Pindah Dimensi Lain

Pindah Dimensi Lain
BAB 22


__ADS_3

Jangan Lupa Like, Rate⭐5 dan Vote.


Terimakasih.


_______________________________________


Reyhan sudah di hadapan Putri Mahkota Lin Wei dan ketiga saudarinya. Terlihat sedikit gemetaran pada karena ketakutan yang dirasakan keempat saudari itu.


"Kenapa aku jadi ketakutan begini ?" batin Putri Jing Mi.


"Astaga apa yang harus kulakukan, kenapa kedua kakakku diam saja ?" batin Putri kembar An Niu dan Zhu Niu bersamaan setelah Putri Mahkota Lin Wei dan Putri Jing Mi.


"Adikku benar-benar terlihat menakutkan." batin Putri Mahkota Lin Wei.


.


.


.


Tapi, tiba-tiba Reyhan membuka kedua tangannya, lalu ia memasang senyuman. "Kalian tidak merindukanku ?"


Mendengar ucapan Reyhan, ketakutan mereka menghilang, dan langsung bercepat memeluk Reyhan.


Akhirnya mereka berpelukkan melepas rasa rindu mereka. Sebenarnya Reyhan tidak punya pikiran untuk memeluk semua saudarinya, hanya saja hatinya bergetar.


Reyhan pun mengerti kenapa hatinya bergetar, ia menyimpulkan pemilik tubuhnya seakan merindukan saudari-saudarinya. Jadi ia memilih memeberikan harapan kepada perasaan pemilik tubuhnya untuk merasakan pelukan dari saudari-saudarinya.


.


.


.


.....


Hari sudah malam, Reyhan berjalan pulang menuju istananya. Ia tidak sendiri, ia bersama keempat saudarinya. Sebelum pulang Putri Mahkota Lin Wei, Putri Jing Mi dan Putri kembar An Niu dan Zhu Niu meminta maaf atas kelakuannya dulu. Reyhan menerima permintaan maaf dari keempat saudarinya.


Karena perasaan pemilik tubuhnya bergetar lagi saat mendapat perhatian dari keempat saudarinya. Mereka berempat juga memberitahu, selain meminta maaf, mereka menyampaikan bahwa Permaisuri dan Kedua Selir Raja ingin bertemu dengannya. Karena Permaisuri Xia, Selir May dan Selir Bao merindukan Putra Mahkota Rey Hann. Reyhan hanya tersenyum mendengar itu, lalu mereka segera pulang menuju istana.


.


.


"Adik, selama ini kau kemana saja ?" tanya Putri Mahkota Lin Wei sambil melangkahkan kakinya.

__ADS_1


"Aku tinggal di hutan terlarang." jawab Reyhan santai.


Keempat saudarinya terkejut mendengar jawaban Reyhan.


"Kakak, kau pasti sedang bercanda." kata An Niu, dan Zhu Niu mengangguk kepalanya.


"Aku tak bercanda." elak Reyhan.


"Buktikan jika kakak pernah ke hutan terlarang." balas Zhu Niu.


"Baik, setelah hari perayaan ulang tahun kakak Lin Wei, aku akan mengajak kalian ke hutan terlarang." jawab Reyhan santai.


"Kau yakin dengan kata-katamu ?" tanya Putri Jing Mi.


"Sangat yakin, karena aku sudah hafal wilayah hutan terlarang. Jika kalian mau masuk, aku bisa memimpin jalannya." jawab Reyhan.


"Jadi selama setahun lebih kau hidup di dalam hutan terlarang ?" tanya Putri Mahkota Lin Wei.


"Benar." jawab Reyhan tegas.


Keempat saudarinya tidak menyangka bahwa Reyhan pernah hidup di dalam hutan terlarang. Selama ini, setahu mereka, tidak ada yang berani masuk ke dalam hutan terlarang.


Karena menurut cerita orang-orang, pernah ada rombongan yang berani mencoba masuk ke dalam hutan terlarang. Tapi setelah itu mereka tidak pernah keluar lagi.


.


.


Keempat saudarinya menyimak Reyhan saat menceritakan saat ia dikejar oleh pembunuh-pembunuh bayaran hingga ia tak sengaja masuk ke dalam hutan terlarang. Dan Reyhan menceritakan keadaan di dalam hutan itu.


"Di dalam hutan terlarang, kalian akan melihat hewan-hewan dan tumbuh-tumbuhan unik." kata Reyhan.


"Unik ?" sahut mereka berempat bersamaan.


"Benar unik, dimana kalian akan melihat sesuatu yang tidak pernah dilihat oleh siapapun." jawab Reyhan.


