Pindah Dimensi Lain

Pindah Dimensi Lain
BAB 67


__ADS_3

Jangan Lupa Like, Rate⭐5 dan Vote.


Terimakasih.


_______________________________________


Dunia Masa Depan.


Laki-laki dan Perempuan itu pergi dari Tempat Pemakaman Umum (TPU) setelah mereka berdua berkunjung dan mengirim do'a kepada sang sahabat yang telah sudah meninggal 2 bulan yang lalu yang tewas saat menjalankan misi penyelamatan anak dari tuannya.


Laki-laki itu bernama KunLee Yao, ia pria berumur 40 tahun, dan yang Perempuan, bernama XiuLee Yao, berumur 27 tahun. Mereka berdua lahir dari keluarga marga Yao. Ayah mereka berdua adalah Kewarganegaraan asing, sedangkan ibu mereka asli kewarganegaraan Indonesia.


.


.


Flashback.


Dari lahir KunLee Yao dan XiuLee Yao tumbuh besar di Negara ibunya, Indonesia. Saat KunLee berumur 30 tahun dan XiuLee berumur 17 tahun, ada kedatangan tetangga baru di sebelah rumah mereka. Tetangga baru mereka hanya seorang laki-laki yang sudah berumur 35 tahun.


Keluarga Yao adalah keluarga yang ramah, dan terbuka. Keluarga Yao selalu mengundang tetangga barunya untuk makan bersama, karena tetangga barunya hidup sendiri di rumahnya. Mereka selalu bergantian mengunjungi rumah mereka masing-masing.


Ibaratkan Keluarga Yao dan tetangga barunya sudah seperti satu Keluarga. Bahkan KunLee selalu menginap di rumah laki-laki itu. Nama laki-laki itu adalah Reyhan Gunawan. Suatu hari Reyhan berkunjung ke rumah besar keluarga Yao. KunLee dan Reyhan duduk di belakang rumah sambil menikmati secangkir kopi dan sambil berbagi cerita suka maupun duka.


KunLee memanggil Reyhan sebutan 'MasBro', karena umur Reyhan lebih tua 5 tahun darinya. KunLee terkejut karena baru mengetahui Reyhan ternyata mantan Tentara yang kini telah berprofesi sebagai salah satu bodyguardnya pemilik pengusaha termuka di Indonesia, salah satu rekan bisnis ayahnya.


Yang bikin KunLee terkejut lagi, ternyata Reyhan adalah laki-laki yang sudah berstatus DuRen (Duda Keren). Sedangkan dirinya masih sendiri, sebelumnya ia telah memiliki kekasih, asli dari Indonesia. Tapi sayangnya, kekasihnya telah meninggal dunia 5 tahun yang lalu, akibat sebuah kecelakaan lalu lintas.


Mereka berdua saling berbagi cerita dan pengalaman. Tanpa disadari KunLee dan Reyhan, ada Ada satu orang yang diam-diam mendengar cerita mereka. Orang itu adalah XiuLee Yao, adik perempuannya KunLee. Diam-diam XiuLee menyukai Reyhan. Bisa dibilang Reyhan adalah cinta pertamanya.


XiuLee sudah menyukai sosok Reyhan semenjak awal Reyhan baru menjadi tetangga barunya. Ia tak peduli status Reyhan, tapi ia tak berani mengutarakan perasaannya. Cukup mencintainya dalam diam dan selalu di dekatnya. XiuLee berharap dan berdo'a suatu saat nanti, ketika sudah dewasa ia ingin menikah dengan Reyhan.


3 tahun kemudian, Keluarga Yao harus pindah ke keluar Negeri untuk urusan pekerjaan. Mau tak mau, KunLee dan XiuLee harus ikut pindah bersama kedua orang tuanya dan meninggalkan Reyhan.


Semenjak kepergian Keluarga Yao, Reyhan terlihat biasa-biasa saja, tapi dalam hatinya merasa kehilangan sosok keluarga yang selalu ia inginkan. Karena dari lahir Reyhan tumbuh besar di panti asuhan hingga ia lulus SMA. Hari demi hari, tahun demi tahun, Reyhan sudah bisa melupakan kesedihannya dalam kesendiriannya. Ia terus bekerja sebegai bodyguard hingga menjadi bodyguard terbaik.

__ADS_1


.


.


Tak terasa waktu telah berjalan selama 7 tahun. KunLee Yao dan XiuLee Yao berniat pulang kembali ke Negara Indonesia untuk mengunjungi Reyhan. Sang Ayah dan Ibu mereka telah meninggal karena usia. Dan perusahaannya di serahkan kepada Pamannya, karena KunLee dan XiuLee tidak tertarik dengan dunia bisnis.


