Kesayangan Tuan Muda Mafia

Kesayangan Tuan Muda Mafia
Bab 161


__ADS_3

Arion dan Luke sudah berada di markas BD ,mereka di sambut dengan baik oleh anak buah BD . Kevin pun ikut menyambut mereka dan mengantarkan Arion ke ruangan dimana Kaila berada.


"Sayang"


"Hai, lihat boy Daddy mu datang dengan baju sekolah" Kaila memberi tanda untuk tidak mendekat ke mereka berdua,


"Dad cuci tangan" titah Kaila


Arion langsung menuju kamar mandi untuk cuci tangan, selesai cuci tangan barulah Arion menggendong bayi kecil itu .


"Vin tolong bawakan barang-barang ini" Kaila memberikan tas berisi perlengkapan bayi


Setelah itu mereka menuju ke mobil karna harus segera sampai ke rumah sakit agar semua cepat selesai. Kaila sudah menyetujui permintaan Arion yang ingin membawa anak-anak ke rumah Kaila, dengan senang hati Kaila memperbolehkan anak-anak itu tinggal di rumah nya,


apalagi orang tua kaila pasti akan menyetujui permintaan Kaila, Kaila juga udah meminta para maid untuk memasak makanan yang banyak untuk merayakan kedatangan para anak-anak itu.


"Jadi kita hanya bertiga di mobil? Luke gimana?"


"Luke akan datang dengan bus mini ke rumah sakit karna tak mungkin memasukkan mereka ke dalam mobil ini semua" Kaila mengangguk


"Vin berangkat sama Luke ke rumah sakit biar bantu di sana"


"Baik Queen"


Kaila dan Arion langsung berangkat lebih dulu ke rumah sakit, di perjalanan menuju rumah sakit sempat-sempat Kaila melirik toko ice cream kesukaannya, namun tak ingin memperlambat kaila hanya menelan ludah nya saja.


Di rumah sakit,


anak-anak itu sangat senang saat melihat Arion datang, tersisa 11 anak-anak di ruangan ini mereka terkejut dan takut saat melihat kaila, namun Kaila yang suka dengan anak-anak melakukan pendekatan dan membuat mereka nyaman dengan Kaila .


"Nama kamu siapa?" tanya Kaila ke salah satu anak yang paling tua, ya anak itu lah yang menjaga boy saat mereka masih di sekap. saat ini boy sedang bersama Arion di periksa keadaannya.


kenapa Kaila gak ikut karna sedang melakukan pendekatan dengan anak-anak ini, dan syukurlah membuahkan hasil mereka nyaman bersama Kaila.


"Nama aku Davian Abimanyu"


"Wahh nanti kita kenalan ya dengan yang lain, Sekarang siap-siap biar pulang ke rumah mommy?"


Kaila meminta mereka memanggilnya Mommy, entah suka aja dirinya di panggil dengan sebutan tersebut. terserahlah kata orang nanti apalagi para murid sekolah .


kalaupun dirinya akan di keluarkan dari sekolah seperti nya dia akan membuat sekolah sendiri tapi kalau di pikir sepertinya itu tidak mungkin terjadi.


"Kalian tunggu di sini sebentar mommy ke tempat Daddy sebentar" anak-anak itu mengangguk


Kaila menuju ke ruangan dimana Arion berada dirinya di ikuti Kevin sebagai pengawalnya. karna memang itu tugas Kevin menemani Luke tadi karna untuk mengawal dirinya.


"Vian" Arion langsung menoleh kala Kaila memanggilnya


"Gimana? gapapa kan" tanya kaila


"Dia Baik-baik aja malah lebih sehat dan berisi dari terakhir di periksa" Kaila tersenyum senang mendengarnya.


Selesai memeriksa si boy mereka kembali ke ruangan anak-anak untuk menjemput merek pulang kerumah kaila.


Skip Mansion Keluarga Nelson,

__ADS_1


"Mommy"


"mommy"


"umah ommy becall"


"Becal banget"


"da lah enang ga mi"


Ucap mereka terkagum-kagum


"Kolam renang? ada sayang ayo masuk dulu" ajak Kaila


Mereka berlari masuk ke dalam, Kaila yang sedang menggendong boy hanya bisa menggeleng .


"Vian gendong dulu boy nya" Arion langsung mengambil boy dari Kaila,


Kaila menuju dapur untuk meminta para maid menyiapkan makanan selagi mereka sibuk.


