Presdirku Adalah Suamiku

Presdirku Adalah Suamiku
Siapa?


__ADS_3

Malam hari yang dingin menyelimuti Azam yang tengah tertidur di sofa ruang rawat Nataza, awalnya setelah selesai sholat ingin dia mengerjakan pekerjaannya, tapi karna rasa kantuk membuatnya tertidur di sofa


Nataza yang bangun ingin minum, namun melihat Azam yang tertidur di atas sofa dengan nyenyaknya, membuatnya mengambil air minum yang letaknya di atas nakas sebelahnya sendiri, dia tak jadi membangunkan Azam yang tengah nyeyak


Perlahan tangannya menggapai gelas dan sedikit lagi sampai tapi karna luka di bahu tengahnya membuatnya meringis nyeri, dan tanpa sengaja dia menjatuhkan sebuah gelas kosong di samping telapak tangannya, ya di nakas memang ada dua gelas yang kosong dan berisi air, dan Azam meletakkan gelas berisi air di jarak agak jauh dari jangkauan Nataza dan...


Prang...


suara gelas jatuh di bawah ranjang pasien membuat Azam terbangun dari tidurnya karna suara itu, dan melihat Nataza akan terjatuh dari atas ranjang dan dengan segera dia berlari menangkap Nataza agar tak jatuh menimpa pecahan gelas di bawahnya


"Kamu ini mau apa memangnya?, kan aku udah bilang tadi sebelum tidur kalo mau butuh apa-apa panggil aku, meskipun aku lagi tidur untung aku cepat tangkap kamu jalo enggak,kamu udah jatuh kena pecahan gelas ini"omel Azam dengan membantu membenarkan posisi Nataza


"Auws...,Maaf!,aku cuma gak teka bangunin kamu karna kamu nyenyak banget, lagian aku udah panggil kamu dari tadi, tapi kamunya gak bangun sama sekali"bales Nataza dengan beralasan membuat Azam diam


"Ya... Ya sudah.Sekarang kau mau minum kan?, sebentar! "ucap Azam

__ADS_1


setelah di bantu minum dan dan tidur kembali di ranjang, dia tak bisa tidur kembali, entah kenapa dia merasa aneh di hatinya saat ini, merasa Nataza tak tidur-tidur membuatnya mendekat


"Kenapa Za? "tanya Azam


"Perasaan aku gak enak Zam, aku merasa akan ada sesuatu terjadi"balas Nataza


"Gini, coba kamu baca doa tidur, Ayat Kursi 3 kali, An-nas 3 kali,Al-alaq dan Al-iklas 3 kali.Coba dulu siapa tau bisa tidur"saran Azam


Benar saja, setelah membaca itu Nataza perlahan memjamkan matanya mungkin karna kantuk, dan perasaannya sudah mulai tenang


"Ehh Za udah bangun. Maaf yah udah ganggu tidur kamu, ini anak pada gak bisa diem soalnya kalo ketemu sahabat mereka"ucap Nuril


"Gak papa kok, ini juga jam bangun aku palah udah kelewatan kayaknya"ucap Nataza dengan mengedarkan pandangannya. Melihat Nataza yang celingukan membuat Brian angkat bicara menggoda Nataza


"Lagi nyari Azam ya Za, tenang aja Azak gak ninggalin kamu kok. Dia lagi keluar ketemu sama Alika dan calon tunangannya. Sama sekalian beli sarapan buat kamu.Dia tau makanan kesukaan kamu dan enggak, karna kamu gak suka sama Bubur rumah sakit jadi Azam beli di luar deh"Goda Brian membuat yang lain melongo, sedekat itukah Presdirnya dan juga Asistennya,Bahkan mereka tinggal satu atap. Omg apakah itu nyata, jika iya maka mereka akan membuat pesta atas keberhasilan Nataza bisa tinggal di rumah Presdir mereka,pikir Fitri dan Nuril

__ADS_1


Tak lama pintu ruangan terbuka, menampilkan Azam dengan pakaian fomalnya bersiap ke kantor dengan menenteng kantong kresek di tangannya tanpa dia tau ada seseorang mengikutinya dan tersenyum smirk kearah ruangan Nataza.


"Nih sarapan dulu, sebentar lagi Alika dan Bunda akan dateng ke sini buat jagain kamu selama aku kerja, jadi jangan pernah mengambil sendiri apapun, panggil Alika atau Bunda yang selalu mengawasi kamu, ngerti Za? "ucap Azam sambil meletakkan bubur ayam di piring


"Iya aku ngerti, dan makasih untuk buburnya"balas Nataza


setelah mereka pergi, Nataza bercerita dengan Alika dan Bunda Ayu di ruangan,namun baru sebentar bunda Ayu pulang karna ada urusan dengan ibu-ibu kompleks, dan hanya ada Alika di sana


"Kak aku ke kamar mandi dulu yah, ganti baju dulu"Pamit Alika membawa bajunya ke kamar mandi


tak lama masuk seorang lelaki tinggi dengan mengenakan Hoddy hitam dengan penutup kepalanya mendekat ke arah Nataza dan membuat Nataza takut dan rasa traumanya kembali datang melihat orang tersebut. Orang teresebut pergi ketika Nataza berteriak kencang dan membuat Alika keluar kamar mandi dengan terburu-buru.


Alika memanggil dokter dan dokter memberikan obat penenang pada Nataza membuatnya lebih tenang dan tertidur, Lalu Alika menghubungi Azam membicarakan orang yang masuk di saat tak ada pengawasan sama sekali dan membuat Nataza kembali menangis histeris


Heyo gaes siapa nih yang datengin Nataza dan buat dia kumat lagi traumannya,Apa yah yang bakal Azam lakukan untuk melindungi Nataza?

__ADS_1


Jangan lupa like dan komen yah. Makasih


__ADS_2