Kesayangan Tuan Muda Mafia

Kesayangan Tuan Muda Mafia
Bab 231


__ADS_3

Di waktu yang sama tempat yang berbeda,


"Oma kapan Mommy bangun?" tanya Alana


"kita berdoa agar mommy cepat bangun ya? Ala cantik jangan nangis terus dong" ujar Calya mommy Kaila,


"Ala mau temenin aunty gak?" Athifa mencoba membuat keponakan nya ini senang walau dirinya juga merasakan hal yang sama


Athifa dan Alana berjalan bersama menuju Supermarket yang ada di dekat rumah sakit, ah ya jangan kira Athifa Gadis polos yang mudah di bodohi gadis ini sama mengerikan dengan Kaila namun perbedaan nya kaila sangat senang bermain dengan korban nya secara bertahap sedangkan Athifa tidak,


Membunuh musuhnya dengan sadis dan mengeksekusi di hari itu juga dengan sangat-sangat sadis menguliti saat orang itu masih sadar .


namun semua sifat Athifa itu hanya Abang dan kakak nya saja yang mengetahui kedua orang tuanya tidak karna Athifa tak ingin membuat keduanya khawatir biarkan saja Abang dan kakak nya yang khawatir. beberapa kali di umur Athifa yang masih duduk di bangku SMP dirinya membunuh teman sekelas bahkan kakak kelasnya karna membuat dirinya marah,


dan yang membereskan Wiliam Kaivan atau Kaila.


back to topik saja...


Seperti mendapat berkah dari Allah Kaila yang sudah tak sadarkan diri seminggu lebih akhirnya terbangun dokter dan perawat langsung mengecek keadaan Kaila, yang tadinya hanya ada keluarga Nelson kini keluarga mertua Kaila sudah berada di rumah sakit setelah mendengar kabar itu.


Sekitar 2jam akhirnya Kaila di perbolehkan untuk ke ruangan dimana keluarga besar sudah menunggu kehadiran Kaila.


"Sayang" rintih Calya saat melihat putri nya tangis dari orang-orang yang di sayang pun pecah haru bercampur bahagia.


"Mom Arion mana?" tanya Kaila karna tak menemukan suami nya itu,


"Daddy sedang kerja mom" ucap Davian


"Boy sini" walau Kaila masih tak leluasa bergerak karna tubuhnya masih lemas hanya bisa meminta anak-anak nya berada di sampingnya,


"Mommy jangan sakit lagi hikss Ala gak suka!! mommy gak bangun bangun Ala takut!!"


...BRAKKKK...


mereka tertuju pada pintu yang di buka sangat kasar,


"ASTAGA TUHAN TERIMAKASIH HIKS TERIMAKASIH" ucap Feli dirinya baru saja hendak tidur tiba-tiba mendapat pesan dari Wilasa kalau Kaila sudah sadar buru-buru dirinya kerumah sakit bahkan Wilasa yang tadinya ingin besok saja menjenguk mau tak mau ikut sekarang karna Feli sudah dalam perjalanan menuju rumah sakit,


"hikss jangan kaya gini lagi kai" Kaila terkekeh sahabatnya ini memang tidak bisa di tebak,


mereka pun kembali ke keadaan seperti semula ,mereka sangat bersyukur karna kaila sudah sadar. Kaila menanyakan kemana Abang dan sahabat juga suaminya awalnya sang Daddy tak ingin memberitahu tetapi mau tak mau mengatakan semuanya saat anak-anak sudah tidur,


"Jadi Mery yang berkhianat?" tanya nya


Ingin sekalian Kaila merobek mulut dan melepas satu persatu tulang jari-jari Mery saat ini juga karna sudah berani berkhianat kepada dirinya.


Di Negara D,


Hany butuh waktu 1jam untuk meratakan semuanya karna pasukan BD BB lebih unggul dari mereka bahkan pasukan BB ataupun BD saja jika menyerang dengan pasukan sendiri bisa saja namun ini berbeda membuat mereka harus menyatukan keduanya,


"Benjamin Zeganos" ucap Arion, ketua dari mafia Ganjaos yang saat ini sudah di ratakan oleh mereka,


"die and die for you today"


(mati dan mati untuk mu hari ini)


"Bang biarkan gue untuk menghakimi orang ini" pinta Arion, mereka Wiliam dan Kaivan mengangguk


Arion sedari tadi menahan diri, ah menahan diri katanya tetapi hampir seluruh mayat yang ada di sini di bunuh oleh Arion sendiri bahkan seperti percuma membawa hampir 2000 anggota BB BD ke sini,


...BRUGGGGGG...


...DOOOORRR...

