Pindah Dimensi Lain

Pindah Dimensi Lain
BAB 197 | Season 2.2


__ADS_3

_______________________________________


Hari yang ditunggu-tunggu telah tiba. Karena saat ini adalah hari bahagianya bagi calon pengantin baru. Siapa lagi kalau bukan Reynal dan Alice.


Alice telah berdandan sejak sebelum matahari terbit. Dan hasilnya tidak mengecewakan, dia benar-benar terlihat sangat cantik dengan gaun pernikahan.


.


.


Singkat Cerita.


.


.


Meskipun hari masih pagi, Semua para tamu undangan telah datang dan berkumpul di taman istana yang sudah dihiasi dengan indah. Para tamu undangan menatap calon pengantin dan terlihat sangat serasi.


Reynal berjalan bersama Alice, tangan mereka berdua bergandengan. Mereka berdua berjalan di karpet merah, melewati para tamu undangan, yang sudah disediakan menuju pendeta.


Mereka berdua mengucapkan sumpah hidup semati sebagai pasangan yang tidak akan terpisah apapun yang terjadi, kecuali maut yang memisahkan mereka berdua.


Setelah mengucapkan sumpah, Reynal dan melingkarkan cincin ke jari manis Alice, begitu juga dengan Alice memakaikan cincin ke jari manis Reynal.


Kemudian Reynal membuka tudung kepala istrinya. Lalu menciumnya dengan dalam hingga semua tamu undangan yang hadir bersorak gembira, dan bertepuk tangan.


Iri ? Tentu saja para Putri dari kelas Bangsawan sampai Kerajaan iri melihat Alice. Mereka tak menyangka seorang Reynal bisa luluh kepada seorang Alice.


Semua para tamu undangan menikmati hidangan yang sudah ada. Reynal dan Alice terlihat mesra.


Di tempat duduknya, XiuJuan tersenyum, ia tak bisa menahan air matanya keluar dari kedua matanya. Sosok Putra Bungsunya yang tak mudah dekat dengan perempuan asing, kini telah menikah dengan perempuan pilihan Putranya sendiri.


Reyhan yang duduk disamping istrinya, ia merangkulnya dan memgelus lembut. "Tak kusangka, Putra Bungsu kita telah cepat tumbuh dan menikah."


XiuJuan mengangguk kepalanya. "Ya, padahal sifat dinginnya seperti kamu waktu pertama kali kita bertemu."


"Ya, begitulah. Meski dikehidupan sebelumnya kita tak berjodoh, namun dikehidupan sekarang, takdir menyatukan kita." jawab Reyhan.

__ADS_1


"Kedua Putra kita sudah menikah. Tinggallah Putri kita, sayang." ucap XiuJuan.


Reyhan terkekeh. "Aku tak ingin memaksanya, sayang. Biarkan dia menjalani masa mudanya, suatu saat dia akan merasakan jatuh cinta."


Pernikahan Reynal dan Alice hanya diadakan satu hari saja. Hari pertama dimana mereka telah resmi menjadi pasangan suami istri setelah mengucapkan sumpah janji, telah terlewat.


Masih banyak para tamu undangan yang setia hadir. Banyak sekali Para Putra Mahkota, Pangeran dan Putri Kerajaan lain kagum bahkan ada yang iri dengan pasangan yang telah resmi menjadi pasangan suami istri tersebut.


"Tak kusangka, kedua dari semua keponakanku sudah menikah." ucap LinWei.


"Ya, begitulah, bagaimana mantuku cantik juga kan ? Sebentar lagi, calon cucuku yang pertama juga akan segera lahir." ucap XiuJuan.


LinWei datang bersama KunLiWong, bahkan JieruiWong dan JingMi pun juga datang. Tentu saja Reyhan mengundang mereka. Namun anak-anak mereka tak datang karena memiliki kesibukan. Reyhan tak mempermasalahkan.


Reyhan memaklumi keponakannya pasti memiliki alasan kenapa tidak ikut. Karena semua keponakannya yang tinggal di Kerajaan Wong, memilki ambisi untuk meraih impiannya menjadi yang terkuat agar bisa menyaingi Reyval, Reynalda, Reynal, JiaLi, dan Jackie.


Tak hanya itu keluarga Kerajaan Wong saja yang diundang, semua anggota Bangsawan dan Kerajaan di Negara Barat, Reyhan undang semua. Terserah mau datang atau tidak, Reyhan tidak masalah, asal jangan berbuat masalah. Karena hari bahagia Putra dan Mantunya, ia tak ingin ada gangguan.


XiuJuan dan LinWei sibuk dengan cerita mereka bersama para istri dari Raja Kerajaan-Kerajaan lain. Sedangkan Reyhan dan KunLiWong dan laki-laki lainnya juga berkumpul, dan sibuk membicarakan hal tentang Kerajaan mereka masing-masing.


