
Waktu berlalu dan sekarang hari dimana Azam dan Nataza akan bertunangan, dan di laksanakan di aula rumah Azam, dengan mengundang keluarga inti Azam saja,beberapa karyawan kantor dan sahabat keduanya. Acara dimulai dengan penyambutan dari sang MC yaitu Bayu kepada keluarga besar Adhitama
Langsung di lanjut dengan tukar cincin serta sesi foto bersama, Alika mengundang tunangannya dengan keluarganya untuk ikut hadir dalam acara tunangan Azam,acara di selenggarakan dengan meriah
Nuril gadis yang membuat hati Brian bergetar,gadia itu berjalan menghampiri Nataza dan Azam sebagai karyawannya mengucapkan salam pada mereka dan tepat sekali ada Brian disana yang sedang berbincang dengan Azam. Pandangan mata Brian beralih pada gadis manis dan lucu itu, entah mengapa semenjak kejadian 1 minggu yang lalu membuat dia ingin memiliki gadis itu
Flashback On
Nuril gadis imut, lucu dan ceria dia tunjukan pada publik, dia tunjukkan bahwa dia baik-baik saja. Namun nyatanya dia tak seperti banyak orang lihat, dia hidup di keluarga Broken Home, orang tuanya bercerai saat dia masih Sekolah Dasar.Nuril ikut dengan ibunya,ibunya adalah orang yang baik,namun karna kesalahan Bapak Nuril yang suka mabok, judi, main wanita, menjadi pria hidung belang, kasar,dan juga pernah membunuh seseorang hingga dia di penjara. Tapi karna jaminan temannya dia bebas dan melakukan KDRT kepada istrinya dan hampir membuat Nuril meninggal di kamar mandi karna di kueing, itulah sebabnya mereka berpisah
Kenangan pahit itu selalu Nuril ingat dan dia tak bisa melupakan itu, ibunya yang selalu ada untuknya dan selalu baik kepada orang lain harus tersakiti dan sekarang ibunya ada di rumah sakit
"Nuril? "panggil seseorang dari arah samping yang melihat Nuril tengah menangis
"Pak.. Brian?"ucap Nuril melihat orang yang sangat dia kenal ada di depannya sekarang
__ADS_1
"Sedang apa kau disini, kenapa kau mengangis?"tanya Brian dengan mengambil sapu tangannya di saku
"Ibuku. Dia ada di dalam pak, dia sedang sakit dan harua di operasi sekarang, tapi aku tak punya biaya untuk membayar uang operasi itu, sehingga ibuku belum bisa bisa di operasi sekarang"jelas Nuril dengan isak tangisnya
Brian langsung memeluk Nuril kedalam dekapannya memberikan ketenangan, Entah mengapa melihat gadis ini menangis hati Brian sakit sekali rasanya,tapi ketika melihat dia tersenyum dan tertawa hati Brian merasakan bahagia dan senang sekali tentunya
"Memangnya sakit apa ibumu?"tanya Brian dengan melepaskan pelukannya
"Ibu.. Ibuku sakit kanker hati, karna sudah mendapat pendonornya sehingga harus di operasi sekarang pak, dan biayanya tak sedikit, aku takan mampu membayar itu!"balas Nuril dengan lirih
"Berapa biayanya?"tanya Brian membuat Nuril menatapnya
"Aku yang akan membayarnya, kau tak perlu mengganti karna ini rumah sakit milikku"jawab Brian membuat mata Nuril membola, apa dia bilang rumah sakit miliknya, batin Nuril
"Ehmm... 35.976 juta pak!"ucap Nuril
__ADS_1
"Baiklak aku akan membayarnya,kau tunggu di sini"balaa Brian lalu pergi
Flashback Off
setalah hari itu Brian dan Nuril menjadi lebih dekat dan selalu memberi kabar lewat medsos meski di luar jarang sekali mereka berbicara tentang hal sehari-hari terutama di kantor. Lamunan Brian buyar saat Bayu memanggil namanya untuk sesi foto sahabat berasama Azam dan kedua sahabat Nataza, saat sesi foto Brian terus curi pandang pada Nuril dan itu di sadari oleh Nataza, lalu dia membisikkan pada Azam apa yang dia lihat barusan dan Azam melihat keduanya dan benar Brian mencuri pandang pada Nuril, dan Nuril pun sama hingga pandangan mereka bertemu dan saling mengunci satu sama lain
Nataza dengan jahilnya meminta yang lain untuk mundur secara perlahan tanpa keduanya tau, mereka berdua masih saja saling menatap, dan Bayu yang menemukan sebuah petasan dia menyalakan petasan yang jauh dari mereka dan petasan itu meledak dengan keras di dalam aula
Dor...
Bunyi petasan itu membuat Nuril reflek langsung memeluk Brian dan Brian mengencangkan pelukannya. Azam langsung mengambil kamera dari fotografer dan mengambil gambar merekaa berdua yang sedang berpelukan
(Anggap aja Brian dan Nuril yang sedang berpelukan ya gaes)
__ADS_1
Tontonan itu membuat yang lain tertawa dengan kejahilan Bayu ,dan keduanya baru sadar ketika semua tamu tertawa dengan melihat ke arah mereka, Brian dan Nuril turun dari panggung dengan wajahnya yang blussing membuat yang lain semakin tertawa dan geleng-geleng kepala
Bayu dengan muka jahilnya menertawakan sahabatnya dengan keras,lalu di kejar oleh Brian mengelilingi para tamu membuat mereka semua semakin tertawa terutama anak kecil yang tertawa dengan tepuk tangan menyaksikan kejar-kejaran di antara mereka berdua