"By Boy ee kayaknya" teriak Arion


"Bersihin dong! aku lagi bantu bikin pudding ini"


"Kamu aja dong, aku lagi Mabar ini sama Ares dan Wilasa"


"GAME KAMU MAU AKU TAKEDOWN HAH!!" Arion langsung mematikan ponselnya membawa boy ke kamar mandi di kamar Kaila,


Kevin dan Luke yang menyaksikan kejadian langka itu hanya menahan tawa agar tak di tebas bos nya ini.


Arion sudah kembali setelah membersihkan ee boy sekalian memandikan agar segar baby boy,



"Luk Anak-anak dimana?"


"di kamarnya Tuan" bukan Luk yang menjawab melainkan Kevin


"minta tolong suruh mereka turun ya Vin" Kevin mengangguk


Kamar anak-anak masih memaki tempat tidur besar, Kaila berencana akan mendesain beberapa kamar anak-anak dengan tempat tidur tingkat .


Anak perempuan ada 5 , sedangkan laki-laki ada 6 satu laki-laki lebih tua dari yang lain ya itu Davian. rencananya kamar anak-anak akan di bagi jadi dua kamar anak-anak perempuan akan di desain berwarna pink sedangkan laki-laki biru, dan juga Kaila akan mendekor kamar boy sekalian.


"Mommy" Teriak anak-anak yang baru saja keluar dari lift


mendengar teriakan anak-anak bayi kecil itu yang tadinya tertidur pun kaget langsung menangis kencang, Kaila yang sedang sibuk di dapur mendengar teriakan serta tangisan hanya bisa memijit pelipisnya.


"Sabar nona namanya anak-anak" ucap maid kepala


"Iya Bi, tapi aku senang ko. dari pada aku sendiri tinggal di mansion sebesar ini"


"Semoga nona selalu di mudahkan dalam mencari rejeki"


"Makasih bi" ucap Kaila

__ADS_1


"Bi tolong lanjutin ya" maid kepala mengangguk


Kaila mencuci tangannya,


"Kalau kalian semua tau siapa gua sebenernya bisa-bisa gak bakal mau kerja di sini" batin Kaila seraya mencuci tangan nya.


"omy dad ilang alo kan anyak, oleh Alan Alan" ucap salah satu anak perempuan itu.


"Benarkah? ayo nanti makan banyak ya biar jalan-jalan" mereka mengangguk antusias


Kaila dan Arion berencana memberikan nama buat anak-anak tersebut agar lebih mudah di panggil, kenapa mereka memberi nama lagi agar mereka gampang mengingat dengan nam yng mereka berikan.


"Nona makan siang sudah siap" Kaila mengangguk


"Anak-anak ayo makan"


"Luk Vin ayo makan" mereka berdua saling pandang lalu mengangguk


Kaila membiarkan Arion makan terlebih dahulu karna bergantian menjaga si boy, padahal para maid sedang menunggu untuk boy di titipkan di mereka tapi ternyata tidak,


Bukan Kaila tak percaya dengan para maid, dirinya hanya sedang tak ingin boy banyak tangan yang menggendong nya.


"Hari Minggu kita jalan-jalan ok?" ucap Arion


"benarkah dad?" mereka berucap serempak apalagi Davian.


"Iya kalau Daddy gak sibuk"


"baik dad, Kita boleh berenang?" tanya Davian mewakili adik-adiknya


"Mau kolam yang di mana?" tanya Kaila


"Olam da apa mom?" anak laki-laki bertanya


Kaila diam seraya menghitung ada berapa kolam di mansion nya ini,


"Tiga Atau empat lupa mommy"


"Berenang di lantai 2 aja , gak terlalu dalam" titah Arion


"Api Ade mou Olam uar"


"Yasudah, kolam di belakang tapi nanti sore kalo udah gak panas?"


"horeee.."


"makasih mom" ucap Davian , Kaila tersenyum seraya mengangguk.


...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE 🖤...


**Hallo para pembaca setia🙏


Terimakasih banyak untuk beberapa bulan ini udah setia dan mau membaca cerita yang aku buat🙏 maaf di kala ada kekurangan dalam kata atau tidak sesuai harapan kalian 🙏


Aku mau ngasih tau, Kalau aku buat cerita baru lagi judulnya **ARCELLA QUEENZIE , **Cerita ini di ambil 70% dari pengalaman aku hidup selama hampir 20 tahun ini 🙏 jadi jangan lupa mampir ya ..

__ADS_1


kalau ceritanya kurang bagus aku minta maaf🙏 aku juga butuh pendapat kalian gimana cerita nya jadi jangan lupa mampir🙏 di tunggu komentar dan pendapat juga kritikan kalian semua🖤🙏🙏❤️❤️❤️**


__ADS_2