
Baru Azam mengomelinya, pangannya sudah mulai kabur, dan Brian yang tepat di belakang Nataza merasa badan Nataza bergetal menggigil.Benar saja Nataza jatuh tepat di pelukan Brian membuat yang lain terkejut apalagi Azam, dia cemburu saat ini. Akhh tapi bukan saatnya aku cemburu, Aza sakit sekarang dan aku juga sama, aku gak bisa bantu dia.Batin Azam
"Brian bawa ke ruangan sebelah nak!"ucap bunda Ayu di balas anggukan oleh Brian
"Tenang aja Broo,Brian lagi naksir sama sahabat Hasna si Nuril itu, dia juga udah tau tentang tunangan lo besok, jadi lo harus sembuh sekarang, karna besok lo mau tunangan sama Aza"jelas Bayu yang tau Azam tengah cemburu pada sahabatnya sendiri
Naraza saat ini masih dalam keadaan pingsan dia belum sadarkan diri setelah pingsan tadi di ruangan Azam, lalu Bunda Ayu mendekat
"Bagaimana dok keadaan putri saya? "tanyanya
"Putri ibu sepertinya terkena demam berdarah, saat ini demamnya sangat tinggi dan kemungkinan untuk sehat total bisa sampe 1 minggu atau lebih"jelas dokter
"DBD dok?"beo ayah Tama
"Betul pa, saat kami uji darahnya di leb menunjukan putri kalian terkena DBD"balas dokter
"Tapi dok, dua hari yang lalu anak saya di periksa dokter keluarga, dan katanya hanya alergi dingin,lalu kemarin dan tadi pagi juga di periksa dan di beri suntikan vitamin,kenapa bisa kena DBD dok?"tanya Ayah Tama dan di dengarkan oleh Azam dan yang lain di ruangan itu
__ADS_1
"memang betul putri anda terkena alergi dingin, tapi untuk DBD itu bisa jadi tadi pagi, karna ini baru demam saja, jika sudah lebih atau kemarin, itu bisa menimbulkan sesak nafas bahkan kematian jika terlambat.Setalah saya teliti lagi, tidak ada bekas suntikan Vitamin dalam tubuhnya, malahan kondisi tubuhnya semekin turun,saya rasa itu bukan vitamin tapi sengaja sebuah cairan yang mengangkut penyakit DBD dan ada beberapa bakteri yang sengaja di suntikan di infus putri anda sebelumnya, sehingga membuat dia sering pusing, mual, batuk dan juga mimisan"jelas dokter membuat tangan Azam dan Ayah Tama mengepal,mereka tau siapa yang melakukan ini
"Ehh Zam kamu mau kemana nak?"tanya bunda Ayu yang melihat Azam akan turun dari kursi roda
"Aku harus ketemu Tantri bund, dia yang udah bikin Aza kaya gini"jawab Azam dengan muka memerah menahan kesal
"Sayang, dengerin Bunda yah. Kamu masih sakit nak, kamu masih butuh istirahat, lagian Aza juga sudah dirawat intensif sama dokter, nanti kalo kamu pergi, trus sakit lagi. Kamu akan buat Aza cemas dan tambah sakit nak"jelas Bunda Ayu
"Tapi Bund?"sanggah Azam
Ayah Tama, Brian dan Bayu serta ada beberapa polisi bersamanya, pergi ke rumah sakit dimana Tantri kerja, mereka melihat Tantri yang tengah duduk di kantin rumah sakit bersama teman kerjanya, melihat ada Ayah Tama,Tantri mulai berperan sok baik dan sok cantik, tingkah itu disaksikan banyak orang apa lagi ada polisi di sana membuat pengunjung kantin penasaran
"Ehh om Tama, ada apa om kemari, tak biasanya Om kemari?"tanya Tantri dengan gaya sok polosnya
"Saya ingin bertanya padamu, kau yang selama ini memberikan suntikan yang kau bilang vitamin kepada calon menantuku bukan?"tanya Ayah Tama
"Iya om, om kan tau kemarin saya menyuntikkan Vitamin pada mmcalon menantu Om"jawab Tantri dengan terpaksa mengucapkan kata calon menantu. Harusnya itu julukan buat gue, bukan buat dia gadis rendahan itu.Batin Tantri
__ADS_1
"Aku sudah tau jika kau menyuntikan cairan yang mengandung bakteri jahat dan juga cairan yang mengangkut penyakit DBD, kau ini sebenarnya berniat menjadi dokter tidak sih hah?, jika kau tak ingin jadi dokter akan aku bebas tugaskan kau di rumah sakitku hari itu juga dan tak akan aku biarkan kau merawat atau bekerja di rumah sakit manapun"jelas Ayah Tama
"Aku tidak melakukan itu om, Ak.. Aku hanya memberinya Vitamin, Bu.. buk. bukan bakteri jahat atau cairan DBD itu"sanggah Tantri dengan gugup karna takut ke tahuan
"Kau ini banyak sekali berbohong, aku tau kau juga pernah salah operasi orang, dan membuat orang itu meninggal bukan?, dan aku juga tau kau pernah juga salah memberikan resep obat pada pasien hingga pasien itu meninggal setelah 1 hari minum obat resep milikmu.Betul bukan?"tanya Bayu membuat pengunjung kantin dan teman kerja Tantri tak percaya dokter yang terkenal baik bisa seperti itu
"Iya aku melakukan itu tanpa sengaja aku sedang tak fokus"jawab Tantri
"Jika kau tak fokus, kenapa kau kerja, kau bukanya menyembuhkan tapi membunuh mereka.pak bawa dia!!"ucap Bayu
"Jangan pak,saya mohon jangan,saya sidah bercerai dengan suami saya, anak saya sendiri di rumah.Dia akan kesepian jika saya di penjara, Om maaf om aku tak sengaja melakukan itu, aku hanya sedang marah waktu itu, dan aku cemburu atas perhatian Azam pada Aza, aku hanya ingin Aza pergi dari hidup Azam bukan ingin menyakitinya"jelas Tantri sambil bersujud di kaki Ayah Tama
"Mari kau bisa jelaskan nanti di kantor polisi, sekarang ikut kami"ucap pak Polisi membawa paksa Tantri
Hai gaes, aku akan ceritakan kisah Azam,Talita dan Tantri,serta bagaimana Talita meninggal di episod selanjutnya yah
jangan lupa komen dan like ya gaes, makasih
__ADS_1