
_______________________________________
Saat ini Raja terdahulu (KongLi), yang ia lihat, seakan masih tak percaya dengan apa yang ia lihat dan rasakan. Begitu juga dengan ketiga istrinya.
Diumur mereka yang sudah tak muda lagi, mereka berempat masih diberi kesempatan untuk bisa melihat kebahagian yang luar biasanya. Melihat cucu-cucu kesayangan mereka yang telah meraih kebahagiannya.
Ditambah melihat cucu pertamanya yang telah manjadi Raja yang baru. Dan makin tak percaya, melihat sebuah pesta pernikahan dijadikan satu dengan acara penobatan. KongLi masih tak percaya dengan apa yang dilakukan oleh Reyhan, Putra Pertamanya.
Meski begitu, mereka berempat senang dan bangga atas peraihan yang dilakukan Reyhan selama memimpin Kerajaan. Semua prestasi dengan hasil diluar dugaan. Kemiskinan penduduk mulai perlahan berkurang.
Memberi izin kepada penduduk yang tidak mampu untuk berjualan makanan ringan asal dunia modern di kota Kerajaan, ternyata mampu bisa membuat mereka semua menjadi hidup bahagia meskipun sederhana.
Dan aturan-aturan baru, tidak boleh saling merendahkan atau meremehkan soal status sosial. Jika ada entah dari Bangsawan atau rakyat biasa seperti itu ? Maka harus siap menghadap sang Raja, dan menerima hukuman.
Bahkan Kerajaan-Kerajaan lain juga meniru apa yang konsep Reyhan. Tapi itu tak masalah. Yang terpenting, bisa membuat Wilayah semua Kerajaan menjadi damai dan nyaman, terutama semua penduduknya.
Jika para penduduk senang, maka dukungan untuk seorang Raja tidak hanya dari anggota keluarganya, atau para perdana mentrinya, tapi semua penduduknya juga akan mendukungnya. Itulah yang Reyhan jalani selama ini.
Dengan dukungan nomer satu dari XiuJuan, Reyhan mampu bisa melakukan itu. Mungkin pemikiran Reyhan dan XiuJuan, bukanlah hal yang biasa, melainkan kehidupan sebelumnya di dunia modern. Jadi mereka memanfaatkan itu.
Sehingga di kehidupan mereka yang sekarang, mereka bisa meraih hal yang hebat yang belum pernah dilakukan oleh para Raja-Raja sebelumnya.
.....
Hari telah malam.
Acara pesta pernikahan dan penobatan Raja baru telah selesai. Semua para tamu undangan telah pulang kembali ke Kerajaan mereka masing-masing.
Semua berjalan dengan lancar. Semua anggota keluarga Kerajaan Wan berkumpul di ruang makan. Banyak sekali hidangan.
XiuJuan menyuruh Alice untuk makan yang banyak, agar memiliki tenaga untuk bisa mengimbangi tenaga Putra Bungsunya.
Alice hanya menunduk malu, sedangkan Reynal hanya senyum-senyum kaku.
XiuJuan juga tak lupa memberi perhatiannya kepada Xianlun, bukan karena sedang mengandung, melainkan ia menyayanginya. Ia tak membeda-bedakan anak-anak, keponakan, dan kedua menantunya. XiuJuan menyayangi semuanya.
.....
Makan malam mereka telah selesai. Semua kembali ke kamar di kediaman mereka masing-masing. Reynal menggandengn tangan istrinya dengan mesra.
Alice hanya diam, dan menurut. Tak hanya dia saja bahagia, Reynal, semaunya bahagia, ia bisa merasakan itu.
__ADS_1
Setelah sampai di dalam kamar. Reynal langsung memeluk tubuh Alice dari belakang. Alice sedikit terkejut, kemudian ia merasa merinding saat Reynal mencium lehernya.
Reynal membalikkan tubuh istrinya untuk menghadap padaya. Lalu ia menatapnya dalam-dalam. "Apa kamu siap ?"
Alice menelan salivanya, ia mengangguk-angguk kepalanya dengan pelan.
Ini adalah hal pertama untuk mereka berdua sebagai pengantin baru.
"Kalau kau belum siap, aku tidak memaksa. Kita bisa melakukannya di lain waktu." ucap Reynal pelan, lalu ia mencium kening istrinya.
"Untukmu, aku siap, karena aku sekarang istrimu, maka aku siap menyerahkan Mahkotaku untukmu, suamiku." ucap Alice lembut.
Reynal tersenyum, ia mencium bibir Alice dengan lembut. Ia melum4tnya, dan Alice membalasnya.