"Benarkah ?"


Reyhan mengangguk kepalanya. "Di dalam juga banyak sekali tumbuh-tumbuhan yang bisa dijadikan obat tradisonal. Dan kalian pasti tidak akan percaya, disana juga benyak rempah-rempah yang melimpah."


"Wah... Aku jadi ingin berpetualang kesana." ucap An Niu, dan Zhu Niu juga terlihat tertarik.


.


.

__ADS_1


"Kau mendapat kekuatan itu dari mana ?" tanya Putri Mahkota Lin Wei.


"Jika aku menjawabnya kalian tidak akan percaya." jawab Reyhan.


"Ceritakan saja." pinta Putri Jing Mi.


"Baiklah." sahut Reyhan.


"Aku mendapat kekuatan ini setelah bangun dari pingsanku." lanjutnya.


"Pingsan ??" sahut mereka bersamaan.


Reyhan mengangguk kepalanya. "Saat dikejar pembunuh-pembunuh bayaran, aku terjatuh jurang dekat perbatasan hutan terlarang. Dan saat bangun, keadaanku sudah seperti ini."


Reyhan berkata bohong, ia tidak mungkin menceritakan sebenarnya kejadian dimana ia mencoba kekuatanny. Karena kekuatan yang ia dapat adalah pemberian dari Roh Raja Pahlawan dari dimensi yang sama dengannya.


Hanya saja Roh Raja Pahlawan itu berasal dari mitologi dan pernah hidup pada ribuan tahun sebelum masehi. Dan Akhirnya Roh Raja Pahlawan itu mempercayakan kekuatannyanya pada Reyhan.


Tidak mungkin Reyhan menceritakan asal usul kekuatannya. Jadi ia memilih mengarang cerita. Ia memasang wajah dengan penuh keyakinan, dan serius, agar keempat saudarinya percaya apa yang ia ceritakan.


"Kenapa bisa seperti itu, kau bangun dan langsung mendapat kekuatan itu ?" Putri Mahkota Lin Wei kebingungan, karena jawabannya diluar nalarnya.


Putri Jing Mi dan Putri kembar An Niu dan Zhu Niu juga kebingungan, pikiran mereka berputar-putar memikirkan jawab Reyhan. Sedangkan Reyhan, batinnya hanya tertawa-tawa setelah melihat wajah kebingungan dari keempat saudarinya.


"Bukannya sudah kuberitahu. Jika aku menceritakannya, kalian akan sulit percaya." kata Reyhan.


.


.


.


.....


Mereka semua telah sampai di istana Kerajaan Wan, Raja Wan dan mentri-mentrinya kembali. Raja Wan pun telah sampai kediamannya tanpa ada yang diketahui oleh siapapun.


Karena para tamu undangan dari Kerajaan lain menginap di bangunan khusus yang indah dan besar dibelakang istana. Meskipum di belakang istana, bangunan itu sangat dikhususkan untuk para tamu dari Kerajaan luar.


Raja Wan membangunnya memang sengaja, agar jika ada tamu dari Kerajaan luar merasa nyaman tanpa ada gangguan. Ditambah di tempat itu sudah ada pelayannya dan juga ada pengawal khusus yang menjaga ketat di tempat itu, agar tidak ada orang sembarangan bisa masuk dan membuat kejahatan.


Dan juga, keadaan itu bisa bermanfaat, jika ada terjadi masalah internal/aib Kerajaan Wan tidak terdengar oleh orang luar. Contohnya yang baru saja terjadi, bertarungan kedua putranya. Jika Kerajaan lain tau, yang ada itu bisa menjadi Aib jelek untuk Kerajaan Wan.


Jadi saat Raja dan mentri-mentrinya keluar dari istana, tidak ada tamu yang tau. Karena para tamu undangan dilarang keluar dari tempat itu. Jika ada yang mau makan atau mau mandi, tempat itu sudah disediakan. Ini pun bertujuan agar tidak terjadi ada serangan dari dalam.


Kecuali Putra Mahkota KunLi Wong. Ia bisa-bisanya ikut, karena awalnya ia ingin bertemu dengan Reyhan. Jadi setelah acara penampilan para putri, ia tidak langsung ke tempat yang sudah disediakan.

__ADS_1


Putra Mahkota KunLi Wong mengerti niat Raja Wan membangun tempat menginap di belakang istana. Jadi setelah apa yang ia lihat, ia tidak akan menyebarkan apa yang ia lihat. Mengingat kekuatan Reyhan saja sudah membuatnya merinding.


__ADS_2