Pindah Dimensi Lain

Pindah Dimensi Lain
BAB 48


__ADS_3

Jangan Lupa Like, Rate⭐5 dan Vote.


Terimakasih.


_______________________________________


Kerajaan Xie.


Di ruangan Raja Xie, ia terlihat duduk tenang di kursi kebesarannya. Raja Xie dan para perdana mentri sedang membahas penyusunan rencana untuk perang dengan salah satu Kerajaan Tengah, Kerajaan Kai. Sekitar 2 minggu yang lalu, di Kerajaan Xie mendapat surat kiriman dari Kerajaan Kai. Raja Xie terheran-heran, kenapa Kerajaan Kai dari Negara Tengah mengirim surat.


Raja Xie membaca isi surat itu, ternyata Raja Kai ingin berkunjung ke Kerajaannya. Raja Xie tak merasakan rasa curiga apapun, ia pun membalas surat itu. Ia menuliskan Kerajaannya akan menyambut kedatangan Raja Kai beserta rombongannya. Beberapa hari kemudian Raja Kai datang. Raja Kai tak sendiri, ia datang bersama rombongannya terdiri dari 10 pengawalnya.


Bahkan Putra Mahkota Jiazhen Kai juga ikut datang. Raja Xie tak menaruh rasa curiga apapun, ia hanya menyambut Raja Kai sebaik mungkin. Mereka telah bertemu dan berbicara di ruang pertemuan. Mereka bercerita dan berbagi pengetahuan untuk memajukan Kerajaan mereka masing-masing.


Setelah lama berbincang-bincang, tiba-tiba Putra Mahkota Jiazhen Kai mulai berbicara. Ia berniat melamar Putri Mahkota Xie, yang tak lain Xiu Juan. Putra Mahkota Jiazhen Kai menginginkan Putri Mahkota Xiu Juan menjadi Permaisurinya. Raja Xie terkejut mendengarnya, tapi mau gimana lagi, jika menolak sama saja ia penghinaan untuk Kerajaan Kai yang terkenal terhebat itu.


"Apa dirimu ini sudah pernah bertemu dengan putriku ?" tanya Raja Xie.


"Hamba pernah bertemu dengannya." jawab Putra Mahkota Jiazhen Kai.


Putra Mahkota Jiazhen Kai menceritakan pertemuannya waktu ia sedang berada di hutan untuk berlatih. Ia berlatih di hutan dekat perbatasan Negara Barat dan Negara Tengah. Dirinya tak sengaja bertemu dengan seorang gadis secara bersamaan. Gadis itu tidak sendiri, melainkan bersama hewan singa spiritualnya. Gadis itu memakai jubah hitam, sikap dan perilakunya cukup menggemaskan menurutnya.


Mereka berdua sempat bertarung bersama saat mengalahkan sekelompok bandit yang tiba-tiba muncul. Setelah berhasil mengalahkan kelompok bandit itu. Putra Mahkota Jiazhen Kai memperkenalkan dirinya, sedangkan gadis itu tidak memberitahukan namanya. Putra Mahkota Jiazhen Kai terus merayunya supaya bisa berkenalan dengan gadis itu.


Pertemuan mereka berdua singkat karena Xiu Juan langsung pergi begitu saja. Disitulah Putra Mahkota Jiazhen Kai tertarik pada gadis yang baru ia temui itu. Lalu ia segera memerintahkan salah satu pengawalnya untuk mencari informasi tentang gadis yang bernama Xiu Juan. Setelah ia dapat yang ia inginkan ternyata gadis itu adalah Putri Mahkota Xiu Juan Xie dari Kerajaan Xie di Negara Barat.


"Kapan dirimu bertemu dengan putriku waktu di hutan ?" tanya Raja Xie.


"Hamba bertemu dengan Putri Xiu Juan, hampir 1 tahun yang lalu." jawab Putra Mahkota Jiazhen Kai.


Raja Xie terkejut mendengar cerita yang diceritakan oleh Putra Mahkota Jiazhen Kai. Raja Xie teringat sesuatu, seperti dugaannya Putrinya sangat sulit diatur. Putri Mahkota Xiu Juan juga hebat dalam bertarung dan juga memiliki 2 hewan spiritual. Raja Xie menduga pasti putrinya, Xiu Juan menyuruh salah satu hewan spiritual untuk menyamar menjadi Putri Mahkota Xiu Juan.


Belum memberi jawaban lamaran Putra Mahkota Jiazhen Kai. Tiba-tiba terdengar suara pintu ruangan itu terbuka lebar-lebar.


"Ayah, aku menolak !!"


Semua di dalam ruangan itu terkejut mendengar suara yang tiba-tiba terdengar di telinga mereka.


"Ayah, aku menolak lamarannya." kata Putri Mahkota Xiu Juan.

__ADS_1


Putra Mahkota Jiazhen Kai tersenyum melihat gadis yang selama hampir ini terbayang-bayang dipikirannya.


"Salam Putri Mahkota Xiu Juan." Putra Mahkota Jiazhen Kai.


Putri Mahkota Xiu Juan terkejut, seketika ia teringat kejadian setahun yang lalu. "Kau..!!"


"Jaga sikapmu, Putriku." ucap Raja Xie, Putri Mahkota Xiu Juan langsung diam.


