Mengejar Cinta ROBBKU

Mengejar Cinta ROBBKU
Salah Maksud


__ADS_3

"Jangan Umi!" teriak Satria tidak rela berpisah dari sang istri. Namun, hal itu membuat Azzahra semakin ingin berbuat kejam kepada Satria karena sikapnya yang telah zalim kepada istrinya sendiri. 


"Tidak ada TOLERANSI! balas Azzahra dengan sorot mata tajam. 


"Umi," lirih Mala yang tiba-tiba merasakan sakit di bagian vitalnya. 


Azzahra menjadi panik dan mengajak Maka untuk periksa di rumah sakit. 


"Ayo, La. Kita bawa ke rumah sakit! Udin, cepat siapkan mobil!" perintah Azzahra kepada sang suami yang dengan cepat melangkah keluar dari kamar pergi menjalankan perintah Azzahra.


Setelah Udin keluar, Azzahra kembali menatap Satria dan Mala dengan sorot mata tajam.


"Kalian akan Umi pisahkan! Tidak ada penolakan! Kalau kalian sayang dengan janin yang ada dalam perut itu," jelas Azzahra yang tidak boleh dibantah. 


Satria hanya mampu menunduk dan diam, ia menyelesaikan karena tidak bisa menahan nafsu syahwatnya hingga membuat sang istri menjadi menderita karena ulahnya. 


"Mala, ayo kita berangkat ke rumah sakit sebelum perutmu semakin sakit," pinta Azzahra yang memapah wanita hamil itu menuju keluar meninggalkan Satria seorang diri. Tanpa mengatakan apa pun dua wanita tersebut pergi, Satria hanya mampu membantin, "Aku dianggap tidak ada."

__ADS_1


***


Di rumah sakit Mala di periksa oleh Dokter Tasya yang kebetulan sedang tugas, dengan malu-malu Mala mengadukan keluhan yang menurutnya sangat memalukan, akan tetapi harus ia katakan. 


"An-nu Bu Dokter, perut saya sakit," jelas Mala dengan wajah merah padam akibat malu. Azzahra yang menemani pun segera menjelaskan apa yang terjadi hingga membuat Maka merasa sakit perut dan katanya sampai mengeluarkan darah. 


Dokter Tasya hanya tersenyum mendengar ucapan wanita yang menemani Mala yang ia ketahui bahwa umi wanita hamil tersebut. 


"Tidak apa-apa 'ko, jika darahnya hanya sedikit. Namun, bisa menjadi bencana jika darahnya banyak keluar? Itu bisa menjadi perdarahan dan beresiko keguguran. Ibu Mala, saya periksa dulu ya?  Silahkan ikuti saya."


Dokter Tasya menjelaskan beberapa resiko jika melakukan hubungan suami istri dalam masa hamil muda, ia juga menjelaskan bagaimana cara aman jika ingin melakukan hal itu agar tidak berbahaya baik bagi ibu hamil maupun calon bayi yang ada di dalam kandungan. 


Mala yang awalnya malu setengah mati berubah menjadi penasaran dan merasa senang mendapat banyak ilmu dari Dokter Tasya yang merupakan Dokter multifungsi. Dokter yang memiliki dua keahlian sekaligus, selain menjadi Dokter kandungan dia juga menjadi Dokter bedah. 


"Jadi, boleh melakukannya, Dok? Tapi saya merasa takut apalagi tadi sempat keluar darah," tanya Mala antara penasaran dan malu ketahuan orang lain saat melakukan hubungan suami istri. 


Menurut Mala hubungan ranjang adalah sebuah aib yang tidak boleh dipublikasi dengan alasan apapun juga, hal itu membuat wanita hamil tersebut merasa tidak nyaman berbicara tentang hal itu.

__ADS_1


"Tapi, mohon maaf ya Bu Mala. Jika setelah operasi nanti kalian tidak boleh melakukan hubungan itu dalam waktu yang lama," jelas Tasya mengingatkan jika bisa berbahaya jika pasangan suami istri itu melakukan tugas mereka setelah operasi pengangkatan tumor nanti. 


"Tapi… , saya takut suami saya kelain hati," lirih Mala. 


"Ada cara melakukan pelepasan tanpa penyatuan."


"Maksudnya?"


.


.


.


...Bersambung ••• •...


...*Setelah baca wajib like end comen ya 😇*...

__ADS_1


__ADS_2