__ADS_1


"AKHHHH!!"


...DORRRR...


sehabis menendang wajah Benjamin Arion menembak kedua telapak kaki nya, hanya Benjamin yang tersisa dari sekian banyak anggotanya yang tumbang


"Res pisau gue!"



...DOORRRR...


...DOOORRR...


"Aaaaaaa!! sialan Lo bangs4t!!"


dua tembakan di bahu Benjamin, Benjamin tersandar di tembok markasnya dengan merasakan sakit juga perih,


...SREEEKKKKK...


"Anj akhh sial4n !! gue bakal bunuh Lo semua akhh!!!" Arion menusuk sedikit pisau kesayangan nya itu ke dalam mata kanan Benjamin, tak ada rasa kasian di mata Arion.


...SREKKK...


...SREKKKK...


...CKREEEKKKK...


"AKHHH"


"AAAAAA!!"


...KREKKKK ...


...KREKKKKK...


"Ar !!! Kaila sudah sadar!!" ucap Wiliam matanya tak bisa berbohong sudah berkaca-kaca saat menerima pesan dari sang adik bungsu nya yang mengatakan kalau Kaila sudah sadar,


...SREKKK...


...KREKKKK...


...KREKKKK...


...DORRRR ...


"akhh!, uhukk uhukk!!" Benjamin sudah sekarat,


"apa kau pikir dirimu cukup kuat untuk menduduki posisi Raja maupun Ratu? di kehidupan selanjutnya lebih baik kau banyak memahami situasi terlebih dahulu dari pada bertindak gegabah dan haus akan posisi ku ini"


...DORRRR...


Arion menembak dada Benjamin tepat seperti tembakan yang di berikan nya ke Kaila. Arion berjalan bergegas ke mobil dan mengambil ponsel nya, sebelum menghubungi Davian ,


"Siapkan pesawat, dan Res tolong siapkan 2 koper uang untuk anak buah kita yang sudah bekerja keras untuk kali ini"


"Gue King of Devil mengucap terimakasih banyak kepada kalian yang sudah ikut berjuang bersama malam ini" dengan tulus Arion berucap,


"YAYAA!!!"


"BBBD !!!" Teriak mereka semua,


"kita balik malam ini kalau ada yang ingin beristirahat dulu silahkan yang pasti gue bakal balik malam ini" ucap Arion,

__ADS_1


...my son Davian (calling)...


"Hall.."


^^^"Boy Daddy ingin berbicara^^^


^^^dengan mommy"^^^


"mom Daddy" Davian mengarahkan ponselnya ke telinga mommy nya,


"my husband"


^^^"yes Allah thank you"^^^


^^^"Aku segera pulang tunggu aku"^^^


"Iya by"


^^^"tunggu aku!"^^^


"Tentu, bagaimana keadaan di sana?"


^^^"Semua sudah aku hancurkan,^^^


^^^tak akan ada lagi yang berani^^^


^^^menyakiti keluarga kita"^^^


"Kamu gak kenapa kenapa kan?"


^^^"Enggak aku kuat"^^^


"Cepat pulang aku rindu"


^^^"I love you, dear! Wait for me"^^^


"me too, I will be waiting for you"


...panggilan berakhir...


Sekitar lima belas menit akhirnya mereka tiba di hotel, mereka sedang bersiap untuk kembali ke negara A malam ini juga karna tak hanya Arion yang sangat ingin bertemu dengan Kaila,


..."Kalian nikmati waktu di sini beberapa hari dan setelah itu kembali ke markas!"...


..."Bereskan mayat-mayat seperti biasa tanpa meninggalkan jejak."...


isi pesan di grub chat yang mana Arion dan yang lain kirimkan ke anak Buah masing-masing,


...🦍🦍🦍🦍🦍...


Mereka sudah dalam pesawat menuju negara A, Arion dan yang lainnya sedang beristirahat lelah itu yang mereka rasakan saat ini setelah penyerangan Beberapa jam yang lalu,


Saat ini pukul 03.22 sore


sekitar dua belas jam di udara akhirnya mereka tiba di negara A, di Bandara mereka sudah di sambut oleh anak buah yang akan mengantar juga mengawal mereka ke RS,


Sepuluh menit perjalanan yang mana dengan bantuan Ares meretas seluruh lampu lalu lintas menuju rumah sakit agar mereka segera tiba,


Arion turun dari mobil dengan tergesa-gesa menuju ruangan Kaila,


...BRAKKKK...


Tak ada yang bisa kalem masuk ke ruangan Kaila awalnya Feli kini Arion.

__ADS_1



...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE 🖤...


__ADS_2