
AKHHHHHH!!!!
...SREKKKKKKKKKKKKKKKK...
"Siala..n akhhhh!!!"
...CKREKKKCKREKKK...
"uhukk uhukk akhh!!" Keluar darah dari mulut pria itu kala Arion membelah perutnya hingga ke dada
Kaila yang melihat itu hanya tersenyum seraya menikmati pemandangan yang ada di depannya ini dan membersihkan wajahnya yang terkena cipratan darah dengan tisu basah..
"Next Lo!" tunjuk Arion ke salah satu laki-laki,
"Bersihkan jangan sampai meninggalkan jejak" titah Kaila,
Arion dan Kaila beranjak pergi untuk membersihkan diri mereka, sebelum pergi Kaila menoleh ke arah Andrea lalu tersenyum ntah apa arti dari senyum Kaila itu yang pasti setelahnya Kaila pergi menuju ruang latihan dimana mereka akan membersihkan tubuh yang penuh dengan darah .
"Bawa baju ganti kan?" tanya Arion,
"Bawa, punya kamu juga ada di dalam paper bag" Arion mengangguk.
setengah jam mereka membersihkan tubuh di kamar mandi yang berbeda tentunya agar tidak terjadi kesalahpahaman antar penulis dan pembaca, Arion keluar lebih dulu menunggu Kaila di ruang latihan,
"Jam berapa?" tanya kaila karna jam tangan Kaila di ruang pribadi nya ,
"jam 3 sore"
"Yaudah kita jemput anak-anak dulu nanti"
"Iya, di rumah Nanti ada yang mau aku tanyakan"
"Iya sayang" Kaila dan Arion pun kembali menuju ruang pribadi Kaila di mana ada Varez di situ yang sudah bangun dan bermain dengan Kevin juga beberapa anak buah lainnya yang gemas dengan Varez,
"Sudah makan?" tanya Kaila setelah masuk ke dalam dan berpapasan dengan Baby sitter
"Sudah nyonya" Kaila mengangguk,
"Vin besok malam siapkan pertemuan dengan Tuan Lotus" Kevin mengangguk.
Kaila duduk di kursinya sedangkan Arion menggendong baby boy dan duduk di sofa seraya bermain-main dengan anak bungsunya ini,
"Gimana pekerjaan di markas? barang yang di kirimkan tak ada kendala kan?"
"Semua berjalan lancar seperti biasa Queen" sahut Kevin
Arion tak bisa ikut campur dalam urusan pekerjaan seperti saat ini karna kaila lah yang berhak apalagi saat ini dirinya berada di markas kaila, maka itu Arion memilih bermain dengan Varez ,
"Apa Kaivan mengetahui bahwa ada yang korupsi uang perusahaan yang di negara H?"
__ADS_1
"Seperti nya belum Queen"
"Beritahu dia! agar segera menetralisir kekacauan yang ada!"
Sekitar 1jam Kaila mengecek pekerjaan yang ada setelah itu mereka bersiap kembali pulang, namun sebelum kembali mereka menjemput anak-anak terlebih dahulu di mansion Keluarga Kenan.
Setiba di mansion keluarga Kenan,
Kaila dan Arion langsung masuk saja ke dalam karna bagi Kaila dimana pun rumah nya selagi itu milik keluarga Kenan berarti Kaila boleh masuk tanpa permisi,
"Mommy Daddy!" teriak anak-anak saat melihat kaila dan Arion datang,
"Mommy tadi Uncle El bilang Mommy itu dulu nya suka nangis kalau Uncle Will gak aja pergi" tutur Alana,
Kaila melirik El dengan mata yang tajam sedangkan yang di tatap cengar-cengir saja, Kaila tak bisa mengumpat dengan bahasa Inggris maupun bahasa biasa di gunakan karna anak-anak pasti paham:)
"Dad Uncle Al bilang Daddy juga bisa meretas" lapor Davian,
"meretas apa boy?" Arion berjongkok agar sejajar,
"Bang" teriak Al seraya menunjuk komputer yang ada di pojok ruangan,
Arion mengatur nafasnya tak salah Albert mengajarkan anak-anak nya tentang hal-hal seperti itu tetapi tidak sekarang kesibukan Arion sangat padat.
"Dad, Abang mau belajar kaya uncle" ujar Davian,
"Okey tapi nanti setelah kamu benar-benar sudah menyelesaikan tugas pelajaran Mu di sekolah"
"Eekkkhh ampun Kai sakit!!"
"Ka ya elah ampun!!"
Kaila melepaskan jewerannya, Mereka duduk bersama di sofa yang ada di ruang keluarga Galaxy masih asik merakit rakit mobil-mobilan yang sengaja di lepaskan agar bisa di rakit,
"Salah pergaulan anak-anak gue" batin Kaila,
"Guys ayo pulang" Ajak Kaila,
"Wait a minute mom, I haven't finished mine"
(tunggu sebentar mom, aku belum menyelesaikan punya ku!)
Kaila dan Arion hanya semer mesem saja diam memperhatikan Galaxy yang sibuk menyatukan ban mobilan miliknya,
"Gimana?" tanya El ,
"Masih 3 Lo mau?" tanya kaila balik,
"Bisa sih lama juga gak olahraga" Kaila mengangguk,
__ADS_1
"El Lo kan gak ada kerjaan, awasin caffe yang baru gue beli ya?" Kaila menyarankan
"Gini amat nasib gua, padahal gua bukan beban keluarga loh" sindir El ,
"kalo gak mau gak usah gapapa juga si"
"Oke gue jaga! bagian gue ada kan?"
"iya ada kan Lo sebagai manager nya gue CEO nya"
El hanya mengangguk saja terserah Kaila lah yang penting Kaila senang gak bacot dirinya cukup mengikuti kemauan Kaila saja selagi tidak keluar jalan yang benar.
Jam 6 sore,
barulah Galaxy menyelesaikan kesibukannya itupun di bantu Arion karna sedari tadi tak selesai-selesai padahal sudah pas malah di lepas lagi oleh Galaxy,
"Lo berdua yakin gak ikut?" tanya Kaila,
"Gak mau gak suka gelay"
...BUGGGG...
"geli El kebiasaan ngikut trend yang unfaedah" kesal Kaila
"Ngeselin lu bocah, gue bilang enggak ya enggak maksa"
"Gak ada yang maksa elu ikut bege!!"
"Debat aja sampe Varez ketawa noh!!" sindir Albert,
benar saja sedari tadi Varez menyaksikan mommy dan Uncle nya ini berdebat dirinya cengir cengir seperti sedang nonton cocomelon.
"Yuk bebs ngeladenin El gak ada abisnya" Kaila merangkul Arion seraya menjulurkan lidahnya mengejek,
Skip restoran,
"Tolong bikinkan Dodot buat Varez" titah Arion,
"Dad, nanti sekolah nya dimana?" tanya Davian,
"Besok kita lihat Abang mau sekolah dimana" ujar Arion,
Ya Arion menjanjikan Davian jika dirinya bisa ranking 1 dalam pelajaran Arion bakal mengajarinya meretas situs web. bukan nya apa tapi Arion sengaja memberikan tantangan itu ke Davian apakah dirinya bisa menyelesaikan semuanya.
"I love you" Kaila mengecup sekilas pipi Arion,
entah kenapa tiba-tiba saja sikap manja Kaila keluar, Arion seketika menegang kaget senang bahagia campur aduk sekaligus.
"Selamat malam, selamat menikmati hidangannya" Pelayan meletakkan makanan yang di pesan,
__ADS_1
...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE 🖤...