyonya" jawabnya gugup,
"Oh oke, di lihat-lihat Lo seumuran sama Abang gue jadi gue manggilnya gak usah terlalu sopan ya"
"Baik nyonya"
Arion tersenyum, bukan karna mba Mery melainkan Kaila yang mulai terbiasa di panggil Nyonya padahal kemarin-kemarin tidak mau karna terlalu tua,
"Oh ya jangan sampai boy kenapa-kenapa ya saat Lo jaga!"
__ADS_1
"Ah itu bukan peringatan melainkan ancaman" tambah Kaila lagi,
"baik Nyonya"
Kaila sengaja lebih keras ke anak buah yang perempuan seperti baby sitter ini karna kalau Tuannya terlalu baik bakal membuat para pekerja itu merasa milik dia milikku juga , itulah juga salah satu kenapa Kaila tak ingin memiliki baby sitter untuk anak-anak,
"Selamat datang King Queen" sapa Anak buah yang berjaga,
Mereka turun dari mobil di sambut anak buah yang ada walau mereka tau DavGalNa tidak ikut dan membuat mereka sedikit kecewa namun baby boy ada sebagai pengganti kekecewaan mereka,
"Queen saya mendapat laporan Keluarga Lotus beberapa kali mencoba pergi keluar negeri..."
"lanjutkan di dalam" titah kaila, Kevin mengangguk
Arion dan baby boy sibuk entah apa yang membuat mereka sedari tadi tertawa, Para anak buah yang melihat itu ikut tersenyum karna tingkah lucu Baby boy yang sedari tadi di buat Arion tertawa,
"By lihat" ujar Arion saat berada di ruang pribadi Kaila,
"Topi nya kebesaran sayang" ujar Kaila tersenyum melihat keduanya.
Kevin pun di minta Kaila menjelaskan tentang Keluarga Lotus yang mencoba pergi dari negara A,
"Tapi Queen sepertinya tuan Lotus sudah mengetahui siapa yang membuat mereka tak bisa berangkat?"
"Cepat sekali, lalu?"
"Mereka Ingin bertemu dengan Queen" Kaila menyeringai mendengar ucapan Kevin ,
"Atur jadwal pertemuan... ah ya caffe kemarin? urus kalau bisa dekor ulang terlalu biasa saja yang sekarang"
"Baik Queen!"
"Vin siapkan mereka, trus jaga boy gue sama Arion ingin bermain"
"Baik Queen"
Kini tinggal mereka berempat di dalam ruangan pribadi Kaila, Arion dan Kaila sedang bercanda dengan boy karna cukup gemas makin hari makin gembul dan pintar..
...Grukkkk...
Arion dan Kaila saling tatap lalu beralih ke arah Mery yang sudah kikuk malu dan takut,
"Lo laper? gak sempat makan kah tadi di rumah?"
"Ma..maaf Tuan Nyonya"
Kaila memencet tombol yang ada di mejanya.
"Vin di dapur ada makanan atau bahan makanan?"
"Ada Queen" Kaila langsung mematikan panggilan itu,
"Bisa masak kan?" tanya Kaila,
"Bisa Queen eh maksud saya Nyonya" Kaila terkekeh sebegitu gugupnya baby sitter ini sampai-sampai salah memanggilnya,
"Yaudah Lo masak banyakan untuk Lo dan anak-anak lainnya"
"Baik Nyonya"
Baby sister itu pun keluar dari ruangan di tuntun pengawal yang berjaga menuju dapur,
selang beberapa menit Kevin datang mengatakan kalau 5 orang yang kemarin sudah berada di ruang eksekusi.
"Bentar gue tidurin Boy dulu biar Lo pada jaganya gak ribet" ujar Kaila,
"Ganteng eh enggak ganteng banget anak guee" ujar Kaila,
Arion yang mendengar seraya melihat wajah Kaila terkekeh lalu mengecup pipi Kaila sekilas karna gemas gak anak gak mommy sama-sama menggemaskan..
__ADS_1
"Oh iya aku baru ingat" ujar Arion, Kaila menoleh ke arah Arion tanda bertanya apa?.
...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE 🖤...