Kesayangan Tuan Muda Mafia

Kesayangan Tuan Muda Mafia
Bab 105


__ADS_3

Pagi Minggu , mansion keluarga Nelson masih sepi tak ada yang berada di meja makan maupun ruang tengah semuanya masih berada di tempat tidur kecuali kedua orang tua kaila ,


"Mas, anak anak mana? " tanya nyonya Nelson saat berada di ruang tengah tak mendapati anak-anak yang biasanya ribut


"Mungkin masih pada tidur, lagian kemarin mereka ngurusin pasti cape" sang istri mengangguk


keduanya memilih sarapan pagi duluan, mereka berdua menebak para anak-anak nya pasti akan bangun kesiangan.


Kedua orang tua itu meminta para maid untuk berbelanja kebutuhan untuk barbeque nanti sore sampai malam, keduanya tak akan membangun kan para anak-anak nya .


Setelah sarapan, keduanya memilih ke halaman belakang dimana terdapat danau buatan yang luas, kedua suami istri itu menikmati pagi hari dengan senyum bahagia.


"terimakasih" ucap sang suami


"untuk apa mas?"


"untuk semuanya, ayo kita nikmati hari tua bersama-sama kita dan anak-anak kita"


"Tentu"


"Mau nambah Adek buat Athifa?" goda sang suami


"Mas iih otaknya kenapa sihh" sang istri langsung blushing


"Tapi kamu harus cepat sembuh"


"Sudahlah, ayo masuk aku masih lelah" mengalihkan pembicaraan mereka


"Yasudah ayo"


keduanya kembali ke kamar mereka,


Setelah suami istri itu kembali ke kamarnya, para tuan muda yang ada di bar ada yang terbangun.


"Astaga!! gue nginep di rumah orang? " gerutu Arthur


"El Bangun woy" panggilnya, sedangkan yang d Panggil tidak mau bangun


"Gue kerjain aja ah" Arthur berjalan menuju ke arah meja dimana terdapat kabel dan yang lainnya,


Arthur menyambung kan ponselnya dengan speaker lalu mulai menyalakan musik dari James brown - a feel good , dengan volume full . Arthur juga menyiapkan ponsel yang satunya untuk di gunakan but memvideokan reaksi mereka.


"Anjim"


"****** "


"ngajak gelud Lo hah "


"Jantung gue astaga"


"Bod*h lu anj"


"Sumpah ku anj ngajak gelud"


"Untung lu temen Ade gue, kalau kaga dah gue headshot in tu pala "


Sumpah serapah yang di lontarkan mereka, sedangkan pelaku hanya cengar cengir tanpa dosa .


"Ck, Off baperan!" ucap Arthur


" Baperan baperan untung temen" tukas El


"El dah siang anterin ke depan dong"


"gak ah males"


"astaga El lu gini Amat dah jadi temen"


"sama gue aja bang, gue juga mau ke bawah"


"gue ikut" ucap Ares


"Eh ?? Arion mana?" tanya Ares lagi

__ADS_1


"lah iya? tu bocah satu kemana?" ucap El


"udah balik kali" ucap Kaivan


"Dah Yo Al gue gerah ini kagak mandi"


"Lu pada nanti balik lagi kan? sore barbeque an kata BoNyok gue"


"Gak janji bang"


"Oh okeyy, gue gak nganter ya ngantuk"


"Yoi thank bang"


Arthur dan Albert menuju lantai satu atau dasar, sedang kan sisanya yang berada di bar Kaivan ,Naresh ,dan Elvano melanjutkan tidurnya.


Di tempat lain,


kamar tamu , Arion masih nyenyak tidurnya dengan nyenyak tanpa gangguan siapapun apalagi pintu dia kunci dari dalam.


Sedangkan Kaila sudah bangun dan membersihkan badannya begitu pun dengan Athifa yang sudah rapi lebih dulu dari Kaila , Kaila mengecek ponselnya yang ada hanya pesan terakhir yang di kirimkan Arion mengucapkan selamat malam dan selamat tidur untuk kaila,


"Tifa duluan ke bawah ya? kakak mau ke atas sebentar" Athifa mengangguk


Kaila menaiki tangga ke lantai atas, karma lift digunakan oleh Athifa tak ingin m adiknya itu semakin telat makan apalagi sekarang sudah siang.


"Ngos-ngosan juga" gumam Kaila saat berada di lantai atas ,Kaila berjalan menuju bar, menebak-nebak pasti semuanya masih pada tidur.


Kaila membuka pintu, suasana gelap lampu Led ungu yang terlihat di sisi atas membantu penerangan. Kaila mengganti lampu putih ketiga pria itu langsung meringkuk mencoba menutupi setiap celah cahaya yang masuk ke dalam mata.


"Ishh!!! siapa lagi yang ganggu tidur gue" gerutu Kaivan lalu pelan-pelan membuka matanya yang tertutup tangannya.


"Kenapa?" tanya kaila di dekat saklar lampu,


"Gapapa" Kaivan langsung berduduk , juga memukul tubuh El dan Ares pelan seraya membangunkan keduanya.


"Apaan masih ngantuk gue" Elvano enggan membuka matanya,


"Eh Kaila" Ares yang sedikit sadar sambil mengucek matanya.