Reynal dan Alice pun melepaskan ciuman mereka. Mereka saling menatap dengan tatapan penuh cinta. Da sekarang entah apa yang merasuki pikiran mereka berdua..
Dengan pelan, Reynal melepaskan pakaian yang dikenakan Alice. Begitu juga sebaliknya, Alice juga melakukan hal sama kepada Reynal.
Alice malu, karena ia sudah tak mengenakan sehelai benangpun untuk menutupi tubuhnya. Alice menutup bagian-bagian terlarang milikinya dengan kedua tangannya.
Begitu juga dengan Reynal, ia juga tak mengenakan sehelai benangpun. Tiba-tiba Reynal menggendong tubuh Alice, dan Alice hanya sedikit terkejut.
Reynal membawa tubuh istrinya ke ranjang. Lalu ia meletakannya dengan pelan. Alice sudah pasrah, ia sebagai istri ingin menyenangkan hati suaminya.
Alice tak menjawab, ia hanya tersenyum dan mengangguk kepalanya. Reynal tersenyum setelah mendapat persetujuan dari istrinya.
Pada akhirnya mereka melakukan hubungan untuk saling memiliki. Mereka melakukannya. Suara, *******, yang ada di dalam kamar mereka.
.....
Keesokan Harinya.
Pada pagi hari, Di ruang makan. Semua anggota keluarga berkumpul di ruang makan. Hanya Reynal dan Alice yang tak menunjukan batang hidung mereka.
"Kemana Reynal dan Alice ?" tanya Reynalda di tengah-tengah saat menikmati sarapan mereka.
"Sudahlah, lebih baik kau habiskan sarapanmu." jawan Reyhan dan XiuJuan mengangguk kepalanya. Mereka berdua memaklumi untuk pasangan pengantin baru itu. Karena mereka juga pernah muda.
"Jika mereka lapar, mereka pasti akan keluar dari kamar." ucap XiuJuan.
Sedangkan Reyval dan Xianlun sudah tau apa yang dilakukan adiknya dan adik iparnya. Mereka hanya menahan senyum dan tawa.
__ADS_1
Reynalda hanya memutar bola matanya. Ia hanya merasa kurang lengkap jika Reynal dan Alice tak ikut sarapan.
.....
Selesai sarapan, Mereka kembali ke aktifitas mereka masing-masing. Reyval yang sudah menjadi Raja, ia memasuki ruang Raja. Karena masih membutuhkan bimbingan dari Ayahnya. Reyhan tak keberatan.
Reyhan dengan senang hati membimbing Putra Sulungnya. Chen dan HuanRan juga ada disana. Mereka juga akan membimbingnya dan juga waktu mereka juga akan pensiun seperti Reyhan.
Mereka nantinya akan di gantikan oleh Reynal dan Jackie. Namun karena Jackie masih belum menyelesaikan akademinya, maka hanya tinggal menunggu untuk lulus.
Tiba-tiba Pintu ruangan terbuka. Reynalda masuk ke dalam. "Ayah, aku ingin berbicara !!"
Reyhan mengerut dahinya. "Ada apa ?"
"Ternyata dia datang di acara kemarin." jawab Reynalda.
"Dia ? Dia siapa ?" tanya Reyhan.
Reyval, Chen dan HuanRan bingung.
"Laki-laki asing yang bisa teleport seperti Ayah dan Reynal." jawab Reynalda.
Reyhan terdiam, lalu ja paham. Begitu juga dengan Reyval. Sedangkan Chen dan HuanRan tak mengerti, mereka memilih untuk diam, dan memperhatikan.
"Lalu apa yang dia lakukan saat datang ?" tanya Reyval.
"Apa diam-diam dia berbuat masalah ?" tanya Reyhan dingin.
"Tidak." sahut Reynalda.
"Lalu ?" sahut Reyhan dan Reyval bersamaan.
"Dia menjadi pengantar bahan makanan." jawab Reynalda.
"Apa dia terlihat mencurigakan ?" tanya Reyval.
"Tidak juga. Aku hanya penasaran dengan laki-laki itu, karena ia juga bisa teleport." jawab Reynalda.
"Apa kau tau ciri-cirinya ?" tanya Reyhan.
"Dia terlihat muda, seperti seumuranku. Dia kemarin mengenakan pakaian biasanya dsn membawa gerobak...."
__ADS_1
Reynalda menggantung, ia mencoba mengingat-ngingat. "Gerobaknya terdapat lambang hewan sapi dan tumbuh-tumbuhan."