Pindah Dimensi Lain

Pindah Dimensi Lain
BAB 193 | Season 2.2


__ADS_3

_______________________________________


Kerajaan Wan.


Hari telah berganti. Sudah satu minggu terlewati setelah kepulangan Reyhan dan yang lainnya. Reyhan kembali menjalankan tugasnya sebagai Raja, yang sebelumnya digantikan sementara oleh Reyval.


Reyval akhirnya bisa bersantai dan menemani sang istri. Ia memanfaatkan waktunya selagi ia belum menggantikan sang ayah menjadi Raja.


Alice pun disambut hangat oleh keluarga Kerajaan Wan. XiuJuan yang paling senang dari yang lain. Karena Reynal bisa dekat dengan seorang gadis cantik, meski 2 tahun lebih dari umur Reynal, ia tak masalah.


Tak hanya itu, Para Raja terdahulu dan ketiga istrinya juga senang menyambut Alice yang akan menjadi bagian keluarganya.


Bahkan Raja terdahulu, KongLi tak menyangka kalau cucunya yang terkenal dingin dengan gadis manapun bisa luluh dengan sosok gadis dari dunia lain.


XiuJuan khawatir kalau Reynal sulit akan mendapatkan jodoh, mengingat sifat Reynal seperti Ayahnya saat masih muda.


XiuJuan sudah tau, siapa Alice yang sebenarnya, Reyhan telah memberitahunya semua asal-usul Alice, XiuJuan percaya, melihat orangnya saja kalau Alice adalah gadis yang baik.


XiuJuan tak keberatan jati diri Alice yang sebenarnya. Cukup membuat Reynal bisa mengenal cinta, XiuJuan merasa harus berterima kasih kepada Alice karena hadir di hati Putra Bungsunya.


Alice senang karena ia disambut tangan terbuka. Terkadang ia heran dengan ayah dan bunda Reynal. Ia akui Raja Reyhan terlihat muda. Bahkan XiuJuan juga terlihat masih muda.


Pada akhirnya Alice paham setelah Reynal menceritakan masalah yang menimpa pada ayah dan bundanya kejadian hampir 7 tahun yang lalu.


Selama seminggu ini, Alice tinggal di dalam kamar yang telah disiapkan oleh XiuJuan. XouJuan menhinginkan Alice tinggal di dekat pendiamnnya bersama suaminya.


XiuJuan sengaja menjauhkan kamar Alice dari kediaman Reynal. Ia tak ingin Reynal diam-diam melakukan hal yang tak pantas, karena belum ada ikatan pernikahan.


.....


Kini semua anak-anak anggota Kerajaan tengah berkumpul di lapangan istana. Reyval mengajak Reynal untuk berduel, ia ingin tau perkembangan kehebatan adik laki-lakinya.


"Adik ayo kita bertarung." ajak Reyval, ia sudah berdiri di depan adik-adiknya.


"Aku lagi tak ingin bertarung denganmu kak." jawab Reynal.


Semua tengah duduk di pinggir lapangan. Reynal duduk bersama Xianlun, Alice, dan JiaLi. Jackie memilih duduk di di dekat Reynal.

__ADS_1


"Ayolah, aku tak sabar ingin melihat kekuatanmu." kata Reyval.


"Lebih baik kau duduk dan menjaga istrimu yang tengah mengandung." jawab Reynal.


Reyval menghela nafasnya, dirinya memang selalu bersemangat jika bertemu atau mendengar kekuatan hebat darinya.


Tiba-tiba ada seorang pengawal datang, lalu ia menundukkan kepalanya. "Mohon maaf Yang Mulia Putra Mahkota dan yang lainnya, hamba mengganggu waktunya."


"Ya tidak masalah, katakan saja." jawab Reyval.


"Hamba mendapat perintah dari Yang Mulia Raja, untuk memanggil Putra Mahkota dan yang lainnya untuk datang ke ruang utama istana."


Reyval mengangguk kepalanya. "Ya, baiklah, kau kembalilah bertugas."


"Baik, Yang Mulia."


Pengawal itu pun pergi setelah menjalankan perintah Rajanya.


"Ayo semuanya, kita dipanggil Raja." ucap Reyval mengajak adik-adiknya.


Semua pun berdiri dari duduknya. Semua saling bergandengan tangan. Reynal akan membawa mereka semua dengan teleportnya agar langsung sampai di tempat.


Wsst !!


.....


Mereka semua tengah duduk menunggu kehadiran anak-anak mereka. Tak hanya itu semua perdana mentri istana juga hadir disana. Beberapa pengawal juga tengah berjaga disana.


Wsst !!


