Pindah Dimensi Lain

Pindah Dimensi Lain
BAB 39


__ADS_3

Jangan Lupa Like, Rate⭐5 dan Vote.


Terimakasih.


_______________________________________


Putri An Niu dan Putri Zhu Niu, mereka berdua tidak menyangka ada pengganggu waktu mereka. Pengganggu itu bandit berjumlah 4, dan 1 diantaranya berbadan gemuk. Saat ke-4 bandit itu mendekati Putri An Niu dan Putri Zhu Niu, seketika dua gadis itu saling menatap dan tersenyum, lalu bersamaan mereka berdua menarik pedang mereka dan memasang kuda-kuda.


"Apa kalian ingin menari pedang ? Sebaiknya kalian tunda dulu, dan ikut kami. Setelah itu kalian bisa menari dihadapan kami sampai puas." kata bandit2 sambil menelan salivanya, karena ia tak sabar ingin membawa pergi An Niu dan Zhu Niu.


"Hei, bisakah kau jaga sikapmu itu, jangan membuat malu !!" kata bandit3 melihat temannya yang terlihat sudah seperti orang kelaparan.


"Dasar kau ini, apa kau masih belum puas dengan j4l4ng-j4l4ng langgananmu ?" kata bandit1 yang terlihat berbadan gemuk kepada bandit 2.


"Wanita-wanita langgananku sudah longgar semua. Dan kali ini aku ingin mencoba yang masih sempit." jawab bandit2 sambil nyengir kuda.


Ke-3 teman-teman mendengus kesal. Lalu mereka kembali menatap Putri An Niu dan Zhu Niu. "Hey.., kalian tak perlu menarik pedang kalian, cukup kalian beri harta yang kalian punya, hingga begitu kalian bisa pergi dari kami dengan selamat." kata bandit4.


Putri An Niu dan Putri Zhu Niu tidak menjawab. Yang ada, Putri Zhu Niu mulai berlari kearah mereka ber-4 dan Putri An Niu melancarkan sihir Apinya dan menyerang ke-4 bandit itu.



.


Bandit3 dan bandit4 menghindar dan meloncat tinggi ke arah Putri An Niu. Sedangkan Bandit1 itu menahan serangannya dengan sihir tanahnya yang berbentuk dinding.



.


Putri Zhu Niu berlari ke arah para bandit itu dengan lariannya yang gesit lalu ia meloncati dinding tanah dan akan mengayunkan pedangnya ke arah bendit1.


Tang...!!


Serangan pedangnya ditahan oleh bandit1 dengan tombaknya. Putri Zhu Niu meloncat mundur sambil mengarah pedangnya ke arah bandit1.



.


Terjadilah tanah sekitarnya langsung meluncur seperti hujan ke arah bandit1.

__ADS_1


Bandit1 memutar-putar tombaknya dengan cepat seakan menjadi perisai untuk bertahan dari serangan sihir Tanah milik Putri Zhu Niu. Bandit2 melompat dengan sihir apinya sambil tersenyum ke arah Putri Zhu Niu.



.


Putri Zhu Niu menghindar serangan Api dari bandit2, dan tangannya mengambil gumpalan dan menjadi bola tanah sebesar tubuhnya.



.


Lalu ia melempar bola tanahnya ke arah 2 bandit itu.



.


Setelah dilempar, ternyata serangan bola tanahnya digagalkan oleh bandit1 dengan serangan sihir tanahnya yang berbentuk tangan besar.


Putri Zhu Niu berdiam diri dalam posisi kuda-kudanya. Ia menatap bandit1 dan bandit2 berlari ke arahnya. Putri Zhu Niu kemudian berlari ke arah mereka berdua. Kini mereka bertiga saling mengayunkan pedangnya saling menyerang dan menangkis serangan.


.....



.


Kini ia tengah berlari dan menghindar serangan sihir Air dari ke-2 bandit itu. Ia terus meloncat menghindari serangan sihir Air milik bandit3 dan bandit4. Ia sudah menyerang dengan sihir Apinya tapi selalu digagalkan oleh ke-2 bandit itu. Ternyata bandit-bandit yang mereka hadapi cukup hebat.


Tanpa Putri An Niu, Putri Zhu Niu dan ke-4 bandit itu sadari ada sepasang mata yang memperhatikan mereka dari sembunyiannya di pohon.


.


.


Pertarungan telah memakan hampir setengah jam. Putri An Niu dan Putri Zhu Niu saling membelakangi tubuhnya untuk berjaga-jaga. Mereka benar-benar waspada dengan musuh mereka. Sedangkan ke-4 bandit itu berdiri mengelilingi mereka. Sambil tersenyum tak menyangka ada yang bisa bertahan dengan serangan mereka.


