Pear

Pear
Chapter 21 (3)


__ADS_3

Rafa


Gue nganter Ina, lo kalo mau pulang bilang aja, biar gue pesenin ojeknya.


Vallen meremas ponselnya, tapi menggunakan tekanan yang pelan. Matanya ia tutup untuk meredam semua emosi yang telah menguak sejak ia membaca naskah itu.


"Chel gue duluan," pamit Vallen yang kemudian menepuk pundak Chela saat dirinya melewati ambang pintu.


Vallen tidak mengerti, bagaimana bisa ia yang jelas-jelas menolak Devan karena masih ingat dengan Rafa, malah ditinggal oleh cowok itu karena dia harus mengantar Ina? Kesal iya, tapi lebih tepatnya bingung dengan keadaan dan tak tahu harus ke mana dan memihak pada siapa. Alhasil, semua hal itu malah membuatnya jadi uring-uringan.


***


Rafa membuka pintu kamarnya dan tidak menemukan Vallen. Segenap pertanyaan pun mengalir di setiap deru napasnya. Seperti, Vallen kemana? Vallen masih belum pulang? Atau apa ada sesuatu yang tidak baik terjadi pada gadis itu?


Rafa cemas sebab Vallen tidak menge-chat-nya sedaritadi, tidak mengikuti perintahnya untuk bilang ke Rafa jika ia mau pulang. Tadi setelah Rafa mengantar Ina, ia memutuskan untuk balik lagi ke sekolah untuk mencari Vallen. Namun setelah melihat ke UKS, di sana sudah sepi, hanya ada beberapa orang saja. Ingin bertanya pada anggota lain, tapi takut dicurigai. Akhirnya Rafa memutuskan untuk pulang saja.


Cowok itu memanggil nama Vallen sembari menuruni tangga. Lalu ia melihat Mang Junet yang baru keluar dari kamarnya, ia adalah satpam rumah mereka, sepertinya si mamang baru selesai sholat Maghrib.


Rafa bertanya dan katanya Vallen sudah pulang, cowok itu pun bisa sedikit bernapas lega, tapi Mang Junet tidak tahu Vallen ada di mana sekarang. Makanya Rafa bertanya pada Bi Adab yang sedang menyiapkan makan malam.

__ADS_1


Bi Adab berbalik badan dan menunjukkan seorang cewek yang sedang berada di atas floaties berbentuk pegasus.


Barulah saat ini, Rafa bisa benar-benar tenang. Ia pun membuka pintu untuk menuju kolam renang. Sampai di sana, ia menarik tali agar floaties yang berada di tengah kolam itu mendekatinya.


Vallen sedikit terkesiap karena floaties-nya bergerak, tapi saat ia menoleh, ternyata Rafa. Gadis itu tidak mengomel, dia masih menutup mulut, membiarkan gemericik air yang tenang melingkupi pendengarannya.


Hingga sampailah pelampung itu menabrak tepi kolam. Bukannya menyuruh Vallen naik untuk makan malam, Rafa malah ikut duduk di sana, membuat floaties-nya bergoyang sementara dan yang Vallen takutkan adalah mereka malah terjebur ke kolam malam-malam begini. Namun untungnya tidak, benda itu kembali tenang, kemudian Rafa menggerakkannya agar mereka ke tengah kolam.


Setelah cukup di tengah, Rafa menidurkan kepalanya bertumpukan kedua tangannya yang dilipat. Ia melihat langit yang memang sudah gelap.


"Kenapa gak chat gue?" tanya Rafa tanpa mengalihkan pandangannya. Suaranya sangat tenang, rasanya telinga Vallen suka mendengar suara itu di keheningan seperti ini.


"Buf-fa-len." Rafa mengeja nama itu, membuat Vallen mengernyitkan dahi dan melihat wajah Rafa.


"Hah?" tanya Vallen.


Cowok itu sedikit tertawa karena Vallen merespon panggilannya. Sepertinya telinganya sudah biasa dengan panggilan itu.


Perlahan, Rafa mengeluarkan sesuatu dari kantong celananya.

__ADS_1


Sebungkus cokelat, memang bukan ukuran yang besar, tapi tetap saja itu cukup membuat Vallen terkejut. Cowok itu pun menyodorkannya.


Mata Vallen melihat cokelat tersebut dengan bingung, apakah Rafa membelikan ini sebagai bentuk permintaan maaf? Jika begitu ... ah, kenapa rasanya hati Vallen seolah tersenyum hanya karena ini.


"Itu hadiah gara-gara gue pake kartu member tadi pas di minimarket," ucap Rafa yang mampu membuat Vallen jatuh kembali. Gadis itu membuka mulutnya tak percaya.


"Mau gak? Kalo nggak, buat gue aja." Hampir saja Rafa menarik benda itu lagi, tapi Vallen segera mengambilnya.


Nyebelin!


Kemudian keduanya pun larut kembali dalam pikiran masing-masing dengan melihat pemandangan indah di langit sana.


🍐 Bersambung ....


...✨ Jangan lupa vommentnya gaisss ☺️...


...Jangan jadi silent reader pleaseee 🥺...


...Makasih ✨...

__ADS_1


__ADS_2