Kesayangan Tuan Muda Mafia

Kesayangan Tuan Muda Mafia
Bab 234


__ADS_3

hari berganti hari,


dan hari ini hari Rabu Kaila di minta ke sekolah untuk memenuhi panggilan guru karna Alana berkelahi beberapa waktu lalu Galaxy dan Arion yang menghadiri kini Alana masalahnya cuman sepele menurut Kaila saat mendengar penjelasan sang anak,


...🐻 (chat)...


"Sama aku aja ya?"


"bentar lagi selesai ko"


"Ya? sayang!!"


^^^"Aku udah di jalan"^^^


^^^"Sama supir kamu kerja aja"^^^


^^^"pulang dari sekolah aku ke tempat^^^


^^^kantor kami sama Varez"^^^


"Tapi by"


^^^"jangan bikin aku badmood!"^^^


"Ampun yaudah iya!"


"kabarin aku terus"


"bawa pengawal kan?"


"Sayang"


...Anda memblokir nomor ini...


Sudah sering Kaila memblokir nomor Arion tapi beberapa menit kemudian di bukanya lagi ini cuman ancaman kecil-kecilan saja oleh Kaila agar Arion lebih fokus bekerja saat jam kerja.


"Mom Valez mau gulali" baru saja masuk ke area sekolah mata Varez jelalatan melihat jajanan.


"mommy!" rengeknya


"iya nanti ya sabar dulu mommy ada urusan sebentar nanti kita beli"


"promise?" seraya mengarahkan kelingking ke arah kaila


"Janji"


Kaila turun dari mobil bersama Varez yang berada di gendongan tak ingin turun karna malu banyak murid cewe katanya, iya saat ini jam istirahat agar pertemuan guru dan orang tua murid tak mengganggu jam pelajaran.



...(style Kaila)...


"Nyokap siapa tuh cantik banget"


"Mamah nya cantik pasti anaknya cantik"

__ADS_1


"Kalo gue udah gede mau punya pacar cantik juga ah"


percakapan Beberapa murid yang berada di lantai 2 saat melihat kaila di ikuti pengawal di belakangnya,


"Cakep bismillah anaknya" ujar salah satu murid


"Tante cantik banget sihh" Teriak salah satu anak dari lantai 2


Devan tau yang hendak ke kantin bersama temannya sedikit penasaran dengan apa yang mereka bahasa sedari tadi dan matanya langsung menajam saat melihat sang mommy juga adik bungsunya berjalan ,


Davian melirik ke arah kiri dan kanan banyak yang terfokus ke arah mommy nya. andai bisa Davian ingin mencongkel dan menjahit mulut teman-teman di sekolahnya yang sudah melihat kecantikan dan berkata seenak jidat mereka tentang sang mommy.


Saat menuruni tangga dengan tergesa-gesa dirinya pun bertemu dengan sang mommy.


"Abang Dav gendong!!" belum saja Davian berucap sang adik langsung minta gendong mau tak mau Davian menggendong sang adik,


"Mommy kenapa gak pake masker sih!!"


"Kenapa emangnya?" tanya kaila


"Mommy Abang kan udah bilang! mommy tuh cantik nanti mommy ada yang suka trus culik mommy gimana!!" Kaila terkekeh tak melanjutkan perbincangan karna sudah berada di depan ruang guru,


"Jaga Varez bentar bang" Davian mengangguk


"Mau mamam gak?" tanya Davian ke Varez,


"mau" Davian mengajak Varez ke kantin tak peduli dengan lirikan mata murid-murid lainnya.


Ah lupa bilang kalo dulu Arion yang menerima sebutan si dingin dari kutub es kini julukan itu di ambil oleh Davian bahkan lebih cuek dan lebih dingin anak pertama Arion ini,


"Silahkan duduk Bu" sopan sang guru,


"Ini Bu orang tua murid yang sudah mukul anak saya sampe gigi nya patah?"


"Bu bahasanya" tegur sang guru,


"Heh mba kalo gak bisa ngajarin anak jangan punya anak!" Kaila diam saja mendengar cemoohan dari orang tua murid yang mana anaknya di hajar habis-habisan oleh Alana,


Kaila seketika bingung menurun dari siapa ke bar bar an anak-anak ini pasal nya dirinya kalem dan baik hati rajin menabung,


"Pasti anaknya hasil di luar nikah" kata-kata terkahir dari orang tua murid,


"Tolong mulutnya di jaga Bu, niat saya baik dan saya ke sini mau tanggung jawab semuanya! ko ibu makin lama malah merendahkan saya!"


"Maaf Bu Kaila, Ibu tolong jangan ngomong yang aneh-aneh" lerai sang guru karna tak ingin kena masalah dengan pemilik sekolah,


"Anda kira saya peduli? oh tentu tidak! yang saya omongin bisa jadi fakta kan apalagi reaksi anda!"


"Tahan kai kalo Lo ngamok 5detik aja ni orang udah k.o" batin Kaila,


"Saya bakal tanggung jawab semuanya! kirimkan saja nota yang harus saya bayar" Kaila beranjak kalau dirinya berlama-lama di sini bisa modar mereka yang ada di ruangan .


...BRAKKKK...


"Anda kira dengan begitu saya gak punya duit!!!" menarik rambut kaila,

__ADS_1


"Queen!!" Kevin yang masuk ke dalam ruangan karna ribut-ribut pun kaget


"Rasain nih rasain!!" menarik kuat rambut kaila,


...BUGGG ...


...BRAKKKK...


Kaila menendang ibu itu, emosinya berasa di pucuk kepalanya.


"Queen tahan queen" Kevin mencoba menenangkan


...PLAKKKK...


Menampar wajah orang tua murid itu,


"Jangan main-main dengan saya! masalah ini cukup sampai di sini, kalau anda ingin ke jalur hukum silahkan saya bakal tunggu anda , silahkan bawa pengacara anda menemui pengacara saya!!" Kaila langsung beranjak pergi dari ruangan itu,


"Vin simpan rekaman cctv semua! bukti jelas dia duluan yang nyerang saya!"


"Baik Queen" Kaila dan Kevin pun berpisah di depan pintu,


Kaila di ikuti dua pengawal nya ke arah kantin sekolah yang mana anak-anak nya sedang berada di kantin sesuai ucapan pengawalnya,


"MOMMY!!" teriak Varez yang senang apalagi sekarang dirinya jadi pusat perhatian,


"Astaga kenapa banyak jajanan bang" Tanya Kaila ke anaknya entah yang mana


"Valez di kasih kakak semua"


"Aduh aduhh bakal pusing nih mommy" ucap Kaila


"Pucing kenapa mom"


"Pusing Ade belum gede aja udah jadi incaran wanita"


"Valez kan kaya Daddy gateng beuit" Kaila membelalakkan


"Mom udah makan?" tanya Alana


"Udah sayang" jawab kaila,


"Bell masuk bentar lagi, Ayo de kita pulang" Kaila menggendong Varez


"Tapi jajan Valez??"


"Biar uncle yang bawain nanti"


"Uncle awas kalo gak bawain mam Valez! Valez gigit" ancamnya


"Mommy dan Ade pulang ya belajar yang pintar jangan nakal lagi mommy pusing"


"Iya mom hehehe"


...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE 🖤...

__ADS_1


__ADS_2