Presdirku Adalah Suamiku

Presdirku Adalah Suamiku
Acara Pernikahan


__ADS_3

Pengantin baru itu duduk di bangku yang disiapkan untuk ijab Kabul dan menandatangani buku nikah mereka dan mengambil gambarnya



setelah selesai mereka melakukan sesi foto bersama keluarga besar tanpa adanya Kiara, dalam hati sebenarnya Azam merasa takut, Kiara tak hadir di acara pernikahannya karna kemarin di usir oleh Ayahnya dan itu kesalahannya melukai Nataza.Azam takut jika suatu hari nanti Kiara akan berbuat jahat kepada istrinya atau kepada anak-anaknya nanti


"Selamat ya bro, udah nikah aja lo.Eh iya jangan lupa Malam pertamanya live sabi lah"goda Bayu


"Ehh sembarangan lo, bagi linknya sabi lah"ucap Brian dengan menaik turunkan alisnya


"Ohh waw kalian ini yah, mau minta live dan link malam pertama gue hmm?"tanya Azam dan di jawab anggukan oleh kedua sahabatnya


"Ok nanti gue bagi"ucapan Azam membuat Nataza membelalakan matanya, bagaimana bisa Azam akan mendokumentasikan MP mereka dan Azam membaginya kepada sahabatnya dasar gila. batin Nataza


"Tapi gak akan gue gaji selama 1 tahun"ucapbya lagi membuat Brian dan Bayu membulatkan matanya dan Nataza menahan tawa


"Wahh ancaman lo, ok kita gak akan minta live atau link, tapi nanti gue tanya aja langsung ke lo, gimana rasanya"ucap Brian yang otaknya mulai kongslet dan mendapat lemparan tisu di wajahnya oleh Nataza


"Sembarangan aja, makannya nikah biar tau rasanya, pake nanya lagi"sindir Nataza membuat Azam dan kedua sahabat Nataza tertawa


"Selamat sayang, semoga menjadi keluarga yang berbahagia, sakinah mawadah warohmah ya, Bunda, Ayah dan Opa do'akan yang terbaik untuk keluarga kalian"ucapan Bunda Ayu di aminkan oleh yang lain.sekarang giliran Alika yang tampak sudah menangis harus di tinggal kedua kakak terbaiknya itu

__ADS_1


"Hikss... kak Aza... Abang... selamat yah,Alika sayang kalian dan Alika tunggu keponakan 4 Alika"ucap Alika dengan sesegukan


"Heh banyak banget"jawab Nataza


"Gak papa,kan nanti bisa buat mainan sama Alika satu, Opa satu, Bunda satu, dan Ayah satu, adilkan"ucap Alika mendapat toyoran oleh Azam


"Mas gak boleh gitu"ucap Nataza membuat Azam menatapnya, apa katanya tadi'Mas'ahh hati Azam ada kupu-kupu beterbangan rasanya


"Ulang lagi coba yang tadi kamu manggil aku apa?"tanya Azam


"Mas.., kenapa?"tanyanya balik


"Gak papa, aku suka"jawab Azam


Azam mengecup pipinya membuatnya blussing sendiri.Sudah 2 jam saat ini tinggal acara kedua penyambutan keluarga besar,lalu mereka berdua berganti baju pernikahan dengan berwarna biru




(Anggap aja ini mereka ya gaes dan warna bajunya)

__ADS_1


Penyambutan keluarga jauh dari kelurga Azam, mereka bersalaman dengan pengantin baru ada yang memuji kecantikan Nataza ada yang membeda-bedakan dengan mendiang Talita mantan tunangan Azam membuat hati Nataza merasa sakit karna dia merasa tak di anggap. Tapi dia tetap harus bahagia karna ini adalah hari bahagia mereka.Tiba saat Om Ramos ayah dari Kiara, dia datang bersama putranya Galih untuk mengucapkan selamat dan mereka turut bahagia dengan pernikahan Azam dan Nataza


Om Ramos dan Galih mereka berbeda dengan Kiara, Mereka baik, penyayang, pemaaf, dan tak membeda-bedakan,berbanding terbalik denga Kiara yang mewarisi sifat Mamanya yang selalu memandang status,derajat orang lain, kasar, main tangan dan terlalu terobsesi dengan harta


"Selamat ya Zam, Om bahagia dengan pernikahan kamu,akhirnya kamu menemukan yang terbaik untuk kamu. Om minta maaf atas nama Kiara, dia sudah menyakiti istrimu, dia sudah membuat Om malu karna tingkahnya sedari dulu, Om cuma mau ingatkan selalu berhati-hatilah dengannya,dia akan nekat jika sudah sakit hati meski dia yang memulai. Dia tak perawan lagi Zam, dia sudah pernah di jual oleh Mamanya hingga membuat dia trauma,Namun semua keinginannya harus di turuti, dia hanya menginginkan dirimu dan menjauhkanmu dari wanita lain termasuk istrimu. Om minta jaga istrimu baik-baik, Dia akan membuat rencana untuk menyakiti Nataza saat ini"jelas Om Ramos dengan menatap keduanya


"Pasti Om, aku akan menjaga istriku sampa aku matipun aku rela asal istriku baik-baik saja"ucap Azam membuat Nataza mengeratkan genggaman tangannya


"Selamat Zam, gue salut sama lo,lo bisa dapet istri secantik ini dan seimut ini, gue cuma minta maaf atas nama adik gue,dia udah bikin istri lo terluka.Maafin dia yah?"ucap Galih dengan menangkupkan tangannya meminta maaf


"Gue dan istri gue udah maafin dia, lo gak perlu sampe kaya gini, gadis kaya dia gak seharusnya mendapatkan maaf dari siapapun termasuk permintaan maaf dari lo"ucap Azam memeluk Galih


"Makasih Bang"ucap Galih


"Sama-sama boy"jawab Azam


setelah 2 jam acara penyambutan keluarga besar tersebut dan melakukan sesi foto bersama, mereka pergi ke kamar pengantin mereka di hotel keluarganya, Nataza masuk ke kamarnya di susul Azam di belakangnya lalu mengunci pintu kamarnya. Azam langsung memeluk pinggang ramping istrinya dari belakang dan mengecup pundak istrinya yang terekspos


"Mashh..."lenguh Nataza saat Azam mengecup pundak lalu berpindah di tengkuk istrinya


"Mashh....,jangan dulu...,Bunda mau kesini"ucap Nataza menahan lenguhannya,dan benar saja Bunda Ayu mengetuk pintu kamarnya membuat Azam mendengus kesal karna Bundanya menganggu waktu mereka berdua

__ADS_1


Yang tunggu Malam Pertama mereka, tunggu 2 bab lagi yah


Jangan lupa like dan Komen ok


__ADS_2