Kesayangan Tuan Muda Mafia

Kesayangan Tuan Muda Mafia
Bab 220


__ADS_3

Akhirnya setelah perjalanan panjang mereka tiba di mansion. Awalnya Kaila ingin memberi kejutan tapi setiba di mansion malah di urungkan karna anak-anak sudah tidur ,


"Bi buatin coklat hangat ya 2" pinta Kaila,


"Queen barang-barang nya di letakkan dimana?"


"Koper Gue sama Arion taroh di depan pintu aja, trus sisanya Taroh di kamar gue yang di dekat lift"


"Uwahhhh cape pinggang gue!!" Kaila merebahkan tubuhnya di Sofa,


"HONEY!" Teriak Arion dari depan pintu,


"KENAPA??" balas Kaila berteriak,


Kenapa harus teriak?padahal dekat? dekat ndas mu! masuk ke dalam Mansion kaila ini bisa sampai 5 menit bahkan lebih agar bisa sampai ke ruang tamu, kalau ke ruang keluarga akan lebih..


maka itu waktu ingin lamaran Kaila mereka sampai menggunakan skuter bahkan sepeda😭 biasa orang kaya mah bebas,


"GAPAPA MANGGIL AJA!"


"kurang ajar" gerutu Kaila untung saja yang manggil jauh,


"Ini Nona muda" maid meletakkan 2 gelas coklat hangat,


"makasih, Oh ya Bi Anak-anak rewel gak?"


"Enggak Non cuman Tuan muda Varez aja kadang nyariin Non dan Tuan" Kaila mengangguk,


...🦍🦍🦍🦍🦍...


"minum dulu biar anget perutnya" Arion mengangguk,


Kini keduanya sedang duduk di ruang keluarga lagi mager sekali untuk masuk ke kamar. Kevin pun sudah bisa di perkirakan tepar di dalam kamarnya yang ada di mansion ini,


sedangkan anak buah yang lain? kembali ke markas untuk beristirahat MUA dan lainnya juga bahkan mereka lebih dulu tiba di negara A karna tadi saat transit Kaila ingin lihat-lihat oleh-oleh di mall hingga kebablasan,


"Kenapa?" tanya Arion saat Kaila terkekeh tak jelas,


"Ah enggak cuman keinget waktu awal ketemu sama awal pacaran aja" ujar Kaila,


"Awalnya aku tinggal di sini cuman karna taruhan dengan Daddy tanpa identitas Nelson hidup mandiri di negara orang karna aku dulu bisa di bilang nakal tapi masih batas wajar menurut aku, Nakalnya cuman berburu, Mengeksekusi,balapan, belanja, ikut transaksi, dan banyak lagi.. oh ya membantai habis musuh saat mereka menyerang markas" ujar Kaila


"Memang istri aku ini aneh, dimana-mana orang selalu menunjukkan kebaikan dalam dirinya ini malah sebaliknya, tapi gapapa aku sayang ko"


"Hilih bicit, mau dengar baiknya aku?" Arion mengangguk biar istri nya ini senang,


"Uang yang ada di ATM aku semuanya hasil kerja aku sendiri, Setiap mau belanja aku harus berusaha dulu seperti belajar lalu mendapat kan nilai bagus, bahkan kalau menurut IQ atau kepintaran ku, aku bisa jadi Dosen jika aku mau 3tahun lalu tapi aku malah memilih untuk hidup mandiri dan akhirnya ketemu kamu di negara ini"


"Masih banyak lagi si cuman kalo di ceritain semua nanti di bilang SOMBONG!" Kaila menoleh ke arah Arion,



"Sumpah ngeselin!!"


"By bangun iihh!!! aku udah cerita panjang kali lebar bagi tengah malah tidur!!" Kaila membangunkan Arion dengan mulut komat Kamit,



Arion langsung bangun dan tersenyum kala Kaila bergumam kesal karna dirinya ketiduran, ngantuk nya gak bisa di ajak kompromi..


"yuk ke kamar yuk ngantuk banget tau" ada rasa bersalah karna tertidur namun lucu ketika melihat kaila yang cemberut,


"yik ki kimir yik ngintik bingit tii !!" Kaila sudah terlanjur badmood,


"Besok aku beliin ice cream vanilla dehh jangan ngambek dong"


Skip kamar,

__ADS_1


"By astaga iih jangan diem dong! horror tau!!"


Kaila masuk ke dalam kamar ganti untuk mengganti pakaian nya namun di ikuti Arion, Arion memeluk Kaila dari belakang agar istrinya ini tak ngambek lagi,



(ilustrasi jangan terlalu di hayati takutnya sakit hati kalau di lihat pake ke hati)


(anjai kata-kata di atas membagongkan😭🔫)


"Lepasin pengap!!"


"maafin dulu!"


"iya udah ah sana!"


"ko jutek gitu si?"


