
El hanya berhenti dan memalingkan wajahnya menatap Arion menunggu ucapan Arion selanjutnya,
"Gue ikut" ucap Arion di jawab anggukan oleh El,
"Gue juga! gue mau mastiin sahabat gue baik-baik aja!" ucap Feli
"eh kalo Lo? bentar ya tunggu sini semua" ucap El langsung berlari menjauh dari mereka lalu menghubungi Kaila.
"Halo kenapa bocil?" jawab kaila
"mulutnya, kai Feli mau ikut ke rumah gimana?"
"What? ahh jangan dehh! belum siap gue"
"tapi dia maksa anj, gue gimana?"
"Oh tuhan! sabar" Kaila turun dari tempat tidur sambil membawa infusnya keluar kamar lalu Kaila berteriak sekuat nya memanggil kedua abangnya.
"ABANGGGGGGGGGGGGGGGGGG" teriakan Kaila menggema di mansion membuat semua orang langsung berkumpul di lantai dasar tempat di ruang keluarga dan menatap lantai tiga kamar kaila, handphone El pun terjatuh ketika mendengar teriakan Kaila
"KAILA!!!! LO ITU BARU SEMBUH!!!!" balas teriak Kaivan lalu berjalan menuju lift untuk mendatangi Kaila begitupun Wiliam.
"Gila Lo hah? punya otak gak? gendang telinga gue anj!!" kesal El karna teriakan Kaila.
"Brisik Lo!" tukas kaila
"Bang, Feli Mau ke sini Gimana?"
"Apa yang gimana?" tanya Kaivan kesal
"Apa gapapa gue kasih tau siapa gue ke Arion dkk dan Feli?"
"gue terserh Lo aja, yang pasti gak berbahaya ke Lo nya" ucap Wiliam
"Yasudah, gue pikir-pikir juga gak enak bohongin Feli dia udah baik banget sama gue"
kedua abangnya mengangguk lalu Kaivan bertanya ke Kaila lagi, "Jadi? cuman itu doang?"
Kaila menjawab dengan anggukan lalu berjalan masuk ke dalam kamarny dan menutup pintu juga menguncinya.
berbagai macam umpatan di lontarkan oleh Kaivan yang berada di luar pintu namun, umpatan Kaivan mendapatkan hadiah dari Wiliam "Mulut Lo! gue gak pernah ngajarin Lo ngomong gitu! apa lagi ke Ade Lo sendiri." sambil memukul pelan mulut Kaivan
"a.. aa ampun bang astga!" mencoba melepaskan lehernya dari kuncian Wiliam
sedangkan Kaila sudah memberitahu El kalau mereka berempat boleh ke mansion, Kaila Alma mengungkapkan dirinya ke mereka saja tidak dengan yang lain , memberitahu bahwa dia dari keluarga Nelson tidak dengan identitas yang lain apa lagi psikopat dan pribadi ganda bisa-bisa ketar ketir Feli mendengarnya .
kembali ke Elvano,
mereka dalam perjalanan menuju Mansion tetapi mampir dulu ke salah satu kedai untuk membeli pesanan Princess Kaila.
bukan hanya El sendiri yang berhenti namun Arion dkk juga Feli ikut berhenti, jadi mobil sport berjejer di bahu jalan. apa lagi kemarin mobil kaila tertinggal di sekolah , Elvano,Wiliam, dan Kaivan lupa meminta anak buah BD untuk mengambilnya saking paniknya, jadi El minta tolong Feli yang bawa mobilnya Kaila.
"Beli berapa mas?" tanya penjual
"Bentar" jawab El "Lo pada mau gak?" mereka langsung saling pandang lalu mengangguk
"Pesan lima puluh mba, Dua puluh lima manis, dua puluh limanya pedas"
"hah? bisa di ulangi mas?"
__ADS_1
"Ekhmm!! Lima puluh mba, dua puluh manis, sisanya pedas"
"beneran mas?"
"oh my God, yes I'm not kidding! " tukas El mood nya hari ini benar-benar di uji sangat-sangat di uji.
"oh baik mas ,maaf "
"yes it's okay, I'm waiting "
baik mas"
El berjalan ke mobilnya mengambil vapor miliknya , "Sabar sabar , yang sabar di kasih Daddy mobil baru" sambil mengisap vapornya dan mengelus dada nya.
Arion mendekat ke El begitu juga yang lain,
"Masih lama?" tanya Arion , El menatap sekilas
"Tahan tahan , tahan El "batin El lalu mengembuskan napas kasar.