"Apa alasanmu menolak lamaran Putraku, Putri Mahkota Xie ?" tanya Raja Kai.


"Mohon maaf Raja Kai, hamba benar-benar tidak bisa menerima lamaran Putra Mahkota Kai, karena hamba tak menyukainya." jawab Putri Mahkota Xiu Juan jujur.


Putra Mahkota Jiazhen Kai tak terima mendengar alasan Putri Mahkota Xiu Juan. Putra Mahkota Jiazhen Kai terkenal terkuat dan hebat di Negara Tengah tak pernah mendapat penolakan. Biasanya putri-putri dari Bangsawan dan Kerajaan di Negara Barat selalu mendekatinya.


Bahkan ia tak pernah mendapat tolakan atas permintaannya. Baru kali ini ada gadis yang yang menolaknya. Lebih parahnya menolak lamarannya.


Terjadilah perdebatan antar Putra Mahkota Jiazhen Kai dan Putri Mahkota Xiu Juan. Perdebatan itu berakhir dengan keputusan Raja Kai menyatakan perang.


Karena menurutnya Putri Mahkota Xiu Juan menolak lamaran Putranya berarti sama saja sudah berani menghinanya. Putra Mahkota Jiazhen Kai pun mendukung keputusan ayahnya sang Raja Kai.


Setelah pertemuannya itu, Raja Kai, Putra Mahkota Jiazhen Kai dan beserta rombongannya pergi pulang kembali ke Kerajaan Kai di Negara Tengah.


Beberapa hari kemudian, Raja Xie menerima surat kabar bahwa Raja Kai menyatakan 8 hari lagi, Kerajaan Kai akan menyerang Kerajaan Xie.


_____________________________________________


TOKOH VISUAL.


Putra Mahkota Jiazhen Kai. (25th)


- Keahlian : ???


- Kekuatan : ???



.


.

__ADS_1


___________________________________________


.....


Kerajaan Wan.


Salah satu pengawal Kerajaan Wan menerobos masuk ke salah satu ruangan Raja dengan tergesa-gesa. Raja Wan melotot sempurna melihat salah satu pengawalnya yang menurutnya mengganggu waktunya.


"Kenapa kau tiba-tiba datang seperti itu ?!!" kata Raja Wan tegas, sedangkan Reyhan tak memperdulikan keadaan sekitaranya.


Pengawal itu berlutut. "Mohon ampun yang Mulia, hamba mendapat kabar bahwa 5 hari lagi, Kerajaan Xie akan berperang dengan Kerajaan Kai."


"Kerajaan Kai ?" sahut Raja terkejut.


"Benar yang Mulia."


Reyhan mengangkat alis sebelahnya, ia heran melihat Raja Wan yang terkejut mendengar ucapan pengawal itu. "Kerajaan Kai ? Sepertinya aku belum pernah mendengar nama Kerajaan itu." batinnya.


"Kenapa Kerajaan Xie tiba-tiba akan berperang dengan salah satu Kerajaan terkuat di Negara Tengah itu ?" tanya Raja Wan.


"Negara Tengah ?" batin Reyhan.


"Dari kabar yang hamba dengar, Putri Mahkota Xiu Juan menolak lamaran dari Putra Mahkota Kerajaan Kai." jawab sang Pengawal.


"Xiu Juan ? Sepertinya aku tak asing dengan nama itu." batin Reyhan.


"Baiklah, kau boleh pergi." perintah Raja Wan kepada pengawal itu.


Setelah melihat kepergian pengawalnya, Raja Wan kembali menatap Reyhan yang sedang menatapnya.


"Bisakah Ayah menjelaskan tentang Kerajaan Kai dari Negara Tengah." ucap Reyhan tiba-tiba.


Raja Wan menghela nafasnya, ia mulai menceritakan tentang Negara Tengah. Negara Tengah memiliki 9 Kerajaan, salah satunya Kerajaan Kai. Kerajaan Kai terkuat di Negara Tengah. Tak ada yang berani mencari masalah dengan Kerajaan itu.


Reyhan bangkit dari duduknya dan pergi dari ruangan itu. Raja Wan menatap heran atas kepergian Reyhan. Disisi Lain, tempat latihan Pangeran Jian Heeng dan Pangeran Jierui juga telah mendapat kabar dari pengawal pribadi mereka tentang akan terjadi perang 2 Kerajaan, Kerajaan Xie dan Kerajaan Kai dari Negara Tengah.


.....


Disisi Putra Mahkota KunLi Wong ia sedang berada di penginapannya. Ia akan berkemas untuk kembali ke Kerajaan Wong. Tiba-tiba di ruang kamar inapnya muncul cahaya menyala seperti portal. Putra Mahkota KunLi Wong menatap, ia merasa pernah melihat cahaya portal itu.

__ADS_1


Keluarlah seorang laki-laki dengan jubah merah khasnya dari portal cahaya itu. Putra Mahkota KunLi Wong mengenal laki-laki itu. Ia menatap heran, kenapa laki-laki tiba-tiba muncul dihadapannya. Padahal beberapa saat lalu mereka telah bertemu.


"Ayo kita kumpulkan anggota Ksatria kita !!"


__ADS_2