Tak lama kemudian, Reyval dan yang lainnya datang setelah Reynal membawanya dengan teleportnya. Semua orang sudah tidak asing atau untuk terkejut. Karena itu sudah hal biasa dilakukan Reyhan dan Putra Bungsunya.


Semua anak-anak telah duduk yang sudah disiapkan. Reyhan pun mulai bersuara. "Baiklah, semua telah berkumpul. Jadi untuk semua yang ada di ruangan ini, dengarkan baik-baik, ada hal ingin kusampaikan."


Semua terdiam, mereka semua belum tau apa rencana Raja yang terkenal tegas dan sadis ini.


"Aku sudah merencanakan ini bersama kedua orang kepercayaanku. Pasti kalian taukan siapa 2 orang kepercayaanku." kata Reyhan, semua yang mendengar mengangguk kepalanya, siapa yang tak kenal orang Kerajaan yang paling Reyhan percaya, kalau bukan Chen dan HuanRan.

__ADS_1


"Aku ingin menggelar acara pernikahan Putra Bungsuku dengan gadis pilihannya." ucap Reyhan.


XiuJuan dan sekeluarga Kerajaan senang mendengarnya. Reynal menggenggam tangan Alice yang duduk disebelahnya, Alice hanya menunduk malu.


"Semua akan dilaksanakan 3 minggu lagi.


Dan bersamaan di hari pernikahan Putra Bungsuku, aku akan melepaskan gelar Rajaku." kata Reyhan.


Semua terdiam. Mereka menuruti ucapan Raja mereka. Reyval hanya menghela nafasnya, ia harus siap menggantikan ayahnya.


Padahal sebelumnya ia sudah mengerjakan tugas-tugas Raja, selama Ayahnya pergi menyusul Reynal di dunia lain. Jujur, ia tak ingin menjadi Raja.


Tapi mau bagaimana lagi. Menolak ? Dengan paksa ayahnya pasti akan memisahkan dirinya dan istrinya. Dan Reyhan akan mencari laki-laki lain untuk menggantikan posisi Reyval sebagai suami Xianlun. Lalu Reyval akan diasingkan.


Sungguh terdengar kejam bukan ? Ancamannya memang terdengar konyol, tapi ayahnya tidak main-main memberi ancaman. Tak juga ingin 2 orang yang sudah saling mencintai dipisahkan.


Xianlun menggenggam tangan suaminya dan menatapnya dengan tatapan hangatnya, seakan ia memberi kekuatan agar Reyval bisa yakin bisa menjalankan tugas apa yang diwariskan oleh ayahnya.


Reyhan kembali bersuara dengan tegas. "Disitulah, Putra Mahkota Reyval Poetra Wan, menggantikanku sebagai Raja Kerajaan Wan berikutnya."


Lalu ada seorang bersuara. "Yang Mulia Raja, apa itu tidak terlalu cepat ? Mengingat Yang Mulia Putra Mahkota Reyval masih muda."


Salah satu mentri bersuara. Reyhan menatapnya. "Tidak, aku sudah yakin Putra sulungku sudah waktunya menjadi Raja."


Reyhan kembali bersuara. "Keputusanku sudah bulat, dengan Putra Sulungku menjadi Raja, maka ia akan menjadi Raja termuda di Semua 5 Negara. Tenang saja, aku sudah memikirkan hal ini sejak lama bersama kedua orang kepercayaanku."


Reyhan menatap Putra Sulungnya yang memasang wajah tak yakin. "Kau tenang saja Putraku, meski kau menggantikanku, aku akan selalu membimbingmu."


"Tapi aku tidak yakin Yang Mulia, aku khawatir membuat kesalahan." jawab Reyval, mengingat dirinya belum lancar saat menggantikan ayahnya saat pergi, meski Chen dan HuanRan mendampinginya, tapi ia masih tidak sepenuhnya yakin.


"Semua berawal dari dari kesalahan. Semua kesalahan pasti ada jalan keluarnya. Ingat !! Kesalahan adalah awal dari Keberhasilan." kata Reyhan meyakinkan Putra Sulungnya.


Reyval tersenyum, ayahnya memberi semangat, ternyata ia tak sendiri. Sumber semangatnya berasal dari keluarganya terutama semangat dari istrnya.


Reyval pun mengangguk kepalanya. "Baik ayah, aku siap menggantikanmu."


Semua tersenyum melihat Reyval yang yakin untuk bisa maju menjadi Raja Kerajaan Wan berikutnya.

__ADS_1


"Akhirnya, aku bisa bersantai. Susah sekali mencari kata-kata untuk membuatnya yakin dan menggantikanku." batin Reyhan.


__ADS_2