
_______________________________________
Seorang gadis akan pergi setelah berpamitan dengan Reynal, Reynalda, dan Reyhan. Saat Alice baru saja keluar dari rumahnya, tiba-tiba 2 orang datang ke rumahnya. Dan ternyata 2 orang itu adalah pengawal dari istana.
Entah mimpi apa semalam. 2 pengawal itu memberitahu kepada Alice kalau dirinya tak perlu lagi datang ke istana. Tepatnya, Alice sudah bukan pengawal pribadi Elena. Alice terkejut, dengan kabar itu.
Alice bertanya-tanya, kenapa dirinya diberhentikan ? Apa salahnya ? Padahal ia tak pernah melakukan kesalahan. Namun 2 pengawal itu tak memberi jawaban atau alasan. Mereka berdua langsung pergi kembali ke istana begitu saja.
Alice duduk di teras sambil di berdiam, namun air matanya mengalir. Reynal muncul dari dalam, ia terkejut melihat kekasihnya duduk di teras sambil memeluk kedua lutunya.
"Kau kenapa ?" tanya Reynal.
Alice tak menjawab, tapi air matanya terus keluar. Reynal pun membantunya berdiri, dan membawanya masuk ke dalam rumah.
Reyhan dan Reynalda yang sedang duduk santai di belakang, terkejut melihat Alice dibawa Reynal sambil mengeluarkan air matanya. Alice dibantu duduk. Reynalda membuat memberinya teh hangat padanya.
.....
Setelah semua tenang, Reynal bersuara. "Bisa kau ceritakan yang telah terjadi ?"
Alice menghela nafasnya, lalu ia menceritakan dirinya bukan lagi pengawal pribadinya Elana, tepatnya dia diberhentikan kerja. Padalah dirinya tak pernah melakukan kesalahan.
"Sepertinya karena kita menginap di rumahmu, jadi kau di berhentikan." ucap Reyhan tiba-tiba.
Alice langsung menggeleng-gelengkan kepalanya. "Tidak Yang Mulia, itu tak ada hubungan dengan ini."
"Benarkah ?" sahut Reynalda.
"Yah, sudah pasti ini tidak ada hubungan dengan kedatangan kalian." jawab Alice.
"Apa dari 2 pengawal tadi membari tau alasan kenapa kau diberhentikan ?" tanya Reynal.
Alice menggeleng-gelengkan kepalanya. "Tidak, mereka langsung pergi begitu saja."
"Sepertinya ada yang sengaja ingin menjatuhkanmu, agar membuatmu bergantung dengan orang lain." ucap Reyhan menebak.
"Bukankah KodoK BeLanG itu adalah Putra Mahkota Kerajaan ini ?" lanjut Reyhan bertanya.
Reynalda dan Reynal sama-sama memutar bola matanya. Tak habis pikir. Ayah mereka selalu asal memberi panggilan nama orang.
__ADS_1
"Iya." jawab Reynal.
Reyhan berdiri dari duduknya. "Baiklah, ayo kita ke istana."
Reynal terbelalak. "Untuk apa kita kesana, ayah ? Mereka tidak ada hubungannya dengan kita."
"Yang Mulia, yang dikatakan Reynal benar. Masalahku tidak ada hubungannya dengan kalian, dan juga aku sudah bukan bagian dari pengawal salah satu keluarga Kerajaan." ucap Alice.
"Tenang saja, aku hanya ingin melihat istana Kerajaan ini. Dan aku ingin melihat seperti apa Rajanya." jawab Reyhan sambil tersenyum manis.
Semua terdiam, tak ada yang berani melarang Raja yang satu ini.
Semua sudah siap dengan perlengkapan mereka. Mereka berempat pun berangkat. Reynal akan melakukan teleport untuk langsung mengirim semua ke istana.
Reyhan menolaknya, ia ingin berjalan kaki. Ia ingin melihat-lihat kota Kerajaan Dorothy seperti apa. Katanya menarik.
Reynal tersenyum. "Baiklah, tapi ayah nanti jangan terkejut nantinya"
Reyhan mengerut dahinya. Lalu Reynal juga mengatakan hal yang sama kepada Reynalda. Reynalda juga sama, ia bingung dengan kata terkejut yang dikatakan oleh saudara kembarnya.
.....
Disisi Lain.
Permaisuri Ella tetap kekeh, jika ia sudah memutuskan, maka tidak bisa dirubah. Elena masih tak percaya tiba-tiba ibunya bisa begitu. Sedangkan Raja Dorothy hanya diam. Dan Delbert, terlihat ia sedang tersenyum. Elena yang tak tahan, ia pergi ke kediamannya.
