
_______________________________________
Di Kerajaan Wan.
Terlihat Reyval duduk bersama istrinya. Mereka duduk bersampingan di atas istana Kerajaan. Mereka berdua sedang menikmati sunset.
Reyval menggenggam tangan istrinya lalu dengan lembut menciumnya. "Maafkan aku yang kurang memperhatikanmu."
"Tidak apa-apa, aku mengerti kekhawatiranmu. Mau bagaimanapun itu hal yang wajar rasa sayangmu sebagai seorang kakak." balas Xianlun.
Hari sebelumnya, saat sore hari, setelah Reyval, Xianlun, Reynalda, JiaLi, dan Jackie keluar dari ruangan utama dan berbicara dengan orang tua mereka, tiba-tiba Xianlun jatuh pingsan.
Tapi beruntungnya Reyval ada disampingnya, sehingga dengan cepat ia menyadarinya dan langsung menahan tubuh istrinya agar tidak jatuh. Reynalda, JiaLi, dan Jackie panik.
Reynalda segera memanggil orang tuanya dan kedua bibinya. Sedangkan JiaLi dan Jackie memerintahkan pelayan untuk memanggil tabib.
Semua orang panik, Reyhan dan Xiu Juan segera pergi ke kediaman Putranya dan menantunya, disusul An Niu dan Zhu Niu yang mengikutinya dibelakang.
Bahkan KongLi, Raja terdahulu, beserta ketiga istrinya pun segera pergi ke kediaman sang cucu. Meski sudah tak muda, mereka bertiga ingin tau kondisi cucu menantu kesayangannya.
Setelah berkumpul di kediaman Reyval, mereka lebih baik menunggu di luar kamar, agar bisa memberi kenyaman. Di dalam kamar hanya ada Reyval dan Xianlun yang belum sadarkan diri.
Beberapa saat kemudian, sang tabib datang. Ia segera memeriksa kondiri istri dari Reyval. Tabib itu tersenyum, dan memberitahu kalau Xianlun baik-baik saja. Sekaligus memberi kabar bahagia.
Tabib itu memberitahu kalau Xianlun tengah mengandung. Semua orang yang mendengar terkejut, lalu berbahagia. Reyhan dan Xiu Juan juga bahagia karena 9 bulanan, akan hadir calon cucu mereka.
Rasa bahagia dirasakan keluarga itu. KongLi dan ketiga istrinya pun tak kalah bahagia. Diusia mereka yang sudah jauh kata muda, masih bisa diberi kesempatan untuk mendengar bahwa ada calon cicit nantinya.
Reyval yang dari tadi diam. Lalu tersadar, ia menangis haru karena sang istri tengah mengandung anaknya. Ia merasa bersalah karena ia kurang memperhatikan keadaan Xianlun.
Reyval terlalu sibul mengkhawatirkan Reynal, sang adik. Sehingga ia menjadi kurang perhatian kepada sang istri. Semua keluarganya tak menyalahkan dirinya, karena dibalik kejadian sebelumnya, ada kabar bahagia.
Reyhan menyarankan kabar itu dijadikan kabar bahagia untuk Reynal, karena sebentar lagi akan hadir calon keponakan untuk Reynal.
Reyhan paham, kalau Reynal sangat menyukai anak kecil. Bahkan dibalik sifat inginya, Reynal menginginkan kehadiran keponakan dari kakak dan kakak iparnya.
__ADS_1
Semenjak kejadian pingsannya Xianlun, Reyval semakin siaga. Ia tak ingin istri dan calon anaknya kenapa-kenapa. Terkadang Reyhan kesal kepada Reyval.
Karena sudah waktunya Reyhan mengajari Reyval untuk dibimbing untuk mengurusi Kerajaan. Tapi Reyval tak mau, melainkan ia ingin selalu berada di dekat istrinya. Ia ingin tetap siaga.
Reyhan pun menyuruhnya untuk menyediakan banyak pelayan dan pengawal, untuk berjaga menantunya. Reyval pun mengalah, setidaknya ia harus bergerak cepat dan menyelesaikan tugasnya.
Setelah selesai ia bisa langsung meluangkan waktunya untuk menjaga istrinya. Meski begitu, kembali lagi, dibalik kabar bahagia, masih saja ada kesedihan atas hilangnya Reynal.
.....
Sebelumnya, Reyhan sangat tau kalau putra bungsunya ada di dunia lain. Ia sudah memberitahu kalau Reynal berada didunia lain. Xiu Juan, An Niu dan Zhu Niu paham akan hal itu. Reyval, dan anak-anak lainnya masih kurang paham hal itu.
Setelah dijelaskan Perlahan-lahan dan menceritakan pengalaman Reyhan dan Xiu Juan, mereka pun paham. Mereka ingin menyusulnya. Hanya saja Reyhan belum tau kemana Reynal pergi ke dunia yang mana.
