Pindah Dimensi Lain

Pindah Dimensi Lain
BAB 68


__ADS_3

Jangan Lupa Like, Rate⭐5 dan Vote.


Terimakasih.


_______________________________________


Kakek itu tersenyum sambil memandang XiuLee dan KunLee secara bergantian. Lalu ia berjalan perlahan mendekati mereka berdua.


"Siapa kau ?" tanya XiuLee dan KunLee bersamaan.


"Tenanglah, aku bukan orang jahat." jawab Kakek itu.


"Lalu ?" sahut mereka berdua bersamaan lagi.


"Aku hanyalah pria tua yang kebetulan lewat., dan...." kata kakek tua itu menggantung.


"Dan ?"


"Aku ingin menyampaikan sesuatu hal yang mungkin membuat kalian tidak percaya." ucap kakek itu melanjutkan kata-katanya.


"Apa itu ?" tanya XiuLee penasaran.


"Yakin ?" sahut kakek itu.


"Katakan saja, kami akan mendengarmu." balas KunLee.


"Baiklah." jawab Kakek itu.


Lalu ia menghela nafasnya. "Sebenarnya kalian pernah hidup dikehidupan sebelumnya di dunia lain, tepatnya dimensi lain, yang dimana kalian hidup di dunia Kerajaan."


"Benarkah ?" sahut XiuLee terkejut.


KunLee terkekeh. "Kek, seperti kata-katamu sebelumnya benar, aku tak begitu percaya mendengarnya."


"Ya sudahlah kita sudahi saja." balas kakek itu pura-pura kesal.


"Lanjutkan kek, aku ingin mendengarnya." minta XiuLee, lalu ia menendang pantat kakaknya. "Bisakah kau diam dan mendengarkannya hingga selesai !!"


KunLee meringis kesakitan, dan mengusap pantatnya. "Iya, iya..."


Si kakek hanya tersenyum menggeleng-gelengkan kepalanya melihat tingkah kakak beradik itu. Lalu ia kembali mulai melanjutkan ceritanya.


"Sebenarnya kalian telah bereinkarnasi dari kehidupan kalian sebelumnya. Tanpa diduga ternyata kalian bereinkarnasi sebagai kakak beradik yanf sedarah. Sedangkan di kehidupan pertama kalian, kalian tidak memiliki ikatan darah apapun." panjang lebar kakek itu menjelaskan. "


"Jadi dikehidupan kita sebelumnya tidak punya ikatan darah ?" tanya XiuLee.

__ADS_1


"Benar." jawab kakek itu. "Tanpa ikatan darah, jadi kalian 'kan bisa menikah." lanjutnya menggoda.


KunLee dan XiuLee saling berpandangan. "Tidak sudi !!" bersamaan.


Kakek itu tertawa. "Tenang-tenang, aku hanya bercanda."


"Lalu bagaimana kami bisa mati di kehidupan pertama kami, kek ?" tanya KunLee.


"Kalian telah mati saat perang."


"Kita mati saat perang ? Tapi kenapa aku yang lahir duluan ?" tanya KunLee bingung, begitu juga dengan XiuLee.


"Memang benar kalian mati dihari yang sama, tapi kalian terlahir kembali di waktu yang berbeda, karena takdir tidak bisa ditebak."


"Lalu kenapa kita berdua bisa disini, kek ? Seharusnya kita berdua sedang perjalanan pulang." tanya XiuLee.


"Kalian pasti tak ingat, karena kalian berdua mengalami kecelakaan, hingga kalian telah meninggal."


"Meninggal ?" sahut KunLee dan XiuLee bersamaan sekaligus terkejut.


"Tenang, kalian akan kembali hidup, tapi kalian akan kembali ke kehidupan pertama kalian sebelumnya."


"Jika kita akan kembali hidup ke kehidupanku sebelumnya, sama aja aku mati lagi dong. 'Kan mati karena perang." ucap KunLee.


Kakek itu terkekeh geli. "Kalian tenang saja, perang telah telah usai, nasib kalian telah dirubah. Bedanya, dikehidupan pertama, kalian dibunuh oleh orang yang sama."


"Dirubah ?" XiuLee.


Kakek itu mengangguk kepalanya. "Ada seseorang yang juga bereinkarnasi dari dunia yang sama di kehidupan kedua kalian, dan dia yang telah merubah hasil perang itu, dan orang ini asli datang dari dunia masa depan, tidak seperti kalian."


"Lalu, bagaimana nasib kami diperang itu ?" tanya XiuLee.


"Jadi, kalian hampir terbunuh oleh 2 orang yang berbeda. Kini kondisi tubuh kalian berdua masa kritis. Mungkin kecelakaan yang menimpa kalian dikehidupan kedua kalian, adalah takdir kalian untuk kembali kehidupan pertama."


