Pindah Dimensi Lain

Pindah Dimensi Lain
BAB 79


__ADS_3

Jangan Lupa Like, Rate⭐5 dan Vote.


Terimakasih.


_______________________________________


"Hahahahaha !!"


Reyhan bangun berdiri dari jatuhnya. Matanya manatap tajam ke arah pria bertopeng dan berjubah hitam yang ada di depannya.


"Siapa kau ?" Reyhan bertanya dengan dinginnya menatap pria itu.


"Apa kau lupa denganku Rey Hann ?" tanya pria berjubah hitam lalu ia tertawa.


Pikiran Reyhan menebak-nebak siapa pria itu yang sudah berani membuat kekacauan. Dari suara tawanya, Reyhan sedikit mengenalinya. "Apakah dia...?" Pria itu melepaskan topengnya. Reyhan terbelalak melihat wajah pria itu yang sudah melepaskan topengnya.


"Jian Heeng ?" ucap Reyhan terkejut, tak hanya dia, Raja Xie, Putra-Putrinya, para mentri, dan Pengawalnya juga terkejut.


"Ternyata kau mengenaliku." ucap pria bertopeng dan berjubah hitam itu, yang ternyata adalah Jian Heeng, mantan Pangeran Kerajaan Wan, saudara Reyhan.


"Kenapa kau jadi seperti ini, Jian ?" tanya Reyhan.


"Aku begini karenamu. Padahal kau tak istimewa, tapi kenapa kau bisa mendapat posisi yang selama ini 'ku impikan." jawab Jian Heeng dengan tatapan amarah.


"Tapi, sekarang aku tak peduli lagi, kini aku memiliki Kekuatan yang hebat. Aku sudah tak tertarik dengan posisi Putra Mahkota. Sekarang aku akan menguasai dunia, hahahaha.." lanjutnya.


Dengan gerakan cepat Reyhan melompat ke arah Jian Heeng. Ia mengeluarkan cahaya portal dan menarik pedangnya.


"Kau sudah gila." Ucap Reyhan sambil mengayun pedangnya ke arah Jian Heeng. Jian Heeng manarik pedangnya dan menangkis ayunan pedang Reyhan.


Jian Heeng dan Reyhan saling menyerang, gerakan mereka sama-sama cepat. Reyhan terkejut kepada Jian Heeng yang sudah berubah drastis dalam segi pertarungannya. Gerakannya yang sama cepat.


Reyhan melompat mundur dan bersamaan memunculkan cahaya-cahaya portalnya, dan langsung meluncurkan semua pedang dan tombaknya ke arah Jian Heeng.


Tapi yang bikin Reyhan terkejut, Jian Heeng dengan mudahnya menghindari semua serangan Reyhan. Lalu ia turun mendarat kaki di tanah, dan mengeluarkan cahaya portal barunya, dengan Api birunya dan menyerang Jian Heeng.


Jian Heeng terkena serangan itu. Tapi anehnya ia malah tertawa. "Hahahahaha.., seranganmu takkan bisa melukaiku, hahaha.."


Jian Heeng mengeluarkan Api hitamnya. Reyhan terkejut, Jian Heeng pun melepaskan Api hitamnya ke arah Reyhan.

__ADS_1


Dengan cepat Reyhan memunculkan cahaya portalnya dan mengeluarkan perisai untuk berlindung.


DUAR !!!


Reyhan terdorong jauh, Perisainya hancur karena tak bisa menahan serangan Api hitamnya Jian Heeng.


Reyhan bangun lalu berlutut, ia mengatur nafasnya, dan menatap tajam ke arah Jian Heeng yang masih berdiri kokoh tanpa luka sedikitpun. Kekuatan regenerasi Reyhan melambat, staminanya sudah terkuras banyak, karena ia sudah memakai sihir perpindahan tempat untuk para Raja saat mengadakan pertemuan sebelumnya beberapa saat lalu.


"Aku tak menyangka aku sekarang lebih kuat darimu." ucap Jian Heeng tersenyum menyeringai. "Kau tau kenapa ?" tanya Jian Heeng, Reyhan hanya diam dan masih menatap tajam ke arahnya. "Karena aku telah memiliki Kekuatan sang iblis."


Raja Xie dan lainnyaasih ditempat terkejut mendengar ucapan Jian Heeng. Mereka semua akhirnya mengerti, siapa dalang dibalik pembunuhan yang sudah terkadi di 4 Negara.


"Dari mana dia mendapat kekuatan iblis." Orang-orang yang menonton Reyhan dan Jian Heeng bertanya-tanya di dalam pikiran mereka masing-masing.


Disisi Raja Xie, ia manarik tangan Xiu Juan, agar menjauhi tempat itu. Xiu Juan berontak karena ia tak ingin meninggalkan Reyhan. Raja Xie segera membawa Putri dan Putranya le tempat yang aman, dan tak lupa ia juga membawa Permaisurinya.