.....


.


.


Singkat Cerita.


.


.


Acara pun dimulai setelah terdengar suara terompet. Reyhan, sebagai Raja dan XiuJuan sebagai Permaisuri, sudah duduk di tempat utamanya. Mereka berdua menunggu kedatangan Putra Sulung mereka.


Begitu juga dengan Reynal dan istrinya, yang sudah duduk sudah disiapkan khusus untuk mereka. Meski beberapa saat lalu menjadi pengantin baru, mereka tidak keberatan jika acara mereka digabungkan dengan acara pengangkatan Reyval menjadi Raja Wan yang selanjutnya.


Dan datanglah seorang laki-laki muda dengan memakai serba Hitam miliknya, dengan dibantu hiasan asesoris yang membuatnya semakin berkharisma.

__ADS_1


Bahkan Membuat semua Putri-Putri Bangsawan dan Kerajaan-Kerajaan lain jatuh terpesona karena melihat Reyval yang semakin terlihat gagah dilihat mereka.


Melihat penampilan Reyval yang sangat tampan, itu membuat Xianlun sebagai istri berdecak sebal melihatnya. Karena banyak tatapan wanita-wanita muda yang mengkagumi ketampanan yang dimiliki sang suami.


Disisi Reyval, ia berjalan santai dengan tatapan hangat. Ia tak peduli semua orang yang mengkagumi dirinya. Baginya, cukup saja keluarga dan istrinya yang ia pedulikan. Ia terus melangkahkan kakinya.


Setelah di depan sang Raja ia berlutut. Penasehat Raja mengumumkan jika acara penobatan Raja baru dilaksanakan.


Reyval yang akan menggantikan sang ayah, ia memulai sumpahnya. Setelah mengucapkan sumpah, sang penasehat mempersilahkan Reyhan sebagai Raja Wan untuk menyerahkan Mahkota Rajanya.


Reyval menerimanya, dan ia memasangkannya sendiri di kepalanya. Kini ia memiliki tanggung jawab besar atas Kerajaannya yang kini ia pegang. Kali ini ia harus bersikap bijak layaknya seorang pemimpin.


Setelah upacara penobatan selesai, Reyhan juga memberitahu, bahwa sekarang menantu pertamanya tengah mengandung, dan akan segera lahir.


Semua bersorak bergembira, atas Hari pernikahan Reynal dan Alice, dan Kenaikan Reyval menjadi Raja Wan yang baru, ditambah mereka memberi selamat kepada Reyval dan Xianlun yang akan segera memiliki keturunan.


Kemudian, acara dilanjutkan kembali dengan pesta. Pesta Pernikahan dan Pesta untuk menyambut Raja Kerajaan Wan yang baru disatukan. Semua masih tak percaya, karena baru pertama kali acara penobatan dan pernikahan dijadikan satu, dan berakibatkan pesta yang sangat meriah.


KongLi (Raja Wan Terdahulu) dan ketiga istrinya pun tak menyangka, dirinya masih diberi umur untuk menikmati pesta pernikahan cucunya dan pengangkatan cucu pertama menjadi Raja yang baru.


Bahkan yang membuat mereja tak kalah senangnya, keturunan mereka telah dilahirkan dalam Negara Barat yang sudah damai dengan Negara keempat lainnya.


Semua tamu undangan sibuk dengan kegiatan mereka masing-masing. Ada yabg bercerita, ada yang saling berdanca, dan ada yang sedang menikmati sajian di acara tersebut.


.....


Disisi Lain Reynalda tengah makan hidangan yang ada di samping jendela ruangan aula. Disaat sedang makan, ada seorang laki-laki mendekatinya.


Tak hanya satu, mungkin kurang lebih ada 10 laki-laki yang mencoba mendekatinya. Mereka semua adalah dari para kaum Bangsawan dan Putra Kerajaan-Kerajaan lain. Namun tetap saja, Reynalda tal tertarik.


Saat sedang menikmati makanannya, dari jendelanya ia tak sengaja melihat seorang laki-laki yang tak asing baginya. Reynalda terbelalak.


Ya, laki-laki asing yang memiliki Kekuatan yang sama dengan ayahnya dan adik laki-lakinya. Tapi kali ini Reynalda mengerut dahinya.


"Kenapa dia bisa masuk kesini ?"


Lalu mata Reynalda tertuju barang yang dibawa laki-laki itu. Ternyata laki-laki itu sedang menarik sebuah gerobak kayu yang besar. Reynalda bangkit dari duduknya, dan mencoba mengikutinya.

__ADS_1


.....


Reynalda mengikutinya secara sembunyi-sembunyi. Setelah diikuti, ternyata laki-laki itu masuk ke dalam dapur istana. Lalu ia mencoba mengintip, ternyata laki-laki itu membawa gerobak yang berisi bahan makanan untuk dapur Kerajaan.


__ADS_2