Pindah Dimensi Lain

Pindah Dimensi Lain
BAB 126 | Season 2.1


__ADS_3

_______________________________________


"Jadi siapa kau ?" Kaisar Aldoran De Amore bertanya kepada pasangan pria muda yang berdiri dihadapannya.


Keluarga Bangsawan Valentine telah diamankan oleh beberapa pengawal yang melingkari mereka.


Sebelumnya, Kaisar Aldoran yang melihat Xiu Juan seperti mirip dengan Putri Anathasya. Ia pun paham, karena ia sudah mendengar cerita dari Kaisar dan Putra Mahkota dari Kekaisaran Carrole.


Kaisar Eldezer datang bersama Putra Mahkota Elios ke Kekaisaran Amore, dan menemui Kaisar Aldoran. Eldezer menceritakan semua kejadian yang telah menimpanya. Ia pun juga menceritakan semua tentang Xiu Juan yang berasal dari dunia lain, dan memiliki wajah yang sama dengan Putri Anathasya.


Eldezer dan Elios meminta bantuan kepada Aldoran untuk membantu mereka. Tapi tanpa diduga Elios berkarang cerita tentang Reyhan. Elios dan Eldezer sudah pasti tidak dapat mengalahkan Reyhan.


Mereka berdua berfikir jika meminta bantuan kepada Aldoran, itu akan dapat menambah kekuatan mereka untuk bisa mengalahkan Reyhan. Dan Elios menuduh Reyhan kalau otak Caroline dan Xiu Juan telah dimanipulasi.


Kaisar Aldoran geram mendengarnya. Kenapa Aldoran bergitu ? Karena Putri Anathasya sudah ia anggap sebagai Putrinya. Dan juga Caroline adalah cinta pertamanya.


Kita bisa menebak siapa laki-laki yang dicintai oleh Caroline. Ya, Aldoran 'lah laki-laki yang Caroline cintai. Dan Aldoran pun juga mencintai Caroline. Hanya saja mereka tidak berjodoh karena kedua keluarganya telah menjodohkan mereka masing-masing.


Meski Aldoran tak mencintai istri pilihan keluarganya, ia tetap menghargainya. Aldoran pun menikah dengan Permaisuri pilihan keluarga. Dari pernikahannya, ia memiliki 2 anak, laki-laki dan perempuan. Hanya saja istirnya meninggal setelah melahirkan anak keduanya.


Aldoran hidup membesarkan kedua anaknya, ia tak menikah lagi, atau mencari selir. Kadang ia berharap Caroline bisa menjadi Permaisurinya. Namun itu sayang, Caroline telah menjadi Permaisuri Eldezer, tepatnya sahabatnya.


Eldezer tau kalau Caroline dan Aldoran masih mencintai. Tapi ia memilih diam, jika ada penghianatan, ia baru akan bertindak.


Meski begitu, Kekaisaran Carrole bukanlah tandingan Kekaisaran Amore. Saat ia tak menemukan Caroline di istana, ia menduga kalau Caroline pasti akan pergi ke Kekaisaran Amore, karena keluarga Caroline adalah keluarga Bangsawan yang tinggal di Kekaisaran Amore.


Ditambah Kekaisaran Amore dipimpin oleh sahabatnya yang masih mencintai Caroline. Demi mendapatkan Xiu Juan dan menjadikannya Putrinya, ia datang ke Kekaisaran Amore bersama Elios dan Pengawal-pengawalnya setelah mengirim kabar untuk berkunjung.


Ditambah Caroline yang juga menghilang, ia pun ingin memanasi Aldoran agar membantunya. Elios yang tau rencana Eldezer, ia semakin semangat, meski ada rasa takut di dalam hatinya karena teringat kesadisan Reyhan saat menyiksanya.


Mereka datang, dan bertemu.


Yang awal-awalnya berbagi cerita, semakin mendalami percakapan mereka, akhirnya Eldezer dan Elios bercerita apa yang mereka alami sebelumnya.


.....


Masih di dalam ruang utama.

__ADS_1


Semua Keluarga Valentine diamankan, karena telah berani memasukan orang asing. Aldoran yang percaya dengan cerita Eldezer dan Elios sebelumnya, ia memerintahkan Xiu Juan untuk berdiri di dekat Elios.


Awalnya Xiu Juan menolak, tapi ia menerima kode dari Reyhan padanya, ia pun menurutinya meski ia kesal jika berdekat-dekat dengan Elios. Ia tak sendiri di dekat Elios, ia bersama Caroline.