Selama ini tak ada yang bertahan jika bertarung dengan ke-4 bandit itu. Biasanya mereka bertarung dengan rakyat biasa atau pedagang yang suka melewati tempat itu. Mereka bertarung dan menang, terkadang ada lawan mereka yang melarikan diri dari karena kalah setelah bertarung dengan mereka ke-4.


Tapi mereka ber-4 tak pernah membunuh, melainkan mereka hanya ingin merampok. Bahkan rakyat biasa suka meminta tolong kepada pihak Kerajaan disekitarnya untuk membasmi mereka. Tapi dengan pandainya mereka ber-4 bisa bersembunyi tanpa meninggalkan jejak saat orang-orang anggota Kerajaan mencari mereka.

__ADS_1


Selama ini mereka bersembunyi dari orang-orang anggota Kerajaan. Alasan mereka ber-4 bersembunyi dari orang-orang dari anggota Kerajaan, karena ketua dari mereka ber-4 tak ingin berurusan Kerajaan, ditambah orang-orang Kerajaan memiliki kemampuan yang tangguh dibanding rakyat biasa atau pedagang. Mereka merampok memiliki alasan tertentu.


Dan baru kali ini mereka bisa menikmati pertarungan dengan durasi yang lama dari pertarungan sebelumnya. Menghadapi 2 gadis yang cukup tangguh, dan bisa bertahan serangan mereka ber-4. Lalu salah satu dari mereka tesadar, lalu ia mencoba bertanya kepada ke-2 gadis yang ada didepannya.


"Apa kalian anggota Kerajaan ?" tanya bandit1, karena ia merasa pertarungan cukup sulit. Ditambah ke-2 gadis yang ada dihadapannya berpakaian seperti rakyat biasa, bukan pakaian seperti orang-orang anggota Kerajaan.


"Apakah itu penting menurutmu ?" balas Putri An Niu.


"Tentu itu sangat penting, karena kami tak ingin anggota bersangkutan dengan tindakan kami." bandit1 tidak menjawab, yang menjawab bandit3.


Saat An Niu akan menjawab, tiba-tiba muncul seseorang dari atas dan turun di tanah. Ke-4 bandit itu terbelalak melihat wajah orang itu dan pakaiannya. Lalu mereka ber-4 segera melarikan diri.



.


Tapi sayang jalan mereka terhadang dinding es yang terbangun sangat tinggi. Mereka berbalik dan memasang posisi waspada.


Putri Zhu Niu dan Putri Zhu Niu terkejut melihat kedatangan seseorang yang mereka kenal. Orang itu laki-laki dan memakai zirah yang khas dan pernah mereka lihat. Lalu Putri An Niu dan Putri Zhu Niu tersenyum ke laki-laki itu. Dan laki-laki itu membalas senyuman mereka.


_____


Disisi lain di tengah hutan angker, pria berjubah merah panjang yang menutupi tubuhnya hingga kebawah, dan hanya terlihat sedikit celana zirah emasnya ketika orang itu berjalan.


Orang itu baru keluar dari rumah yang terbuat dari batang pohonnya. Ia berjalan-jalan mencari tumbuh-tumbuhan yang ada di hutan itu. ia berencana akan memasak sayuran.


.


.


Awalnya sebelum ia tinggal di hutan angker, ia mendengar cerita keseraman yang dimiliki hutan itu dari obrolan-obrolan orang/rakyat biasa. Karena penasaran, lalu ia mencoba datang ke hutan angker. Dan sampai, ia mencoba masuk ke dalam hutan itu.


Selama perjalanan, dirinya membayangkan jenis-jenis hantu, siluman atau semacamnya yang ada di dalam hutan, apa karena itu sehingga orang-orang menyebutnya hutan angker seperti di kehidupan sebelumnya.


Setelah ia berjalan ia tak menemukan hantu, siluman atau semacamnya. Ia melihat-lihat sekelilingnya, memang hutannya sangat luas, banyak pohon besar dan tinggi. Jika diingat lagi sebelum ia masuk memang telihat menyeramkan.


Tapi setelah ia masuki, ternyata tidak ada-apa. Yang ada ia temui banyak hewan, tumbuh-tumbuhan yang layak untuk dimakan. Bahkan ia juga menemukan tumbuh-tumbuhan untuk dijadikan obat dan ia juga menemukan rempah-rempah, meskipun tidak sebanyak rempah-rempah yang ada di hutan terlarang.


.


.

__ADS_1


Pria itu adalah Putra Mahkota Rey Hann Wan/Reyhan. Ia memutuskan untuk tinggal di hutan angker, setelah pergi dari lingkungan Kerajaan. Karena suasana hutan angker nyaman dan udaranya sejuk. Dirinya jadi teringat dimana ia pernah tinggal di hutan waktu ia masih menjadi tentara di kehidupan sebelumnya.


__ADS_2