"Kenapa bisa seperti ini."


"Tidak ada persiapan sama sekali."


Raja Xie tak menyangka akan terjadi bencana di dalam Kerajaannya yang sudab damai. Dari awal, Raja Xie menduga-duga bahwa Jian Heeng adalah dalang dibalik semua pembunuhan yang sudah terjadi di 4 Negara. Karena dari awal melihatnya saja, aura yang dikeluarkan Jian Heeng, adalah aura kegelapan.


Raja Xie membawa 1 keluarganya untuk segera pergi menjauh. Tiba-tiba, di tengah-tengah pelariannya, terlihat dari atas Reyhan terdorong melayang melewati mereka.


Reyhan 'lah yang melakukan itu. Ia menggunakan cahaya portalnya lagi, dan mengeluarkan rantainya untuk menghentikan Jian Heeng yang akan menyerang keluarga Raja Xie.


Reyhan pun mengeluarkan 6 cahaya portalnya. Lalu ia berlari ke arah Raja Xie dan para rombongannya. "Cepat kalian masuk!!"


Reyhan telah mengeluarkan 6 cahaya portal perpindahan tempat.


"Lalu, bagaimana denganmu ?" tanya Xiu Juan.


"Aku akan menahannya." jawab Reyhan kembali menatap Jian Heeng yang masih terikat rantai miliknya.


"Aku akan bertarung bersamamu, kak Rey." balas Xiu Juan.


Reyhan menatap Putra Mahkota To Mu dan memberi kode. Dan Putra Mahkota To Mu pun langsung mengerti, ia terpaksa menggendong tubuh Xiu Juan. Tentu saja, tak hanya terkejut, Xiu Juan meronta-ronta.


Putra Mahkota To Mu tetap kekeh menggendong adik perempuannya, dan langsung berlari masuk ke salah satu cahaya portal. Sudah melihat Putra Mahkota To Mu dan Xiu Juan masuk, Reyhan menghampiri Raja Xie dan Permaisuri Xie.

__ADS_1


"Yang Mulia, cepat masuk, dan bawalah beberapa pengawal kalian, aku telah memindahkan To Mu dan Xiu, ke tempat Kerajaan Wan. Dan kalian juga harus kesana, aku minta laporkan kejadian ini kepada ayahku, agar ia memperketatkan tingkat keamanan di Kerajaannya." ucap Reyhan.


Raja Xie mengangguk-angguk kepalanya dengan cepat. "Baiklah."


"Bagaimana denganmu ?" tanya Permaisuri Xie.


"Maaf Permaisuri, aku akan tetap disini untuk menahan iblis itu."


"Iblis..???"


"Cepat masuk !" ucap Reyhan sambil mengatur nafasnya.


Raja Xie, Permaisuri Xie dan beberapa pengawal telah masuk ke portal perpindahan tempat yang sama dengan Putra Mahkota To Mu dan Xiu Juan sebelumnya.


Setelah cahaya portal itu menghilang, sisalah 5 cahaya portal perpindahan tempat. Reyhan menatap sisa pengawal berjumlah 10 yang masih berdiri terdiam di dekatnya.


"Kalian masing-masing berdua, dan masuk ke 5 cahaya portalku, itu akan mengantar ke setiap ke-5 Kerajaan. Dan jangan lupa, laporkan kejadian yang telah terjadi disini !!" perintah Reyhan.


"Baik Putra Mahkota Wan." ucap mereka serempak.


.


.


.


Setelah semua masuk ke dalam cahaya portal perpindahan tempatnya dan menghilang, Reyhan kembali menatap Jian Heeng yang masih terikat rantai miliknya. Reyhan melihat sekelilingnya.


"Jika bertarung disini, semua rakyat disini akan terkena dampaknya." batin Reyhan.


Reyhan berjalan cepat. Lalu ia berlari ke arah Jian Heeng. Ia mengeluarkan cahaya portal perpindahan tempat di belakang tubuh Jian Heeng.


Jarak sudah dekat, Reyhan melompat, bersamaan ratainya melonggar, Reyhan langsung menghajar wajah Jian Heeng hingga tubuhnya terdorong kuat kebelakang dan langsung masuk ke cahaya portal perpindahan tempat miliknya.


.


.


Tubuh Jian Heeng terdorong keluar dari cahaya portal dan akhirnya ia terjatuh di tanah. Ia bangun dan mencoba melihat sekelilingnya, ternyata ia telah terbawa pindah tempat di wilayah terbuka.

__ADS_1


Jika diingat lagi, wilayah terbuka itu adalah dimana dirinya pertama kali bertarung dengan Reyhan. (BAB 17-20)


Jian Heeng berdiri, dan tersenyum melihat Reyhan yang juga berdiri di depannya dengan tatapan tajam.


__ADS_2