Kesayangan Tuan Muda Mafia

Kesayangan Tuan Muda Mafia
Bab 113


__ADS_3

"What? you are sick! " tegur Wiliam yang menyetir


"tapi kaila mau" rengeknya


"Sudahlah bang tinggal beli" ucap Kaivan


"Huh! selalu saja Lo bela!!" kesal


Wiliam mencari minimarket untuk membelikan ice cream yang di mau sang adik mau tak mau juga dirinya harus menuruti apalagi dirumah ada Athifa jadi sekalian membelikan cemilan.


"ke swalayan besar aja sekalian, gue juga mau beli beberapa makanan buat d kamar" ucap Kaivan


"Beritahu para pengawal di depan dan belakang" perintah Wiliam


para pengawal di minta mengawal kepulangan Kaila dari rumah sakit yang awal nya 2 orang di tambahkan 4 orang mengingat ketiga anaknya yang berada dalam 1 mobil akan lebih bahaya.


"Ke swalayan terdekat" perintah Kaivan


mereka langsung putar balik mencari swalayan besar terdekat.


setiba di swalayan para pengawal menunggu di mobil sesuai perintah Wiliam mengawasi Kaila, sedangkan Wiliam dan Kaivan masuk membeli cemilan juga ice cream yang di minta Kaila .


selesai belanja mereka langsung menuju mansion, para pengawal membawakan belanjaan masuk ke dalam Kaila berjalan di tengah-tengah Wiliam dan Kaivan mereka berjalan pelan mengingat kaila masih merasakan nyeri haid.


"Dari mana kalian?" tanya sang Mommy


"Ini nih jemput si princess di Markas asik latihan" bohong Kaivan


"oh yasudah istirahat sana" titah sang Mommy


Ketiganya masuk ke dalam lift di ikuti Athifa, mereka menuju kamar Kaila, Kaila di tuntun oleh Wiliam . Dua pengawal membawakan cemilan Kaila juga Kaivan ke kamar mereka masing-masing.


"Bang besok Kaila sekolah ya?" pinta Kaila saat berada di kamar


"Istirahat di rumah aja" ucap Kaivan


"Ka tifa tidur sama kakak ya?" Kaila mengangguk.


"tuan belanjaan di taroh dimana?"


"taruh di meja aja, makasih ya" bukan Wiliam ataupun Kaivan yang berucap melainkan Kaila .Setelah mereka semua keluar tinggallah Kaila dan Athifa di kamar,


"Ka sakit?"


"enggak kenapa?"


"muka kakak pucat banget, panggil Mommy ya?" khawatir sang kakak kenapa-kenapa


"gapapa, ayo tidur udah mau tengah malam" ajak Kaila seraya mengalihkan pembicaraan


Mereka merebahkan tubuhnya, Kaila mengirimkan pesan ke Arion.


"🐻" (Arion)


"Aku sudah di rumah"


"istirahat, jangan lupa minum obat. jangan begadang!! besok sekolah? mau aku jemput?"


"kata Daddy dan prince ijin beberapa hari"


"oh Yasudah, nanti aku kerumah boleh?"


"iya, aku mau tidur"


"okey, Goodnight Sweetheart"


"Good night, too"


Kaila memejamkan matanya berniat untuk tidur tetapi malah di ajak kalia ke dimensi nya meresahkan, Keduanya berdebat kalia mengatakan kalau dirinya memiliki firasat Seperti akan terjadi sesuatu entah itu siapa yang pasti firasat tidak enak.


"Jangan bercanda kal !!"


"do you think i like to joke? "


"No, maybe yes "


"apapun yang terjadi aku tidak ingin kamu kenapa-kenapa!!!"

__ADS_1


"tidak akan terjadi apa-apa tenang lah!!!"


"Apa kamu ingin bermain?" mengalihkan pembahasan


"tentu!"


"Pelaku yang mencelakai Albert berada di markas, apa kamu mu bermain dengannya?"


"ayo!!!" dengan bersemangat kalia membangunkan dirinya dan Kaila bersamaan, kedua mata Kaila berbeda.


"suttt!! jangan terlalu berisik Athifa nanti bangun" berbicara melalui telepati


"Sorry" Kaila turun dari ranjang,


mengendap-endap walau badannya yang tadi lemah seketika bertenaga, Kaila / kalia tidak mengetahui kalau Athifa terbangun saat Kaila keluar kamar.


Kaila keluar Mansion dengan cara mengendap-endap dan membuat para pengawal bungkam juga meminta membukakan gerbang Mansion.


"ka Kaila mau kemana?" gumam Athifa Melihat Kaila dari balkon .


"apa tifa harus bangunin abang?" Tifa pun masuk dan menuju lift turun ke lantai dua dimana kamar kedua abangnya berada


Tok tok


tok


"Bang" panggil nya pelan


Karna tak ada jawaban Athifa menghubungi ponsel Wiliam .


"kenapa princess nya Abang?"


"Bang bukain pintu!"


"loh?" Wiliam langsung buru-buru membuka pintu "ko d sini sih udah tengah malam kenapa gak tidur?"


"tifa ke bangun"


"ka Kaila mana?"


"hah? kemana? sama siapa?"


"gak tau ka Kaila aneh ngomong sendiri"


Degg


"Apa kalia lagi? bisa kena ceramah Daddy ini" batin Wiliam


"Tifa tidur di kamar Abang aja ya? Abang mau nyusul ka Kaila dulu" Kaila mengangguk karna matanya juga masih ngantuk.