"Jika kita pernah hidup dikehidupan sebelumnya, kenapa di kehidupan kedua kita tak mengingat apapun ?" tanya KunLee dan XiuLee juga berfikiran sama.


"Ingatan kalian kusegel, karena untuk berjaga-jaga, jika terjadi kejadian seperti ini."


"Jadi begitu." guman XiuLee.


"Jadi, siapa orang ini yang asli dari masa masa depan ?" lanjutnya bertanya.


"Dia adalah sahabat kalian berdua." jawab Kakek itu sambil tersenyum.


"Sahabat ? Siapa ?" tanya XiuLee dan KunLee bersamaan.

__ADS_1


"Bukankah sebelum kecelakaan, kalian habis mengunjungi makam sahabat kalian." jawab Kakek itu sambil tersenyum.


XiuLee dan KunLee terdiam lalu mereka saling berpandangan, seketika mata mereka terbalalak. "Reyh...."


"Baiklah, aku akan langsung memulai mengembalikan ingatan kalian dan mengirim kalian." ucap Kakek itu memotong ucapan mereka kedua.


Tiba-tiba muncul sebuah portal cahaya putih berputar-putar diudara. Tubuh KunLee dan XiuLee melayang seakan tersedot ke portal cahaya putih itu.


"Tunggu kek !! Sebenarnya kakek ini siapa ?" tanya KunLee tengah-tengah akan mulai masuk kedalam portal cahaya putih.


"Bukankah dari, kalian sudah mendengar sebelumnya. Aku hanyalah pria tua yang kebetulan lewat."


Belum sempat menjawab, KunLee dan XiuLee sudah duluan masuk ke dalam portal cahaya putih. Dan tersisa 'lah kakek itu sendirian di padang rumput yang luas itu.


"Baiklah, tinggal 1 lagi." guman sang kakek setelah portal cahaya putihnya di udara menghilang.


.


.


.


.


*******************


Kembali Ke Dimensi Lain.


2 minggu telah berlalu semenjak kejadian perang antara Kerajaan Kai dengan Kerajaan Xie. Semua sistem pemerintahan setiap Kerajaan telah kembali normal. Ke-7 Raja telah kembali bertugas menjalankan tugas mereka sebagai Raja.


Namun kini telah tersebar bahwa kabar Pangeran Jian Heeng telah dicap sebagai buronan. Kebar itu telah tersebar di 7 Kerajaan Negara Barat. Semua telah terbongkar, setelah Putri Jing Mi menceritakan semuanya.


Tak hanya Raja Wan, Permaisuri dan kedua Selirnya dan anak-anaknya juga tak percaya jika Jian Heeng yang selama mereka kenal, ternyata memiliki niat melakukan kejahatan di dalam keluarganya. Terutama Selir May, ia tak bisa berkata-kata apa-apa.


Selir May pasrah jika putra kandungnya telah melakukan kejahatan. Sebagai Raja, Raja Wan menandai Jian Heeng sebagai buronan. Dan ternyata dia 'lah dalangnya yang membuat Reyhan kena tuduhan meracuni Permaisuri Xia. Dan sudah 2 minggu Jian Heeng belum ditemukan keberadaannya.


.....


Disisi Lain, di hutan angker.


Tepatnya di rumah milik Reyhan. Sekarang Reyhan tinggal di rumah itu, ia tak sendiri, ia tinggal disana karena mereka sedang merawat 2 orang yang masih tertidur dan belum terbangun selama 2 minggu. 2 orang itu, Putri Mahkota Xiu Juan dan Putra Mahkota KunLi Wong. Mereka berdua belum bangun dari tidur mereka semenjak perang 2 minggu yang lalu.


Tak hanya itu, terkadang, Raja Xie, Raja Wan, Raja Wong juga datang untuk menjenguk kondisi Xiu Juan dan KunLi Wong. Bahkan Pangeran Jierui Wong, Putra Mahkota To Mu Xie, Putri Mahkota Lin Wei, Putri Jing Mi, dan Putri An Niu dan Zhu Niu juga datang. Cara mereka bisa datang ? Reyhan 'lah yang melakukan itu, dengan sihir perpindahan tempat


Selama 2 minggu, hampir setiap harinya Reyhan terus-terusan menyalurkan kekuatan regenerasinya kepada 2 orang itu. Reyhan kini tengah-tengah menyalurkan kekuatan regenerasinya lagi ke Xiu Juan dan KunLi Wong bersamaan. Reyhan berdiri dia sela-sela ranjang kecil mereka berdua.

__ADS_1


Tiba-tiba, bersamaan jari tangan Xiu Juan dan KunLi Wong bergerak, lalu bersamaan juga, perlahan kedua matanya mereka terbuka. Reyhan tersenyum, lalu ia berhenti menyalurkan regenerasinya. Xiu Juan dan KunLi Wong terlihat seperti sedikit linglung melihat sekelilingnya. Lalu pandangan mereka berdua tertuju pada Reyhan.


__ADS_2