Karena, sebelumnya, di waktu yang sangat lama, Reyhan pernah melakukan latihan dan percobaan yang lebih keras, dan akhirnya terbuka portal, lalu ia masuk. Setelah masuk, ia melihat banyak dunia yang terlihat sama, tepatnya dimensi lain. Salah satunya adalah Bumi, dunia yang tempat asalnya.
Lalu Reyhan beranggapan, sepertinya ia bisa kembali ke dunia masa depannya. Ingin sekali Reyhan kembali ke masa depan, dan kembali ke kehidupan sebelumnya. Tapi mengingat kalau dirinya telah memiliki keluarga yang bahagia. Reyhan mengurungkannya.
Karena ia sangat menyayangi dan mencintai keluarganya yang sekarang. Reyhan memilih lebih baik tetap tinggal di dunia kehidupan yang sekarang. Dan kemungkinan juga dari beberapa bumi itu, ada dunia yang pernah ia masuki saat menyelamatan istrinya.
.
.
Reyhan melihat ada banyak dunia atau dimensi selain dunianya. Banyak sekali kehidupan-kehidupan yang unik di dalamnya. Jadi setiap dunia-dunia yang ia lihat, memiliki ciri khas tersendiri, salah satunya mahluk hidupnya di dalamnya.
Bahkan ada beberapa dunia modern lainnya selain dunia asalnya. Sungguh sulit dipercaya. Lebih menariknya, ada dunia yang waktunya berjalan lebih cepat, ada yang lambat, dan ada yang sama.
*****
__ADS_1
Disisi Lain.
Di dalam hutan, terlihat 3 orang, 2 orang gadis cantik dan 1 laki-laki tampan. 2 gadis itu berjalan di depan, sedangkan laki-laki itu berjalan di belakang. Laki-laki terpaksa mengikuti 2 gadis itu karena ia tak tau dimana ia berada saat ini.
Reynal hanya bisa diam, berjalan, dengan wajahnya yang datar. Pandangannya hanya mengikuti langkah 2 gadis cantik yang berjalan di depannya.
Alice berjaga-jaga kepada laki-laki yang berusia 17 tahun yang berjalan mengikutinya dibelakangnya. Memang awalnya menyuruh Reynal untuk mwngikutinya, tapi tetap waspada.
Sedangkan Elena hanya bisa mengumpat dalam hatinya karena menganggap Reynal adalah pengganggunya. Karena ia ingin berdua kepada gadis berumur 19 tahun yang berjalan di sampingnya.
Walau Alice adalah gurunya, Elena menganggap kalau Alice adalah kakaknya. Ia sangat kagum kepada Alice. Rasanya tidak rela, karena waktunya selalu ia luangkan di istana. Elena adalah Putri tunggal dari Raja Dorothy dari Kerajaan Dorothy.
"Sebenarnya kalian kenapa bisa ada dihutan yang luas ini ?" tanya Reynal memecahkan keheningan.
"Kita sedang berlatih." jawab Alice.
"Lalu ketemu orang asing yang ingin kubunuh." Elena menambahkan karena tak suka kepada Reynal.
Reynal hanya tersenyum kecut. "Tapi buktinya, kau yang hampir kubunuh."
Elena membalikan tubuhnya, ia tak terima, lalu ia menarik pedang besarnya yang ia gantungkan di punggungnya "Apa perlu kita mengulang pertarungan kita ?"
Alice pun memengang tangannya Elena. "Cukup Elena !! Kau bukan tandingannya."
"Kenapa kau membelanya kak ?" sahut Elena bertanya.
"Kakak tidak membelanya,..." ucap Alice terpotong karena tiba-tiba mendengar suara berisik mendekat.
Lalu muncullah sekelompok mahluk aneh berwarna hijau dan jumlahnya cukup banyak di depan perjalanan mereka. Alice dan Elena terkejut, meski tak asing bagi mereka, tapi jumlah sekelompok mahluk hijau itu sangat banyak bahkan ada ada 5 mahluk hijau itu berukuran tubuh yang besar dengan tinggi kurang lebih 4-5 meter.
Alice dan Elena segera memasang kuda-kuda dan siap dengan senjata mereka masing-masing. Sedangkan Reynal menganga. Baru kali ini ia melihat mahluk hijau itu di depannya. Ditambah jumlahnya yang sangat banyak. Jika dihitunga ada 50-an lebih, itu pun sudah termasuk 5 golbin yang besar itu.
"Mahluk hijau apa itu ? Apa mereka siluman ?" Reynal terkejut.
"Mereka adalah Goblin, sejenis mahluk supranatural yang jahat. Jika dilihat ciri khas mereka berkulit hijau. Mereka selalu menggangu orang-orang yang tak sengaja melewati kawasan mereka. Mereka merupakan bangsa makhluk yang buas dan ganas. Ras mereka termasuk makhluk yang jahat dan merupakan petarung yang brutal." jawab Alice panjang lebar menjelaskan.
__ADS_1
Reynal hanya diam. Ia diam bukan karena takut melihat para goblin itu. Melainkan ia semakin tak mengerti dunia apa yang ia tempati saat ini. "Apa akan mahluk yang aneh lagi setelah ini ?"