Delbert tersenyum menang. Padahal ia tidak cerita apa yang telah terjadi padanya kemarin. Dan ia juga bernafas lega, kalau Elena tidak melaporkan keburukannya. Tapi kalau melapor, tidak masalah. Pasti kedua orang tuanya mendukungnya.
Permaisuri Ella menghela nafasnya. Ia lakukan ini karena bukan permintaan Delbert, karena ia memang ingin membuat Alice bergantung padanya. Permaisuri Ella menginginkan Alice menikah dengan Delbert, dan menjadi manantunya.
Rencana Permaisuri Ella adalah membuat Alice datang padanya dan memohon. Lalu Permaisuri Ella meminta Alice agar mau menikah dengan Putranya. Disamping itu, Raja Dorothy juga menginginkan hal yang sama dengan Permaisuri Ella.
Permaisuri Ella Dan Raja Dorothy sudah memiliki bayangan jika Putranya dan Alice menikah, maka akan menghasilkan keturunan yang hebat. Disini Delbert sendiri terkejut, tapi ia senang.
Jujur, Permaisuri Ella dan Raja Dorothy tak suka melihat hubungan Alice dengan Reynal. Itu bisa menjadi penghalang mereka untuk memiliki keturuan. Mereka sangat ingin memiliki cucu dari pernikahan Putranya dan Alice.
Namun mengingat kehebatan Reynal, Raja Dorothy harus berhati-hati. Ia tidak boleh tidak sabar. Karena ia yakin, kedatangan Alice pasti membuat keputusan untuk memilih Delbert.
Pasti hati Reynal akan hancur, saat Alice menerima permintaan untuk menikah dengan Delbert. Disinilah, Raja memanfaatkan kehancuran hati Reynal, untuk menjadikan Reynal sebagai senjata pamungkas Kerajaannya.
__ADS_1
.....
Beberapa lama kemudian.
Di depan pintu gerbang istana Kerajaan Dorothy. Terlihat Reynal, Alice, dan 2 orang lainnya telah sampai disana. Dan 2 orang itu terlihat seperti orang terkejut.
"Siapa orang-orang tadi ?" tanya Reynalda.
"Tadi yang kalian lihat adalah manusia Ras Elf." jawab Alice.
"Aku kira dia manusia yang bertelinga lancip adalah pelaku yang telah dihukum." ucap Reyhan yang masih terkejut.
"Dihukum ?" sahut Reynal bingung.
"Ayah, apa hubungannya telinga lancip dengan dihukum ?" lanjutnya.
"Dihukum telinganya ditarik paksa, dan menjadi lancip." jawab Reyhan.
Semua menggeleng-gelengkan kepalanya mendengar ucapan Reyhan.
Reyhan dan Reynalda mengakui kalau kota Kerajaan Dorothy cukup bagus, tidak kalah dengan kota Kerajaan Wan.
Reyhan menghela nafasnya. "Reynal Ayo, kita masuk !!" memberi perintah, karena Putranya sudah pernah masuk ke dalam istana.
Reynal pun mengangguk kepalanya. Lalu ia membawa mereka semua ke dalam menggunakan Teleportnya.
Wss !!
.....
Di Dalam Istana Kerajaan Dorothy. Di Ruang Keluarga Kerajaan, terlihat 3 orang yang tengah merencanakan sesuatu. Saat Permaisuri Ella, Raja Dorothy, dan Delbert melanjutkan rencana mereka.
Tiba-tiba muncullah 4 orang di ruangan itu. Seketika semua pengawal bergerak melindungi Permaisuri Ella, Raja Dorothy, dan Delbert. Ketiga terkejut saat melihat salah tau orang yang mereka kenal ada di antara 4 orang itu.
"Alice ?" sahut mereka bertiga.
Delbert pun teringat melihat orang itu. "Kau, kau yang telah menghajarku kemarin."
Seletika Raja Dorothy dan Permaisuri Ella terkejut. Raja Dorothy pun memerintahkan untuk menangkap Reyhan dan Reynalda, karena asing bagi mereka. Dan membiarkan Alice dan Reynal untuk tidak ditangkap.
__ADS_1
Para pengawal maju, untuk menangkap Reyhan dan Reynalda. Tiba-tiba muncullah banyak cahaya di ruangan itu, dan semua pengawal terkejut dan terhenti.
Lalu keluarlah banyak pedang dari setiap dari cahaya itu. Dan semua pedang itu mengarahkan ke semua pengawal.