Setelah mengantar masuk Athifa , Wiliam menghubungi Kaivan yang sudah jelas dan pasti tidur . berulang kali di hubungi barulah di jawab.


"Kenapa?"


"gawat buka pintu kamar Lo sekarang!!"


"Ada apaan si?" seraya bertanya Kaivan berjalan menuju pintu kamarnya membukakan pintu


"kenapa? tanyanya, bukan menjawab Wiliam malah menyelonong masuk kamar Kaivan .


"Lo lacak keberadaan Kaila sekarang!!"


"bukannya Kaila di kamar?"


"Kaila baru aja pergi, cepat bego sebelum Daddy tau!!"


"trus pengawal di depan apa gunanya!!" Kaivan ikut panik dan langsung menghidupkan komputer nya untuk melacak keberadaan Kaila


"Eh iya! lah gobl*k , Lo lacak gue ke bawah dulu! ingat jangan sampai Daddy tau!!"


Wiliam beranjak pergi, mengumpulkan semua pengawal yang berada di depan tentunya akan berceramah!!


"Kenapa Kaila bisa pergi ?" tanyanya saat berada di depan beberapa pengawal.


"maaf tuan, kita terkecoh Queen bilang dia sudah ijin dan juga kalau king Wiliam dan Kaivan tak bisa di ganggu sudah tidur"


"bodohnya kalian ini, siapkan mobil!!"

__ADS_1


"oh ya tuan, tadi saat queen berbicara dengan kami , Queen menutup sebelah matanya . apa Queen terluka king?"


"oh shit, kalia ini benar-benar kalia!!" gumamnya


"Ingat saya minta kalian tidak memberitahu kepada BoNyok saya!! kalian keceplosan kalian yang lebih sakit "


beberapa pengawal itu terkesiap lalu mengangguk paham maksud dari king / tuan muda Wiliam ini.


"Bang, Seperti nya Kaila menuju markas" ucap Kaivan yang baru saja datang sambil mengecek ponselnya memastikan kearah mana Kaila pergi.


"Tapi masih belum pasti " ucapnya lagi.


"Apa di markas ada yang di tahan?" para pengawal diam takut kalau salah bicara


"Saya tanya!!"


"Ada tuan"


"What? bagaimana bisa? siapa orang itu?"


"pelaku yang mencoba membunuh tuan Albert"


"Akhh!!!! kepala ku mumet!!"


"bang lokasi Kaila tuju markas"


"MANA MOBIL YANG SAYA MINTA SIAPKAN!!"


"ini king"


Wiliam dan Kaivan memacu kecepatan tinggi, Kaivan juga meretas cctv juga lampu lalu lintas agar segera sampai di markas lebih cepat.


Sedangkan Kaila baru saja tiba di markas, berjalan dengan tangan kiri menutupi mata kirinya, para anak buah BD menunduk hormat saat Kaila keluar mobil.


"Prince Kevin, ada Queen di luar" lapor salah satu pengawal ke Kevin yang berada di ruang pribadi nya.


"Apa! bukannya dia sakit" Kevin langsung bergegas menuju pintu masuk dimana bersamaan dengan Kaila yang masuk ke dalam.


"Queen" membungkuk kecil,


"Dimana tahanan itu?"


suhu markas itu seketika berubah drastis mencekam? sesak? menyeramkan? membuat merinding,


Degg


"Queen kalia terbangun lagi?" batin Kevin


"Kevin!" panggil kaila yang membangunkan Kevin dari lamunannya


"Ruang bawah tanah Queen sesuai perinta yang anda berikan"


"Tunjukkan jalannya" pinta Kaila


Di ruang bawah tanah,


Beberapa orang yang berada di dalam mobil hitam yang ingin membunuh Albert di kumpulkan semua di ruangan bawah tanah berkat Arion .


Ruangan dengan pencahayaan minim, suhu ruangan berubah menjadi mencekam para tahanan itu seketika keringat dingin entah kenapa tak hanya tahanan Kevin pun juga begitu.


"Hidupkan lampu yang terang" Kevin pun langsung bergegas menghidupkan


"Siapkan alat bedah ku!" titah Kaila lagi


"aku ingin bermain" pinta kalia , Kaila mengangguk mengijinkan seketika kesadaran Kaila hilang dan sekarang wujud kalia yang berada di tubuh kaila mata merah pekat di kedua mata Kaila.


"Ini Queen"


Aura di sekitar Kaila semakin membuat merinding.


"Satu lagi Kevin, aku minta kau untuk membawakan gelas kecil" Kevin undur diri untuk mengambilkan permintaan Kalia


**✨ jangan lupa like dan vote πŸ”«βœ¨


(gengsss, aku lagi sakit jadi bakal up gak banyak ! sakit aku radang tenggorokan dan juga kemarin tepat jam 1 malam kebakaran belakang rumah persis. karna kami bertiga Nene dan Ade aku panik tepatnya kami berdua Nene masukin semua barang ke dalam tas .. Alhamdulillah nya rumah kami gak kena para pemadam cepat menangani nya walau belasan rumah hangus ludes 😭 jadii, kami Sama Ade dan Nene aku beres-beres nyusun kembali barang yang kami masukin ke tas😌 maaf ya kalo gak banyak up untuk beberapa hari ini πŸ˜­πŸ˜­πŸ”«πŸ™πŸ™**)


✨

__ADS_1


__ADS_2