Kaisar Aldoran dan Kaisar Eldezer berdiri berhadapan dengan Reyhan yang masih terlihat tenang dengan wajah dinginnya.


"Jadi siapa kau ?" tanya Kaisar Aldoran.


Reyhan tersenyum menyeringai. "Kau ingin tau siapa aku ?"


Aldoran sedikit terkejut kepada Reyhan yang tak ada hormat-hormat padanya.


"Kau harus hormat kepada Yang Mulia Kaisar !! Apa kau ingin mati ?" teriak salah satu perdana mentri Aldoran.


Eldezer yang berdiri di samping Aldoran, ia melihat Reyhan sambil tersenyum sinis, ia merasa menang karena yang semua orang-orang Kekaisaran Amore berada dipihaknya.


"Hahahahahaha...." Reyhan tertawa keras.


"Aku ? Ingin mati ?" ucap Reyhan yang menunjuk dirinya sambil tertawa.


"Kau tidak memiliki sopan dan hormat sama sekali !! Sudah pantas kau mati sekarang !!" ucap salah satu perdana mentri itu lagi.


"Kalau begitu, kau saja yang membunuhku." jawab Reyhan sambil tertawa.


Perdana mentri itu pun maju mendekati Reyhan yang masih berdiri berhadapan dengan tuannya dan Eldezer.


Sambil berjalan, perdana mentri itu menarik pedangnya. Semua orang terfokus kepada Reyhan dan perdana mentri itu.


Elios merasa tidak enak pada hatinya. Seharusnya ia merasa senang kalau laki-laki yang menjadi suami Xiu Juan akan mati.


"Sepertinya kau melupakan sesuatu ?"


Elios menoleh dan menatap Xiu Juan. "Apa maksudmu ?"


"Apa kau lupa, terakhir kapan suamiku memotong tanganmu ?" tanya Xiu Juan tersenyum.


Elios pun tersadar, ia kembali memegang lengan tangannya yang sudah terpotong. Ia pun teringat akan kesadisan Reyhan.

__ADS_1


"Meski kau meminta bantuan, suami tercintaku takkan bisa dikalahkan." kata Xiu Juan tersenyum sinis kepada Elios.


Kembali ke sisi Reyhan.


Perdana mentri itu kini telah berdiri dan berhadapan dengan Reyhan yang menatapnya dengan tersenyum.


"Seharusnya kau tau akan dirimu terhadap Yang Mulia Kaisar." ucap perdana mentri itu.


Reyhan tersenyum. "Aku takkan tunduk pada siapapun."


"Berarti pilihanmu adalah mati."


"Benarkah, seharusnya kau membunuhku setelah mendapat perintah dari tuanmu." jawab Reyhan.


Seketika perdana mentri tersadar. Namun tiba-tiba Reyhan yang ada dihadapannya tiba-tiba menghilang.


Wsst !!


Semua orang terkejut melihat Reyhan bisa menghilang.


"BUGH !!"


Tiba-tiba terdengar suara pukulan keras. Semua orang menoleh ke arah sumber suara itu. Semua terbelalak tak percaya melihat Elios yang terjatuh, dan melihat Reyhan sudah berdiri disamping istrinya.


"Aku melarangmu mendekati Putri Anathasya !!" ucap Kaisar Aldoran.


"Hei, apa salahku, dia adalah istriku !!" jawab Reyhan yang sudah twk bisa menahan amarahnya.


Sudah dari datang ke Kekaisaran Carrole hingga ke Kekaisaran Amore selalu saja yang melarangnya berdekatan dengan istrinya. Mata Reyhan menatap tajam ke arah Eldezer yang hanya diam menatapnya.


Kaisar Aldoran segera memerintahkan semua pengawal yang ada diruangan itu untuk segera menyerang Reyhan. Ia tak ingin Xiu Juan yang mirip dengan Putri Anathasya berada didekatnya.


"Kenapa semua orang Kekaisaran menganggapku Anathasya. Aku Xiu Juan, bukan Anathasya !!" ucap Xiu Juan dengan suara lantang.


Aldoran tak percaya mendengarnya. Ia menduga-duga kalau otak wanita itu telah dicuci oleh laki-laki yang mengakui suami dari wanita itu.


Tak diduga, saat semua pengawal mendekati pasangan suami istri itu, tiba-tiba Reyhan mengeluarkan pedang merah miliknya, karena ia sudah kehabisan kesabarannya.

__ADS_1


__ADS_2