"Lo beli berapa El?" tanya Ares
"Fifty kebabs "
"You are serious? for whom is it crazy? " teriak Feli yang terkejut mendengar ucapan El
"shit, don't scream please! " El menenangkan emosinya
"Santai donk sama cewe" kesal Wilasa
"gak maksud gue ,sorry fel lagi gak mood sumpah" El meminta maaf
"ntar Lo juga liat"
"saran gue, mending kita tinggal nanti suruh yang lain ambil" ucap Arion ,Arion sudah tak sabar untuk bertemu kekasihnya itu banyak pertanyaan di otaknya ini yang ingin dia tanyakan pada kekasihnya.
"gue setuju dengan ide Arion" ucap Ares
"Hmm, yasudah gue bayar dulu jadi nanti tinggal ambil"
El berjalan menuju kedai kebab itu untuk membayar terlebih dahulu,
"mba saya bayar dulu ,saya mau pulang nanti anak buah saya yang ambil . jadi berapa semuanya?"
"15.000 x 50 \= 750.000 mas"
"Nih mba, atas nama Elvano "
"baik mas"
El balik ke mobil dan memberikan kode untuk melanjutkan perjalanan sebelum berangkat El sudah ngevideo dan memfoto Temat juga men-share lokasi kepada anak buah BD yang jaga di rumah Kaila.
lima belas menit perjalanan dari kedai ke mansion mereka sudah berada di kawasan mansion sebentar lagi mereka tiba di gerbang .
Respon Feli ternyata di luar dugaan saat tiba di depan gerbang wajahnya terkejut dan heran melihat apa yang ada di depannya sekarang.
mereka memarkirkan mobilnya tepat di depan pintu masuk kedalam Mansion,
"This is Kaila's place right? " tanya Feli
__ADS_1
"Yes why not?" tukas El lalu berjalan masuk setelah pintu terbuka.
"hello everyone, I will return it !!!" teriak El
Feli dan Wilasa masih tercengang namun wilasa bersikap B ja berbeda dengan Feli,
"Jangan teriak tuan, tuan Wiliam tadi berpesan kalau ada yang teriak lagi langsung bawa ke markas untuk di jahit" bisik penjaga yang membukakan pintu , El langsung mendekam mulutnya
"Masuk aja, bentar gue ke kamar ganti baju kalian tunggu di sini dulu ya sekalian manggil yang lain" ucap El sambil menunjuk sofa di ruangan keluarga, mereka mengangguk kecuali Arion ,
Arion ikut El yang menuju lift,
"Lo tunggu aja di situ Ri" ucap El
"don't rule me El " titah Arion
"I'm the host "
"I do not care. I want to meet MY GIRLFRIEND " tegas Arion
"day bear with Elvano" gumam El mau tak mau dia membolehkan si cunguk Arion mengikuti nya
sebelum ke kamar Kaila mereka menuju kamar wiliam dan Kaivan yang berada di lantai dua,
"Bang" ucap El sambil mengetuk pintu kamar Wiliam
"Ada Arion mau masuk kamar Kaila" ucap El , Wiliam yang mendengar langsung membuka pintu
"Apa?"
"Ngomong Lo , gue mau ke kamar bye!"
El pergi menuju kamarnya tak juah dari kamar Wiliam dan Kaivan , kamar tamu berasa kamar tuan rumah sesuka hati memilih.
"Bang gue mau ketemu Kaila"
Wiliam diam sambil menyenderkan bahunya di dinding, Wiliam menatap Arion berasa bersalah Melihat keadaan kekasih adiknya ini,
kasian? iya kasian Kaila tak ingin membuat Arion khawatir sebenarnya apalagi Arion sakit kemarin.
"bang" panggil Arion lagi
Wiliam menarik nafas panjang dan melepaskan nya "oke tapi sama gue" El langsung mengangguk dan menampilkan senyum bahagia nya.
mereka berjalan menuju lift ,malas jalan kaki naik tangga maka itu mereka menuju lift.
di depan kamar Kaila,
"Gue gak maksud untuk gak ngabarin Lo, tapi itu sesuai permintaan Kaila ke gue"
"gue paham bang, Makasih" ucap Arion lalu mereka masuk ke dalam tapi sebelum itu tak lupa Wiliam mengetuk pintu karna kaila menguncinya dari dalam setelah berteriak tadi.
**up lagi:) like sama vote nya jangan lupa ya hehe,
kalian tau kan author habis putus cinta? trus tadi author ke tempat kumpul author dulu:v ada salah satu Abang ketemu gede author dari dulu emang suka curhat ke dia:v . tapi tadi author gak curhat cuman bilang aja habis putus gitu:v dia peka langsung peluk nyemangatin:)
Maaf malah curhat mood author lagi baik aja hari ini:)
thx semuanya ❤️❤️❤️**
__ADS_1