"duhh sana Arion!"


"ko panggil nama!"


"kenapa? gak suka??"


"ko makin marah?"


"ka ko ka ko bisa diem gak?"


"iya maaf by" Kaila menarik nafas panjang


"HEMMMMMMMMMMMMMMM HUHHHHHHHHHHHHHHHHHHH!!! sayang lepas ya aku mau ganti baju!"


"tapi gak ngambek lagi kan?"


"Enggak!"


"Serius?"


"Demi apa?"


"Demi kamu!"


"Yakin!"


"YA ARION MELVIANO!" kesabaran Kaila sudah hilang seperti nya,


...Cup...


...Cup...


"Good night honey" Arion langsung berlari meninggalkan kamar ganti,


"Sabar kai sabar sabar sabar" mencoba menenangkan emosinya,


...◼️◼️◼️◼️◼️...


Pagi ini,


Anak-anak sudah berangkat sekolah mereka masih tak membangunkan kedua orangtuanya karna Davian bilang mommy dan Daddy mereka pasti kecapean maka itu nanti pulang sekolah saja baru menemui mereka,


Varez sedang bermain di lantai bawah bersama beberapa pengawal ya mau bagaimana lagi hanay pengawal dan baby sitter yang menemani nya bermain tak ada anak seumuran dirinya ,


siang pukul 12.45.


Kaila sudah siap kini dirinya hendak ke bawah, Kaila tak membangunkan Arion biarkan saja dirinya beristirahat .


"Hey boy" ujar Kaila,

__ADS_1


"Mommy!!!!" Varez berlari dan memeluk Kaila,


"Apa kabar sayang? oh ya mommy beli beberapa cemilan kamu pasti suka" Kaila meminta anak buahnya mengambilkan oleh-oleh untuk Varez,


"Queen saya dapat kabar Nona Verina berangkat hari ini dan katanya akan tiba dalam beberapa jam lagi" ujar Kevin,


"Gak jadi besok? eh tunggu ko gak ngabarin gue? hp gue mana?" Kaila lupa kalau hp nya di kamar dan belum di hidupkan sedari tadi malam,


"jam berapa Ka Verin tiba? cek jadwal kedatangannya" Kevin mengangguk,


Sebentar lagi anak-anak pulang Kaila berencana untuk menjemput mereka saking rindunya dirinya dengan anak-anak,


"Kita jemput Abang dan kakak kamu yuk?" Varez mengangguk


"Ayo kita ajak Daddy mau ikut atau enggk"


"Mommy mau sepeda juga Kaya punya Abang, masa Ade naik mobil Abang naik sepeda"


"emang Ade udah bisa naik sepeda?"


"bisa kemarin sama Ka Ala Varez naik sepeda"


"siapa yang bonceng?"


"Ka Ala"


"Ck, yasudah nanti pulang jemput kakak dan Abang kita beli sepeda buat Varez"


Mereka membangunkan Arion untuk mengajak nya ikut menjemput anak-anak, sebenarnya bisa saja Kaila dan Varez Langsung berangkat tapi nanti saat pulang dirinya bakal di diamkan oleh Arion, biasalah ngambek,,


"By ikut gak? mau jemput anak-anak"


"Daddy wake up dad!!!"


...Cup...


...Cup...


...cup...


"wake up!" ujar Varez,


"Morning boy" ujar Arion lalu membalas kecupan Varez tadi,


"Ayo jemput Abang dan kakak!!" Arion mengangguk lalu duduk seraya mengumpulkan nyawanya agar tidak terhuyung kala berdiri nanti,



(style Arion )



(style Kaila)


Kaila lebih style karna biasa ibu-ibu kan harus tampil cantik di depan ibu-ibu lainnya ya walau Kaila hanya berdandan seadanya,


Mereka dalam perjalanan, Varez duduk di pangkuan Kaila sambil tertidur karna jam segini biasanya jam tidur siang Varez, Arion sesekali mengelus kepala Varez sebegitu sayangnya Arion dengan anak-anak nya walau bukan anak kandung tapi tetap saja bagi Arion maupun Kaila kandung atau bukan mereka adalah anak-anak nya.


"Varez minta beliin sepeda" kaila berucap,


"Emang udah bisa naik sepeda?"


"Udah tapi di bonceng" Kaila terkekeh kala mengingat maksud Varez


benar saja Varez bisa naik sepeda namun itu di bonceng oleh Alana yang mana berarti Varez sebagai penumpang kan? bukan berarti dia ngegoes tapi menurut Varez dia di bonceng itu juga namanya bisa naik sepeda,


"Itu namanya belum bisa sayang" Arion menggeleng,

__ADS_1


"Iya biarin ah dia beli sepeda, nanti minta ajarin abang-abang nya" Arion mengangguk pasrah tak mungkin kan melawan istri,


...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE 🖤...


__ADS_2