Kesayangan Tuan Muda Mafia

Kesayangan Tuan Muda Mafia
Bab 258


__ADS_3

...**MAU KAPAN LAGI DOUBLE UP SEPERTI KEMARIN?...


...POKOKNYA HARUS BISA TEMBUS KOMENTAR SEKALIGUS LIKE NIH...


...TANTANGAN BUAT KALIAN,...


...AYO MENTAL PATUNGAN BIAR DOUBLE UP 😭...


...SEMANGAT SEMANGAT πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯...


...Arka loversπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œ...


...(Arion Kaila)...


...anjai gak tuh panggilan buat kalian semua acieeeeeee.......


...sebelum itu mari kita ingat tanggal...


...13 Juni 2021...


...yang mana hari pembunuhan masal via online yang di sebabkan oleh konser sowoozoo BTS...


...army seketika menjadi mental down breakdown semua😭😭**...



...**kalo ada fandom lain or bukan army aku minta maafπŸ™†πŸ»β€β™‚οΈπŸ™ kita gak boleh war ya kita harus damai okeyyyyπŸ˜­πŸ™πŸ”₯...


...πŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œ**...


Semua keluarga Kaila dan Arion panik melihat Davian yang penuh luka juga ada banyak bercak darah di baju nya.


"Apa yang terjadi boy?" Arion mensejajarkan tubuhnya dengan Davian,


"Hikss Valez takut hiks" Arion semakin mengerutkan keningnya dan Davian semakin bungkam bahkan tatapan mata garang Arion ke arah bodyguard membuat para bodyguard yang berbadan garang itu langsung tunduk,


"Cerita ke Daddy atau..." Arion menggantung ucapannya


"Atau mommy kamu yang tanya langsung?" lanjut Arion membuat Davian langsung menatap wajah Arion .


"Dav just killed people" Mereka semua kaget tentunya mendengar ucapan Davian,


(Dav habis membunuh orang)


"How can?" percakapan ayah dan anak itu tak luput dari pendengaran keluarga besar


(bagaimana bisa?)


"Of course I can, I killed the person who blew up the supermarket yesterday" dengan santai Davian berucap


(Tentu saja bisa, aku membunuh orang yang meledakkan supermarket kemarin)


Arion bahkan keluarga besar langsung kaget sekagetnya, bagaimana bisa anak sekecil ini menjadi sangat bar bar.


"Oh my!" Lenguh Calya ,


Seketika otak nya mengingat bagaimana Kaila saat masih kecil bahkan tak hanya satu orang yang di bunuh nya melainkan puluhan.


"ayo sama Oma bersihkan tubuh kamu dulu" Ajak Iswara ke Davian yang paham dengan sifat anak laki-laki nya ini dan tau apa yang akan di lakukan nya.


"Ayo Varez sama Gala ikut Aunty yuk" ajak Verina


"Gak mau! mau sama Daddy ! Valez mau sama Daddy!!" Varez tak ingin melepaskan pelukannya dari Arion


Arion menutup kedua matanya lalu menarik nafas panjang setelah itu baru dirinya mengelus punggung Varez,

__ADS_1


"Varez kenapa sayang?" tanya Arion,


"Gala ayo!" ajak Davian mau tak mau Gala mengangguk


"Valez takut, Valez takut hiks Daddy sama mommy jangan tinggalin Valez" rengek anak laki-laki itu,


"tentu Daddy dan Mommy gak bakal tinggalin kalian sayang" Arion terus mengelus punggung Varez hingga nafas yang tadinya tak beraturan kembali tenang ternyata anak laki-laki nya tertidur


"Ar mau ke ruangan Kaila, titip Alana mom Dad" mereka mengangguk,


Skip Ruangan Kaila...


Kaila yang melihat Varez tertidur langsung meminta Arion merebahkan Varez di sampingnya ,awalnya Arion tak ingin namun Kaila meminta dengan tegas.


"Ko bisa Varez ke sini?" Yang Kaila tau kalau anak-anak berada di rumah maka itu dirinya bertanya,


"Nangis mau ke sini" singkat Arion,


"Aku mau keluar sebentar sekalian ke kantor" ucap Arion lagi, Kaila pun mengangguk.


"El nitip lagi" ujar Arion lalu pergi meninggalkan ketiganya.


Ares dan Wilasa yang baru datang langsung mengerutkan keningnya kala Arion tak menghiraukan mereka bahkan seperti tuli kala keduanya memanggil.


"ikutin aja" ujar Wilasa mereka pun mengikuti perginya Arion,


Skip Markas BB....


Bodyguard yang menjaga anak-anak sudah berada di depan markas berjejer rapi seperti sedang latihan paskibra.


...BUGGGG...


...BUGGGG...


...BUGGG...


...BRUKKKK...


"GOBL0K!!! BECUS GAK LO PADA HAH ANJ!!"


"KALO ANAK GUE KENAPA-KENAPA GIMANA!!!"


...Clikkk...



Arion memasukkan peluru ke dalam pistolnya.


...DOORRRR...


...DOORRRR...


Wilasa dan Ares yang baru saja turun melihat itu sedikit kaget saat tembakan itu tepat ke arah dua anak buah BB di depan Arion, tembakan tepat di jantung mereka dan saat ini kedua anak buah itu tak sadarkan diri..


...meninggal dunia maksudnya.....


...DOORRRR...


"bawahan tak becus!!!"


...DOORRR...


...DOORRRR...


...DOORRRR...

__ADS_1


...DOOORRRR...


"Ar sudah!" titah Ares


"Tutup mulu Lo! atau Lo juga mati" ucapan Arion serius saat ini Arion tak bisa mengenali siapa lawan atau kawan.


...DOOORRRR...


...DOOORRRR...


tembakan terakhir tepat di kepala anak buah nya, sepuluh bodyguard itu terkapar dan menghembuskan nafas terakhir.


"gila Lo?" tanya Wilasa yang tak habis pikir ada apa dengan Arion saat ini.


"shut up! If you don't know the whole story, you better shut up!"


(diam! Jika Anda tidak tahu keseluruhan cerita, lebih baik Anda diam!)


Arion berjalan masuk ke dalam markas menuju ruangan pribadi nya.


Mengambil beberapa botol wine yang sangat keras duduk di bangku kebanggaan nya tanpa memperdulikan tatapan penuh tanda tanya dari kedua sahabatnya ini.



...Drttttttt...


...my son Davian (calling)...


"where's daddy?"


(Daddy dimana?)


^^^"Kantor"^^^


"I forgot, that person's head is


still in front of the gate


the house is stuck"


(Aku lupa, kepala orang itu


masih di depan gerbang


rumah nya tersangkut)


^^^"Daddy akan urus itu"^^^


"thank you dad"


(terimakasih dad)


^^^"jaga mommy dan adik-adikmu"^^^


"Tentu"


...Panggilan berakhir....


"Sa, pergi ke alamat yang gue kirim. bereskan mayat-mayat yang ada di situ" Wilasa mengerutkan keningnya,


"Davian bukan gue" tau kalau Wilasa akan bertanya demikian..


"Whatt???" kaget Ares dan Wilasa


"maksud Lo????"

__ADS_1


...πŸ–€ JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE πŸ–€...


__ADS_2