Mereka berdua memilih membangun sebuah restauran bersama. KunLee yang sudah diusia 40 tahun dan ia masih melanjang. KunLee masih belum bisa move on kekasihnya sudah yang lama meninggal. Sedangkan XiuLee, ia juga masih melanjang, karena hatinya sudah terukir sosok Reyhan, cinta pertamanya.


Diusianya yang sekarang, XiuLee bertekat ingin lebih dulu mengutarakan perasaannya. Ia tak peduli nanti resikonya apa yang ia dapat nanti. Saat mereka telah sampai di bandara, mereka segera naik taksi dan pulang ke rumah lamanya. Rumah lamanya masih terawat hingga sekarang. Karena mereka telah membayar pekerja untuk merawat rumah dan seisinya.


Meskipun pindah, rumah keluarga Yao tidak menjual rumah mereka, karena rumah itu telah menyimpan banyak kenangan. KunLee dan XiuLee telah sampai dirumah, setelah membersihkan diri, mereka ingin berkunjung ke tetangga sebelahnya, siapa lagi kalau bukan Reyhan. Namun hati mereka terkejut setelah mendapat kabar yang baru mereka dengar.


Reyhan telah meninggal 2 bulan yang lalu. KunLee terpukul kehilangan sosok sahabatnya. Sedangkan XiuLee, ia hanya bisa menangis karena ia kehilangan sosok yang ia cintai. Mereka berdua segera pergi ke TPU, untuk mengunjungi tempat di peristirahatan terakhirnya Reyhan.


Flashback end.


.


.


KunLee dan XiuLee sedang menaiki mobil mereka. Hati mereka berdua bersedih karena tak bisa melihat sosok Reyhan yang telah pergi untuk selama-lamanya. Rasa penyesalan karena setelah sekian 7 tahun lamanya, mereka baru bisa pulang ke Indonesia.


"Jadi kita mau kemana ?" tanya KunLee sambil mengemudi mobilnya.


"Kita pulang ke rumah saja." jawab XiuLee yang duduk di kursi penumpang sebelah kursi kemudi, XiuLee masih saja meneteskan air matanya.


"Baiklah." sahut KunLee.


Mereka akhirnya memilih pulang ke rumah setelah berkunjung ke diperistirahatan terakhirnya Reyhan. Mobil mereka terhenti karena lampu lalu lintas menyala merah di jalan pertigaan.


Hitungan mundur lampu hijau akan habis. KunLee siap akan menginjak pedal gasnya, dan berjalan lurus pulang menuju rumah mereka, sedangkan berbelok kiri menuju arah jalan kota.


Lampu lalu lintas telah menyala hujau. KunLee menginjak pedal gas, dan mobil mereka maju. Baru beberapa meter mobil mereka berjalan, tiba-tiba ada sebuah mobil truk datang dari arah kota mendekati mobil mereka.


KunLee dan XiuLee terkejut, mobil mereka tiba-tiba tertabrak dan terdorong oleh truk itu hingga ke pembatas jalan dan hancur, akhirnya mobil mereka terjatuh ke jurang. KunLee dan XiuLee masih di dalam mobil, dan mereka berdua telah kehilangan kesadarannya.

__ADS_1


Sedangkan mobil truk yang menabrak mobil mereka pun juga ikut terjatuh ke jurang. Hingga menindih mobil mereka, dan akhirnya kedua mobil itu meledak.


.


.


.


.


*********


Seorang perempuan cantik yang baru saja membuka matanya dan terbangun terkejut melihat tempat yang dimana sekarang ia tempati. Tempat itu berladang rumput, yang sangat luas seperti tiada ujungnya, dan juga udaranya sejuk.


"XiuLee !!"


Terdengar suara yang memanggil namanya, lalu perempuan itu melihat sosok laki-laki yang sangat ia kenali.


"Kakak !!"


Perempuan dan laki-laki itu ternyata sepasang adik kakak kandung, XiuLee dan KunLee. Lalu mereka berdekatan dan berpelukkan.


"XiuLee, aku sangat khawatir." ucap KunLee.


"Aku juga, kak." balas XiuLee.


KunLee melepas pelukannya, lalu menatap XiuLee. Seketika ia teringat sesuatu.


"Bukankah kita seharusnya pulang ke rumah, kenapa kita tiba-tiba ada disini ?" tanya KunLee dengan wajah bingung.


"Aku juga tak tau, kak." jawab XiuLee juga bingung.


Saat ditengah-tengah kebingungan mereka berdua, tiba-tiba muncul cahaya berwarna putih. Pandangan KunLee dan XiuLee itu tertuju ke cahaya putih yang di depan mereka.


Cahaya putih itu berubah menjadi sosok seorang kakek-kakek berambut putih panjang dan berpakaian pakaian Kerajaan kuno yang berwarna serba putih. Kakek tersenyum memandang KunLee dan XiuLee, tangannya sambil mengelus jenggot putihnya yang sudah panjang.

__ADS_1


__ADS_2