"iya ini bangun" Kaivan langsung berdiri hendak pergi menuju kamarnya


"Res, Arion mana?"


"Gak tau gue kai, dari tadi juga kagak ada mungkin balik"


"oh okeyy, Lo lanjut aja tidurnya kalo udah gak ngantuk makan tinggal minta sama maid" Ares mengangguk menunggu Kaila pergi untuk melanjutkan tidurnya kembali.


Kaila menghubungi Arion namun tak kunjung di angkat, Kaila menyusul adiknya ke meja makan dan ternyata Athifa di temani Albert makan.


"morning all" sapa Kaila


"already this afternoon " tukas Albert


"Biarin bacot lu"


"makan dulu ka" ajak Athifa ,Kaila duduk di samping Athifa.


Mereka menikmati sarapan pagi yang terlambat, Athifa mengajak Kaila untuk pijat refleksi dan spa setelah ini, Kaila pun menuruti kemauan sang adik apalagi dirinya lama tidak melakukan perawatan.


"Nanti kakak ajak ka Feli ya?"


"iya ka, Di mall aja nanti sekalian tifa mau beli jajanan"


"okey, jam 1an ya?"


"Iya, bang Al Temani tifa ke danau belakang mau?"


"Tentu , Ayo selesai kan makan dulu baru kita jalan-jalan ke danau"


"Jangan panas-panas an!" tegur kaila


"mendung di luar ka" ucap Albert, Kaila mengangguk

__ADS_1


Selesai makan mereka membawa piring bekas makan ke dapur mencuci masing-masing agar memudahkan para maid.


Athifa dan Albert ke danau belakang d temani dua pengawal untuk berjaga-jaga, karna keluarga Nelson berkumpul di mansion penjaga dan pengawalan di perbanyak mengingat musuh bisa bersembunyi dimana-mana.


Kaila menghubungi Arion lagi namun tak ada balasan, Saat hendak masuk ke lift terdengar pintu dekat lift tertutup saat Kaila hendak mengecek ternyata bertepatan dengan Arion berjalan.


"Honey ?" panggil Arion


"Kamu tidur di kamar tamu? aku kira pulang"


"Haus" bukan menjawab Arion malah laporan kalau dirinya haus.


"yaudah ayo ke dapur" Arion mengekori Kaila


keduanya tiba di dapur , para maid sibuk berlalu lalang membersihkan meja dan dapur ada juga yang menyusun bahan-bahan untuk barbeque nanti sore ke dalam lemari.


"ini minum dulu" langsung meminum air yang diberikan Kaila,


"Aku telpon kamu gak di angkat" kesal Kaila


"Maaf, aku gak denger sayang" Kaila paham kekasihnya ini pasti tidur dini hari apalagi berkumpul bersama teman-teman bobroknya yang lupa waktu.


"oh ya, Ares mana?" tanya Arion


"masih di bar tepar dia"


"Yaudah, ayo ke bar bangunin Ares biar balik kerumah dulu ganti baju nanti ke sini bareng mami dan yang lain" ajak Arion , keduanya berjalan menuju bar lantai atas,


"oh ya, aku ,Feli dan Athifa nanti mau spa dulu"


"Dimana?"


"Refleksi langganan Feli"


"mau aku antar?"


"Gak usah nanti aku bawa mobil"


"jangan lupa kabarin ya?" Kaila mengangguk,


Keduanya sudah berada di bar, Ares dan Elvano masih saja tidur mungkin karena gelap dan alunan musik slow yang d hidupkan Elvano menambah suasana nyaman di dalam.


Kaila menghidupkan lampu ruangan itu lagi, kali ini Kaila tak akan membiarkan keduanya melanjutkan tidur karna hari sudah semakin siang.


"silau woy!" ucap El


"Bangun kebo lu"


"Res bangun balik" ajak Arion , Ares bangun karna sudah puas tidur .


"Lo jangan ngeselin kai" kesal El saat Kaila menariknya untuk duduk


"Bangun gila lu, gue bilangin bokap lu mondar lu nya"


"Ini bangun astaga!"


"Ayo res balik" ajak Arion lagi


"ini juga bangun Ri sabar Napa"


Mereka berempat keluar dari bar, Elvano menuju kamar miliknya yang berada di mansion keluarga Nelson, sedangkan Kaila mengantarkan Arion dan Ares kedepan pintu .


"Hati-hati di jalan" titah Kaila


"Iya, kalo sampe aku kabarin" Kaila mengangguk.


Arion dan Ares satu mobil karna mobil Ares sudah di bawa balik oleh Luke sesuai perintah Arion sebelum pesta, Kaila sudah menghubungi Feli untuk spa nanti siang pukul 1.


"Kevin dimana?" tanya kaila ke penjaga


"mungkin masih di aula Queen" kaila mengangguk lalu berjalan menuju aula


...✨ Jangan lupa like dan vote ❤️❤️✨...

__ADS_1


...mau ngasih tau:) maaf kalo up nya satu bab doang soalnya author lagi sakit😭 mohon doa nya biar cepat sembuh😭😭🙏 ...


__ADS_2